Indonesia
NovelToon NovelToon
Nirbita ( Cinta Dua Alam)

Nirbita ( Cinta Dua Alam)

Status: tamat
Genre:Horor / Reinkarnasi / Tamat
Popularitas:62.4k
Nilai: 5
Nama Author: m anha

Nirbita hanya terus menunggu siapa yang akan membebaskannya dari deritanya.
Ia tak pernah mengganggu siapapun dan hanya terus menunggu penyelamatnya.

Nirbita hanya bisa melihat dari balik pintu gerbang dan tak bisa keluar.

Menunggu, manunggu dan menunggu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon m anha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Penasaran

Kalandra berjalan-jalan di taman belakang, ia melihat ke arah pohon besar yang juga ada di sana. Tiba-tiba, bayangan Nirbita muncul dalam pikirannya, ia pun berjalan mengitari pohon itu.

"Bagaimana kabarmu? Aku harap kamu tenang di sana," ucap Kalandra mengusap pohon tersebut, seolah ia mengusap pohon di mana ia sering melihat Nirbita dulu. Saat Kalandra berbalik dan berjalan, ia menghentikan langkahnya, suhu dingin tiba-tiba terasa di sekitarnya membuat ia menjadi merinding dan mengusap tengkuknya. Kemudian dengan perlahan berbalik, melihat sekelilingnya. Namun, tak ada siapa-siapa disana, ia menaikkan bahunya dan kembali berjalan.

"Mungkin ini hanya perasaanku," gumamnya lagi mempercepat langkahnya kembali ke rumah. Kalandra mengambil ponsel dan menelepon Agam, meminta Agam menemuinya di salah satu Cafe di depan komplek mereka.

Beberapa saat kemudian, mereka pun bertemu di Cafe, tak jauh dari kediaman mereka, hanya tinggal keluar kompleks mereka sudah sampai di Cafe tersebut.

"Ada apa kau memanggilku?" tanya Agam begitu ia mendudukkan dirinya di kursi, dimana Kalandra sejak tadi menunggunya di sana.

"Kamu lama banget, sih, bukannya jaraknya dekat ya?" protes Kalandra, ia menunjuk jam tangannya. Ia bahkan sudah menunggu di sana lebih dari 30 menit, tadinya ia berniat untuk pergi dan meninggalkan Agam yang terlalu lama, memilih untuk pergi mencari udah segar daripada terus menunggu di Cafe itu dengan tak jelas.

"Iya, maaf. Tadi sewaktu kamu menelpon aku belum mandi, jadi aku mandi dulu dan saat mandi aku juga ingin buang air besar, ya jadi maklum saja jika lama," ucap Agam memberi alasan membuat Kalandra hanya mendengus kesal.

"Ada apa sih sebenarnya, kamu kok terdengar buru-buru ditelepon tadi, emangnya ada hal yang penting ya?" tanya Agam sambil memberi isyarat memanggil pelayan untuk memesan minuman.

"Apa menurut kamu, Nirbita itu benar-benar pergi?" tanya Kalandra tiba-tiba membahas Nirbita membuat Agam langsung melihat ke kiri dan ke kanannya, takut jika sampai Nirbita kembali hadir saat mereka menyebut namanya.

"Untuk apa lagi sih kamu membahas masalah Nirbita, lebih baik kita bahas masalah yang lain saja," ucap Agam yang tiba-tiba meresa merinding.

"Kamu ngerasa nggak sih, kalau Nirbita itu seperti ikut dengan kita ke sini, ke kota ini! Aku beberapa kali bisa merasakan kehadirannya," ucap Kalandra membuat Agam langsung terbatuk-batuk.

"Kamu serius?" tanyanya setelah menguasai batuknya. Kalandra pun mengganguk dan ia pun mulai menceritakan bagaimana saat pertama kali sampai ke rumah, ia merasakan ada seseorang yang memegang pipinya, suhu tubuh yang dingin. Namun, saat membuka mata, ia tak melihat siapapun dan ia beberapa kali merasakan udara dingin di sekitarnya yang datang secara tiba-tiba. Bukankah itu sama dengan yang mereka rasakan saat di villa dulu, mendengar cerita dari Kalandra membuat Agam kembali takut tentang keberadaan Nirbita. Tadinya, ia sudah lebih lega karena merasa Nirbita tak akan ada di sekitar mereka lagi, Nirbita sudah ditemukan dan berharap dengan ditemukan anggota tubuhnya, ia akan bisa lebih tenang di alam sana dan mereka juga sudah berada jauh dari villa itu.

"Begini saja, mau nggak nanti malam kita buktikan, kamu datang ke rumah. Kamu ingatkan mohon besar yang ada di belakang rumah, coba kita mencari Nirbita disana, mungkin saja dia ada di sana, kan!" ucap Kalandra. Namun, Agam langsung menggeleng cepat.

"Nggak, nggak mau. Mungkin saja di sana memang ada hantunya, tapi bukan Nirbita, bagaimana kalau hantunya enggak cantik, bagaimana jika hantunya menyeramkan dan ingin melukai kita, pokoknya nggak, nggak mau!" tolak Agam.

"Ya udah, kalau kamu nggak mau. Aku sendiri saja, aku yakin jika Nirbita ikut bersama kita dan dia masih ada di sekitaran kita, tapi aku nggak tahu mengapa dia tak menampakkan wujudnya pada kita seperti saat di villa," ucap Kalandra mengingat bagaimana dulu Nirbita selalu muncul di hadapan mereka, walau tanpa mereka inginkan.

1
Clara Safitri
seru thor novelnya..lanjut😘
azka
dah lah kawen aja
azka
hahahahahha
ada pulak ya kan hantu bisa gtu
azka
hahahahah
auto ngompol kalau gitu thor
Ganuwa Gunawan
hebat kalian..sukses buat Nirbita akhir nya bebas juga
Ganuwa Gunawan
mungkin d situ jasad nya berada..ayo Kalandra semangat..
Ganuwa Gunawan
ayo pak bantu Kalandra Menemukan jasad Nirbita
Ganuwa Gunawan
jng ngagetin apa Nirbita..
Ganuwa Gunawan
aduh maaf bngt ya Nirbita.aku takut..
Ganuwa Gunawan
hebat dah ama Kalandra d senyumin hantu kok malah balik senyum..kita nih auto langsung pingsan
Santi Siti Sadiah
suka
Kartika Sari
lanjut lagi donk cerita nya D tunggu kelanjutan ny
Indah Batam: Aku mampir kakak, bagus keren banget ceritanya.. salam dari- Gairah Ayah Tiriku
total 1 replies
Mina Ina
makanya pk jadi orang jangan jahat cepetan tobat
Ria Ricis KW
mungkin masih ada hal yang ingin nerbita selesaikan
Ria Ricis KW
semoga Kaliandra menemukan petunjuk.kasihan nerbita
Nm@
Mampir kak
M Anha🌹 Ig: anha5569🌹: makasih kk
total 1 replies
Ria Ricis KW
semangat
M Anha🌹 Ig: anha5569🌹: makasih kk.
total 1 replies
Ria Ricis KW
nerbita ini di bunuh atau apa si..?
M Anha🌹 Ig: anha5569🌹: nnt juga ketahuan kk🤗
total 1 replies
Ria Ricis KW
makin penasaran aku😀
Ria Ricis KW
penasaran sama peristiwa nerbita
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!