Hari pernikahan menjadi hari malapetaka yang akan membuatmu menjadi sosok yang begitu mengerikan.
Maria, itu adalah nama wanita itu, dan sang suami bernama Budi. di malam pernikahannya, Budi telah merencanakan sesuatu yang akan membuat kehidupan Maria benar-benar menjadi malapetaka yang begitu luar biasa.
"Kau harus tau, kalau kekasih dan keluarga kekasihmu telah menjualmu padaku!" seru pria yang bernama Alex Juan.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon shafrilla, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Alex terus-menerus membohongi Maria
1 Minggu kemudian
Di sebuah tempat, seorang pria terus memikirkan seorang wanita yang menabrak nya di sebuah tempat. terlihat pria itu tersenyum sendiri sembari membayangkan wajah Maria. Abdul Fathan benar-benar sudah mabuk kepayang dengan Maria, wanita muda yang beberapa hari yang lalu dia lihat.
Tok..
Tok..
Tok..
terdengar seseorang mengetuk pintu kamar Abdul Fathan. pria itu membuka pintu kamarnya sembari tersenyum kepada ajudan pribadinya Gofar.
"Bagaimana, Apakah kau sudah mendapatkan informasi mengenai wanita itu?" tanya Abdul Fathan kepada ajudan pribadinya Gofar.
"Sudah Tuan, Saya sudah mendapatkannya." jawab Gofar.
"Lalu apa yang kau dapatkan?" tanya Fathan kepada ada Gofar.
Akhirnya pria itu menunjukkan beberapa informasi mengenai Maria, informasi mengenai pernikahan wanita itu, saat wanita itu dijual paksa oleh kekasihnya.
"Apakah kau yakin ini adalah berita yang bisa dipercaya?" tanya Fathan kepada Gofar.
"Tentu saja Tuan, ini adalah informasi yang sangat terperinci. bahkan sekarang Wanita itu sudah tidak ingat mengenai semua keburukan yang dilakukan oleh pria itu." jawab Gofar.
"Baiklah kalau begitu, kau cari bukti-bukti mengenai semua kejadian itu. setelah itu segera kau berikan kepadaku, Aku yakin pria itu bukanlah pria baik-baik." jawab Fathan kepada Gofar. tentu saja pria itu tidak akan membiarkan wanita selugu Maria jatuh ke dalam perangkap suami seperti Alex.
"Apakah anda mempunyai rencana Tuan?" tanya Gofar kepada Fathan.
"Tentu saja aku mempunyai rencana untuk membebaskan wanita itu." jawab Fathan yang kemudian memberikan sebuah surat perjanjian kerjasama untuk perusahaan Alex.
Tentu saja pria itu tidak akan pernah menolak kerjasama yang sangat menguntungkan, apalagi Fathan juga tahu kalau kerja sama itu juga akan membuat dirinya mendapatkan dua keuntungan.
dapat mendekati Maria dan juga akan akan dapat kerjasama dengan seorang pria seperti Alex.
"Besok kau berikan surat kerjasama itu kepadanya, kau harus ingat.. letakkan di salah satu perjanjian itu mengenai permintaan yang tidak akan mungkin ditolak oleh Alex. karena aku yakin pria itu tidak akan melepaskan keuntungan yang sangat besar ini." ucap Fathan yang membuat Gofar benar-benar sangat yakin. kalau majikannya itu sekarang sedang jatuh cinta kepada wanita yang ditemuinya di beberapa hari yang lalu.
Dua hari kemudian akhirnya Gofar mengajukan kerjasama dengan Alex.
Tentu saja Alex mengetahui sepak terjang Abdul Fathan. pria itu tidak akan melepaskan keuntungan yang luar biasa,
"Baiklah kalau begitu, besok saya akan kan menemui Tuan Abdul di perusahaannya." ucap Alex yang kemudian menjabat tangan Gofar.
"Baiklah kalau begitu saya akan menunggu Anda di perusahaan tuan saya, kalau begitu saya harus pamit dahulu karena masih banyak keperluan yang harus saya urusi." ucap Gofar yang kemudian pergi dari perusahaan Alex.
Di sebuah tempat Fathan telah meminta Alex untuk menemuinya, di sebuah restoran yang bisa dibilang restoran yang cukup terkenal di kota tersebut.
Keesokan hari Alex benar-benar menemui Fathan bersama sang istri. tentu saja pria itu tidak akan melepaskan kerjasama yang sangat luar biasa, seorang pengusaha yang berasal dari Dubai benar-benar menjadi rekan bisnisnya. apalagi pria itu begitu kaya hingga membuat Alex benar-benar ingin seperti pria itu,
Siang itu Alex sudah menunggu Fathan di salah satu restoran. terlihat di sana pria itu sudah datang bersama dengan ajudan pribadinya Gofar.
"Selamat siang tuan Fathan!" seru Alex.
"Senang bertemu dengan Anda, tuan Alex." ucap Ghofar yang kemudian mempersilahkan majikannya untuk duduk.
Tatapan mata Fathan menatap Maria yang begitu cantik alami dan sangat lembut.
"Kau datang bersama Siapa Tuan Fathan?" tanya Alex kepada rekan bisnisnya itu.
"Kau tau sendiri kan aku datang bersama siapa." Jawab Fathan.
"Siapa yang datang bersamaan anda?" tanya Fathan kembali.
Tentu saja Alex tersenyum sambil menatap Maria,
"Dia adalah istri saya, Maria." jawab Alex yang kemudian menjabat tangan Fathan.
Sesaat kemudian tiba-tiba Fathan mengulurkan tangannya dan ingin menjabat tangan wanita itu. tentu saja Maria menerima uluran tangan Fathan sembari tersenyum.
"Terima kasih Tuan.." ucap Maria dengan begitu lembut.
Deg..
Tiba-tiba jantung Fathan benar-benar berdetak tidak karuan saat dia mendengarkan suara Maria yang begitu lembut dan senyumnya yang begitu menawan.
"Senang juga berkenalan dengan anda." jawab Fathan yang kemudian tersenyum kepada Maria.
"Apakah anda sudah membaca seluruh perjanjian ini?" tanya Fathan kepada Alex.
"Sudah Tuan." jawab Alex.
"Baiklah kalau begitu, karena saya harus melakukan beberapa pekerjaan dan saya minta.. Oh ya, apakah Anda begitu percaya dengan istri Anda ini?" tanya Fathan kepada Alex.
"Tentu saja saya sangat percaya dengan istri saya, tuan." jawab Alex sambil mencium tangan istrinya.
"Begini Tuan Alex, sebenarnya saya tidak pernah mempunyai sekretaris wanita karena saya selalu mempercayakan segala bisnis saya kepada ajudan saya Gofar. jadi kalau bisa saya meminta istri anda menjadi orang kepercayaan perusahaan anda, yang akan menggantikan Anda saat berbisnis dengan saya. karena tidak mungkin bagi anda untuk mengurusi 2 kontrak sekaligus dari saya juga semua bisnis anda dan mencampakkan saya, bukan?" tanya Fathan yang to the poin.
Hal itu membuat Alex menatap istrinya. tentu saja Maria hanyalah seorang wanita yang lulusan SMA tidak pernah bekerja di kantor. bahkan wanita itu terlalu lugu.
"Maafkan saya tuan Fathan, sebenarnya istri saya tidak pernah bekerja di kantor dan maafkan saya jika saya tidak bisa melepaskan istri saya." jawab Alex. fathan tersenyum sembari menatap pria itu
** bersambung **