Indonesia
NovelToon NovelToon
My Trouble Maker Secret Husband

My Trouble Maker Secret Husband

Status: tamat
Genre:Romantis / CEO / Playboy / Diam-Diam Cinta / Cinta Seiring Waktu / Dijodohkan Orang Tua / Tamat
Popularitas:910.6k
Nilai: 4.9
Nama Author: ai laelasari

Allea anastasia Ibunya meninggal saat usianya tujuh tahun dan dia harus menemukan ayahnya yang mengusir ibunya sejak dia dalam kandungan

Selepas kepergian ibunya Allea di asuh oleh pelayan yang bekerja di rumah ayahnya dengan menyembunyikan kebenaran bahwa dia adalah anak majikannya

Maxime alexandria seorang anak pengusaha yang lahir tanpa pernikahan kedua orang tuanya
dia kakak Danendra alynsky dari ibu yang berbeda namun siapa ada rahasia di yang akan mengejutkan mereka berdua

Allea semula berpacaran dengan Danendra namun siapa sangka dia berjodoh dengan Maxime, banyak cobaan yang harus mereka lewati hingga harus berpisah untuk sementara waktu tapi takdir kembali mempertemukan mereka dengan cinta yang sama

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ai laelasari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tersesat

Matahari sudah meninggi Allea tidur di pelukan Max dengan tangannya sebagai bantal, Allea mengucek matanya beberapa kali sebelum menyingkirkan tangan Max yang melingkar di pinggangnya

Allea mendongak menatap wajah Max Wajah yang begitu tegas, tampan Ketika tidur tidak ada wajah jutek dan dingin dia terlihat sempurna. Allea menatap lekat wajah Max, tiba tiba Max kembali mengeratkan pelukannya

"Max gue gak bisa nafas" Allea memukul mukul lengan Max

"Ohh sorry" Max menelentangkan dirinya memijat keningnya

"Gue haus" lirih Allea seraya duduk

"Kita cari air"

"Akkhh " Max meringis kala bangun dari tidurnya

"Max lo gak apa apa? " Allea mendekati Max

"Lebay banget sih" Max menepis tangan Allea dari bahunya

"Marah marah mulu" gumam Allea dengan kesal saat Max sudah berjalan beberapa langkah

"Mau ikut apa gue tinggal" Ucap Max tanpa berbalik

Allea mengikuti Max mencari air untuk minum jalan Allea sudah sempoyongan dia begitu haus dan lapar

"Max" lirih Allea duduk di sebuah pohon yang sudah tumbang

Max menoleh lalu kembali mendekat ke arah Allea yang sudah lemas bersandar sebuah pohon mau tidak mau Max terpaksa menggendongnya

Max berhenti di sebuah sungai yang jernih menurunkan Allea memberi minum Allea dengan tangannya

"Gue laper Max" lirih Allea lemah

"Sabar dulu tunggu disini gue cari makanan dulu" baru kali ini Max bicara ramah pada Allea

Max berjalan menaiki bebatuan yang cukup tinggi

sekitar 30 menit Max kembali dia menggendong Allea dengan tergesa gesa

"Kita mau kemana? " tanya Allea

"Ada ladang berarti sedikit lagi kita deket pemukiman" Max bersemangat

Max sampai di hamparan sawah dan kebun kebun ada sebuah gubug kecil Max menurunkan Allea disana Max memetik buah pisang di dekat gubug dan membawanya

"Ini punya siapa Max? " Allea dan Max memakan buah pisang dengan lahap

"Gak tau, yang penting kita kenyang dulu" ucap Max

"Kalo ada yang marah gimana? "

"Justru bagus kita bisa minta anter ke tempat camping gue bayar nanti pisangnya, dompet gue ketinggalan di tenda"

Setelah kenyang mereka tertidur di gubug itu

.

.

.

Di tempat camping semua orang mencari Allea dan Max Mereka di buat menjadi beberapa kelompok Cindy hanya bermalas malasan di tenda dia tidak mencari Allea karena beralasan sedang sakit

"Males banget gue nyari dia" ujar Cindy

"Kalo dia mati di makan hewan buas gimana? Dia masuk hutan loh" ujar satu teman Cindy

"Iya, gimana kalo kita ketahuan" ujar yang lain

"Kalian bisa diem gak sih, kita gak akan ketahuan kalo kita gak ngomong apa apa" bentak Cindy

.

.

Allea tersentak dari tidurnya kala seseorang berbicara dengan lantang Allea mengucek matanya beberapa kali begitu pun Max

"Kalian berbuat mesum di kebunku? " bentak orang itu

"Eng.. engga pak sumpah kita cuma ke sasar" ucap Allea

"Kalian pasti bohong, sekarang cepat ngaku"

"kenapa kalian memetik pisang ku? kurang ajar sekali kalian" hardik bapak tua itu

"Kita gak ngapa ngapain pak, kita lagi camping tapi kita tersesat" ucAp Max

" Untuk pisang bapak saya akan bayar asal bapa antar kami kesana dompet saya ketinggalan " lanjut Max

Bapak tua itu diam sejenak mencerna omongan Max, Bapak tua itu juga melihat luka di tubuh mereka yang sudah mengering apalagi bagian belakang baju Max robek dan luka

"Baiklah, tapi janji kalian harus bayar saya" ucap bapak tua itu

"Iya iya"

Bapak tua itu mengajak Max dan Allea ke rumahnya dan mengobati luka mereka setelah itu kembali mengantar mereka ke perkemahan

"Alleaaaaaa " teriak Gita dan langsung memeluk Allea yang baru saja datang

"Lo gak apa apa? apa ada yang sakit? " Gita memeriksa bagian tubuh Allea

"Gak apa apa cuma sedikit luka, Max yang lukanya agak banyak karena lindungin gue"

"What? seorang Max lindungin lo? " tanya Gita tidak percaya

"Iya malah gue di gendong waktu gue lemes"

"Tapi lo gak di apa apainkan? " tanya Gita

"Ya enggak lah"

Setelah Max membayar sejumlah uang pada bapak itu Guru juga menanyai ketiganya bagaimana bapak itu bisa menemukan Max dan Allea

"Saya cuma ikut petunjuk jalan di pertigaan sana pak" jawab Max ketika di tanya guru

"Saya juga pak, petunjuk belok kiri saya ikutin aja" jawab Allea

"Saya rasa ada yang sengaja belokin arahnya pak, waktu saya ke sana jelas penunjuk jalan itu mengarah ke lurus dan barusan saya liat memang belok ke kiri" ucap Danendra yang baru saja datang

"Saya rasa semuanya sudah jelas pak, saya permisi" Max pergi setelah kedatangan Danendra

"Max tunggu" Allea pamit mengejar Max

Allea mengejar Max hingga ke dekat tenda Max

"Max tunggu" Allea seperti anak kecil memegangi ujung baju Max

"Apaan sih? " ketus Max

"Makasih udah nolongin gue kemaren" ucap Allea

"Terus? "

"Udah gitu aja gak ada terusannya"

"Kalo gue mau di terusin gimana? " Max menyeringai

"Ma..maksudnya? " Allea perlahan mundur

"Disini sepi" Allea menggoda Allea yang sudah ketakutan

Max mendekatkan wajahnya ke wajah Allea

mata Allea membulat sempurna kini bukan Allea yang di toyor kepalanya tapi Allea menoyor kepala Max lalu lari terbirit-birit Untuk pertama kalinya Max tertawa melihat tingkah Allea

"Gadis bodoh"

.

.

Oma sedang berada di kediaman Damian untuk membicarakan tentang Max dan Selvi Namun Damian seperti tidak peduli dia pergi begitu saja dengan dalih harus bertemu klien, Hanya ada Lidya yang menemani Oma menikmati secangkir teh di taman belakang

"Bu gimana Maxime?" tanya Lidya

"Dia baik, tidak terlalu menutup diri waktu itu saja dia mengajak temannya kerja kelompok di apartemen" jawab Oma

"Syukurlah, saya mengkhawatirkannya padahal saya sangat menyayanginya tapi dia seakan menjauh" lirih Lidya matanya sudah berkaca kaca

"Suatu saat dia akan kembali seperti dulu, belum ada waktu yang tepat" ucap Oma seperti biasa datar dan dingin

"Maksud ibu? " Lidya tidak mengerti yang di maksud ibu mertuanya

"Akan ada waktunya kamu mengerti, ibu harus pulang" Oma mengambil tasnya lalu pergi

Lidya mengantar Oma sampai ke mobil karena Lidya tipe menantu penurut dia tidak pernah banyak bertanya dia akan mematuhi apapun kata mertuanya

"Ibu hati hati, jaga kesehatan" ucap Lidya kemudian menyalami tangan Oma

"Salam buat Maxime" lanjut Lidya sebelum mobilnya pergi

Lidya berjalan masuk kedalam rumah dia masuk ke kamar yang dulu di tempati Max, Lidya mengambil poto Max mengecupnya lalu memeluknya

"Bunda kangen nak" Lidya merasa kehilangan sosok Max yang dulu begitu dekat dengannya

Setelah Max tahu dia anak dari perempuan lain yang merusak kebahagiaan bundanya Max seakan menanggung malu atas perbuatan ibunya dia menjauh dari keluarga Damian karena merasa tidak pantas ada di antara kebahagiaan mereka

1
Fransiska Musilah
tungggu Satya,
kau siap siap kena boom waktu..
Fransiska Musilah
aih ... si Satya ,belum tau dia...
Fransiska Musilah
dùo ulet bulu seperti rumput mencari kuda pasti tantrum ....
Fransiska Musilah
ih mila,kok seperti rumput mencari kuda....../Bomb/
Fransiska Musilah
Danin....
dengarkan buka matahatimu...
Fransiska Musilah
oh begitu...
Fransiska Musilah
perempuan dan anak anak itu korban (lydia,silvi ,max,)
Maria Magdalena
Luar biasa
alsya aftikah alsya
👍
ina tae
Max tidak tahu tempat.padhal masih di sekolah.
ina tae
luar biasa
dheey
wkwkwk... lupa ingatan. yg enak2 gak lupa
Minhyungmork 99
kayaknya seru
Zounie Dwiastuti
cerita nya bagus,,👍
Maria Fransiska
menjadi anak haram bukan dpat minta atau memohon sma tuhan danendra
Ai laelasari: salahkan emak bapaknya 😁
total 1 replies
Dinda Afrilia
bisanya ku kalo baca novel Pali panyang episode nya cuma nyape 100 lebih dari itu aku dah bosan tapi kali ini aku ngk ada bosan bosanya malah seneng Lo.!💪😁😏 semaat thor
Ai laelasari: Aku seneng bisa menghibur para pembaca.. jangan lupa like komen vote dan bunganya ya 😍😍
total 1 replies
Dinda Afrilia
😭😭😭😢😢
Ai laelasari: jangan lupa sajen nya ya 🥰🥰
total 1 replies
Dinda Afrilia
apa Dane Dar bertukar posisi Thor.? yg sebenar nya ank di liuar nikah itu Danendra ya.?
Ai laelasari: rahasia akan terungkap di eps selanjutnya, jangan lupa like komen vote dan bunganya ya 😍😍🥰🥰
total 1 replies
Isnay Maulani
maacih thor 🙏🙏
sukses trs tuk karya2nya 💕💕💕💕
Ai laelasari: terimakasih kembali sudah membaca karya othor, jangan lupa like komen vote dan bunganya ya 🥰🥰😍😍
total 2 replies
viva vorever
sepertinya max mulai ada rasa ke lea..jadi ngebut aku bacanya ..penasaran banget...ni novel recomended banget lo buat kalian pencinta kisah anak sekolah😍😍
Ai laelasari: jangan lupa like komen vote dan bunganya ya 🥰🥰🥰
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!