Ghea Aurora Argawinata
Wanita berusia 27 tahun itu masih bertahan dengan kesendiriannya.
Bukan tanpa alasan Ghea lebih memilih sendiri, Ia sudah cukup lelah dipermainkan oleh pria yang hanya ingin mengambil keuntungan darinya.
Ghea lebih memilih sibuk di dua perusahaan yang saat ini Ghea kelola.
Satu perusahaan miliknya yang Ghea bangun dari 0.
Dan Satu lagi milik Kakek nya. Kakek Roby Argawinata.
Kehidupan Ghea jungkir balik saat dirinya bertemu lagi dengan mantan kekasihnya saat remaja ,tapi sayangnya sang mantan kekasih Ghea yang bernama Keenan itu sudah memiliki istri .
Penasaran? yuk cekidot langsung favorit ya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon zeezaa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
12. Gak Usah Di Paksakan
Siang itu Ken sedang mengantarkan pesanan makanan ke salah satu karyawan Perusahaan Nata Group bernama Linda.
Ken diminta menunggu Linda di dekat meja informasi. Ken pun dengan sabar menunggu.Hingga tidak berapa lama bukan Linda yang muncul tetapi Ghea.
Ghea sedang berjalan keluar dari Lift menuju meja resepsionis ingin memberikan beberapa cemilan untuk team resepsionis yang selalu sopan dan ramah terhadap semua tamu yang datang bertanya.
Saat berjalan Ghea melihat Ken dengan jaket berwarna hijau khas ojek online.
" Hai Ken ,ngapain ? " Tanya Ghea tersenyum menghampiri Ken setelah memberikan cemilan ke meja informasi.
" Eh Ghea koq.. eh iya ya kan ini kantor kamu " Ken tersenyum ke Ghea.
Tampan banget sih bikin meleleh hiks.
Ghea.
" Ini antar makanann " Ujar Ken sambil mengangkat paperbag di tangannya.
" Oh " Ghea mengangguk kan kepalanya.
Tiba-tiba ada satu wanita dengan tergesa-gesa menghampiri Ken dan Ghea. Dia adalah customer Ken yang memesan makanan online itu.
" Ah Bu Ghea maaf ,saya cuma pesan makanan dan memang saya sendiri yang meminta drivernya untuk tunggu disini " Linda menunduk sambil meminta maaf.
" Santai aja gak apa-apa " Ghea tersenyum.
" Ah iya makasih Bu " jawab Linda sambil menerima paperbag berisi makanan yang ia pesan itu.
" Udah boleh jalan lagi koq Mas " Ujar Linda menyuruh Ken pergi karena takut Ghea berubah pikiran. Padahal Linda masih ingin berlama-lama tadinya saat bertemu Ken. apa lagi wajahnya lebih tampan dibanding di foto.
" Ah hmm.. Gak usah pergi dulu Ken. " Ghea menahan Ken yang ingin pergi .
" Eh Bu, maafin dia ,dia gak salah " Linda takut Ken dimarahi Ghea.
" Mas Ken ini temen lama saya, biar sama saya aja " Ghea santai membicarakan Ken yang bagaikan langit dan bumi dengan Ghea. Sedangkan Ken tersenyum ia tidak menyangka walau sedang berpakaian dinas , Ghea tetap mengklaim nya sebagai teman. Ghea bahkan tidak malu dan gugup mengakuinya.
Kamu memang pribadi yang baik Ghe.
Ken.
Sedang Linda tercengang mendengar pernyataan Boss nya itu.
Hah, temen Bu Ghea driver ojek online. Dan Bu Ghea gak malu mengakuinya. tapi emang ganteng banget sih gak terlihat seperti tukang ojek. terlihat seperti pemiliknya malah dengan postur tubuh tinggi,kekar dan tampan.
Linda
" Lind , " Panggil Ghea setelah melihat id card dari karyawannya itu.
" Iya Bu " Jawab Linda gugup karena ditatap Ghea.
" Udah bisa meninggalkan kami ? " Ujar Ghea sopan.
" Eh iya bisa Bu bisa " Linda pun ngacir ke ruangannya kembali untuk makan siang.
" Mau disini atau diruangan aku Ken ? " Tanya Ghea .
" Senyamannya kamu aja " ujar Ken.
" Ruangan aku aja deh yuk, sekalian aku pesen makanan ..kamu udah makan belum ? " Tanya Ghea .
Ken menggeleng . Lalu ia pun mengikuti langkah Ghea.
Ghea dan Ken masuk lift khusus petinggi. Saat di dalam lift Ken membuka jaketnya dan terlihat postur tubuh sempurna Ken. Kebetulan saat itu Ken menggunakan kemeja dan sama sekali tidak akan ada yang sangka kalau Ken adalah driver ojek online.
" Ganteng banget suami orang " Kekeh Ghea dan diiringi tawa Ken.
" Yuk Ken masuk " Ujar Ghea saat di depan ruangannya.
" Ini ruangan kamu ? " Tanya Ken melihat sekeliling setelah masuk.
" Rapih banget, padahal dulu kamu kalau taruh apa dirumah suka asal " sahut Ken.
" Sekarang sih naruh apa aja asal bisa kelimpungan " Ghea tertawa renyah.
Ghea dan Ken pun duduk. Ghea meminta OB nya membeli makanan di depan agar tidak terlalu lama.
" Sambil tunggu makanan kita ngobrol Ken masalah pengacara yang kemarin aku bilang , namanya Pak Hadi, nanti beliau yang bantu kamu yah " ujar Ghea.
Ghea pun menjelaskan nanti prosesnya bagaimana sesuai yang pak Hadi sampaikan saat di telepon tadi.
" Hmm Ken kamu gak kerja ? " Tanya Ghea.
" nanti aku masuk malam ada inventory gitu " jawab Ken. Ghea pun mengangguk.
" Tania kalau siang gini sama siapa ? " Tanya Ghea lagi
" Sama ibu aku, " jawab Ken.
" Ah ya gimana kabar ayah sama ibu kamu ?"
" baik, mereka udah tau aku ketemu kamu "
Ghea yang dibilang begitu langsung membulatkan matanya.
" Maksudnya Ken ? "
" Iya Tania cerita kemarin kita pergi. "
Ah kita ya Ken. semoga disemogakan .
Ghea cekikikan dalam hati.
" Hmm ayah kamu inget aku Ken hehe " Cengir Ghea.
" Kamu kalau nyengir gitu aura Boss nya ilang, " Ujar Ken.
" Masa " Ghea langsung normal kembali.
" Tapi gemesin "
Oh My God Ken, jangan bikin klepek-klepek hiks..
Ghea
Tiba-tiba ada yang mengetuk pintu.
Masuklah dua orang yang Ghea kenal. Satu OB kantor, satu lagi Kakek Robby .
" Hah Kakek " Keduanya terkejut bersamaan.
" Hmm makanannya taro sini aja Yad " seru Ghea ke OB kantornya.
Yadi sang OB pun langsung meletakkan makanan gado-gado yang dipesan Ghea .
Terlihat 4 bungkus ada di meja dengan piring yang sudah di susun Yadi. 3 bungkus gado-gado 1 bungkus rujak.
" Yad kamu gak ambil satu ? " tanya Ghea saat yadi menyusun Piring di meja .
" Sudah Bu, ini satu punya Kakek Robby . Saya permisi ya Bu Pak, " Ujar Yadi sopan.
" Hmm aki-aki makan gado-gado nanti Magh nya kambuh " Ghea mulai mengomel.
" Kamu betah Ken Deket Ghea? dia cerewet loh " Kekeh Kakek.
" Gak berubah Kek dari dulu " jawab Ken sopan sambil tersenyum.
Kakek menatap Ghea. " Ngapain sama suami orang di dalam ruangan heh " tanya Kakek.
Ghea menjelaskan ke Kakek, tentang Ken awalnya kesini dan berakhir diruangan.
" Kamu bener mau cerai Ken ? " Tanya Kakek .
" Iya Kek. " Jawab Ken gugup.
" Makan dulu, nanti gak enak, setelah makan kamu ikut kakek dan ceritakan ke Kakek..Kita bicara antar pria. jangan ada wanita termasuk Ghea " Ujar Kakek sambil menatap Ghea..
Yang ditatap malah mencibir.
" Ayo kita makan " Ajak Kakek.
" Kakek suka ? " Tanya Ken.
" Salad lokal dengan dresing saus kacang siapa yang tidak suka " Kekeh Kakek.
Mereka tertawa kecuali Ghea yang kesal tidak bisa berdua Ken.
Mereka pun makan dengan tenang hingga selesai dilanjut rujak yang menggugah selera.
" Hmm enak banget ini, nanti temenin kakek beli ya Ken " ujar Kakek sambil memakan pepaya yang dilumuri sambal rujak.
" Bilangin jangan pedes-pedes ke penjualnya ya Ken. Kakek ada lambung " ujar Ghea perhatian ke sang kakek walau bibirnya tadi maju 5centi.
" ok " Ken menganggukan kepalanya.
" Kek nanti jangan sore-sore ,Ken ada inventori malam nanti " ujar Ghea mengingatkan ke Kakek.
" Kakek juga ada mau bahas masalah kerjaan ke Ken " Ujar sang Kakek.
Ghea pun mendelik
" Kalau gak setuju gak usah dipaksakan kemauan Kakek ya Ken " Ghea khawatir Ken tidak nyaman.
" Iya " Ken tersenyum manis membuat hati Ghea meleleh.
***
Kakek mau ngapain ya Genks ?
jangan lupa ritualnya .
udh lama gk up² niee , baca novel nya nunggu up'an novel drimu doank ini ..