Widia Barokah adalah seorang MUA,biasa di panggil Wida,Wida juga pemilik dari sebuah salon ternama di kota Jakarta,jadi selain menjadi MUA Wida juga punya usaha.
Wida adalah seorang janda beranak satu,suami Wida meninggal karena sakit,dan anak Wida perempuan berumur 5 tahun yang bernama Balkis.
Gimana ceritanya cinta Wida dengan laki laki yang sudah beristri,,kita lanjut baca aja yuk..
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon tuti yuningsih, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Anyer
Wida melihat ada pesan Masuk di hp nya,saat di lihat pesan dari Fiky,Wida membacanya dan langsung membalasnya.
"Maaf Mas Fiky saya ngga bisa datang karena saya sudah ada janji juga untuk makan siang,tapi kalau memang di haruskan saya untuk datang,saya akan menyuruh Caca asisten saya untuk datang,gimana apa ngga papa saya di wakil Li,?"
Fiky langsung membacanya,"Kalau Bu Widia ngga bisa datang ngga papa,ya kalau ada perwakilan silakan suruh datang,kita kerja Tim jadi soal pembagian hadiah kita juga harus terbuka,,saya tunggu kedatangan asisten Ibu,,trimakasih selamat siang,"
Wida yang selesai membaca pesan lalu memangil Caca,dan bilang ke Caca tentang nanti untuk datang ke restoran jl xx.
Jam makan siang pun tiba,Wida membawa mobil nya untuk menemui orang yang ingin memakai jasanya,Caca pergi naik taxsi menuju tempat yang sudah di janjikan di restoran jl xx.
Wida sedang mengobrol bersama orang yang ingin memakai jasanya,dan mereka minta untuk besok,karena mereka mau foto priwed.
"Besok yah,,emangnya pemotretannya akan di lakukan di mana,?"
"Kita akan foto di pantai Anyer aja yang dekat,"
"Fotografer dari kita apa mas sama mba nya sudah ada,,?"
"Kita sudah ada Bu,kita hanya ingin make up nya aja,"
"Masalah baju apa sudah ada,,?"
"Sudah,kita temanya santai aja Bu,"
"Oh gitu,,baik,,besok kita akan bertemu di Anyer langsung apa gimana,?"
"Iya,,besok kita ketemunya di Anyer aja,"
"Baiklah,,apa tidak sekalian untuk Make up buat hari H nya nanti nih,,kalau iya saya akan kasih potongan,"
"Boleh tuh Bu,kalau dapat potongan mah,iya ngga sih sayang,,"
Mereka langsung membicarakan tentang pembayaran make up hari H nanti,sekitar jam dua siang mereka baru selesai.
Sekarang Wida sudah sampai di Salonya,Caca juga sudah pulang dari sejam lalu.
"Gimana Ca tadi,,beres,,?"
"Beres Bu,,ini pembagian buat Ibu,"
"Kenapa ngga di trfer aja sih Ca,,"
"Ngga tau Bu,orang saya langsung di kasih beginian,"
"Ya udah ngga papa deh,besok buat gajih kalian saja,"Wida melihat isi amplop dan ternyata 15 j,setelah melihat Wida memasukannya ke brangkas.
"Ca,,besok pagi kita ada job di Anyer,jam 7 saya harus berangkat,kamu tolong jaga salon yah,saya akan ajak nova,"
"Baik Bu,,"
Esok harinya Wida dan Nova sudah menuju Anyer ,jalanan tidak macet jadi cepat sampai.
Wida menuju tempat di mana mereka sudah pada datang.
"Maaf saya telat,,"kata Wida.
"Ngga papa Bu,,"
"Kita mulai sekarang aja yah biar ngga makin panas,"
Wida di bantu Nova mendandani si wanitanya,"Sayang,,Om Fiky kok belum datang sih,coba telfon in,"Wida yang dengar nama Fiky sedikit kaget,tapi Wida pikir nama Fiky pasti banyak ngga mungkin dia.
"Iya,Mas akan telfon,,"
"Apa katanya Mas,,"
"Udah mau sampai katanya,"
"Oh syukur lah,"
Si wanita sudah sangat cantik,dan tinggal di prianya Wida sedikit kasih tatanan rambut juga bajunya di rapikan.
"Maaf saya telat,,apa sudah siap semuanya,,"
"Omm,,kirain Una Om ngga datang loh,,"
"Om pasti datang Dong,masa buat ponakan Om ngga bisa,"Wida dengar suaranya sudah faham itu suara laki laki yang sedang di hindarin nya,Wida tidak menengok dan terus sibuk.
Fiky melihat Wida dari belakang,dan melihat Nova juga karena Fiky sudah paham dengan Nova.
"Ya Tuhan kenapa Dia sih,"kata Fiky dalam hatinya.
Fiky langsung menyiapkan kameranya,Fiky tidak sendiri Fiky juga bawa orang untuk membantunya.
Setelah si laki laki sudah siap,pemotretan langsung di mulai,Antara Fiky dan Wida tidak ada yang berbicara, keduanya sama sama diam,Fiky sudah kapok rupanya jadi tidak mau lagi terlalu banyak bicara.
Wida sebenarnya juga ngga enak,karena akhirnya jadi canggung kalau bertemu.
Selama pemotretan Wida hanya duduk menunggu ,dan sesekali melihat Fiky yang sedang memotret.
Wida akui memang Fiky sangat tampan ,apa lagi kalau sedang memfoto,saat Wida menatap Fiky,tiba tiba Fiky juga melihat ke Wida,dan mata mereka pun bertemu,untuk berapa detik mereka saling tatap,tapi keduanya langsung sadar dan pandangan mata mereka langsung ke yang lain.
"Wida mampus kamu ketauan sedang menatapnya,,lagian sih ngapain ngeliatin dia,"kata Wida dalam hatinya.
Sedang Fiky tersenyum tipis,karena Wida ternyata sedang menatap ke arahnya.
jangan lupa like komentar dan votenya terimakasih...
Happy ending sangat memuaskan.
kak ko skrg cerita"a pendek" g kaya Agung - Dinda
ak bukan pebinor
masih pgen baca iki 🙏🙏