Indonesia
NovelToon NovelToon
Bertukar Peran Dengan Istriku

Bertukar Peran Dengan Istriku

Status: tamat
Genre:Selingkuh / Tamat
Popularitas:35.5k
Nilai: 5
Nama Author: Fitri Arip

Kenapa dengan istriku, banyak sekali perubahan dalam diri istriku setelah kami dikarunia anak kembar bernama Kayla dan Kania.
Istriku sering marah marah tak jelas, terkadang mengabaikan perintahku.
Aku yang merasakan perubahan dari istriku membuat perasaan dalam hati ini tiba tiba memudar.

Entah aku yang salah, atau memang istriku yang tidak tahu di untung.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Fitri Arip, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 12

"200520, itu passwordnya. "

Istriku mulai mengetik nomor yang aku sebut, dimana kedua matanya semakin membulat, bibir tipisnya terlihat mengkerut. 

Membuat aku berusaha tetap tenang, walau berulang kali aku menelan ludah karena melihat ekspresinya.

"Sayang." Mencoba tetap berkata lembut, tiba dimana, ia menyodorkan ponselku. 

"Sudah?"

Ainun menganggukkan kepala, tidak ada kemarahan yang ia perlihatkan padaku. Wajahnya tetap santai dan teduh. 

" Ainun. "

Aku mencoba memanggil namanya, " Ada apa mas?"

"Ah, tidak!"

Ainun kembali melangkahkan kakinya, pergi dari hadapanku, ia menghampiri ibu dan ketiga anak anak. 

Menghela napas, melihat layar ponsel. 

Seketika kedua pipiku memerah menahan malu, melihat Ainun mengirim pesan pada Tari. 

(Tari kamu ternyata gadis murahan.) 

Aku mulai berjalan menemui istriku, dimana mereka sedang bercanda bergurau, apalagi Ainun tak memperlihatkan rasa bersalahnya sudah mengatai Tari sebagai cewek murahan. 

"Kenapa, mas?" Pertanyaan dan raut wajah istriku malah membuat aku takut dan tak berani memarahinya, terlebih lagi di hadapan ibuku sendiri. 

"Ada apa Reza, kok kamu malah diam saja. Kaya gelisah gitu!" timpal ibu  padaku, dimana Ainun tertawa pelan. " anak ibu ketahuan chattingan sama gadis, dia takut jika gadis itu marah karena Ainun, mengatai gadis itu murahan. "

Ibu berdiri, setelah mendengar penjelasan dari Ainun. " Benarkah itu, Reza. "

Aku berusaha membela diriku, yang tak salah. Karena wajar saja seorang lelaki mengirim pesan dan saling bercanda dengan teman kantor. 

"Benar bu, tapi kan hanya teman dan nggak ada hubungan apa apa, " ucapku, membuat ibu menggelengkan kepala. 

"Sekarang ngomongnya kaya gitu, lama lama nyaman dan keterusan, apalagi ceweknya model kecentilan dan gampangan kayak gitu," Sindir Ainun kepadaku di depan ibu. 

" JAGA UCAPAN KAMU. " Tak sadar aku malah membentakku, dimana ibu menjewer telinga dengan berkata. "  Berani kamu membentak menantu ibu. "

"Ahkk, bu. Sakit, Reza hanya memberitahu Ainun agar tak lancang dan asal ngomong. "

Ibu malah semakin menjadi jadi, menarik telingaku tanpa perasaan. " Istrimu itu sudah benar, kamunya saja yang tidak tahu diri. "

"Ahk, apa bu, tidak tahu diri?"

Aku terkejut dengan perkataan ibuku sendiri, dimana wanita tua itu perlahan melepaskan tangan yang menjewer telingaku.

Mengusap ngusap telinga yang telihat memerah, ibu kini mendorong kepalaku dengan jari tangannya. " Kamu jadi laki itu harus bisa jaga jarak dengan wanita diluar sana, tahan napsu kasihan istrimu di rumah. "

"Aku kan nggak ngapa ngapain bu. "

Ibu malah mencubit pinggangku, berulang kali. Membuat aku meringis kesakitan.

" Ahk, sakit. "

"Sekarang nggak ngapa ngapain, kalau nanti gimana ayo."

"Ibu bawaannya suhudzon aja. "

"Bukan suudzon, ibu hanya mengingatkan kamu. Sebagai orang tua, ibu tak ingin melihat rumah tangga kamu berantakan."

"ibu, Reza juga tak mungkin melakukan semua itu, sudahlah bu, jangan ngawur kalau ngomong. "

Aku yang kesal dengan ibu, pergi meninggalkan mereka berdua. 

" Kamu mau kemana? Ibu kasih nasehat malah ngelawan dan pergi gitu aja!"

Mengabaikan panggilan dari ibu, aku terus berjalan pergi keluar rumah. 

"Reza."

Menaiki motor, ibu terus berteriak sambil menggendong anak kembarku. 

"Bu. Apa lagi?"

"Kamu mau pergi kemana?"

Pertanyaan ibu membuat aku menyalakan mesin motor. " TUNGGU. "

Menghalangi jalan dengan menggendong Denis. 

"Reza cuman nongkrong sebentar, bu. "

"Nongkrong." Ibu malah memberikan Denis kepadaku," Kamu ajak Denis jalan jalan, kasihan dia. "

"Tapi, bu. "

"Sudah tak ada tapi tapian, cepat bawa anakmu pergi jalan jalan. "

Aku tak bisa melawan akan perkataan ibuku, terpaksa menggendong Denis, membawa anak pertamaku untuk jalan jalan. 

"Yey, jalan jalan sama papa. "

Sedangkan dengan Ainun, ia hanya berdiri tanpa melakukan satu hal sedikitpun, untuk menahan anaknya agar tidak ikut bersamaku.

"Ayo jalan. "

Perintah ibu pada akhirnya membuat aku langsung membawa Denis jalan-jalan menaiki motor.

Entah tujuanku sekarang, mau pergi kemana? karena tak mungkin aku membawa Denis ke tempat tongkrongan, yang di mana orang-orang akan membuliyku.

"Denis, Kenapa juga kamu tidak menangis? Hah. "

Setengah perjalanan, suara ponsel kini menyala, membuat aku. Melihat siapa orang yang menelepon padaku.

1
MOMMY
😔😔🥴🥴
MOMMY
wah Tari memang sdh dinncar sama rendy jngan2 dulu Ank nya rendy yng kguguran
falea sezi
suami bodoh di bela
falea sezi
rasain karma tuh
falea sezi
males bgt
falea sezi
ainun jangan murahan deh lu uda di cerai bodoh bgt ne perempuan kek gk ada laki lain aja
falea sezi
pelakor gatel
mey
wooo lanangan s*t*n!!!😫😠😡
Darna Ijho Lumut
up
Siti Alfiah
susah yach klo pelakor yachh tetap pelakor,udah dimaafkan memang benar jln satu"nya ainun harus pergi dan memulai dari awal,klo bisa anak"nya dibawa semuanya.lanjutkan thorrr salam sehat selalu dan sukses selalu aamiin.
Darna Ijho Lumut
aduh kok aku Ndak tega iya sama Ainun
Siti Alfiah
lanjutkan thorrr salam sehat selalu.
王贝瑞: Mampir juga kak ke Biru si ketos bad boy dan Love My Stepbrother 😄
total 1 replies
Siti Alfiah
udah jd pelakor,memalsukan sertifikat rumah orang,hahhahahahaha kasian banget tari menurut dia dah menang ingat tari diatas langit masih ada langit.hahahhahaha lanjutkan thorrr salam sehat selalu.
Siti Alfiah
orang yg selalu menyepelekan orang lain tanpa bukti melihat dng mata kepala sendiri akan menyesali.lanjutkan thorrr
Siti Alfiah
emang enak dikerjain sama anak"klo kd pelakor jng tangyng"tari.hahhhahhaha lanjutkan thorrr salam sehat selalu.
Siti Alfiah
tari itu ambisi bukan sayang,cinta dng tulus karna dia pikir ainun orang bodoh......hahahahaha tari"kasian rasakan dan nikmati atas perbuatan kamu sendiri.lanjutkan thorrr salam sehat"selalu.
Siti Alfiah
menyesal sudah pasti,mangkanya jd suami itu harus peka,karna tanggung jawab pd keluarga berdua,klo sendiri namanya msh bujang...hahaha reza....? kasian banget sih.lanjutkan thorrr
Siti Alfiah
kekecewaan sudah pasti pd reza,semoga dng adanya denis akan terbuka apa yg kurang pd ainun terhadap reza,semoga reza tau dan berfikir apa yg salah pd dirinya.terhadap ainun.lanjut thorrr.
Siti Alfiah
lanjutkan thorrr salam sehat selalu dan sukses selalu aamiin.
fitri arip: makasih banyak banyak kakak
total 1 replies
Siti Alfiah
susahlah klo perempuan sudah teropsesi dan ambisi dapat menghalalkan segala cara,cinta tdk,nafsu iya.semoga reza dapat dng segera berfikir dng jernih.cepat sadar.lanjutkan thorrr.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!