Indonesia
NovelToon NovelToon
KISAH SERAMKU

KISAH SERAMKU

Status: tamat
Genre:Misteri / Horor / Supernatural / Tamat
Popularitas:117.9k
Nilai: 5
Nama Author: Dark Comfort

Mengisahkan seorang perempuan bernama Andrea Larasati, seorang manusia biasa yang tidak memiliki kemampuan untuk melihat makhluk tak kasat mata, tetapi mampu meraskan keberadaan mereka. Ya meskipun terkadang dia bisa melihat disaat-saat tertentu. Memiliki sesosok pendamping gaib yang secara tidak sengaja bertemu.

Beberapa kisah ada berdasarkan kisah nyata dari author ataupun orang-orang di sekitar author. Penasaran dengan kisahnya? yuk langsung dibaca aja :)

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dark Comfort, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Perempuan Misterius

Rumah yang saat ini aku dan orangtuaku tempati di Desa Tegal Angker juga termasuk rumah yang tergolong angker. Terlebih rumah ini adalah rumah tua peninggalan dari kakekku. Meskipun ayah sudah merenovasinya dan menambahkan bangunan baru di belakang rumah, tetapi aura angker dari rumahku masih tetap terasa.

Bangunan baru yang dibuat oleh ayahku masih tersambung dengan bangunan lama. Hal ini dilakukan ayah untuk memperluas bangunan lama yang mana hanya terdapat dua buah kamar tidur saja.

Namun, sebagai penghuni rumah yang setiap hari berada di dalam rumah, tentu membuat kami tidak merasa takut sedikit pun. Walaupun aku sebagai orang rumah juga tak jarang mengalami hal-hal di luar nalar ketika berada di rumah.

Pernah aku mengalami suatu kejadian di dalam kamarku sendiri. Kamarku berada di lantai dua yaitu bangunan baru yang ada di belakang bangunan lama. Saat itu aku meletakkan ponselku di atas tempat tidur, kemudian aku meninggalkannya begitu saja karena harus berangkat sekolah.

Sepulang sekolah, aku bergegas mengambil ponselku yang berada di atas tempat tidur, tepatnya diantara bantal-bantal tidurku dan Yani. Ketika aku membuka layar kunci ponselku, aku merasa sedikit aneh dengan gambar latar belakang di layar ponselku.

Seingatku gambar latar belakang yang kugunakan adalah foto dari foto artis idolaku yang kujepret sendiri menggunakan kamera ponsel tersebut. Maklum saat itu ponsel belum secanggih sekarang, yang jika ingin menggunakan foto artis idolanya sebagai gambar latar belakang hanya tinggal unduh saja di internet.

Namun, foto artis idolaku yang saat ini jadi gambar latar belakang layar ponselku berbeda dengan foto yang sebelumnya kugunakan. Jika di foto sebelumnya dagu artis idolaku tidaklah terpotong, tetapi sekarang bagian dagu dari foto artis idolaku terpotong, bahkan itu sangat jelas terlihat olehku.

Aku merasa aneh dengan hal tersebut, sehingga aku memutuskan untuk bertanya pada Kak Vian yang kebetulan ada di rumah.

"Kak Vian yang mengganti wallpaper ponselku ya?" tanyaku.

"Nggak Re, nyentuh ponsel kamu aja kakak nggak sempat" jawab Kak Vian.

"Serius kak? jangan bohong deh" ucapku masih tak percaya.

"Serius Rea sayang, dari tadi kakak sibuk mondar-mandir di luar kok. Makanya sekarang baru sempat ke kamar" jawab Kak Vian yakin.

"Memang kenapa sih Re?" tanya Kak Vian penasaran.

"Eh ini kak wallpaper ponselku berubah" sahutku jujur.

"Mungkin Yani yang ganti Re, coba deh nanti kamu tanya dia" ujar Kak Vian dan aku pun mengangguk setuju.

Sepulang Yani dari kampus, aku bergegas menanyainya, sehingga berhasil membuatnya kebingungan.

"Yan kamu dapat mengganti wallpaper ponselku ya?" tanyaku to the point.

"Hah? ganti wallpaper ponselmu?" tanya Yani balik. 

"Iya Yan, soalnya wallpaper ponselku berubah" jawabku.

"Ya ampun Re sumpah demi Tuhan aku nggak pernah ganti wallpaper di ponselmu. Lagipula menyentuh ponselmu saja aku tidak sempat karena tadi aku buru-buru berangkat ke kampus" jelas Yani dan berhasil membuatku bingung.

"Lalu siapa yang ganti Yan? kan orangtuaku sangat mustahil untuk melakukannya karena mereka tidak bisa menggunakan ponsel seperti ini" ucapku mulai takut.

"Ya mungkin penghuni rumah penasaran sama ponselmu, apalagi wallpapernya kan artis idolamu" sahut Yani asal.

Cukup lama sebenarnya aku membutuhkan waktu untuk melupakan kejadian itu karena aku masih sangat penasaran dengan orang yang mengganti wallpaper ponselku. Namun, sampai saat ini aku tidak pernah mendapatkan jawabannya.

Malam ini aku, Yani dan Kak Vian berencana akan tidur di ruang tv karena ingin menonton film horor favorit kami yang berjudul Kuntilanak 3. Ya Kak Vian saat ini sudah tinggal di Desa Tegal Angker untuk merawat ayah dan ibuku yang sudah mulai sakit-sakitan bersamaku dan Yani.

Kami bertiga menonton film tersebut dengan antusias dan penuh ketegangan. Meskipun aku dan Yani adalah orang yang penakut, tetapi kami sangat suka menonton film horor karena bagi kami ada sensasi tersendiri jika menonton film horor.

Pukul 23.30 kami bertiga selesai menonton film tersebut. Ketegangan saat menonton film masih terasa olehku. Jantungku masih berdetak tak beraturan karena film tersebut. Kami bertiga akhirnya memutuskan untuk tidur.

Di ruang tv memang ada satu buah tempat tidur tingkat. Kak Vian tidur di ranjang atas sedangakan aku dan Yani tidur di ranjang bawah. Suara  dengkuran Kak Vian mulai terdengar pertanda dia sudah tertidur lelap. Kulirik Yani yang tidur di sebelahku juga sudah terlelap.

Aku berusaha keras untuk memejamkan mataku agar tertidur, dan usahaku itu ternyata tidak sia-sia karena dengan cepat aku sudah berada di alam mimpi. Saat sedang asyik di alam mimpi tiba-tiba aku merasakan sesuatu yang dingin menerpa kakiku yang tidak tertutupi selimut.

Sehingga membuatku membuka mataku sedikit untuk melihat kakiku. Kosong tak ada apapun di kakiku, tanpa sengaja aku melihat ke arah tangga rumahku. Dan di sana aku melihat seorang wanita yang sangat cantik tengah duduk tersenyum sambil menatapku.

Dalam hati aku berpikir siapa gerangan wanita cantik ini? dengan kondisi setengah sadar karena masih mengantuk aku tetap memandangi wanita cantik itu.

Wanita itu kembali tersenyum menatapku.

"Wah cantik sekali perempuan ini"

"Apa memang ada wanita secantik ini?"

"Aku belum pernah bertemu dengan wanita secantik ini"

"Oh Tuhan dia sangat cantik, siapakah dia?"

Begitulah ucapan-ucapan yang ada di dalam pikiranku ketika memandangi wanita cantik itu. Aku seperti terbuai dengan kecantikannya dan tak ada rasa takut sedikitpun di dalam hatiku ketika melihatnya.

Tanpa kusadari akhirnya aku kembali tertidur dengan berbagai macam pertanyaan yang ada di dalam pikiranku. Keesokan harinya aku terbangun dan melihat ke arah tangga tempat wanita itu duduk. Aku tak melihat apapun di tangga itu.

"Kamu kenapa sih Re? kok gitu amat lihat ke tangga?" tanya Yani heran ketika melihatku memperhatikan tangga rumah.

"Eh nggak kenapa kok" sahutku kemudian pergi ke kamar mandi untuk cuci muka. Kebetulan hari ini adalah hari Minggu.

Saat sarapan bersama orangtuaku, Kak Vian dan Yani. Aku memberanikan diri untuk menceritakan tentang hal yang semalam kulihat.

"Bu semalam Rea lihat ada perempuan berbaju putih duduk di tangga, terus lihatin Rea sambil senyum" ucapku mula-mula.

"Lalu apa yang terjadi?" tanya Kak Vian.

"Ya nggak terjadi apa-apa kak, dia cuma lihatin aku sambil senyum. Kakak tahu nggak perempuan itu cantik sekali. Aku saja terpesona dengan kecantikannya" jawabku.

"Mungkin kuntilanak Re" celetuk Yani.

"Nggak...nggak mungkin kuntilanak karena perempuan yang semalam itu cantik sekali. Lagipula aku juga nggak merasa takut sedikitpun ketika dia menatapku sambil tersenyum" belaku.

"Ya mungkin dia penghuni di lantai atas Re, kan biasanya kamu tidur di kamar dan kemarin kamu tidurnya di lantai bawah, jadi mungkin dia kesepian di atas" ujar ayahku bercanda.

"Ih ayah jangan ngomong gitu dong. Tapi kalau dia memang seperti itu berarti Rea bisa jadi teman dia" sahutku polos.

Semenjak aku bertemu dengan perempuan itu, aku jadi bisa merasakan kehadirannya di kamarku. Aku berekspektasi mungkin perempuan itu adalah penghuni kamarku yang tidak memiliki niat jahat kepadaku. Jika dia memiliki niat jahat, Hitam pasti memberitahuku atau bahkan sudah mengusirnya pergi. Jadi aku bisa menyimpulkan jika perempuan itu adalah makhluk astral yang baik, meskipun aku tak bisa melihatnya, tetapi aku bisa merasakan kehadirannya.

1
Agus Wijaya
Luar biasa
Agus Wijaya
cerita nya ... masih misteri
Siti Arbainah
Aku jga gak bisa keramas terlalu sering krna lngsung skit kpla
naziqa
bagus ceritanya
わかなよう
ada yg bagus tapi seram dikit 🤸🏻‍♀️semangat ya
Triliani Oktari
itu cerita bagus bagi diriku
Benny Andryan
Cerita nya bener bingung , katanya bapak nya sudah pensiun tinggal di desa
Tapi ini masih kerja Dan tinggal masih di Tempat lama.
Aneh
Ananda Trizna
keliatannya baguss
Naya Kunaya
kok udahan , meninggal muda 😭😭😭
Naya Kunaya
buka jasa semacam wa thor ,( penyampai pesan )😉🤣canda thor 💪💪
Naya Kunaya
kirain 2 sejolo , rea ma arya , ternyata 🤣🤦
Naya Kunaya
andre jahat banget, buat muassin egonya nyakitin temen sendiri
Naya Kunaya
penginapan gaib
Naya Kunaya
ga akan d p3njara polisi mana percaya masa lewat mimpi beranteum nya ga masuk akal
Naya Kunaya
sukma suka sama bima ,bima suka ma rea , rea masih ragu ma bima meskipun emang suka juga
Naya Kunaya
qyah nya rea bukan dah pensiun?
Naya Kunaya
jadi pelindung rea 😉
Naya Kunaya
kenapa ga ada komen?
hayoo
entah mengapa setiap gue baca tiap bab gue terasa merinding seketika dan nangis tanpa sebab dari awal sampai akhir padahal gue ngak ngerasa apa ²
St. May Sharoh
apa waktu detik detik nafas terakhir bapak ku yg diliat mama ku sosok malaikat hitam pekat
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!