Indonesia
NovelToon NovelToon
Menjadi Pelakor

Menjadi Pelakor

Status: tamat
Genre:Cintamanis / Patahhati / Romansa / Tamat
Popularitas:428.2k
Nilai: 5
Nama Author: Cahaya3114

Malika atau yang biasa di sapa lika, adalah seorang wanita mandiri, ia yang pernah berusaha keras dalam mencapai cita-citanya menjadi seorang dokter, dia yang tengah menikmati ke bahagianya sebagai dokter yang sukses, tiba-tiba harus barada di tengah ruang sidang dan menjadi tersangka.

Kisah titik balik seorang mantan dokter cantik yang terpaksa beralih profesi menjadi seorang sekretaris, dari sosok seorang presdir bernama arjuna, pria tampan yang menggoda iman dan amat ia idolakan.

Akankah akan ada kisah cinta di antara keduanya?
“ itu tidak mungkin ayah, kak arjuna sudah menikah”

“ Syarat dari permintaan itu hanyalah satu, pernikahan”

“ jika aku menerima pernikahan itu maka aku akan menjadi pelakor”

Pelakor adalah istilah untuk menyebut seorang perempuan yang dianggap telah memicu keretakan rumah tangga seseorang,

"pernikahan ini tidak diniatkan untuk merebut arjuna dari istrinya, ataupun dengan sengaja memisahkan keduanya, melainkan demi kebaikan semua orang, jadi tak pantas rasanya jika kau menyandang status itu"

Itulah yang ayah lika katakan, tapi apakah lika akan benar-benar menjadi pelakor?
" yang benar saja! it's impossible "

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Cahaya3114, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 13. Pencarian

“ apa?” viki memekik tak percaya, pria itu bahkan langsung bangkit dari duduknya.

“ kau ingin aku mencari dokter malik di gedung ini? “ viki mengulang permintaan beni dengan tanya, seraya kembali mendudukkan diri

“ yang benar saja! “ keluhnya kemudian

“ dokter boy mengatakan, kau mengantar dokter malik sampai ke depan gedung ini, jadi ada kemungkinan malik bekerja di sini, sebenarnya aku bisa saja melakukannya sendiri, tapi untuk itu aku harus tahu seperti apa wajah dokter malik” terang beni, pria itu tetap tenang meski lawan bicaranya tersulut emosi

Viki tak tak bisa menyangkal ucapan beni, dalam ke tidak berdayanya ia terpaksa melakukan apa yang beni minta, entah kenapa, dia yang biasanya tidak memiliki rasa takut, kini merasa segan pada pria berkacamata itu, padahal beni hanya melayangkan tatapan tajam kepadanya.

Setelah mengenakan jas dokter kebanggaannya, viki mengikuti langkah beni, keduanya berjalan menelusuri ruangan demi ruangan dari semua divisi, bahkan para karyawan yang tengah berada di kamar kecil pun di suruh keluar hanya untuk memperlihatkan wajah mereka.

Perlahan viki mulai menikmati perintah kejam dari beni, dokter muda itu sangat senang memperhatikan para karyawan wanita, ia bahkan terus menebar pesona tanpa melewatkan satu wanita pun di setiap langkahnya.

Beni hanya bisa menggelengkan kepala melihat tingkahnya, terkadang viki mengibas bagian bawah jas putihnya dengan gaya sok keren, terkadang menarik kerah jas putihnya seolah tengah membanggakan diri, seringnya ia menatap pantulan dirinya pada dinding kaca, bahkan sikapnya yang sedikit-sedikit membenahi penampilannya pun tak luput dari perhatian pria berkacamata itu.

Waktu berlalu, tanpa terasa keduanya kini sudah sampai di ruangan presdir arjuna, beni melemparkan diri duduk di atas sofa, pria berkacamata itu terlihat menghela nafas panjang karna kelelahan.

Sementara viki, dokter muda itu baru masuk setelah meminta di buatkan minuman, dokter muda itu juga ikut mendudukkan diri, tapi anehnya ia masih bisa bergaya cool seolah tak merasa lelah, wajahnya semringah seperti tak ada beban.

Di atas kursi ke besarannya, seorang presdir tampan menggelengkan kepala seraya mengerjapkan matanya yang terasa lelah, arjuna baru saja selesai membaca deretan nama karyawannya, ia mencari nama malik dari data yang dikirim oleh HRD.

Presdir tampan itu pun kemudian bangkit dari duduknya, ia meregangkan otot-otot tubuhnya yang terasa kaku, sebelum akhirnya ia menghampiri dua pria yang sudah duduk santai di sofa.

Bersamaan dengan itu, juli masuk setelah mengetuk pintu tiga kali, wanita itu mengantarkan minuman untuk dokter muda yang katanya tamu penting presdir.

“ ini silakan tuan” ucap juli sopan seraya meletakan satu gelas ice cappucino di atas meja, tepat di depan viki.

“ terima kasih nona manis” viki berucap seraya tersenyum, lagi-lagi pria itu menebar pesonanya.

Juli membalas dengan senyum ramah, sebelum akhirnya menghilang dari pandangan viki, kembali ke tempatnya.

“ wah... Pegawai anda banyak yang cantik ya tuan!” ucap viki kagum.

Dokter muda itu kemudian meneguk minumannya hingga tandas, tenggorokannya yang kering tidak bisa dibohongi, viki tampak kehausan.

Arjuna ikut menjatuhkan dirinya di atas sofa yang sama, presdir tampan itu duduk di samping beni, ia lalu meraih dua botol air mineral yang tersedia di atas meja, yang satu ia berikan pada beni dan yang satunya ia teguk sendiri, kedua pria itu memilih minum air mineral untuk melepaskan dahaganya.

“ kenapa kau mengenakan jas dokter?” tanya arjuna heran.

Beni melirik ke arah viki setelah mendengar tanya itu, sang asisten presdir yang setia itu pun penasaran akan hal itu.

“ memangnya tidak boleh”

Beni mendengus karna jawaban viki malah terdengar menyebalkan, sementara arjuna tampak menghela nafas panjang.

“ kau tahu kak, aku menyuruhnya mencari dokter malik, tapi pria ini malah sibuk tebar pesona pada setiap karyawan wanita” adu beni yang merasa kesal dengan tingkah genit viki

“ apa salahnya dengan itu? Yang penting kan aku tetap melakukan tugasku untuk mencari malik, seerti kata pepatah, sambil menyelam minum air, sambil cari malik cari jodoh juga” ucap viki membenarkan tindakannya,

Viki tersenyum dengan wajah tanpa dosa, dan itu sukses memantik kekesalan di hati beni, pria berkacamata itu selalu tidak suka saat melihat orang lain tidak serius dalam melakukan tugasnya.

“ Lalu bagaimana hasilnya?” tanya arjuna

Kedua pria itu saling melirik, kemudian menggelengkan kepala dengan kompak.

“ Aku tidak melihatnya, apa mungkin dia sedang keluar? ” terang viki disertai tanya

“tapi tidak ada satu orang pegawai pun yang berani keluar di jam kerja, kecuali jika ada dinas luar, dan aku sudah memastikan tidak ada staf yang tengah dinas luar” sahut beni,

Bukan tanpa alasan beni berkata dengan yakin, karna ia selalu bertanya pada ketua staf divisi mengenai itu, jadi dapat dipastikan viki sudah melihat seluruh karyawan, walaupun ada beberapa yang ia lihat melalui foto.

Arjuna bangkit dari duduknya, ia mengambil beberapa lembar kertas dari printer, di setiap lembar kertas yang arjuna berikan ada informasi para karyawan yang bernama malik, gambar wajah dan usianya pun tertera di sana.

“ dari semua karyawan yang bernama malik ini tidak ada malik yang kita cari” ucap viki

“ lihat dan perhatikan dulu viki, jangan hanya melihat sekilas saja” protes beni

Viki menatap arjuna dan beni bergantian, kedua pria itu seperti terus memintanya memperhatikan para pegawai pria, batinya bertanya-tanya, jangan-jangan arjuna dan beni tidak tahu kalau dokter malik yang tengah mereka cari itu adalah seorang wanita.

Viki tersenyum dengan begitu lega, dokter muda itu sebenarnya diam-diam berharap tidak melihat malik hari ini, ia sedikit cemas karna tidak tahu alasan arjuna dan beni yang kini ikut membantu mencari malik, bahkan dengan cara yang ia nilai berlebihan, seperti tengah mencari penjahat yang sudah melakukan kesalahan yang tidak bisa diampuni.

‘ oh malika! Gadis perawanku yang cantik, sebenarnya apa yang telah kau lakukan? Sampai membuat seorang arjuna sebastian murka' batin viki bertanya

Saat tersadar dari lamunannya, beni dan arjuna tiba-tiba sudah mengimpitnya dari dua sisi, keduanya sama-sama melayangkan tatapan tajam, seperti predator yang menatap mangsanya, viki jadi tersenyum kikuk karna sadar telah ketahuan melamun.

“ apa yang kau pikirkan?” tanya arjuna

“ ayo katakan?” beni mendesak

“ kalian sungguh ingin tahu?” tanya viki, pria itu tersenyum jahil saat sebuah ide tiba-tiba melintas.

“ tidak jadi!”

Arjuna dan beni kompak menjawab seraya menjauh, keduanya bisa melihat mata viki yang berbinar karna pikiran mesum, jelas! Dokter muda itu tidak berniat mengungkapkan isi pikiranya.

Arjuna kembali ke singgasananya. Beni berseru “ pulanglah... Kau pasti lelah kan!”

Viki mengangguk, pria itu pergi dengan perasaan aneh, seperti ada yang mengganjal di hati.

Viki yang hendak masuk lift tiba-tiba membatu. Lika keluar dari lift dan bergegas menariknya ke arah tangga darurat, untuk saat ini hanya ruang sepi tak berpenghuni itu yang aman.

“ kau tidak memberitahu mereka tentang aku kan vik?” tanya lika mendesak ketika keduanya sudah berada di area tangga darurat

Viki menggeleng dan lika pun bernafas lega.

“ Malik! Arjuna dan beni mencarimu seperti orang gila” terang viki

“ aku tahu itu” jawab lika

“ Sebenarnya apa yang telah kau lakukan? “ tanya viki sedikit cemas

“ aku tidak melakukan apa-apa vik, aku tahu kenapa senior mencari ku, karna aku masih punya pekerjaan dengannya yang belum aku selesaikan, tapi aku tidak tahu kenapa kak arjun dan beni membantu senior” terang lika, wanita itu mulai mendudukkan diri di anak tangga.

“ apa pekerjaanmu dengan senior ada hubungannya dengan mereka? ” tanya viki yang juga ikut duduk di samping lika,

" entahlah.. " jawab lika singkat

“ malik! Sepertinya mereka tidak tahu bahwa kau adalah seorang wanita” ucap viki sambil senyum

“ maksudmu? “ tanya lika dengan dahi yang mengkerut.

Viki menceritakan apa yang terjadi, dan lika terbahak membayangkan wajah beni yang kesal karna viki lebih fokus pada wanita, padahal orang yang mereka cari memanglah seorang wanita, beni saja yang tidak tahu.

Jam di tangan lika berbunyi, mengingatkan janji temunya dengan orang butik.

“ oh astaga... Aku harus pergi viki, aku lupa aku ada janji dengan orang butik” ucap lika seraya bangkit dari duduknya.

“ biar ku antar malik, kebetulan aku juga mau pulang” tawar viki yang juga ikut bangkit

“ tidak usah vik, aku mau mengambil barang, jika kau mengantarku, bagaimana caraku kembali ke kantor nanti? ” ucap lika dan viki pun mengerti.

.

.

.

.

Assalamu'alaikum semua....

Maaf baru menyapa🙏

Maaf juga karna up nya belum stabil 🙏

Author ingin tahu! Sejauh ini bagaimana tanggapan kalian tentang novel ini?

Jawab di kolom komentar ya!

Jangan lupa like kalau kalian suka ceritanya, klik love ❤ kalau ingin dapat notifikasi saat author up bab baru, komen aja kalau ada yang ga suka, atau mau kasih masukan, aku cukup terbuka dan ga akan marah juga....

Terima kasih untuk yang ga cuma baca....

⠀ 。゚゚・。・゚゚。

゚。 。゚

゚・。・゚

︵ ︵

( ╲ / /

╲ ╲/ /

╲ ╲ /

╭ ͡ ╲ ╲

╭ ͡ ╲ ╲ ノ

╭ ͡ ╲ ╲ ╱

╲ ╲ ╱

╲ ╱

Stt... ini rahasia... jangan kasih tahu sama siapa-siapa, author akan up 3 bab setiap hari minggu, tapi itu kalau author puas dengan jumlah like dari kalian, makanya jangan cuma baca aja! 😘

1
Kura Ganjar
suka
LaLa Pho
padahal Presdir..kok nikah dg orgil
Cis Siu
yet
Bundanya Naya
ne Juna nya yg begok apa Krn d guna2 SM istrinya jd greget sendiri de bcnya😤
Bundanya Naya
aku gerem banget tu SM Arjuna
msh juga cinta SM isterinya
Bundanya Naya
aku yg baca pun ikut2 bingung juga
Nur Adam
smgt untuk krrya mu thoor
Imas deemashayoe Deemashayoe
👍👍
Nur Adam
lnjyt
Nur Adam
hmil ky si lika lnjut
Nur Adam
lnjht
Nur Adam
lnjt
Amin Salam
udah lama bru up
Teteh Aze Teteh
ini novel tidak patut di contoh,,, membenarkan kebejetan permpuan tidak bermoral
Cahaya3114: baca sampai tuntas kakak.... 🤭
total 1 replies
Nur Adam
si arjun mg knp thoor lnut
Fitri Fectra Lestari
alur ceritanya bagus. bikin penasaran...
Fitri Fectra Lestari
lucu thor... othor pinter nih...
parkY/n
tak paham lhk
Ali Ngayau
lanjut... lanjut
Pry Viola Kanaya
lanjut dong Thor...jangan terlalu lama nunggunya ya 😘😘
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!