Indonesia
NovelToon NovelToon
Dinikahi Anak Juragan

Dinikahi Anak Juragan

Status: sedang berlangsung
Genre:Romansa pedesaan / Romantis / Dijodohkan Orang Tua / Cinta setelah menikah
Popularitas:28.7k
Nilai: 5
Nama Author: ntaamelia

Selama lima tahun Diyah Melati percaya bahwa cintanya akan berakhir di pelaminan. Namun, ketika sang kekasih pulang dari perantauan, harapan yang selama ini dia rajut justru hancur dalam sekejap. Alih-alih membawa cincin lamaran, pria itu justru memilih mengakhiri hubungan.

Di usianya yang telah menginjak kepala tiga, Diyah tak hanya harus menanggung patah hati, tetapi juga menghadapi cibiran sebagai "Perawan Tua" yang terus menghantuinya. Meski terluka, Diyah bertekad bangkit dan menyembuhkan hatinya tanpa bergantung pada siapa pun.

Namun, saat Diyah mulai menata kembali hidupnya, sebuah lamaran tak terduga datang dari seorang juragan terpandang di desanya. Tawaran perjodohan itu sontak mengusik ketenangan yang baru saja ia bangun. Di balik niat baik tersebut, tersimpan sosok yang sama sekali tak pernah ia bayangkan.

Akankah Diyah membuka kembali pintu hatinya dan menerima perjodohan itu? Ataukah luka masa lalu membuatnya memilih berjalan sendiri?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ntaamelia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 33. Menjemput Adik

Setelah menghabiskan waktu kurang lebih empat jam, akhirnya mobil yang dikemudikan oleh Biyakta tiba di alamat tujuan. Titik berhenti di sebuah gang yang padat dengan rumah kontrakan, namun Biyakta tak lantas mendatangi Arumi, dia justru turun untuk bertanya rumah Pak RT.

"Mas, maaf kalau rumahnya Pak RT di mana ya?" tanyanya.

"Oh itu Mas yang rumahnya lantai dua, cat ungu," jawab pria yang tak sengaja ditemui oleh Biyakta.

"Terima kasih banyak, Mas."

Tanpa basa-basi Biyakta langsung mengajak Diyah untuk menemui pengurus setempat terlebih dahulu untuk minta didampingi. Baru kemudian setelah isya, pintu rumah Arumi tiba-tiba diketuk. Wanita itu tanpa curiga membukanya, raut wajahnya sudah tampak senang saat melihat Pak RT datang, dia pikir pria itu ingin memberinya kupon bantuan.

"Waalaikumsalam, Pak RT," ucapnya dengan riang.

Namun, saat mendapati dua orang di belakangnya Arumi langsung tampak tegang. Senyum di bibirnya tertanggal, kakinya mundur beberapa langkah, rasanya dia ingin menutup pintu kembali rapat-rapat. Akan tetapi Pak RT lebih dulu mengambil tindakan.

"Malam, Bu Arumi, saya bawa anak ibu dari kampung. Tadi sempat nanya alamat ke saya," ujarnya dengan sengaja kaki menahan pintu.

"Aku datang, Bu," sambar Diyah dengan raut wajah yang sulit untuk dijelaskan. Dia maju menyalimi tangan ibunya seperti biasa seolah tak terjadi masalah. Hingga mau tak mau Arumi pun menerima kedatangan anak dan menantunya.

Arumi bingung harus bersikap seperti apa, apalagi ada Biyakta yang terus menelisik pergerakannya.

"Aku datang ke sini untuk menjemput Sarmila atas permintaan Diva, ibu pasti sudah tahu 'kan?" ujar Diyah membuka obrolan. Di depan semua orang Arumi tak bisa lagi mengelak bahwa Sarmila memang ada di rumahnya, karena Diva sendiri yang mengatakan hal tersebut.

Andai dia bohong, pasti seisi rumahnya akan digeledah dan membuat geger tetangga kontrakannya.

"Betul, ibu yang bawa dia ke sini setelah sebelumnya dia hampir dicul1k! Ibu yang menyelamatkannya," jawab Arumi dengan tegas, akhirnya memperlihatkan kembali taringnya dan membuat drama, seolah dia yang benar-benar menolong Sarmila.

"Lalu di mana dia? Aku akan membawanya pulang, Bu, karena pastinya ibu kerepotan untuk mengurusnya," ujar Diyah tanpa membentak-bentak. Dia ingin semuanya berjalan mulus sampai Sarmila berdiri tepat di hadapannya.

"Ada, tapi sebaiknya Pak RT pulang saja. Terima kasih sudah mengantar anak saya," balas Arumi.

Arumi tak ingin siapa pun tahu masalah keluarganya. Jadi sebisa mungkin pria yang sejak tadi menyimak obrolan mereka segera angkat kaki dari rumah ini.

"Tidak apa-apa, Bu, supaya Pak RT bisa tahu kalau ada warga lain yang menginap di wilayahnya. Bukankah biasanya memang perlu lapor 2x24 jam?" sambar Biyakta, dia mulai memahami bagaimana sifat culas ibu mertuanya yang hanya memikirkan uang dan uang.

Arumi kehilangan kata-kata. Karena dia memang tak melapor apa pun pada pihak keamanan mau pun pengurus setempat. Di saat sang ibu gagap menjawab, Diyah justru celingukan, mencari dua sosok adiknya.

"Jadi di mana Sarmila dan Diva?" tanyanya.

"Ya ada, sebentar!" ketus Arumi segera bangkit dari duduknya sebelum Diyah mencarinya sendiri. Dia mengambil kunci kamar dan membuka benda persegi panjang itu, hingga terlihat dua orang yang sejak siang hanya bisa duduk tanpa makanan dan minuman.

Arumi mengeratkan gigi depannya, menahan diri untuk tidak memukuul Diva karena sudah berani mengadukannya pada Diyah. Begitu juga dengan Sarmila yang menatapnya dengan tatapan sok polos.

"Kalian benar-benar merepotkan! Sekarang kalian pasti puas, karena Diyah sudah ada di sini. Ingat ya, jangan berani bicara apa yang sebenarnya terjadi di rumah ini. Bilang kalau Sarmila ini hampir dicul1k dan ibu yang menyelamatkannya! Kalau—"

"Jadi ibu mengunci mereka di dalam kamar?" seru Diyah yang membuat jantung Arumi hampir lepas. Dia langsung berhenti mengancam dan melihat Diyah yang sudah berdiri di belakangnya.

"Kak Diyah," panggil Sarmila dengan mata berkaca-kaca. Akhirnya dia bisa memanggil nama itu lagi secara nyata, dia pikir semua akan berakhir seperti di neraka. Namun, ternyata dia masih diberikan kesempatan untuk pulang, dan lagi-lagi yang menyelamatkannya adalah orang yang dia anggap saingan.

Mendengar itu Diyah tersenyum, tetapi tak begitu lebar saat menyadari banyak luka di sekujur tubuh Sarmila.

"Luka apa itu, Mila?" tanya Diyah, karena cemas dia segera mendekat untuk memeriksa keadaan adiknya.

Arumi langsung memelototi Sarmila, agar wanita itu tidak jujur.

"Ini—"

"Tentu saja itu karena ulah pencul1k yang mau menjual Sarmila. Untung kan dia bertemu dengan ibu!" sambar Arumi dengan cepat karena melihat Sarmila ragu untuk mengatakannya.

"Benarkah?" tanya Diyah untuk memastikan bahwa apa yang dia dengar adalah benar.

"Tentu saja benar."

"Bohong! Kak Mila dipukuli ayah," timpal Diva yang sedari tadi diam, menyaksikan drama ibunya. Arumi langsung melayangkan tatapan tajam ke putri bungsunya.

"Diva, jangan asal bicara!" sentaknya dengan gemas dia ingin menghajar sang anak, tetapi Diyah segera menghalanginya. Begitu juga dengan Biyakta yang memegang pergelangan tangan ibu mertuanya.

"Jadi begini sikap ibu terhadap anak perempuan ibu? Demi membela orang yang melakukan kejahatan, sekali pun itu suami ibu, ibu rela menyakiti Diva?" ujar Diyah dengan penuh penekanan. Tak menyangka jika ternyata kehidupan sang adik pun tak lebih baik darinya. Selama ini dia pikir Diva telah memiliki segalanya karena bisa terus bersanding dengan sang ibu.

Cetas!

Arumi menepis tangan Biyakta dengan kasar. Kini dia tak peduli meski pun Pak RT menonton pertengkaran mereka.

"Diyah, kamu tidak tahu apa-apa. Sarmila memang terluka, tapi karena dia ikut campur urusan rumah tangga ibu," teriak Arumi sambil menangis. Mengeluarkan air mata buayanya, agar sang anak percaya.

"Berarti selama ini ibu juga mendapat kekeras@n dalam rumah tangga? Dan ibu bertahan?" tanya Diyah. Dia masih punya hati untuk tetap menyayangi ibunya, meski kenyataannya Arumi hanya menganggapnya sebagai ATM berjalan.

"Itu bukan urusan kamu!" tandas Arumi.

Sarmila yang berdiri di sebelah Diyah tiba-tiba berbisik. Hingga dia terlihat menggelengkan kepala tak percaya.

"Itu jelas urusanku, karena ada Diva di dalamnya. Dia adikku, bagaimana kalau aku juga membawanya? Mas, kamu setuju 'kan?" papar Diyah sekaligus meminta persetujuan Biyakta. Dengan tangan terbuka, Biyakta mengangguk. Sementara Arumi langsung terperangah.

"Aku bisa bantu mengurusnya," jawab pria itu.

"Apa maksudmu?" tanya Arumi yang terdesak.

1
Radya Arynda
up lagi thoooor
si pecudang arumi semogah cepat dapat karma,,,,
Dien Elvina
sdh bawa aja adik mu Dyah kasian dia dgn s Rumi berasa hidup d neraka .. apalagi suaminya yg kasar n suka mabok ..ibu mu biarkan saja bahaya klo dia d bawa bisa jadi bumerang buat rmh tangga mu Dyah
ɴɪɴɢ_ɴɵɴɢ
sudah bawa saja adik mu ikut pulang ke rumah kamu Diyah. tapi ..jangan smapai ajak ibumu. daripada nanti malah jadi bumerang dalam kehidupan rumah tangga kamu. mengingat ibu kamu yang serakahh dan jahatt. Dan jangan mau menjadi ATM ibu kamu. ibu kamu masih muda dan dia juga punya suami. biarkan ibu kamu kerja, jangan terlalu di kasih hati malah kamu sendiri yang menderita.
aurel chantika
Cakra harus dilaporkan ke polisi
aurel chantika
astaga diva,jangan sampai ketahuan deh
Margaretha Indrayani
semoga diyah dan biyakta bisa . menolong sarmila dan diva. cakra dan rani nyolong dirumah ortu sendiri, parah kamu cakra dan rani sudah buta hatinya
Septi
waduhh
Septi
ahh masih ada yang baik.. bersyukurlah mila
Radya Arynda
semogah diyah dan biyatta selalu bahagia dan semogah hamidun...dan sengkuli terlihat wajah aslina....
Sarimi semogah habis ini kamu sadar kalau dyah bukan lah saingan tapi seorang kakak yang benar2 tulus sama adik...drkogah otak mu waras habis ini sarimi
Diah_Kustantie ✨💛
Nextt
Dien Elvina
udah Diva ikut aja dgn kak Dyah daripada hidup sama ibu mu yg udah kyk d neraka
Dien Elvina
s Rumi gak bisa d katakan seorang ibu ..apa yg dia lakukan lebih dari seorang wanita yg kejam dgn anak² nya 🥺
ɴɪɴɢ_ɴɵɴɢ
hajarrrr bu...mantu tak tahu diri, di kasih hati minta organ tubuh.
ɴɪɴɢ_ɴɵɴɢ
ikut saja sama kak Diyah..Div. daripada kamu hidup dengan moster, lama2 kamu bisa Gilaaa, ngadepin ayah mu yang pemabokk dan ibumu yang pemarah.
ɴɪɴɢ_ɴɵɴɢ
Bener2 ibu lukcnutt! jangan harap kali ini anda bakal selamat dari amukan Diyah. apalagi kalau Diyah melihat keadaan mila yang babak belur, anda bisa saja di laporkan dan jangan harap Diyah bakal membantu anda.
Margaretha Indrayani
tapi untunglah diyah sudah tahu kalau sarmila selamat
Diah_Kustantie ✨💛
Nexttt
Dien Elvina
semoga Dyah cepet dtng menjemput Mila n Diva
Radya Arynda
mantap diva,,,buat ibu menderita biar tau rasa,,,
Dien Elvina
duh Diva kasian kamu hidup dng orang tua yg toxic 🥺..klo bisa kamu ikut aja sama Dyah daripada hidup dng orang tua mu yg setiap hari udah kyk neraka 😫
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!