Indonesia
NovelToon NovelToon
MENGULANG LUKA

MENGULANG LUKA

Status: sedang berlangsung
Genre:TimeTravel / Crazy Rich/Konglomerat / Mengubah Takdir
Popularitas:24.8k
Nilai: 5
Nama Author: Park ha

Valencia Florence mengira penderitaannya telah usai setelah palu hakim meresmikan perceraiannya dengan Julian Edgar. Namun, sebuah fenomena misterius justru melempar jiwanya melakukan time travel kembali ke tiga tahun lalu—tepat di tahun kedua pernikahan mereka yang dingin.

Kembali menjadi Nyonya Edgar berarti Valencia harus mengulang fajar pernikahan tanpa cinta. Dia kembali menghadapi Julian, suami sedingin es yang menguburnya dalam kemewahan finansial dan fasilitas jet pribadi, namun memperlakukannya tak lebih dari sekadar pajangan rumah. Valencia sadar diri, dia hanyalah pengantin pengganti untuk mendiang saudara kembarnya, Gracia Florence, yang tewas menjelang pernikahan. Di kesempatan kedua ini, Valencia bersumpah tidak akan lagi mengemis cinta yang tidak pernah ada. Dia akan menjalani sisa waktu pernikahan ini dengan caranya sendiri, bersiap untuk pergi sebelum hatinya hancur untuk kedua kalinya.

#by_Parkha

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Park ha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

MENGULANG LUKA Bab 13: Batas yang Mengabur

...MENGULANG LUKA...

...Bab 13: Batas yang Mengabur...

Berada dalam jarak sedekat ini dengan Valencia di atas ranjang mereka, di bawah temaram kamar utama yang hanya diterangi berkas tipis cahaya bulan, entah kenapa tiba-tiba jantung Julian berdebar dengan sangat menjengkelkan. Ketukan di dalam dadanya berdegup begitu cepat, berisik, dan tak beraturan. Ini adalah sebuah reaksi fisik yang sangat asing, yang membuat pria setinggi 190 sentimeter itu merasa luar biasa gusar dan terganggu.

Di tengah debaran liar yang mengusik egonya itu, ingatan Julian tiba-tiba melesat kembali pada memori menegangkan beberapa hari lalu di kamar utama ini. Tepat di atas kasur yang sama, sebelum dia memutuskan pergi dinas ke Paris. Pikiran pria itu seolah dipaksa memutar ulang sensasi manis namun mematikan saat Valencia secara nekat menarik kerah jubah mandinya, mengikis jarak dengan brutal, lalu mendaratkan sebuah ciuman secepat kilat tepat di bibirnya. Sensasi kehangatan yang sempat membuat seluruh saraf tubuh Julian membeku seketika itu kembali terasa begitu nyata, membakar kewarasannya malam ini.

Pandangan Julian meredup, perlahan turun dan terkunci pada bibir tipis Valencia yang berada tepat di bawah kungkungan tubuhnya. Seolah digerakkan oleh dorongan impulsif tak kasat mata yang tidak bisa dia kendalikan lagi, ibu jari Julian bergerak naik secara perlahan. Kulit ibujari yang hangat itu menyentuh dan menekan permukaan bibir lembut Valencia dengan gerakan sensual yang tersirat. Sentuhan intim yang teramat mendadak itu seketika membuat seluruh tubuh Valencia menegang sempurna di atas tempat tidur.

Julian seakan kehilangan akal sehat dan kendali atas dirinya sendiri malam ini. Didorong oleh rasa penasaran yang pekat serta ego lelaki yang bergejolak hebat, wajah Julian tiba-tiba bergerak merunduk, semakin mengikis sisa jarak di antara mereka hingga ujung hidung mereka hampir bersentuhan. Atmosfer di sekitar mereka mendadak berubah menjadi sangat panas dan intim, menenggelamkan keheningan malam yang sunyi.

Melihat pergerakan Julian yang semakin tidak terkendali dan berbahaya, Valencia tidak tinggal diam. Insting kewaspadaannya langsung menyala. Dia segera mengangkat kedua tangannya dengan cepat, lalu menempelkan telapak tangannya kuat-kuat di atas dada bidang Julian yang berbalut kaus santai hitam. Valencia menahan sekuat tenaga beban tubuh tegap pria itu agar tidak semakin merunduk dan menghimpit tubuh ringkihnya.

"Julian sadarlah... Aku bukan Gracia!"

Kalimat itu meluncur dari bibir Valencia dengan nada tajam yang penuh penekanan, memecah keheningan kamar utama bagai sebuah tamparan realitas yang keras. Valencia sengaja memanggil nama pria itu secara langsung tanpa embel-embel formal 'Tuan Edgar' yang biasa dia gunakan belakangan ini. Dia mencoba membangunkan kesadaran Julian yang dia duga sedang goyah dan mungkin sedang mencari-cari bayangan kembaran tiruannya, mendiang kakaknya. Valencia menolak keras menjadi pelampiasan ilusi masa lalu seorang Julian Edgar.

Mendengar nama Gracia disebut dengan begitu lugas, Julian seketika menghentikan seluruh pergerakannya. Tubuh besarnya membeku di atas kungkungan Valencia. Desau napasnya yang memburu terasa menerpa permukaan kulit wajah Valencia. Sepasang manik mata elangnya yang tajam tidak berkedip, menatap lurus, dalam, dan mengunci bola mata Valencia yang berjarak hanya beberapa sentimeter di bawah wajahnya.

Tidak ada keraguan di dalam binar mata Julian. Tidak ada bayangan wanita lain atau memori tentang Gracia yang dia cari dari fitur wajah di hadapannya saat ini. Julian tahu persis siapa wanita yang sedang berada di bawah kuasanya.

"Aku tahu," jawab Julian dengan suara bariton yang sangat rendah, berat, dan sarat akan penegasan yang mutlak tanpa bantahan. "Kamu istriku, Valencia Florence."

Kalimat itu diucapkan Julian dengan penuh kesadaran dan ketegasan ego yang utuh. Pria itu tidak sedang berhalusinasi. Dia tidak sedang mencari bayangan Gracia. Dia tahu persis bahwa wanita yang berhasil mengacaukan isi kepalanya, mengusik ketenangannya di Paris, dan membuatnya nekat pulang dengan jet pribadi murni karena cemburu pada Lucas Frederick adalah Valencia Florence. Istri sahnya yang sekarang menjelma menjadi bongkahan es yang tak tersentuh.

Valencia tertegun di tempatnya, menatap rahang tegas Julian yang mengeras di kegelapan malam. Kedua tangannya yang masih menahan dada bidang Julian mendadak terasa lemas. Jiwanya yang datang dari masa depan diliputi kebingungan yang teramat besar dan rasa tidak percaya.

Di kehidupan pertamanya dulu, Julian tidak pernah sekali pun memandangnya dengan intensitas seberbahaya ini. Pria itu tidak pernah sudi menegaskan statusnya sebagai seorang istri secara intim di atas ranjang. Julian yang dulu selalu mengabaikannya, memperlakukannya seperti angin lalu yang tidak kasat mata. Namun sekarang, garis waktu masa lalu yang sedang dia jalani benar-benar telah melenceng teramat jauh dari apa yang pernah dia ingat di masa depan. Perubahan sikapnya yang dingin ternyata memicu reaksi berantai yang menjungkir balikkan sifat kaku suaminya sendiri.

1
Shuttttttttttt
up up up up up, kepo bgttt
Shuttttttttttt
haa, knp sih gak jujur aja. biasanya pintar ini malah bodoh, gak curiga k klo seila2 itu sdh atur dgn sngja ksh tau vale kya gitu ihh
Shuttttttttttt
mending lo jujur dri pada vale tau dri lucas, bisa hbis rumah tangga loh
Park ha
🤣
Shuttttttttttt
up up up up up up up up up up
Park ha: tinggalkan like klo suka dan mau lanjut ka 🤭🤭..klo gk suka .gk like juga gpp sih hehe
total 1 replies
Shuttttttttttt
up up up up up
Shuttttttttttt
up up up up
Shuttttttttttt
yaaah, blm up lagi yaa thorrr🤭
Shuttttttttttt: cemangat thorrr, pembaca setiamu menunggu wkwkw😍🫂🤭🤣
total 2 replies
Shuttttttttttt
OMG😍😍😍😍
Shuttttttttttt
semangat thorrr😍❤️
Park ha: ku selalu semangat klo kalian suka cerita yang aku buat ♡♡♡🤭🤭🤭
total 3 replies
Shuttttttttttt
aku suka deehyy
Shuttttttttttt
makin seruh deeh, aku suka bgttt🤭🤣👍❤️
Shuttttttttttt
up up up up
Shuttttttttttt
wkwkw sok² sih, bgus² udh di anggap baik sma vale, ehh malah pnya niat buruh ke rmh tangga org, akhirnya kena kan. terlalu terfokus sma masa depan mknya ceroboh, pdhal klo kita udah tau masa depan gmn dan seandainya kita melakukan tindakan yg gak sesuai sma apa yg terjadi brrti ada kemungkinan masa depan berubah. contoh kecilnya: julian sadar akan kesalahannya terhadap vale, vale yg sdh melihat masa depannya bersama julian, akhirnya memilih tetap bersama, naah brrti ada pergerakan yg berbeda sma masa lalu
Park ha: 🤭🤭🤭🤭🤭
total 1 replies
Shuttttttttttt
senang deeh valee akhirnya sadar klo kepolosan dan kebaikan-nya di manfaatkan spya rumah tangga nya hancur
Shuttttttttttt
knp blm up kak
Park ha: 🙏UDAH UPDATE ..MAAF TELAT.. CIBUK
total 1 replies
Shuttttttttttt
nohh gk dngr²an sihh.... pdhal dia udah tau klo pertarungan antara lucas dan julian gak sesederhana itu tapi tetap ngeyel dan anggap julian laki-laki posesif yg kekanak kanakan.
Shuttttttttttt
naah, julian benar nih, gak perlu angkat telpn atau dngr penjelasan-nya vale, biarkan bukti audit yg menjelaskan klo lucas kali ini hnya berusaha pertahankan bisnis dan istrinya
Siti Kamisah Hasnul
Valencia yang tidak peka akhirnya kena jebak
Shuttttttttttt
julian, aku menunggu balasan utk si pebinor lucas
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!