Indonesia
NovelToon NovelToon
The Heirs Mistake

The Heirs Mistake

Status: tamat
Genre:Perjodohan / CEO / Bad Boy / Tamat
Popularitas:2.8k
Nilai: 5
Nama Author: Sept

*THE HEIR'S MISTAKE*
*Kesalahan Sang Pewaris*
Mereka tidak pernah ditakdirkan untuk saling mencintai.
Dia adalah pewaris keluarga terpandang. Dingin, arogan, dan punya reputasi buruk.
Pertunangan yang diatur kedua orang tuanya adalah mimpi buruknya.
Dia adalah gadis baik-baik, putri dari sahabat orang tuanya.
Sama-sama benci perjodohan ini. Sama-sama ingin bebas.
Sampai satu malam menghancurkan segalanya.
Alkohol. Amarah. Dan satu kesalahan besar.
Dia hamil. Tanpa pernikahan. Tanpa cinta.
Penuh benci dan malu, dia memilih pergi.
Menghilang selama 5 tahun. Membesarkan anak itu sendirian.
Bersumpah tidak akan pernah kembali.
Kini dia kembali. Lebih kuat. Lebih dingin.
Menggandeng tangan putra yang wajahnya mirip sekali dengan sang pewaris.
Dia tidak butuh istri.
Tapi dia akan melakukan apa saja demi anaknya...
Bahkan jika itu berarti berlutut di hadapan wanita yang bersumpah akan membencinya selamanya.
_Beberapa kesalahan tidak bisa dihapus.
Kau harus menikahinya._
---

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sept, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tiga Belas

# Tiga Belas

Di sebuah ruangan tertutup, dengan meja kayu jati bercat coklat tua. Leon sedang duduk di depan laptop milik Hanum. Sedangkan di sampingnya, seseorang dengan pandangan mata yang tertuju pada grafik yang Leon tunjuk lewat kursor di layar mini tersebut.

Hanum sedang memperhatikan pria yang sedang menjelaskan padanya, tentang rancangan yang akan ia presentasikan besok. Banyak sekali Leon menunjukkan di mana kesalahan yang dilakukan Hanum saat kemarin. Bukan sebuah kesalahan fatal, namun bila diminimalisir maka dampaknya akan cukup signifikan.

Baru kali ini wanita itu setuju dengan apa yang diutarakan oleh Leon, wajahnya nampak serius menganggap setiap kata-demi kata yang leon ungkapkan.

Hampir satu jam mereka berdua serius membahas masalah pekerjaan, hingga tak terasa sudah siang. Leon pun bangkit dari kursi yang memiliki roda pada kaki-kakinya tersebut. Ia melakukan peregangan karena tubuhnya terasa kaku.

“Akan aku buatkan teh.”

Hanum yang melihat Leon kelelahan, sebagai ucapan terima kasih ia akan menjamu kecil-kecilan tamunya tersebut.

Tidak lama kemudian, Hanum datang membawa sebuah nampan berisi minuman dan camilan. “Minumlah!” ucapnya sambil menyodorkan barang yang ada di tangannya.

“Terima kasih.” Tanpa tahu bahwa teh itu masih panas, Leon langsung menyeruputnya begitu saja.

“Awas panas!” pekik Hanum namun sudah terlambat.

Kemeja Leon sampai basah karena terkena tumpakan teh panas tersebut, Hanum pun berlari mengambil tisu. Saat akan mengulurkan tangannya, tangan itu berhenti di udara. Mengambang tak jadi menyentuh Leon, mungkin ia tersadar atas apa yang akan ia lakukan.

Leon yang memperhatikan itu, meraih tisu dari tangan Hanum. Membersihkannya sendiri.

“Maaf, jadi kotor kemejanya.”

“Tidak apa-apa.”

“Ganti saja, akan aku ambilkan.” Hanum masuk ke kamarnya, mengambil ganti untuk Leon. Sesaat kemudian, wanita itu datang membawa kemeja pendek di tangannya. Sebuah kemeja pria dewasa.

‘Milik siapa itu? Siapa pria yang sudah pernah datang ke mari?’Leon bertanya-tanya dalam hati.

“Pakai lah ini.”

“Mengapa ada pakaian pria di lemarimu?”

Hanum diam, tak bisa menjawab. Itu adalah pakaian milik Mas Indra, beberapa minggu lalu pria itu datang mengunjungi dirinya dan Sean. Hari itu hujan lebat, sehingga saat keluar dari mobil pakaian Mas Indra basah kuyup.

Agar tak masuk angin, Hanum meminjamkan jaket dan mencucikan kemeja milik pria tersebut. Begitu cerita sebenarnya. Namun, saat Leo bertanya, Hanum malah tak mengatakan yang sebenarnya.

“Itu milik temanku.”

“Temanmu?”

“Ya!” Hanum memalingkan wajahnya, tak suka cara Leon menatap diri nya.

“Adakah pria lain di hatimu, Hanum?” Leon marah, karena selama ini dari informasi yang Desi berikan, Hanum tak memiliki kekasih. Ia hanya fokus mengurus Sean dan bekerja. Tak ada waktu untuk berkencan.

Lalu kemeja ini bagaimana? Siapa pemiliknya? Yang jelas ini milik pria. Leon seperti terbakar cemburu.

“Itu bukan urusanmu!”

“Apa itu alasanmu menolak menikah denganku, Hanum?” Leon mencengkram pundak Hanum dengan erat. Membuat wanita itu merasa sedikit kesakitan, hanya saja Hanum tak mengatakannya.

Ia malah senang bila Leon salah paham, dari situ ia bisa mencari alasan untuk menolak pernikahan yang selalu ditawarkan oleh ayah dari Sean tersebut.

“Katakanlah begitu!” ucapnya dengan tenang.

“Mana bisa begitu! Kamu adalah ibu dari Sean! Anakku!”

“Memangnya mengapa kalau aku ibunya?” Tak ingin Leon menindasnya, Hanum seolah menantang penuh keberanian.

“Siapa dia?” Leon langsung ingin tahu siapa yang mengisi hati Hanum saat ini, yang ia kira si pemilik kemeja.

“Sudahlah! Terima kasih atas semua bantuannya. Bila sudah selesai, cepatlah pulang.”

Kesal karena kejadian kemeja itu, tanpa ganti sebelumnya. Leon langsung pulang meninggalkan Hanum tanpa sepatah kata pun.

Aneh, begitu Leon lenyap dari pandangan mata. Hanum merasa sesuatu yang kosong di dalam hatinya. Apakah ada benih cinta yang mulai tumbuh? Entahlah, wanita itu menepis jauh-jauh perasaanya untuk Leon.

Beberapa hari berikutnya Leon sama sekali tak datang ke rumahnya, bahkan sampai Sean menanyakan kenapa Papanya itu tak datang. Ketika ia sakit waktu dirawat di rumah sakit, Leon selalu datang. Membawa boneka, coklat dan banyak mainan. Bahkan balon serta boneka sebesar orang dewasa.

Hanum tahu, sepertinya Sean ingin bertemu pria yang baru ia panggil Papa tersebut, namun bagaimana lagi. Sepertinya Leon sedang marah padanya, mengira ia memiliki pria lain.

Suatu sore, mereka dikejutkan dengan tamu yang datang.

“Mas Indra?” Hanum kaget karena pria itu datang tanpa pemberitahuan.

“Kaget ya?” Indra menyapa Hanum dengan tatapan hangat, “Mana princess Om?” tambahnya.

“Sean, ada Om Indra datang?” Hanum memanggil putrinya yang sedang asik main boneka.

“Om!” Sean langsung memeluk Indra dengan erat. Rupanya Sean mungkin merindukan sosok seorang ayah. Sebab dengan siapa saja ia begitu lengket.

“Om Indra punya sesuatu untuk Sean.”

Mata Sean langsung berbinar-binar. Ia meloncat-loncat kecil, tak sabar membuka paper bag besar yang dibawa oleh Indra.

“Hore!” soraknya ketika mendapatkan boneka yang sama persis di vidio yang ia tonton.

“Suka?” tanya Indra sambil berjongkok di depan anak yang mengemaskan itu, Sean hanya mengangguk kemudian ke kamarnya.

“Terima kasih sudah ke mari.” Hanum mengucapkan rasa terima kasih tulusnya pada mantan pacarnya itu.

“It’s oke, Hanum. Tak masalah, asal kalian happy itu sudah cukup bagiku.”

Hanum pun hanya tersenyum simpul pada pria tersebut, seorang pria baik hati yang menolongnya di saat ia diambang keputusasaan.

Setelah keduanya duduk santai, Hanum mulai mengatakan apa yang mengganjal di hatinya. “Beberapa waktu ini, aku bertemu dengan ayahnya Sean.”

Hening sesaat, pria di depannya itu sedang mencerna tiap kata demi kata yang keluar dari bibir manis itu.

“Kamu masih berhubungan dengan laki-laki gila itu?” Indra marah, dulu ia sangat ingin membuat perhitungan dengan ayah Sean. Saat mengetahui apa yang terjadi pada Hanum, namun wanita itu melarangnya.

“Bukan seperti itu, kami bertemu karena tak sengaja!” terang Hanum, ia tahu Indra sangat membenci Leon.

“Ikut bersamaku, ayo tinggalkan tempat ini.” 

Jleb, Hanum tahu. Ini pasti akan terjadi ketika ia cerita, tapi baginya Indra sudah seperti saudara. Indra bagai saudara laki-lakinya. Meski dulu mereka adalah sepasang kekasih, namun setelah kehamilan Hanum. Mereka memutuskan untuk mengakhiri hubungan asmara mereka, meskipun pada awalanya Indra tak masalah atas kehamilan itu.

Bagi Indra mungkin tidak masalah, beda cerita bagi wanita tersebut. Ini adalah aib yang tak akan bisa ditutupi begitu saja. Biarlah ia menjalani jalan hidup yang ia pilih. Membesarkan Sean seorang diri, tanpa laki-laki di sisi.

“Maaf, Mas! Hanum gak bisa.”

“Apa kamu mencintai pria gila itu?” 

1
Kar Genjreng
Ahhh tamat Hanum hamildun yang kedua
dan Leon sudah tidak di marahin lagidi usir di dorong dan tidak pakai baju ya hanya koloran saja wong kadung nesu ga ngertio ulah calon Leon Junior 👍👍🌹🌹😂😂
Kar Genjreng
ga hamil tapi sifat yang aneh mirip orang hamil Num masyaallah tabarakallah. coba Num lagian misu misu terus sampai. pak
Su TREMOSI. hampir meledak kaya gunung Krakatau ,,, memuntahkan lahar koyo wedus gembel 😆 gregeten sama dua orang itu,,,,sudah di panghil sayang ga terima,,,di galak i mewek,,,di belani hanya pakai kolor ijo. ngopo ga pakai kaca mata riben nya Hanum Leon,,,,,biar kocak. ,
Kar Genjreng
😆😆ngidam lah Hanum. ga apa-apa biar Sean punya Adek ya,,,,,
Kar Genjreng
sekarang menangis bahagia dan jangan lupa Leon ganti sapi Bu Kades Jangan cuma satu tapi lebih,,,dan jangan di anggurin terus Bu Lurahnya. mesakne
coba acak cerita bagaimana awal ketemu nya ,,,tapi lagi senang ketemu pak Su nya beruntung Lo ga di bikin amnesia. sapa sang jawara penulis 😂 baik Lo Jeng Sept
wong di buat jebur berenang lama,,
Kar Genjreng
ilang ingatan nya kah wahh bersukur ya ada menemukan,,,Bu Kades nanti di Ak sebagai orang tua oleh Hanum,,,, itulah teguran Leon karena di masa lalu sering,,,
mempermain kan wanita Ahir sekarang
sedang di uji,, kasian Hanum dan Shian
sabar ya shean ,,,jadi kantor nya siapa yang pegang,,,apa di jarah
Kar Genjreng
wah gegabah dong ya Leon tidak membaca situasi begitulah ceritanya ahir
anak dan istrinya berpisah dalam keadaan tidak tau mati opa urip,,,😭😭 penuh air mata
Kar Genjreng
nah ini baru Ak setuju banyak pengawal. jadi cepat terditeksi. wanita penipu dan kurang kecut 😂 kebanyakan cuka ahh kena lo,,,,piye marem mau kabur ya jangan. main main sama Leonardo
Kar Genjreng
runyam rumah tangganya kemarin di buat Happy ya. sama sang penulis sekarang di buat mewek,,, untung masih punya rasa rindu sama Leonardo di kepruk i,,,
Kar Genjreng
Leonardo yang bodoh harusnya kerja sama dengan hanum cari tau ini malah langsung kasih uang,,,belum juga tau seluk beluk kehidupan nya si mantan ,,,,
namanya juga pELaKoR dan dia juga mau balas dendam menggunakan anak pria lain dodol kuprettt Leon,,,
Kar Genjreng
kalau begini bacanya ngeri ngeri sedap,,,
Leonardo ko ga cerds si sewa dong mata mata,,,masa percaya begitu saja. dan jujur pah agar ada tempat untuk curhat jangan
malah jadi takut,,, justru malah ketauan
bobrok nya cerdas dong Leon. jangan terlbat,,,,ehhh protes sama penulis nya keles 😄😄 ngapa sama Leonardo di ke
pruk i,,😈😈
Kar Genjreng
😂 Leon lama lama kongslet karena tidak mau jujur yakin ga jujur saja biar marah sekali pasti ada solusinya Hanum wanita tangguh daripada di bohongin lebih baik jujur ,,,, kalau Hanum marah katakan suruh tanya ke mama mertua nya. tentang masa lalu,,,,tapi Zura juga bukan wanita baik buktinya mau merebut Leon menggunakan Altar,,,,nah perjuangan ,,,
berat Leon. menjaga hati sang istri dan buah hati,,,
Kar Genjreng
sekarang begini saja lebih baik jujur dan itu juga kan di masa lalu sebelum loe menikah dengan Hanum ,,, daripada tau
dengan sendirinya lebih baik jujur dan seperti tadi bilang seandainya terjadi sesuatu di masa lalu jangan tinggalkan Ak ya Hanum gitu dan jangan bawa Sean,,,
ya katakan juga mengapa baru bilang ya
karena baru tau dan yang tau justru mama Yesi ,,,
Kar Genjreng
kan setelah enak enak pasti akan ada bencana,,Altar pasti hasil bercocok Zura dan Bos nya. kasian Sian dan Hanum ,,,
seandainya tau ternyata kebaikan Leon
saat ini ada Nido besar di masa lalu kini,,
tinggal menunggu Bom nya meledak ,,,,
beruntung Hanum tidak keluar dari kerjanya. jadi apabila kelak terjadi percekcokan karena masa lalu sang Suami sebagai pemain wanita ternyata membuahkan anak laki-laki tak berdosa,,,
berarti lebih cerdas Hanum. memang si di tolong Hendra. tetapi tidak pacaran apa
lagi menikah,,,lebih baik hanya hidup berduaan dengan putrinya,,
Kar Genjreng
ayo gaspol Leon bercocok nya benih premium,,,semoga lekas tumbuh tetapi,,,
yang sudah sudah kalau abis bahagia biasanya di bikin sedih sengsara. mudah mudahan kali ini ga ya kasian sudah sama sama menderita 4 th dah cukuplah tinggal meraih kebahagiaan saja,,,,tapi masih ada Anak nya Zura bikin dah dig dug derrrr,,,,
Kar Genjreng
😂😂suek. aduh rindu bilang saja rindu wong wis sah.eon juga si jadi Laki laki yang Gresek dikit dong
Kar Genjreng
lembur ga apa apa Leon asal jangan sedang merenungi pertemuan nya dengan zura dan Altar,,, keliatan nya itu Anak nya Leon ,,,masalah ketika Hanum pergi langsung di pecat. dan sebelumnya kan abis enak bikin anak dengan Leon. dan beberapa hari nya Leon entah mabuk sengaja atau ga sengaja hanya ingin tau Hanum yang sebenarnya. masih. perawan atau tidak,,, ternyata masih segelan,,, orang biasanya pakai yang sudah blong loncer,,,lah Hanum masih original. maka ,,,
menyesal karena merusak Anak gadis
wanita yang sangat di kenal,,,duh kayanya akan ada perang dunia ke empat 😂👍
Kar Genjreng
ya jalan satu satu nya Hanum menjadi pengasuh Anaknya dan suaminya mengurus. orang yang di sayangi nya dan
semoga Leon benar' benar insyaf ,,,menjadi suami dan Ayah terbaik dan Mama Yesy. menjadi orang tua yang sangat bangga 👍🤲🤲♥️♥️
Kar Genjreng
dahlah sudah menjadi pasangan. mau menjelajahi. dunia kenikmatan pun sudah tak di halangi monggo lanjutkan bikin Adek nya Sean ya biar Sean punya teman dan mama Yesi jadi sembuh dan bisa momong cucu,,,iya kan 👍😂 selamat ya Leon Hanum jaga rumah tangga nya agar tidak ada pELaKoR mampir. dan menjadi keluarga berantakan,,, lopeyuuu
Kar Genjreng
huaha ha kesempatan untuk menonton live ya Leon pertunjukan. ada duyung sedang berendam tapi ciloko kran rusak. mau ga mau ada Yuyu kang kang datang menolong sah sah dalam janji agama dan Negara,,👍👍🤲🤲
Kar Genjreng
nah itu bukan main kah pur pura tapi bukan juga kontrak. ,,, tetapi menikah sungguhan apa bila Leon. memperlakukan jahat dalam st. tahun pernukan. Hanum akan bebas pergi
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!