Indonesia
NovelToon NovelToon
Raja Para Siluman : Zane The Liger

Raja Para Siluman : Zane The Liger

Status: tamat
Genre:Epik Petualangan / Dan perjuangan hegemoni / Raja Tentara/Dewa Perang / Kultivasi Modern / Perperangan / Penyelamat / Barat / Tamat
Popularitas:6.2k
Nilai: 5
Nama Author: Feny J

Sekitar satu juta tahun yang lalu jauh sebelum adanya peradaban manusia, di sebuah bukit terjadi fenomena. Dimana pada suatu malam yang sangat dingin, sebuah kilatan cahaya menghantam ke bumi, di susul dengan gemuruh yang sangat dahsyat dan angin yang kencang.

Tak lama kemudian muncul sekelompok mahluk dari arah kilatan-kilatan cahaya, mereka di sebut dengan Iblis dari dunia lain. Setelah beratus-ratus tahun para iblis dari dunia lain itu mencoba menerobos dimensi untuk pergi ke dimensi bumi, dengan tujuan mereka untuk menguasai bumi seutuhnya, pada ahirnya mereka berhasil untuk sampai di bumi. Tapi tak lama setelah mereka berada di bukit, mereka di kejutkan dengan kilatan cahaya yang sangat terang, bahkan hampir membuat keadaan malam yang sangat gelap pada saat itu, menjadi terang seperti saat siang hari.

Para iblis pun menutup mata saat melihat cahaya tersebut.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Feny J, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

EPISODE 14. BANDIT PENGACAU

Hari pertama setelah Barrow pergi meninggalkan Emberholme dan membawa tiga anak William dan Lilith, Barrow tidak bisa tidur semalaman mengingat kelanjutan nya yang terjadi pada clan Siluman Singa dan clan Siluman Macan.

Pagi harinya Barrow memilih sarapan di luar penginapan sekalian untuk menjernihkan fikirannya dan memikirkan rencana kedepan apa yang akan dilakukan dengan tiga anak itu.

Tepat di depan penginapan terdapat warung makan yang sangat ramai, setelah memastikan Alger, Cassandra dan Zane masih tertidur pulas dikamar penginapan, Barrow pergi untuk sarapan.

“Permisi, tolong siapkan menu yang paling spesial di sini” ucap Barrow memesan makanan sembari mencari bangku yang kosong.

“Baik tuan, silahkan cari tempat duduk nanti saya antarkan” jawab salah satu pelayan.

Tidak lama Barrow duduk di sudut warung makan, pesanan Barrow diantarkan. Suasana yang sangat ramai di pagi itu, banyak penduduk yang mampir untuk makan atau sekedar bercengkrama.

“Kalian disini rupanya, apa kalian sudah dengar kabar berbaru?!” ucap salah satu pengunjung pada temannya.

“Memangnya ada berita apa?” jawab salah satu temannya.

“Iya memang ada apa?” sahut teman lainnya.

“Clan Singa sudah dikalahkan oleh clan Beruang” jelas si pengunjung.

“Hah! Apa benar?!” jawab dua temannya bersamaan.

“Benar, kabarnya clan Singa dan clan Macan sudah tidak ada yang tersisa lagi” lanjutnya.

Barrow sangat kesal mendengar percakapan mereka, perasaan dan fikirannya menjadi makin buruk. Dalam hatinya Barrow sangat menyesal karna tidak bisa berbuat banyak untuk membantu tuannya saat itu dan hanya mampu untuk pergi membawa anak dari tuannya.

Braakkkk!!!. Terdengar suara pintu yang di pukul dengan keras.

“Cepat kosongkan tempat ini, beri kami makanan!” ucap seseorang yang tidak dikenal.

“Kami adalah SIluman Beruang, cepat turuti keinginan kami atau kalian ingin dihancurkan?!” lanjutnya.

Sekelompok bandit berjumlah sepuluh orang datang ke warung dan mengusir para pengunjung, mereka mengaku sebagai Siluman Beruang. Mendengar nama itu, Barrow menghampiri mereka untuk melampiaskan kekesalannya.

“Apa kalian berasal dari clan beruang?” tanya Barrow.

“Benar! Apa maumu? Cepat pergi dari sini atau kuhabisi kau” tegasnya.

Barrow dengan cepat memukul dan melempar keluar bandit yang menjawabnya, para berandal yang lain mencoba menyerang secara bersamaan.

Barrow hanya menggunakan ilmu beladiri yang dipelajarinya dari William saat masih ada di clan, para bandit itu dapat dikalahkan dengan mudah karna energi sihir para berandal itu hanya ditingkat dasar.

“Si, siapa kau sebenarnya? Rasakan ini sialan!” salah satu bandit yang masih berdiri kemudian menyerang Barrow.

“Berhenti! Sisa kau seorang diri, lebih baik kau bawa pergi semua rekanmu dari sini” perintah Barrow pada salah satu bandit yang tersisa.

Tanpa berkata lagi dia mencoba membantu para rekannya untuk berdiri dan pergi meninggalkan desa.

Para pengunjung dan pemilik warung makan hanya bisa terdiam dan takjub melihat kehebatan Barrow menghajar para bandit, kemudian mereka memuji kehebatan Barrow walaupun ada beberapa pengunjung yang ketakutan jika bandit itu datang lagi.

“Tuan pengembara kamu hebat sekali! Aku Fargo pemilik warung ini berterimakasih karna tuan sudah membantu kami. Tapi….” ucap pemilik warung.

“Jangan panggil aku pengembara, namaku Barrow. Tuan Fargo tidak perlu khawatir, jika mereka datang lagi, aku yang akan mengusir mereka! Aku tinggal di penginapan kakek Dale” ucap Barrow menenangkan pemilik warung makan.

“Terimakasih tuan, Terimakasih banyak!” ucap Fargo menunduk.

1
arachanaee
mampir kak
Doraemon
Keren abis nih cerita, buat aku nagih terus nih!
Feny Julia: thanks kak
total 1 replies
Marta Quispe
Tiap habis baca chapter pasti bikin aku pengen snack sambil lanjut baca!
Feny Julia: siap kak
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!