Indonesia
NovelToon NovelToon
Menikah Karena Ancaman

Menikah Karena Ancaman

Status: tamat
Genre:Playboy / Pernikahan Kilat / Cinta Seiring Waktu / Romansa / Tamat
Popularitas:40.8k
Nilai: 5
Nama Author: ZiOzil

Karena sebuah kesalahpahaman yang membuat keselamatan Ratu dan Kaisar terancam, mereka terpaksa harus menikah.

Tapi keduanya selalu saja bertengkar bagaikan anjing dan kucing.

"Kau pikir aku mau menikah denganmu? Biarpun cuma kau wanita di dunia ini, aku tidak akan pernah mau menikahi mu." Kaisar Mahaprana.

"Apalagi aku. Walaupun kau laki-laki terakhir, aku lebih baik jadi perawan tua seumur hidup." Ratu Budiawan.

Namun sebuah kejadian dan misteri yang terbongkar saat mereka bulan madu menyadarkan keduanya bahwa mereka saling menyayangi.

Apa yang sebenarnya terjadi?

****

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ZiOzil, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 15.

The Trans Luxury Hotel ....

Ballroom hotel mewah itu telah didekorasi dengan sangat indah, bunga-bunga segar dan lampu-lampu cantik menghiasi setiap sudut serta langit-langit. Para tamu undangan sudah berdatangan dan menjadi saksi kemeriahan pesta pernikahan Kaisar dan Ratu.

Ratu yang mengenakan gaun mewah nan elegan berwarna salem tampak sangat cantik dan memesona bagaikan seorang putri kerajaan, begitu juga dengan Kaisar yang terlihat gagah dengan tuksedo hitam.

Lantunan musik melankolis mendayu-dayu, begitu lembut menyentuh telinga, menambah kesan romantis di acara sakral itu.

“Selamat, ya ....”

“Selamat menempuh hidup baru.”

“Semoga sakinah mawadah warahmah.”

“Bahagia dan langgeng terus, ya.”

Berbagai ucapan selamat dan doa dilantunkan oleh para kerabat, teman dan semua tamu undangan. Berharap kebahagiaan akan menyertai kehidupan baru mereka, dan satu doa membuat kedua mempelai tercengang.

“Semoga cepat dapat momongan, ya.”

Kedua mempelai yang bagaikan Tom and Jerry itu hanya menyengir dengan perasaan geli.

Momongan? Yang benar saja!

Mereka bisa akur tanpa pertengkaran saja sudah satu keajaiban, apalagi kalau sampai kompak melakukan pengembangbiakan?

Seorang pengawal datang menghampiri Kaisar dan memberikan buket bunga Krisan cantik.

“Mas, ada yang menitipkan ini.” Pengawal itu menyodorkan buket bunga yang dia bawa.

“Dari siapa?” tanya Kaisar.

“Tidak tahu, Mas. Kurirnya hanya suruh kasih ke Mas Kaisar.”

“Oh, baiklah. Terima kasih.”

Pengawal itu mengangguk dan berlalu kembali ke pintu masuk.

Kaisar mengambil kartu ucapan yang terselip di bunga lalu membacanya.

“SEKARANG AKU PERCAYA. TAPI KALAU KAU BERANI MENGGANGGU ISTRIKU LAGI, KAU AKAN MENYESAL.”

Kaisar mengeraskan rahang sembari meremas kartu ucapan di tangannya, dia tentu tahu siapa pengirim buket bunga itu.

“Martin, berengsek!” gumam Kaisar pelan.

Ratu mengernyit saat mendengar gumaman Kaisar, “Ada apa?”

“Tidak apa-apa,” balas Kaisar ketus.

Ratu hanya mendengus kesal, dan memalingkan wajahnya ke arah lain. Wanita itu berusaha mengabaikan sang suami yang menyebalkan itu.

💘💘💘

Pesta yang meriah itu sudah selesai, semua tamu undangan sudah pulang dan kedua mempelai pun telah berada di dalam kamar hotel. Presidential suite menjadi kamar pengantin mereka, kelopak bunga mawar merah bertabur di atas ranjang, lilin-lilin aroma terapi telah dinyalakan, menciptakan ketenangan dan kesan romantis yang semakin terasa.

Ratu langsung merebahkan tubuhnya di kasur setelah membuka aksesoris dikepala nya, hari ini dia benar-benar lelah. Rasanya dia ingin sekali segera tidur.

“Badanku seperti remuk. Lelah sekali,” keluh Ratu sembari meregangkan otot-otot tubuhnya.

Kaisar tak menggubris Ratu, dia hanya berjalan melewatinya lalu masuk ke dalam kamar mandi, karena dia sendiri juga lelah dan ingin segera membersihkan diri kemudian istirahat. Membasuh tubuh tentu pasti menyegarkan.

Setelah selesai mandi, Kaisar keluar dengan hanya menggunakan handuk yang melilit di pinggang. Pandangannya tertuju pada Ratu yang sudah terlelap di atas ranjang dengan posisi terlentang, sepertinya wanita itu benar-benar kelelahan.

“Cckk, dasar jorok! Apa dia tidak bisa mandi dan ganti pakaian dulu baru tidur?” gerutu Kaisar dan bergegas mendekati ranjang.

Kaisar memperhatikan wajah Ratu yang terlelap begitu damai, dengan mulut yang sedikit terbuka dan suara dengkuran halus.

“Dia lucu juga kalau sedang tidur begini. Apa sebaiknya kau tidur saja terus, biar tidak mengerikan lagi?” oceh Kaisar sambil memperhatikan wajah Ratu.

Tapi tiba-tiba ponsel Ratu berdering, Kaisar bermaksud membangunkan wanita itu dengan memanggilnya.

“Hei, banteng betina! Bangun!”

Tapi tak ada respons sama sekali, Ratu tetap tertidur pulas sementara ponselnya terus berdering di atas meja.

Kaisar yang berdiri di bawah Ratu pun menepuk kaki wanita itu agar terbangun dari tidur lelapnya, “Hei, bangun! Ada yang telepon.”

Ratu menggeliat dan mengerjap, berusaha mengumpulkan kesadarannya sambil memfokuskan pandangan. Dia sontak terkejut dan melotot saat melihat Kaisar berdiri hanya dengan handuk yang melilit di pinggang, Ratu spontan menendang suaminya itu sehingga terduduk di lantai.

“Apa yang kau lakukan?” sergah Ratu panik.

“Kau sudah gila, ya? Kenapa menendang ku?” sungut Kaisar sambil meringis sakit dan memegangi bokongnya.

“Kau pasti mau macam-macam, kan?” tuduh Ratu sambil menyilang kan kedua lengannya di depan dada.

“Jangan bicara yang tidak-tidak! Aku baru selesai mandi dan ingin membangunkan mu karena dari tadi ponselmu berdering,” sahut Kaisar kesal.

“Ah, masa, sih?”

“Lihat saja sendiri kalau tidak percaya,” ujar Kaisar sembari bangkit dari lantai.

“Ya, ampun!” Ratu sontak menutup matanya dengan telapak tangan.

“Kenapa lagi?” tanya Kaisar tapi kemudian dia sadar bahwa handuk yang melilit di pinggangnya, kini terlepas dan tubuhnya polos tanpa sehelai benang pun.

“Astaga!” Kaisar buru-buru memakai kembali handuknya lalu mengambil pakaiannya.

“Seumur hidup baru ini aku melihatnya,” gumam Ratu dengan wajah merona.

Kaisar tak membalas ucapan istrinya itu, dia sibuk mengenakan pakaian.

“Kau bisa buka matamu sekarang,” pinta Kaisar.

Perlahan-lahan Ratu menurunkan tangannya yang menutupi wajah dan menghela napas lega karena melihat Kaisar sudah berpakaian.

“Sudah, sana mandi!”

“Iya.” Ratu beringsut dan turun dari ranjang, dia mendekati meja dan meraih ponselnya yang sudah berhenti berdering sebelum dia sempat menjawab panggilan masuknya.

2 missed call : Jennifer

Ratu mengernyit heran, mau apa temannya itu menghubunginya?

Ponsel Ratu kembali berdering, sebuah pesan masuk dari Jennifer.

“RATU, APA KAU SUDAH MEMBUKA KADO DARIKU DAN JUGA EMILIA? KOTAK MAROON DENGAN PITA GOLD. KAMI HARAP KAU MEMAKAI KADO SPESIAL ITU MALAM INI.”

Ratu tak membalasnya, dia hanya mengedarkan pandangan dan berhenti pada tumpukan kado di sudut kamar, iya kotak berwarna maroon dengan pita gold terletak paling atas.

Setelah meletakkan kembali ponselnya ke atas meja, Ratu berjalan mendekati tumpukan kado itu dan meraih kotak tersebut lalu membukanya.

Ratu tercengang melihat isinya, “Dasar teman-teman gila.”

Ratu menyimpan kembali isinya dan meletakkan kado itu di meja hias lalu bergegas masuk ke kamar mandi, Kaisar yang sedari tadi memperhatikan gerak-gerik wanita itu hanya bergeming meskipun dia penasaran.

Selepas Ratu masuk ke kamar mandi, Kaisar pun segera membuka kotak maroon berpita gold itu dan ikut terkesiap saat melihat isinya. Namun kemudian dia menyunggingkan senyuman.

💘💘💘

1
Lidyawati Lidya
bagus
Ainun Solikhah
bagus kak 😙
Ainun Solikhah
kira2 ad ap y
Tiwik Firdaus
apa kerjaendadak terus bisa melunasi hutang ,bertahun2 kedja aja belum tentu bisa melunasi sok2an ratu
✤͙❁͙⃟͙Z͙S͙༻𝘼𝙎𝙍𝙄k⃟K⃠
bagus
UmiLovi ✨ IG : LaLoviiii
Yuhuuu, keren, KakNev
Author Gabut.: haha, makasih ya kak.🥰
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!