Indonesia
NovelToon NovelToon
Broken Home

Broken Home

Status: tamat
Genre:Keluarga & Kasih Sayang / Hamil di luar nikah / Cinta pada Pandangan Pertama / Cinta Seiring Waktu / Cintapertama / Berondong / Tamat
Popularitas:24.6k
Nilai: 5
Nama Author: maha nuranti

BROKEN HOME ( bad boy and bad girl)
Deskripsi
Radit anak tunggal satu satu nya harus merasakan broken home. Karena kedua orangtuanya sibuk dengan urusannya masing masing. Bahkan Radit juga harus mendengar dan melihat kedua orangtuanya selalu bertengkar. Sudah bermacam cara Radit lakukan untuk mendapatkan perhatian dan kasih sayang orangtuanya. Dan mencoba menyatukan orangtuanya yang berniat cerai. Hingga Radit melakukan kebebasan di luar rumah. Dan bertemu dengan Alya. Alya yang memiliki kehidupan yang sama dengan apa yang dirasakan Radit. Namun, parahnya Alya mengalami hamil diluar nikah. Hingga membuat Radit simpatik dan kasian. Bukan membenci nya. Hingga Radit rela menjadi tempat curahan dan selalu menemani Alya. Namun, apakah Radit memiliki perasaan kepada Alya? Akankah kedua orangtua Radit sadar dengan perilakunya masing masing? Bagaimana selanjutnya hubungan Radit dan Alya? Yuk simak ceritanya di "BROKEN HOME"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon maha nuranti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 16

"Radit!" seru Alya terkejut melihat keadaan Radit.

"Alya .." ucap Radit pelan.

Radit masuk kedalam kosan. Alya membantu Radit untuk pelan pelan duduk dilantai. Alya menutup pintu dan menguncinya.

"apa yang terjadi dengan mu Radit?" tanya Alya dengan wajah iba

"ga apa apa. Cuma terjatuh." jawab Radit menutupi kejadian yang sebenarnya.

"terjatuh Sampai luka lembam biru gitu di pipimu dan berdarah di bibir" ucap alya tidak percaya.

"ini cuma luka ringan saja" jawab Radit mencoba menahan rasa sakit.

"harusnya kamu berobat ke dokter. Disini ga ada apa apa untuk mengobati luka mu"

"slow... nanti juga sembuh lagi"

"aku bawa kamu ke dokter ya" pinta Alya.

"ga usah" tolak Radit.

"kenapa sih segalanya ga mau..kamu harus segera diobati" bantah Alya kesal

"aku cuma butuh istirahat aja" jawab Radit merebahkan tubuhnya ke atas kasur tipis.

Alya melirik melihat Radit yang sudah rebahan di atas kasur.

"oh ya. Kunci motor ku mana?" tanya Radit melirik Alya.

"ada" Alya mengambil kunci motor dan memberikan nya kepada Radit.

"buka lah jok motor aku" perintah Radit.

Alya menatap kunci motor itu.

"emang ada apa?" tanya Alya heran

"buka sajalah. Dan bawa tas kecil yang ada di bagasi"

"baiklah"

Alya pun segera membuka jok motor dan nampak tas kecil yang dimaksud Radit.

"ini" Alya memberikan tas itu kepada Radit

"makasih" jawab Radit batuk kecil.

"mending kamu berobat deh. jangan dibiarkan saja. siapa tau ada luka didalam juga" usul Alya Mendelik.

"iya tuan putri bawel" ledek Radit.

Alya hanya mendelik. Radit membuka tas. Dia mengambil uang 100 ribu. Dan diberikan kepada Alya.

"ini belilah makan untuk kita berdua" perintah Radit menyodorkan selembar kertas bernilai.

Alya mengambil uang itu dari tangan Radit.

"kamu mau makan Ama apa?" tanya Alya pelan merasa keberatan dengan kebaikan Radit.

"apa aja terserah kamu. Asal..."

"asal apa?"

"jangan diracun aja. hehehehe" goda Radit tertawa kecil.

"mulai ya kamu.."

"apa?" tanya Radit pura pura tidak paham.

"ga jadi deh" Alya langsung ngeloyor pergi meninggalkan Radit.

Radit tersenyum senang.

Alya berjalan menuju warteg. Dia memesan dua bungkus nasi. di kejauhan seorang perempuan muda dan cantik tidak sengaja melihat Alya.

"Alya?!" seru wanita cantik muda itu.

Wanita itu segera menghampiri Alya. Namun, karena padat kendaraan yang berlalu lalang. Membuat wanita itu Susah untuk menyebrangi jalan. hingga dia celingukan mencari Alya yang terhalang beberapa mobil besar. Wanita itu tiada lain ibu nya Alya yang bernama Winda. setelah Winda berhasil menyebrang jalan. Dia melihat sekitar warteg. Namun, Alya sudah tidak ada disana.

"kemana Alya? Barusan kan ada di sini?" gumam Winda kecewa.

Winda terus mencari Alya. Sedangkan Alya masuk ke apotek membeli obat untuk Radit. Winda lewat apotek itu. Namun, dia tidak melihat Alya yang sedang bertanya kepada penjaga apotek. Dengan kecewa Winda kembali lagi Ke parkiran mobil.

"kamu dari mana?" tanya suami Winda. Yang bernama Alek.

"aku melihat Alya." jawab Winda memasang sabuk pengaman.

"Alya? Dimana dia?" tanya Alek kaget

"tadi aku lihat Alya masuk warteg. Tapi, pas aku samperin udah ga ada" jawab Winda kecewa.

"salah lihat kali" hardik Alek

"ga lah! Masa anak sendiri lupa sih!" bantah Winda cemberut.

"terus kita mau nyari kemana lagi. dari kemarin kita putar putar mencari Alya. Tapi, belum ketemu juga"

ucap Alek putus asa.

"salah kamu. kurang peka terhadap anak sendiri" omel Winda.

"lho kok aku yang disalahkan. Ya jelas salah kamu lah sebagai ibu tidak becus ngurus anak satu juga!" bantah Alek tidak mau kalah.

"kok jadi nyalahin aku. kamu aja selalu sibuk dengan pekerjaan mu!" Winda mulai sewot

"bukannya sebaliknya?" tanya balik Alek

"kamu tau kan setelah aku naik jabatan harus lebih rajin dan fokus bekerja" jawab Winda.

"nah, itu kesalahan kamu. Bukannya ngurus suami Ama anak. Malah fokus kerjaan aja!" tegur Alek jutek

"kamu ngapain aja. kerjaan kamu kan banyak luang untuk memberikan waktu kepada Alya"

"kamu merendah kan aku. karena posisi kamu lebih tinggi dari aku?" Alek merasa tersinggung dengan ucapan winda.

"sudahlah aku ga mau ribut lagi Ama kamu!" bantah Winda ketus.

Alek mendelik.

Sementara Alya yang sudah datang membawa makanan dan obat. Menyiapkan makan untuk Radit.

"kamu makan dulu deh. abis makan minum obat" ucap Alya menyodorkan nasi bungkus kepada Radit.

"kamu perhatian banget sih? Ampe beliin obat segala" puji Radit bangga pada Alya

"itu kan uang kamu!" bantah Alya jutek

"aku tau. Tapi uang masih kalah dengan perhatian" jawab Radit menatap serius wajah Alya.

"biasa aja!" sahut Alya.

"Alya, kamu ga ada niat untuk memeriksa kandungan mu tah?" tanya Radit pelan.

Sontak saja Alya keselek makanan. Radit panik melihat Alya keselek makan dan batuk. Dengan sigap Radit memberikan air kemasan plastik.

"ini minum dulu" ucap Radit panik.

Alya pun mengambil air yang disodorkan Radit. Lalu, meminumnya. Radit cemas melihat Alya.

"kamu oke?" tanya Radit cemas

Alya mengangguk pelan.

"sory karena pertanyaan ku. Kamu jadi keselek" ucap Radit menyesal

"lagian kenapa sih kamu menanyakan hal itu?" tanya Alya jutek.

"aku cuma ga mau terjadi sesuatu dengan kandungan mu. kamu kan masih butuh asupan gizi dan pengawasan bidan" jawab Radit menunjukan matanya.

"terserah aku donk. Mau bagaimana pun kandungan ku itu bukan urusan mu! mau sekali pun keguguran!"

"astaghfirullah... Alya. Istighfar. Jangan kamu ngomong sembarangan seperti itu. Bagaimana pun ucapan adalah do'a. apalagi seorang ibu yang ngomongnya" bantah Radit menyadari Alya.

"ngapain kamu perhatian segala dengan kandungan ku? Kamu kan bukan bapaknya?" tanya Alya judes

Radit menggeleng kan kepala.

"aku memang bukan bapak dari anak yang kamu kandung. Tapi, setidaknya aku juga memperingatkan kamu. apalagi kita sudah saling mengenal. Ga ada yang salah kan?" tanya Radit.

"iya tapi aku juga ga usah diperingatkan oleh kamu. Soal kandungan ku. Bagaimana aku saja!" bantah Alya.

"iya terserah kamu sih. Asal kamu jaga kesehatan kamu dan calon bayi kamu" Radit melirik ke perut Alya yang masih hamil muda.

Alya terdiam menatap Radit.

"andai kamu tau. Aku malu dengan mu. karena kamu selama ini sudah berbuat kebaikan padaku. Aku malu kalau kamu harus membahas soal kandungan ku, Radit" gumam Alya dalam hati.

Radit menatap Alya. Dia menghalau Alya.

"kenapa kamu menatapku seperti itu?" tanya Radit mengejutkan Alya.

Alya terkejut di sadarkan Radit dari lamunannya.

"eh...e..." jawab Alya gugup dan malu.

"em...kagum ya Ama aku. Hehhehe" goda Radit tertawa kecil.

"ikhs... pede amat!" bantah Alya mencoba mengalihkan gugupnya.

"ah masa sih.. awas lho kalau bohong" goda Radit tersenyum nakal lagi.

Alya terperangah.

"ikhs apa an sih kamu Radit!" hardik Alya Mendelik.

"yey, bilang aja kalau kagum. Ga usah disembunyikan lho. Mata ga bisa dibohongi" Radit terus menggoda Alya sambil tersenyum-senyum malu.

Alya memukul Radit menggunakan bantal.

"aw ..ga sakit pun" ledek Radit.

"awas ya kamu Radit!" Alya terus memukul badan Radit dengan bantal. Radit hanya tertawa senang. namun, saat Radit merasa kesakitan karena luka nya yang kena bantal. Radit pun jatuh terlentang. Tanpa sengaja Alya hilang keseimbangan. Hingga badannya pun menubruk badan Alya yang terlentang Diatas kasur. Dengan sigap Radit memeluk tubuh Alya yang jatuh menindih tubuh Radit. Alya dan Radit terkejut. Mereka pun saling menatap.

Bersambung....

1
Bundy Bae
sangat keren 🤗👏🏻
Anis Rohayati
hayo bagas bunuh si wisnu dan si jalang wina jijji aku selamatin raisa bagas
Anis Rohayati
ga seru klu raisa meninggal ka
Anis Rohayati
siap2 jalang wina dan si wisnu lo berdua akan di penjara
Anis Rohayati
hayo bagas hancur kan si wisnu dan si wina karna dah macem2 ke istri kmu raisa
Anis Rohayati
alya radit 😍😍😍
Anis Rohayati
tinggal kejahatan si jalang wina ni yg blm di pecat
Anis Rohayati
udh ngebasmi kejahatan si wisnu tinggal kejahatan jalang wina ni hayu raisa bagas pecat si jalang wina yg udh ngedit poto2 bagas sama perempuan lain yg jadi salah paham sma raisa padahal mah poto editan ulah si jalang wina
Anis Rohayati
dasar jalang wina yg ada raisa jiji sma si wisnu lagian raisa lebih pinter dari lu
Anis Rohayati
bagus bagas hyo kasih tau raisa klu si wisnu jahat
Anis Rohayati
hayo bagas abisin si wisnu dan si jalang wina
Anis Rohayati
jadi mls Lanjut baca raisa dan bagas bodoh mau aja di bodohi si wisnu dan jalang wina
💫Mahzkarya💫: sabar kak... baca selanjutnya untuk mengetahui endingnya 🤗
total 1 replies
Anis Rohayati
raisa bagas jangan berantem terus dong lebih suka kalian bucin
Anis Rohayati
plis ka raisa harus tau kejahatan dan kebusukan si wisnu dan si jalang wina jgn ber tele2 jenuh jadi nya klu raisa blm tau ke busukan si wisnu
Anis Rohayati
hayo raisa kamu wanita Pinter jgn mau di bohongi wisnu
💫Mahzkarya💫: tenang kak...semuanya buruh waktu.. simak terus ya kak kelanjutan nya😊🤗
total 1 replies
Anis Rohayati
jadi ga seru klu raisa dan bagas cerai ka jadi mls lanjut
💫Mahzkarya💫: sabar ya kak...semua butuh proses
..baca sampai ending ya kak😊🤗
total 1 replies
💫Mahzkarya💫
semoga baik baik aja ya Bagas dan raisa☺️
Anis Rohayati
poko nya buat raisa tau kelicikan si wisnu ka
💫Mahzkarya💫: jangan lupa like nya kak.. terimakasih 🤗☺️
biar author semakin semangat melanjutkan ceritanya 💪🤝
total 2 replies
Anis Rohayati
ko aku lebih suka raisa dan bagas ya ka 😍😍😍😍
Anis Rohayati
aku suka senyum2 sendiri klu dah liat raisa dan bagas ka 😍😍😍
💫Mahzkarya💫: 😂😂😂😂 benar kak...suami istri yang sering bertengkar karena perselingkuhan
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!