Berawal dari salah sasaran, karena Zazsya yang menjadi kambing hitam oleh pencuri yang mencuri chip komputer yang berisi data penting perusahaan.
Zazsya harus melahirkan anak untuk Tuan Alzezco karena atas perjanjian mereka buat bersama. Bukan tanpa sebab, karena Alzezco akan membiayai penyembuhan untuk adiknya yang terkena penyakit asma.
Saat melahirkan, Zazsya melahirkan anak kembar. Sayangnya salah satu bayi Zazsya meninggal, tapi saat Alzezco pergi membawa dua bayinya pergi, ada keajaiban. Bayi yang di nyatakan meninggal hidup lagi.
5 tahun berlalu begitu saja, akhir tak sengaja kedua anak kembar itu di pertemukan kembali.
Bagaimana keduanya bisa bersama kembali?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon less22, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 16
...☘️☘️☘️ Happy reading ☘️☘️☘️...
...☘️☘️☘️☘️☘️☘️...
...☘️☘️☘️...
"Tapi kalau kamu pulang ke cini aku telpaksa halus pulang, ke cana," ucap Alzeztron sedih.
"Aku nggak mau di cini, aku mau pulang," ucap Zacky lagi.
Terlihat Alzeztron yang mulai menangis. Ia sungguh tidak ingin pulang dan hanya ingin di sini bersama Mama Zazsya. Di rumah hanya bisa di marahi, di sini ia merasa di sayangi.
Alzeztron ingat apa yang di ucapkan oleh Zacky waktu itu.
"Waktu itu kamu bilang kamu boleh kalau kita punya Mama yang cama, kalau begitu boleh ya kita punya catu Mama?" tanya Alzeztron.
Zacky terdiam sejenak.
"Ya udah, boleh deh, tapi aku ingin pulang, aku nggak mau tinggal di cini lagi," ucap Zacky.
"Kamu tinggal minta cama Papa aja culuh ke cini," saran Alzeztron.
"Memangnya Papa kamu mau?" tanya Zacky.
"Hm ... tidak tahu juga," jawab Alzeztron, ia ingat waktu ia menyelinap saja ia di marahi.
"Pokoknya kamu nangis hingga guling, atau kamu bilang ada cecuatu balang kamu yang tinggal," ucap Alzeztron punya ide.
"Hm ... benal juga," ucap Zacky berpikir.
"Tapi ... kalau kamu di antalin ke cini aku bagaimana?" ucap Alzeztron menangis.
Kenapa jadi rumit begini?
"Hm ...."
"Hey! Alzeztlon! Kamu di mana cih?" tanya Alzezxon.
"Aku punya Mama balu lho, seluu," ucap Alzeztron.
"Benalkah? Aku juga mau punya Mama juga," ucap Alzezxon.
"Kamu juga ke cini, Mama Zacky canti cepelti bidadali," jawab Alzeztron.
"Ya udah, kalau begitu aku juga mau pelgi," ujar Alzezxon tak mau kalah.
Beberapa menit setelah bicara dengan Zacky, Alzeztron pun keluar dari kamar, terlihat yang tadi matanya yang sembab menjadi sedikit ceria karena ia dan Zacky punya rencana jitu untuk menghadapi Alzezco.
"Sayang, kamu kenapa kok nangis? Kamu sakit perut?" tanya Zazsya panik saat melihat ada bekas air mata di pipi Alzeztron.
Alzeztron datang dan langsung memeluk Zazsya.
"Mama."
"Iya, kenapa Sayang?"
"Mama halus janji pada ku."
"Janji apa Sayang?"
"Jika ada ceceolang yang ingi mengambil aku dali Mama, Mama tolong jangan beli aku pada olang itu ya."
"Hm ... emangnya siapa yang ingin mengambil kamu?" tanya Zazsya bingung.
"Ceceolang yang seling memalahi ku, aku hanya ingin berlcama Mama celamanya, Mama janji ya," ucap Alzeztron lagi.
"Kamu kenapa sih Sayang?" tanya Zazsya melihat wajah Alzeztron yang terlihat amat sedih.
"Mama janji dulu," tekan Alzeztron.
"Iya Mama janji, Zacky akan selalu bersama Mama untuk selamanya, Mama tidak akan membiarkan orang lain menyakiti Zacky, karena Mama adalah benteng pertahanan mu yang paling kuat, Mama akan tebas orang yang menyakiti mu dengan pedang yang paling tajam, Mama janji Sayang," ucap Zazsya memeluk Alzeztron erat.
"Tolong jangan lupa janji Mama, kita halus buat peljanjian ini di atas keltas agal Mama tidak lupa," ucap Alzeztron.
Eh, sejak kapan bocah ini tau perjanjian di atas kerta? Zezsya malah tambah bingung.
"Oke baiklah, kita buat perjanjian di atas kertas," ucap Zazsya mengangguk setuju, ikut saja apa yang di inginkan buah hatinya itu.
"Zino, kamu ada kertas sama pena!" panggil Zazsya.
"Hm ... ada, tadi malam beli buat surat keterangan jual beli rumah, Kakak mau buat apa?" tanya Zino keluar dari dapur.
"Bawa saja ke sini," jawab Zazsya.
Zino masuk ke dalam kamar dan mengambil selembar kertas HVS dan memberikan kepada Zazsya.
"Mama tulis culat peljanjiannya," ucap Alzeztron.
"Oke," ucap Zazsya menurut.
...❤️❤️❤️...
...❤️❤️❤️❤️❤️❤️...
...❤️❤️❤️Bersambung❤️❤️❤️...