Indonesia
NovelToon NovelToon
CLARA ANDERSON

CLARA ANDERSON

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Komedi / Tamat
Popularitas:155.7k
Nilai: 5
Nama Author: Ist

Hidup dalam keluarga yang posesif membuatnya begitu jengah. Namun, ini tidak seberapa dengan kenyataan yang membuat dunianya seakan jungkir balik. Sebuah rencana dua keluarga menghantarkan Clara pada pernikahan yang didasari cinta sepihak. Menjadi seorang Istri di usianya yang masih muda bukanlah hal yang mudah.

Rayhand sosok dosen dingin, dan galak menyandang status sebagai suami sahnya secara tiba tiba. Sikapnya sangat posesif membuat Clara harus pandai pandai bersabar.
Mampukah Clara bertahan dengan sikap posesif Suaminya?
Akankah cinta dapat tumbuh dalam hati Clara?
Simak terus ceritanya...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ist, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Dapat Salam

Clara dan Kevin tengah sarapan bersama karena Mama dan Papa sudah sampai rumah subuh tadi. “Ma aku mau jengukin Ilham ya."

“nanti siang aja sayang kita jenguk sama sama."

“yaudah deh ma, nanti siang aja. Ma aku mau beli cemilan di minimarket depan ya?”

“boleh tapi dianterin pak supir ya.”

“yaampun pa deket jalan kaki juga sampek. Jangan berlebihan deh.”

“yaudah. Tapi kalian jangan beli macem macem. Jangan beli soda, makanan pedas dan satu lagi jangan coba coba beli makanan yang banyak MSGnya."

“ampun deh ma. Sekalian aja ga jadi beli.”

“kalo ga nurut ga usah pergi. Nanti Mama yang bakal suruh bibi beliin.”

“iya ma iya.. Aku berangkat dulu.” Clara berlalu pergi meninggalkan mereka dan Kevin menyusul adiknya itu.

“Dek tunggu.”

“ayo bang jangan lelet.” teriak Clara.

Mereka telah sampai di minimarket Clara dan Kevin memilih makanan. Mereka pulang membawa dua kantung plastik besar. “sayang kalian sudah pulang?” tanya Mama melihat kedua anaknya sedang menonton tv di ruang keluarga.

“sudah ma.”

“Sayang Rayhand tadi titip salam sama kamu." Mama geram melihat Clara tidak merespon. “Sayang kamu dengerin mama ga sih?”

“apa sih ma.” jawab Clara masih fokus dengan makanannya.

“kamu dapat salam dari Rayhand.”

“kirain buat bang Kevin.”

“kenapa bawa bawa abang.” Kevin yang sedari tadi diam mendengar namanya disebut angkat bicara.

“ya kamulah masa Rayhand titip salam sama abang kamu."

“waalaikumsalam ma, nanti sampein.”

“Mama pusing deh kalo udah ngomong sama kamu."Mama berlalu pergi.

“ye Mama ngambek nih.” teriak Clara.

“kenapa sih dek?”

“tau deh bang, mama sensitif amat. Ngambek dia.”

“kamu sih kalo diajak ngomong suka bikin emosi."

Siang hari mereka semua telah bersiap menuju rumah sakit untuk menjenguk Ilham. Sampai di rumah sakit  semua menunduk hormat melihat sang pemilik datang dan dibalas dengan senyum ramah oleh keluarga Anderson.”assalamualaikum.”

“waalaikumsalam.”

Ilham melihat Papa dan Mama Clara datang langsung mendudukkan diri. “Ilham jangan banyak gerak, tiduran saja.” kata Mama sambil menaruh buah dan makanan di atas meja. “iya tante.” Ilham kembali membaringkan tubuhnya.

“kamu tidak ada yang jagain nak?”

“sama Dimas tan, tapi dia masih keluar.”

“gimana kondisi kamu ham?”

“sudah baikan om”

“kamu kok bisa kecelakaan gimana ceritanya?”

“Ilham ngindarin orang nyebrang ga liat liat jadinya Ilham jatuh deh tan."

“hm.. Sabar ya ham mungkin ini musibah.”

“iya om.”

“orang tua loe udah di kabarin ham?“

“kayanya ga perlu deh ra soalnya kata dokter nanti boleh pulang. Aku ga mau buat mereka khawatir."

“tapi Nak orang tua kamu juga berhak tau.”

“iya tan nanti kalau mereka sudah pulang Ilham bakalan cerita."

“assalamualaikum”

“Waalaikumsalam”

“Dimas kamu dari mana?”

“Dimas tadi dari ruangan dokter, Om sama Tante sudah lama?”

“lumayan.”

“Mama, Papa sama Abang pulang dulu aja aku mau nganterin Ilham pulang."

"nanti mau abang jemput dek?"

"ga usah bang nanti Dimas bisa nganterin."

“yaudah kalian hati hati ya, kami pulang dulu”

“iya, terimakasih ya om, tante, bang Kevin sudah jengukin saya”.

“sama-sama Nak cepat sembuh ya”

Mama dan Papa Clara mengecup kening Ilham. Ilham merasakan kehangatan dari mereka, maklum dia kurang perhatian dari orang tuanya yang sibuk bekerja.

"Dimas om sama tante pulang dulu ya"

"iya om tante, bang Kevin hati hati di jalan"

“assalamualaikum”

“waalaikumsalam”

“Ham barang barang loe udah lengkap nih ayo kita pulang”

“iya Ra”

Dimas membantu Ilham berjalan sedangkan Clara membawa barang Ilham dan memasukkannya ke dalam mobil.

Mobil melaju meninggalkan rumah sakit menuju rumah Ilham. Sampai di rumah Ilham mereka mendudukkan diri di sofa. “Ham kok sepi banget asisten rumah tangga di rumah loe pada kemana?”

“mereka lagi pulang kampung.”

“brarti ga ada makanan dong.”

“ya gitu deh.”

“yaudah gue masakin.”

“bisa masak loe ra?”

“ck.. loe ngremehin gue.” Clara berlalu pergi meninggalkan mereka untuk masak di dapur.

Beberapa saat kemudian Dinda datang “kalian parah Ilham pulang kok nggak ngabarin."

“yaelah gua kira loe sibuk.”

“Clara mana?”

“noh lagi masak di dapur."

“yaudah gue bantuin dulu.”

“ga perlu, udah beres ayo kita makan.”

Mereka berempat makan bersama dengan lahap.

“ga nyangka gue ra?”

“kenapa?”

“masakan loe enak parah.”

“iya bener, sering sering ya masakin kita.”

“itu maunya kalian.”

“ham loe besok ke kampus nggak?”

“iya dong, kan gue udah baik baik aja.”

“tapi kaki loe kan masih sakit.”

“gapapa.”

“gimana kalo besok loe berangkat sama gue aja.”

“gamau ra, nanti ngrepotin.”

“ga papa kok santai aja.”

“yaudah makasih ya.”

Mereka telah selesai makan dan mencuci piring. “Kita pulang dulu ya.” pamit Dinda dan Clara.

“ Eh iya hati hati. Dimas bakalan nginep disini kok jangan khawatir”

“oke Dim titip Ilham ya.”

“iya iya bawel”

Sampai di rumah Clara. “Din makasih ya udah nganterin, ga mau mampir dulu?”

“sama-sama ra, lain kali aja keburu sore . Oh titip salam sama semuanya ya."

“oke”

Clara memasuki rumah setelah Dinda pergi. “Assalamualaikum”

“Waalaikumsalam”

“Mama, Papa, Abang dapet salam dari Dinda.”

“Dindanya mana? Kok ga mampir”

“langsung pulang ma, keburu sore katanya.”

Clara langsung masuk ke kamarnya untuk membersihkan diri. Gadis itu merendamkan diri dalam bathup. Setelah dirasa cukup ia bergegas memakai handuknya dan berganti baju. Ia mengecek ponselnya yang sedaritadi di anggurkan. Banyak pesan belum ia lihat termasuk dari Rayhand. "pak Rayhan ngapain nih?" tanyanya pada diri sendiri. Clara membuka pesan dari Rayhand.

"aku mau ngajak kamu jalan jalan nanti malam"

"jangan menolak"

"nanti aku jemput"

"jam 7, jangan mencoba kabur"

Begitulah pesan dari Rayhan. Clara tidak berniat membalasnya. Ia malah merebahkan dirinya di kasur sampai tertidur pulas. Mama memasuki kamar Clara. Melihat anak gadisnya tengah tertidur, Mama mendekat dan duduk di sisi ranjang. Mama melihat ponsel Clara yang masih menyala berinisiatif untuk mengeceknya. Ia terkejut melihat banyak pesan, namun anak gadisnya itu tidak membalasnya. Di bagian teratas ada nomor tidak di kenal mengajak Clara jalan jalan. Mama berfikir sejenak merasa nomor ini tidak asing. Ia mencocokkan nomor itu dengan nomor Rayhand ternyata benar. Clara membuat Mamanya geleng geleng kepala. Anak itu kelewat cuek "Ra...... Ra masa nomor Ray ga kamu simpen. Kebangetan kamu jadi orang. Ray semoga kamu bisa mendapatkan hati anak tante". Gumam Mama dalam hatinya.

Di sisi lain Rayhand tengah memilih baju yang akan ia gunakan nanti. Gadis itu sukses membuatnya tergila gila. Ia akan terus berusaha membuatnya jatuh cinta. Rayhand sangat senang mendengar bahwa ia akan dijodohkan orang tuanya dengan Clara meski gadis itu sampai sekarang belum mengetahuinya. Ia sudah tidak sabar menjadikan Clara sebagai istrinya.

1
Qaisaa Nazarudin
Ckk kecewa aku..Walaupun benar Satria salah,Tapi entah mengapa aku gak rela aja berakhir seperti ini,Kasian banget Satria..🥲🥲
Qaisaa Nazarudin
OMG Kalo Satria sampai meninggal aku langsung stop bacanya..
Qaisaa Nazarudin
🙄🙄🙄
Qaisaa Nazarudin
Maunya Satria ini apa sih?.Kok plin plan gitu,Duh bikin aku kecewa banget..🙇🙇🙇
Qaisaa Nazarudin
Bikin aku baper dan meleleh aja Satria..Tapi sayangnya Clara itu istri orang,Kok aku gak Rela kalo Clara ninggalin Satria nantinya..😌😌
Qaisaa Nazarudin
Pasti ada GPS nya tuh..
Qaisaa Nazarudin
Sikap dan Cintanya Satria ke Clara sama dgn sikap dan Cintanya Sean ke Sabrina,Bikin aku meleleh..😍😍🥰🥰
Qaisaa Nazarudin
Kenapa penampilan Clara namanya tdk dirubah,Cuman ingatan doang yg hilang,Hilang ingatan kan bisa sembuh lho Sat..
Qaisaa Nazarudin
Saat setelah Rayhand berulah waktu itu dgn mantannya,Aku jadi gak demen kisah Ray dan Clara,Walaupun waktu itu dia cuman di jebak,Tapi berkat kebodohannya juga dia bisa masuk jebakan Dila..Dan sekarang aku lebih demen kisah Satria dan Clara,.
Qaisaa Nazarudin
Hanya kebahagiaan semu yg kamu rasakan deh Sat..
Qaisaa Nazarudin
Satria cuman terobsesi sama Clara..
Qaisaa Nazarudin
Noh kan hujung2 nya pasti bersatu lg..🤣🤣🤣
Qaisaa Nazarudin
Gak usah kabur kaburan kalo hujung2 nya juga balikan lg saat mendengar alesan Ray,Juga saat tau kondisi si Suami yg kurus dan sakit-sakitan karna di tinggal istri,itu mah udah biasa,Di mana2 novel itu yah alurnya gitu,udah ketebak..Harusnya setiap othor tuh bikin alurnya lain dari yg lain jgn samaan.jadi udah bisa ketebak hujung2 nya seperti apa..
Qaisaa Nazarudin
Ray pikir isterinya bodoh,Dan bisa di bodohin..🙄🙄🙄
Qaisaa Nazarudin
Waahh Ray gercep banget,Keliatan banget dia yg paling mendominasi..😂😂
Qaisaa Nazarudin
Biasanya alur perjodohan tuh ya,Saat belum nikah aja ngomong kek gitu,Setelah nikah apalagi udah nyaman dan udah ada benih-benih cinta tumbuh,pasti aka seneng banget..😄
Qaisaa Nazarudin
Wkwkwkwk Rasain tuh ,Narsis amat,sok kepedean..Kamu di mata Clara gak ada apa-apa nya..😂😂
entahlah
kok ngenes banget nasip Satria
Sudirman Sudirman
thor novelnya the best 👍👍
Dream Girl
Wah Clara di brainwash sama Satria....penasaran lnjutannya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!