Indonesia
NovelToon NovelToon
Batal Cerai Setelah Suami Mendengar Isi Pikiran Sang Istri

Batal Cerai Setelah Suami Mendengar Isi Pikiran Sang Istri

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Penyesalan Suami
Popularitas:58.2k
Nilai: 5
Nama Author: Santi Suki

Lorenzo Matteo Romano sudah mantap menceraikan Alina Seraphine Bellamy, setelah tiga tahun menikah.

Namun, kecelakaan terjadi tepat setelah Lorenzo mengajukan perceraian. Ketika sadar, Lorenzo justru mendapatkan kemampuan aneh—ia bisa mendengar isi pikiran Alina.

Betapa terkejutnya Lorenzo saat mengetahui bahwa wanita yang selama ini terlihat begitu patuh ternyata menyimpan segudang rahasia, keluhan, dan komentar pedas yang tak pernah berani diucapkannya.

Lorenzo akhirnya memutuskan berpura-pura amnesia agar perceraian mereka batal.

Sayangnya, rencana itu justru membuat Alina semakin stres. Sebab, di depan Lorenzo, Alina harus tetap menjadi istri yang lembut dan penurut.

Sementara di dalam hatinya, “Ya Tuhan, kenapa orang ini belum juga ingat kalau dia mau menceraikanku?!”

Sejak saat itu, pernikahan mereka berubah menjadi permainan rahasia: seorang istri yang tak sadar isi kepalanya bisa didengar, dan seorang suami yang berbalik mati-matian mempertahankan pernikahannya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Santi Suki, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab. 16

"Jangan-jangan itu anaknya Lorenzo!"

Pikiran Alina meluncur begitu saja. Wajahnya langsung kaku. Kedua tangannya refleks menutup mulut. Matanya membulat ketika memandang ke arah Lorenzo yang berdiri beberapa meter darinya.

Sementara itu, Lorenzo membeku. Dia baru saja mendengar kalimat itu dengan sangat jelas.

Darah seolah mendidih di kepala Lorenzo. Aura merah seperti menyelimuti tubuhnya. Bagaimana bisa istrinya mencurigai dirinya menghamili Rose? Padahal selama ini Lorenzo bahkan belum pernah melakukan hubungan intim dengan wanita mana pun, termasuk Bianca.

Pria itu mengepalkan tangan. "Alinaaaa! Ikut aku ke kantor!" teriak Lorenzo.

Suara keras itu menggema di seluruh lantai lima. Suasana yang tadinya dipenuhi percakapan mendadak berubah seperti kuburan. Semua kepala menoleh bersamaan. Ada karyawan yang langsung menegakkan punggung, ada yang buru-buru menunduk menatap komputer. Bahkan Amanda yang tadi masih sibuk bergosip langsung membeku dengan mulut sedikit terbuka.

Sisil perlahan mendekatkan wajahnya kepada Amanda. "Kenapa Tuan Lorenzo memanggil Alina?" bisiknya.

Amanda menggeleng cepat. "Aku juga tidak tahu. Mungkin ada pekerjaan dia yang tidak sesuai keinginannya."

"Kamu rasa bukan itu, deh?" bisik Sisil.

"Kalau aku tahu, aku sudah jadi paranormal perusahaan."

Beberapa karyawan lainnya saling melirik. Wajah mereka pucat pasi, seolah-olah baru melihat zombie berjalan masuk ke kantor. Namun, rasa takut itu tidak mampu mengalahkan rasa penasaran. Mereka ingin tahu satu hal: Apa yang sudah dilakukan Alina sampai dipanggil langsung oleh Group CEO?

Alina sendiri justru merasa lututnya kehilangan tenaga. "Kenapa dia ada di sini?"

Tatapan Lorenzo yang tajam membuat tenggorokannya tercekat. Pria itu benar-benar terlihat marah. Alina tidak berani bergerak. Tangannya masih menempel di depan mulut.

"Dia kenapa?! Apa yang sudah aku perbuat kepadanya sampai dia marah begitu?"

Lorenzo membaca semuanya. Dan itu justru membuat emosinya semakin naik. Apa yang sudah dia lakukan? Istrinya bahkan tidak sadar!

"Alina!" panggil Lorenzo lagi.

Kali ini lebih keras. Alina tersentak. "I-iya!"

Tubuh Alina akhirnya bergerak. Dia langsung berlari kecil mengejar Lorenzo yang sudah berjalan menuju lift.

"Tuan Lorenzo, tunggu!"

Pintu lift sudah hampir tertutup. Alina mempercepat langkah. "Tunggu!"

Namun, pintu lift menutup tepat di depan wajahnya. Alina berhenti mendadak. Kedua tangannya terangkat.

"Astaga ...!"

Di balik pintu lift, Lorenzo berdiri dengan wajah semakin kesal. "Dasar bodoh! Kenapa tidak cepat-cepat masuk!"

Pintu lift pun mulai bergerak naik. Alina menatap angka lantai yang berubah. Kemudian dia melihat tangga darurat di ujung koridor. Matanya membesar. Kalau dia naik lift berikutnya, Lorenzo pasti sudah sampai lebih dulu. Dan pria itu sedang marah. Sangat marah.

Alina tidak ingin membuat keadaan semakin buruk. Akhirnya dia memilih berlari menuju tangga darurat.

"Semoga aku masih hidup setelah ini."

Lantai lima belas. Pintu tangga darurat terbuka dengan keras. Alina keluar dengan napas tersengal-sengal. Rambutnya sedikit berantakan. Wajahnya memerah. Satu tangannya memegang dinding.

"Hah ... hah ...."

Dia menarik napas panjang, lalu mengembuskannya perlahan. Tangga darurat dari lantai lima menuju lantai lima belas ternyata bukan pilihan yang bijaksana. Siapa pun yang membuat gedung kantor memiliki lima belas lantai tanpa menyediakan teleportasi jelas tidak memikirkan kesejahteraan karyawan.

Alina menatap lorong di depannya. Ruang kerja Lorenzo berada tidak jauh dari sana. Dia menarik napas sekali lagi, kemudian berjalan menuju pintu. Tangannya terangkat mengetuk beberapa kali.

"Masuk!" terdengar suara Lorenzo dari dalam.

Alina membuka pintu. Begitu masuk, dia langsung menutupnya kembali. Jantungnya berdegup begitu cepat. Dia berdiri di dekat pintu sambil berusaha mengatur napas.

Lorenzo berada di belakang meja. Tatapan pria itu langsung tertuju kepadanya. Alina menelan ludah. Dia sudah mempersiapkan mental. Dimarahi. Diceramahi. Mungkin bahkan dipecat?

Kalau sampai dipecat, dia harus mencari pekerjaan baru. Tapi kenapa Lorenzo marah? Alina bahkan tidak merasa melakukan kesalahan.

Tiba-tiba Lorenzo berdiri. "Aku masih perjaka!"

Suara itu terdengar lantang. Alina mengedipkan mata bulatnya beberapa kali, sampai terlihat lucu. Otaknya seperti membutuhkan waktu untuk memahami kalimat yang baru saja keluar dari mulut suaminya.

"Apa? Lorenzo masih perjaka? Kenapa tiba-tiba membahas hal itu?"

Alina memiringkan kepala. Kemudian matanya menyipit.

"Kenapa dia bilang masih perjaka? Ish, aku tidak percaya!"

Lorenzo langsung melotot. "Kamu tidak percaya aku masih perjaka?"

Alina membeku. Dia tidak menjawab. Namun, pikirannya justru semakin ramai.

"Tentu saja tidak percaya. Kamu sudah lama berpacaran dengan Bianca, bahkan sebelum kita menikah. Lalu, dengan mudahnya bilang masih perjaka. Rasanya mustahil!"

Lorenzo merasa dahinya berdenyut. Apa? Jadi selama ini Alina berpikir dia dan Bianca sudah melakukan "itu".

Lorenzo mengusap wajahnya. "Alina."

"Iya?"

"Kamu benar-benar berpikir aku pernah tidur dengan Bianca?"

Alina langsung mengangkat kedua tangannya. "Aku tidak mengatakan apa-apa."

"Tapi pikiranmu mengatakannya dan terlihat jelas dari wajahmu!"

Alina terdiam. Dia menatap Lorenzo dengan bingung. Kenapa suaminya bisa begitu yakin dengan isi pikirannya?

Tentu saja Lorenzo langsung sadar bahwa ucapannya hampir membongkar rahasia kemampuan anehnya. Dia buru-buru mengalihkan pandangan.

"Maksudku ...." Lorenzo menarik napas. "Kamu kelihatan tidak percaya."

Alina mengusap ujung hidungnya. "A-aku cuma ...."

Wanita itu masih ragu. "Aku memang agak sulit percaya."

Lorenzo menatapnya tajam. "Kenapa?"

Alina menghela napas. "Karena kamu sudah lama berpacaran dengan Bianca."

Kalimat itu keluar begitu saja. Lorenzo diam. Alina melanjutkan dengan nada polos, "Jadi, ketika kamu bilang masih perjaka, ya, agak sulit dipercaya."

Lorenzo hampir tersedak. Agak? Menurut Alina, hanya agak sulit dipercaya? Padahal ekspresi wajahnya jelas mengatakan sebaliknya.

Pria itu berjalan mondar-mandir di depan meja. Dia mengacak rambutnya.

"Aku masih disegel."

"Kira-kira bagaimana caranya membuktikan kalau aku masih perjaka dan belum pernah melakukan itu dengan wanita mana pun?"

Lorenzo berhenti. Dia menatap Alina.

"Pokoknya aku tidak pernah tidur dengan wanita mana pun!"

Alina melongo.

1
Inooy
kamu y Reen mulai nakal kamuu,,kasian tau jantung Alina pasti g bisa d kondisikan gara2 serang ngedadak kamu 😆
Uthie
Kalaauuuuu... ?!???
penasaran niii Thor 😆😍🙏🙏
Inooy
itu kamu tau sendiri,,ada yg udh halal knapa masih ngurusin yg lain..nyesel kan kamu Ren!? 🤦‍♀️
Inooy
ckckck,,mulai curi2 ciuman nih Lorenzo..ketagihan y kamuu 😁
Inooy
waduuuhh, gara2 ciuman kamu ngedadak garang Aal...😆
Inooy
nyesel kan kamu Reen, punya istri selama 3 taun d anggurin..kamu malah sibuk dengan kekasih kamu, yg jelas2 udh selingkuhin kamuuu...😮‍💨
Uthie
Duhhhhh... jadi makin sukkkkaaa BANGETTT sama chemistry mereka 😍😍😍
Eka Haslinda
Kamu kira Alina bahagia dgn pernikahan mereka.. nggaaaakkk.. kamu kira Alina suka sama Lorenzo.. nggaaakkkk 🤣🤣🤣
Inooy
koq y pengen ketawa yaaa,,kamu kaya remaja yg baru kesentuh hati nya oleh seorang pria, Al..klo d dekat nya pasti aj salah tingkah 😁
Esther
Lorenzo bibirmu ada lipstiknnya🤣🤣🤣
Uba Muhammad Al-varo
hadeuh....... Bianca perkiraanmu meleset dikira Alina wanita lemah tak tahunya Badas dan nggak gampang ditindas 😊😊😊
Desifa Juni Raya: ini klanjunjutan nya mana
total 1 replies
ryuka
bagusss.. lucuuu menyenakan baca nya bikin senyum senyum sendirii 😂😂😂
ryuka
kalau apa thooorrr ??? kamu bikin penasaran
ryuka
🤣🤣🤣🤣🤭🤭🤭🤭🤭🤭
Aidil Kenzie Zie
kalo Lorenzo bercerai dari aku maka dia akan miskin 🤭🤭🤭🤭
Aidil Kenzie Zie
lipstik Alina pindah ke Lorenzo 🤣🤣🤣
Muslimah Adn
maraton dari bab 1 Sampek sekarang kesimpulan ku adalah : terlepas dari suasana humor, kayaknya terlalu cepat baikannya, kenapa gak ada sanksi buat Lorenzo ?
1. dia selingkuh selama pernikahan, berniat menceraikan istrinya demi menikahi wanita lain, membiarkan istrinya diperlakukan semena-mena dikeluarganya, tapi tidak dihargai dirumah, 2.Alin dibuat bertahan 3 tahun dengan suami yang dingin, tidak menghargai istri dan selingkuh dengan pacarnya, sekaligus tekanan dari keluarga suami, tidak punya Sandaran, mengurus rumah dan sekaligus masih bekerja dikantor suami yang mana entah itu privat / disembunyikan.
coba kesampingkan humor tentang membaca pikiran, yg aku tangkap dari rumah tangganya itu semua, rasanya terlalu mudah dimaafin, padahal untungnya cuma Alin gak cinta, dan Lorenzo gak celap celup. sisanya kalo dipikir sakit ya
Muslimah Adn: btw semangat Thor, jangan buat Alin gampang disentuh ya, soalnya kalau sudah hamil, padahal rumah tangganya masih stuck rasanya cuma Alin yg rugi
total 1 replies
Uthie
ditunggu double or more update nya lagii 😍🙏🙏
ros
ceritanya menarik 👍
Inooy
karena kamu mulai menyukai nya,,dn kamu tidak menyadari nyaaa....
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!