Indonesia
NovelToon NovelToon
Genius Yang Disembunyikan

Genius Yang Disembunyikan

Status: sedang berlangsung
Genre:Reinkarnasi / Fantasi / Balas Dendam
Popularitas:6.5k
Nilai: 5
Nama Author: Dwinanda

Yun Luofeng dikenal sebagai sampah Klan Yun—tak bisa berkultivasi, tergila-gila pada Putra Mahkota, bahkan menjadi bahan tertawaan seluruh Kota Kekaisaran.

Namun setelah sebuah percobaan bunuh diri, Yun Luofeng yang lama telah tiada.

Kini, di dalam tubuhnya hidup seorang genius medis dari dunia lain, membawa Kitab Dewa Medis dan rahasia yang mampu mengguncang Benua Longxiao.

Mereka bilang dia sampah? Dia akan menjadi kultivator yang membuat para genius menundukkan kepala.

Mereka menghina keluarganya? Dia akan membuat mereka membayar.

Dan Putra Mahkota yang membuangnya?

Maaf, bahkan untuk menjadi pelayannya pun belum tentu memenuhi syarat.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dwinanda, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 16 — Uang Klan Mu yang Menghilang

Alunan kecapi perlahan berhenti.

Mu Wushuang mengangkat wajah dan menatap Gao Ling yang sejak tadi memperhatikannya dengan penuh kelembutan.

“Yang Mulia, apakah Anda sudah mendengar tentang Ramuan Pengumpul Energi yang muncul di Paviliun Medis?”

“Tentu.” Gao Ling tersenyum. “Paviliun Medis sendiri yang memastikan khasiatnya. Kalau Wushuang menginginkannya, aku akan membelikannya untukmu.”

Mu Wushuang menundukkan mata seolah sedang mempertimbangkan sesuatu.

“Aku juga mendengar Jenderal Yun ingin membeli ramuan itu. Kabarnya dia bahkan mulai meminjam uang ke mana-mana.”

Ekspresi Gao Ling segera berubah dingin.

“Untuk Yun Luofeng?”

“Sepertinya begitu.” Mu Wushuang menghela napas lembut. “Kalau dia bisa berkultivasi, tentu tidak masalah. Tapi semua orang tahu tubuhnya tidak memungkinkan untuk berkultivasi. Membeli ramuan semahal itu hanya akan membuang-buang uang.”

“Hmph.”

Gao Ling mencibir.

“Yun Luofeng sudah menghabiskan seluruh kekayaan Klan Yun dalam beberapa hari. Sekarang Jenderal Yun masih ingin meminjam uang demi memenuhi keinginannya?”

Tatapannya dipenuhi penghinaan.

“Nanti aku akan memberi tahu para pejabat agar tidak seorang pun meminjamkan uang kepada Kediaman Jenderal. Untung pertunangan dengannya sudah dibatalkan. Kalau tidak, suatu hari nanti kekayaan Kediaman Putra Mahkota mungkin ikut dihabiskannya.”

Mu Wushuang tersenyum tipis.

“Yang Mulia, sebenarnya aku masih merasa kasihan kepadanya. Setelah pembatalan pertunangan, reputasinya semakin buruk. Aku berpikir… mungkin sebaiknya kita membantu mencarikan seorang suami untuknya.”

“Kalau itu keinginanmu, lakukan saja.”

Gao Ling sama sekali tidak melihat kilatan dingin di mata perempuan di hadapannya.

Mu Wushuang tidak berniat menolong Yun Luofeng.

Sebaliknya, dia ingin memilihkan pernikahan yang cukup buruk untuk menghancurkan harga diri perempuan itu selamanya.

Yun Luofeng, kau tidak akan pernah bisa mengalahkanku.

Dalam pandangannya, dirinya akan menjadi Putri Mahkota, kemudian permaisuri yang dipandang seluruh negeri.

Sementara Yun Luofeng hanya pantas berdiri jauh di bawahnya.

---

Pada saat yang sama, suara makian mengguncang ruang kerja Kediaman Jenderal.

“Sekumpulan manusia tidak tahu balas budi!”

Yun Luo menendang kursi hingga bergeser.

“Ketika membutuhkan bantuanku, satu per satu datang dengan wajah memelas. Sekarang aku hanya ingin meminjam sedikit uang, semuanya lari lebih cepat daripada kelinci!”

Yun Luofeng baru masuk dan langsung melihat ruangan berantakan.

“Kakek, kenapa mengamuk lagi?”

“Karena para bajingan itu!”

Yun Luo masih geram.

“Beberapa di antara mereka pernah kuselamatkan. Sekarang tidak ada seorang pun yang bersedia meminjamiku uang.”

“Meminjam uang?”

Yun Luofeng mengangkat alis.

“Untuk apa? Bukankah aku sudah mengembalikan empat puluh lima juta tael ke perbendaharaan?”

“Empat puluh lima juta ap—”

Ucapan Yun Luo mendadak berhenti.

Dia berbalik perlahan.

“Apa katamu?”

“Kakek tidak tahu?”

Yun Luofeng terlihat benar-benar heran.

“Mu Shen mengirimkan sisa pembayaran empat puluh lima juta tael kemarin. Aku menyuruh Qingyan memasukkannya ke perbendaharaan.”

Ruangan mendadak sunyi.

Tubuh Yun Luo bahkan bergetar sedikit.

“Feng’er… jelaskan kepadaku. Kenapa Mu Shen memberikan uang sebanyak itu?”

Wajah Yun Luofeng kehilangan senyum santainya.

“Karena dia datang meminta pengobatan.”

Dia menatap kakeknya lurus-lurus.

“Klan Mu berutang darah kepada keluarga kita. Kematian Ayah dan Ibu, serta penderitaan Paman Kedua, tidak akan kulupakan.”

Nada suaranya tenang, tetapi dingin.

“Jadi ketika Mu Shen datang memohon pertolongan, tentu aku tidak akan melepaskannya dengan murah.”

Sudut bibirnya terangkat.

“Dan empat puluh lima juta tael itu baru permulaan.”

Yun Luo terdiam beberapa saat.

Kemudian—

“Hahaha!”

Tawanya meledak begitu keras hingga terdengar ke luar ruangan.

Sudah bertahun-tahun dia tidak merasa selega ini.

Membayangkan Mu Xingchou mengetahui sebagian besar kekayaan keluarganya berpindah ke tangan Klan Yun saja sudah membuatnya ingin tertawa lagi.

“Bagus! Bagus sekali!”

Namun Yun Luofeng masih penasaran.

“Kakek belum menjawab. Untuk apa meminjam uang?”

Ekspresi Yun Luo seketika serius.

“Ramuan Pengumpul Energi.”

Yun Luofeng terpaku.

“Aku ingin membelinya untukmu,” lanjut Yun Luo. “Sekarang seluruh kota membicarakannya. Kalau ramuan itu benar-benar mempercepat kultivasi, bagaimana mungkin Kakek membiarkan orang lain mendapatkannya sementara cucuku tidak?”

Kehangatan tipis merambat di hati Yun Luofeng.

Namun dia tidak mungkin membiarkan kakeknya membeli kembali ramuan yang baru saja dia jual seharga sepuluh juta dengan harga hampir dua kali lipat.

“Aku tidak membutuhkannya.”

“Omong kosong!”

Yun Luo melotot.

“Kita punya empat puluh lima juta sekarang. Ramuan itu harus didapat!”

Yun Luofeng menghela napas.

“Kakek, lihat baik-baik tingkat kultivasiku.”

Yun Luo awalnya masih ingin membantah, tetapi ketika memeriksa auranya, seluruh tubuhnya membeku.

“Kultivator tingkat menengah lapisan rendah?”

Matanya membesar.

“Feng’er… kau menerobos lagi?”

Beberapa hari lalu cucunya baru mencapai tingkat awal lapisan rendah.

Sekarang sudah naik satu tahap!

Kecepatan seperti ini bahkan tidak pantas disebut sampah.

Ini bakat mengerikan.

Yun Luofeng melipat tangan di dada.

“Dengan kecepatanku sekarang, Kakek masih merasa harus membeli Ramuan Pengumpul Energi?”

Tanpa memberi kesempatan Yun Luo menjawab, dia berbalik dan meninggalkan ruangan.

---

“Nona!”

Qingyan segera menghampirinya.

“Mu Shen sudah menunggu sejak pagi.”

Yun Luofeng tersenyum tipis lalu mencubit pipi pelayannya.

“Biarkan dia menunggu sedikit bukan masalah.”

Qingyan memegang pipinya dengan wajah sedih sementara Yun Luofeng berjalan menuju halaman belakang.

Mu Shen mondar-mandir seperti orang kehilangan arah.

Begitu melihatnya, wajahnya langsung bersinar.

“Tabib Agung! Akhirnya Anda datang!”

“Keberatan menunggu?”

“Tidak! Sama sekali tidak!”

Mu Shen hampir menggeleng sampai lehernya patah.

“Bahkan kalau harus menunggu sebulan, aku tidak akan mengeluh. Bisakah pengobatannya dimulai sekarang?”

“Masuk.”

Yun Luofeng membuka pintu.

“Setelah hari ini, penyakitmu akan sembuh.”

Mu Shen terpaku.

Hanya satu hari?

Dia segera mengikuti dengan kegembiraan yang sulit disembunyikan.

---

Sementara itu, halaman depan Paviliun Medis dipenuhi kereta dan orang-orang dari keluarga bangsawan.

Semua datang karena satu tujuan.

Ramuan Pengumpul Energi.

Yun Luo ternyata ikut muncul.

Seseorang dalam kerumunan langsung mencibir.

“Jenderal Yun masih datang juga? Kudengar seluruh kekayaan Klan Yun sudah dihabiskan cucumu sampai Anda hampir gila. Bahkan kalau berhasil membeli ramuan itu, bukankah memberikannya kepada Yun Luofeng hanya pemborosan?”

Wajah Yun Luo menghitam, tetapi dia tidak membalas.

Dia memang sudah dilarang Yun Luofeng membeli ramuan itu.

Namun setelah menyaksikan kecepatan kultivasi cucunya, keinginannya justru semakin besar.

Jika tanpa bantuan saja Yun Luofeng berkembang begitu cepat, bagaimana kalau mendapat Ramuan Pengumpul Energi?

Tidak jauh dari sana, Gao Ling datang bersama Mu Wushuang.

“Jenderal Yun,” katanya dingin, “aku sudah mengeluarkan perintah. Tidak seorang pejabat pun akan meminjamkan uang kepada Kediaman Jenderal. Aku penasaran, dengan apa Anda berniat membeli ramuan itu?”

Yun Luo belum sempat menjawab ketika Gao Ling menoleh kepada Mu Wushuang.

“Wushuang, wajahmu terlihat pucat. Ada sesuatu?”

“Tidak apa-apa.”

Mu Wushuang menggeleng.

Dia tidak mengatakan bahwa pagi tadi Klan Mu dilanda bencana besar.

Perbendaharaan mereka telah kehilangan empat puluh lima juta tael.

Hampir seluruh tabungan bertahun-tahun lenyap tanpa jejak.

Mu Wushuang mengepalkan tangan di balik lengan bajunya.

Dia belum tahu bahwa uang yang membuat seluruh Klan Mu panik itu saat ini tersimpan dengan aman di perbendaharaan Klan Yun.

......................

Bersambung...

1
Nonik Anda Swl
next please 🙏hadeh lagi seru-seru nya, tahu- tahu habis
Pelangi Jingga
semangat tor 💪
Pelangi Jingga: siap tor
total 2 replies
Arix Zhufa
up
Murni Dewita
double up thor dan tetap semangat
Dwinanda: Asiiaap🫡.... mksi kak stay tun ya🫶
total 1 replies
Arix Zhufa
up
Pelangi Jingga
kurang bnyk up nya tor 😂😂
Pelangi Jingga: semangat tor💪😍
total 2 replies
Pelangi SUCI
Bacaan yang menarik, semoga tamat sampai akhir 👍
Pelangi SUCI
Mantap Thor, saling dukung yuk karyaku RUANG SAKRAL SANG BELADIRI 💪
Dwinanda: "Terima kasih banyak, Kak! Siap, meluncur ke Ruang Sakral Bela Diri. Sukses terus ya buat karyanya/Pray/🫶
total 1 replies
Quinza Azalea
next
Arix Zhufa
cerita nya bagus,alur nya tidak ber tele tele,bahasa mudah di pahami. Semangat thor 😍
Dwinanda: Terimakasih kak😊.... sehat selalu dan bnyak rezekinya🫶🙏
total 1 replies
Arix Zhufa
Ternyata Yun xiao menyamar
Arix Zhufa
kasihan klan Mu 😄
Arix Zhufa
apakah ini jodoh nya??
Arix Zhufa
wanita dari zaman modern dilawan
Dwinanda
"Halo! Selamat datang di ceritaku. Semoga betah membaca sampai bab akhir ya😊🫶
Arix Zhufa
cerita nya menarik
Dwinanda: Makasih ka😊....stay tun ya🫶
total 1 replies
Arix Zhufa
suka sekali sm kakek jendral
Arix Zhufa
mampir thor
Dwinanda: Makasih udah mampir, Kak! Happy reading, ya! Jangan lupa tambahkan ke rak buku kamu. 🥰
total 1 replies
Murni Dewita
👣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!