Indonesia
NovelToon NovelToon
Dua Pewaris Rahasia Keluarga Vasillo

Dua Pewaris Rahasia Keluarga Vasillo

Status: tamat
Genre:Mafia / Anak Genius / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:5M
Nilai: 5
Nama Author: Aisyah Alfatih

🏆🥇 Juara 1, Yaww 2026 Periode 1, Kategori 2 💞 dan Juara Tema Kreatif.



Tasya tidak pernah memilih takdirnya. Dijual oleh keluarga pamannya demi menyelamatkan perusahaan yang hampir bangkrut, ia melarikan diri dari sebuah kamar hotel mewah, tanpa tahu bahwa pria asing yang ia tinggalkan malam itu adalah Alex Roman Vasillo, pewaris keluarga mafia paling berkuasa di Jerman.

Tujuh tahun berlalu, setelah dia melarikan diri dari Berlin menuju Indonesia, tanah kelahiran Kakeknya.

Tasya hidup tenang di Indonesia bersama dua anak kembarnya, Kenzo dan Kenzi, yang tak pernah tahu siapa ayah mereka sebenarnya.

Sampai suatu hari, di sebuah rumah sakit ternama di Jakarta yang berada di bawah naungan keluarga Vasillo, seorang bocah enam tahun dengan percaya diri memanggil seorang pria berjas mahal, pria itu Alex Roman Vasillo.

“Daddy!”

"Hah?!"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aisyah Alfatih, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 12

Sore mulai turun di rumah sakit itu.

Cahaya matahari yang masuk dari jendela kamar perawatan membuat ruangan terasa lebih hangat dibandingkan siang tadi yang penuh kepanikan.

Kakek Tasya kini sudah terlihat jauh lebih tenang. Alat bantu napas masih terpasang, tetapi kejangnya sudah berhenti.

Seorang perawat baru saja selesai memeriksa tekanan darahnya.

“Kondisinya sudah lebih stabil,” kata perawat itu dengan suara ramah.

Tasya mengangguk lega.

“Terima kasih.”

Perawat itu kemudian menuliskan sesuatu di papan catatan di ujung tempat tidur. Namun, sebelum pergi, ia sempat berkata dengan hati-hati,

“Bu … mengenai biaya perawatannya.”

Tasya langsung mengerti arah pembicaraan itu. Perawat itu melanjutkan dengan nada sedikit ragu.

“Perawatan di rumah sakit ini memang tidak murah, apalagi jika harus rawat inap beberapa hari.”

Tasya mengangguk pelan, dia sudah tahu. Rumah sakit ini memang terkenal sebagai salah satu yang terbaik di kota itu. Pelayanannya bagus, fasilitasnya lengkap. Meski kadang, dia pernah bertemu beberapa dokter yang terlalu sombong.

Namun, tetap saja, untuk kondisi kakeknya yang memiliki riwayat jantung dan asma, ia tidak berani mengambil risiko dengan membawa beliau ke rumah sakit lain.

“Tidak apa-apa,” jawab Tasya tenang.

“Saya akan mengurusnya.”

Perawat itu tersenyum kecil lalu pamit keluar dari ruangan. Tasya berdiri di samping tempat tidur kakeknya. Ia membenarkan selimut yang menutupi tubuh pria tua itu dengan lembut.

“Kakek istirahat saja,” bisiknya pelan, tetapi setelah beberapa detik Tasya tiba-tiba menyadari sesuatu. Ruangan itu terasa terlalu sepi dan saat dia menoleh ke kanan lalu ke kiri.

Keningnya perlahan berkerut.

“Kenzo?” Tidak ada jawaban. “Kenzi?” Masih tidak ada, baru saat itu ia ingat. Tadi kedua anaknya sempat berpamitan. Mau ke kantin sebentar, Tasya menghela napas kecil. Ia tidak terlalu khawatir. Bukan sekali dua kali mereka datang ke rumah sakit ini. Sejak kakek sering sakit, mereka sudah berkali-kali menemani Tasya ke sini. Bahkan, kedua anak itu sudah hafal hampir semua sudut rumah sakit.

Meski begitu tetap saja dia ingin memastikan mereka baik-baik saja. Tasya berjalan keluar dari kamar perawatan. Ia melangkah ke lorong rumah sakit. Namun, langkahnya langsung terhenti. Beberapa meter di depannya berdiri sekelompok pria.

Dua di antaranya sangat ia kenal, Alex Roman Vasillo dan di sampingnya Mario. Beberapa pria berpakaian serba hitam berdiri sedikit di belakang mereka. Aura yang tercipta di lorong itu langsung terasa tegang.

Tasya menegang di tempatnya. Tatapannya langsung bertemu dengan mata Alex. Seolah waktu berhenti beberapa detik. Ia tidak menyangka akan bertemu lagi dengan pria itu secepat ini. Tasya menarik napas pelan lalu kembali melangkah di lorong itu. Ia tidak ingin berurusan lagi dengan pria itu. Bahkan, melihat wajah Alex saja sudah cukup membuat dadanya terasa berat.

“Tasya,” Suara dingin Alex menghentikan langkahnya. Tasya tidak menoleh, dia tetap berdiri membelakangi mereka. Lalu, Alex berkata lagi dengan nada datar namun jelas.

“Tidak perlu mencari anakmu.”

Beberapa detik hening.

Kemudian kalimat berikutnya membuat jantung Tasya seperti berhenti berdetak.

“Karena mereka ada padaku.”

Seketika Tasya berbalik, tatapannya tajam menatap Alex.

“Apa maksudmu?”

Mario segera melangkah maju beberapa langkah mendekati Tasya. Ia mengangkat tangannya sedikit, mencoba menenangkan situasi.

“Tenang, Nona Tasya.” Suaranya jauh lebih lembut dibandingkan Alex.

“Mereka berdua baik-baik saja.”

Mario menatap Tasya dengan serius.

“Tidak perlu khawatir.”

Tasya tetap menatap mereka dengan waspada, Mario melanjutkan,

“Tuan Alex hanya ingin meminta bantuan Anda.”

Tasya mengerutkan kening.

“Bantuan?”

“Untuk memulihkan keamanan sistem perusahaan Vasillo.” Jawab Mario.

Tasya tiba-tiba tertawa kecil tetapi tawanya terdengar lebih seperti ejekan.

“Keamanan perusahaan kalian?” Ia menatap Alex dengan sinis. “Itu bukan urusanku.” Nada suaranya dingin, “itu urusan kalian sendiri.”

Mendengar itu, rahang Alex langsung mengeras. Tatapannya berubah tajam.

“Berhenti berpura-pura.” Nada suaranya rendah namun penuh tekanan.

“Bukankah itu ulahmu?”

Tasya mengerutkan kening.

“Apa?”

Alex melangkah sedikit lebih dekat. “Kamu mengancamku pagi tadi.”

Tasya benar-benar terlihat bingung sekarang. Mario kemudian menyalakan iPad di tangannya. Ia membuka sebuah email dan lalu memutar layar itu agar bisa dilihat Tasya.

“Ini,”

Tasya melihat layar itu, sebuah email ancaman. Isi pesannya jelas menantang Alex dan perusahaan Vasillo. Kening Tasya langsung berkerut, dia membaca ulang pesan itu. Dan tiba-tiba, sebuah kemungkinan muncul di kepalanya.

'Kenzi…' batinnya. Hanya satu orang yang ia kenal yang mampu meretas sistem seperti itu. Dan orang itu adalah anaknya sendiri. Jantung Tasya berdegup lebih cepat. Namun, ia tidak mungkin mengatakan hal itu. Jika orang-orang seperti Alex tahu kemampuan Kenzi, anaknya bisa dimanfaatkan.

Tasya mengangkat wajahnya kembali.

“Aku tidak tahu apa-apa tentang ini.”

Lalu ia berkata dengan tegas,

“Dan aku tidak bisa memperbaikinya.”

Alex menyipitkan mata.

“Tapi…”

Tasya melanjutkan cepat,

“Aku bisa melihat siapa yang melakukannya.”

Ia menatap Alex langsung.

“Dengan satu syarat.”

“Apa?”

Tasya mengepalkan tangannya. “Aku harus bertemu dengan anakku dulu.”

Lorong itu kembali sunyi beberapa detik. Kemudian Alex berkata dengan nada dingin,

“Perbaiki keamanan perusahaanku!” Tatapannya tajam menusuk Tasya.

“Setelah itu kamu bisa bertemu dengan anakmu.”

Tasya menegang, Mario kemudian ikut berbicara dengan hati-hati.

“Ikut saja, Nona Tasya.” Ia menatap Tasya dengan serius. “Tidak akan terjadi apa-apa pada mereka.”

Mario sebenarnya lebih khawatir pada satu hal. Ia tahu persis seperti apa Alex ketika kesabarannya habis. Dan situasi ini bisa dengan mudah berubah menjadi lebih buruk. Karena itu ia berkata lagi,

“Lebih baik kita selesaikan ini secepatnya,”

Tasya mengepalkan kedua tangannya, dadanya naik turun menahan emosi. Ia tidak punya pilihan, akhirnya dia mengangguk.

“Baiklah,” tatapannya tetap tajam. “Tapi jika sesuatu terjadi pada anakku…”

Ia menatap langsung ke mata Alex.

“Aku tidak akan tinggal diam.”

Lorong rumah sakit itu kembali dipenuhi ketegangan. Alex, menyeringai mendengar ucapan Tasya, masih saja wanita itu berani mengancamnya.

1
frida
good job Thor terus lah berkarya
echa purin
👍
Ari Sawitri
bukannya sdh 9bulan ya di bab sebelumnya kok prematur ?🤔🤔
Ari Sawitri
team keamanan tp bukan buat istri dan anak anaknya. begitu kejadian br ada team keamanan. ini orang kaya bener bukan sebenarnya 🤔🤭😅
Sri Wulandari
akhirnya karma sdh menantimu kini giliran qm & istrimu yg akan menanggung smua perbuatan mu d masa lalu Arlond siap² sj qm mendapatkan hukuman yg setimpal dg apa yg telah qm lakukan pd kakakmu sendiri Arland
Sri Wulandari
gara² ingin hidup lebih baik qm rela kehilangan cinta pertama mu & menikah dg Merlin & qm lebih memilih mencintainya dlm diam tp lihat sprti apa hidupmu skrng hanya d manfaatkan sj sm klrg istrimu bahkan anak yg d kandung istrimu bkn anakmu & keserakahan tlh menghancurkan hidup kalian smua
Sri Wulandari
senjata makan tuan karma lngsng d byr lewat putri mu dulu qm membunuh Arlan & istrinya skrng qm akan mengulangi lg perbuatan kalian itu & putrimu & calon bayinya jg merasakan akibat dr k jahatan kalian bahkan akibatnya bakal lebih fatal
Sri Wulandari
knp qm g mencoba mencari tau apa yg sbnrnya terjadi dg klrg mu Tasya karna smua saling berhubungan termasuk tentang k matian k dua orang tuamu jg dendam 2klrg hingga saat ini
Sri Wulandari
harusnya qm jg curiga & waspada dg sikap Arlond kakek Rockhi karna selama ini dia yg sllu berusaha keras menyakiti Tasya siapa tau dia jg terlibat dg Jessy
Sri Wulandari
semakin qm berusaha menjauhkan Alex dr Tasya hubungan mereka akan semakin dlm & terikat... Jessy
Sri Wulandari
harusnya kakek buyut takut dg keturunannya yg ini mereka bs sj menghancur perusahaan mu jg bs menstabilkan kembal begitu jg dg mommynya
Sri Wulandari
menghadapi orang sprti tuan Vasillo qm mmng harus bersikap tegas & berani klu tdk qm akan d tindas & d remehkan apalagi dendam antara klrg kalian yg blm bs d lupakan oleh sm² k dua klrg & qm skrng ibaratnya masuk k sarang harimau kembali g bs maju pun mati
Sri Wulandari
kasian Tasya g punya tempat yg aman utknya & twins....kakek Vasillo bs menerima twins tp tdk dg Tasya apalagi klu tau Tasya cucu kakek Rockhi
Sri Wulandari
seandainya dr awal kakek Rockhi mau menceritakan smua sm Tasya pasti g akan ada k salah pahaman sprti ini sedangkan Arlond dia sprti kompor meleduk yg siap membakar apa sj supaya smua lebih membara
Sri Wulandari
Alex sdh menduga klu kakek Rockhi pasti tdk akan tinggal diam membiarkan cucunya Tasya menikah dgnya....
mslh Alex semakin rumit yg satu perjodohan yg d tentukan kakek Vasillo yg satu pernikahannya dg Tasya akan d pisahkan oleh kakek Rockhi d tambah k datangan Arlond yg akan membawa mslh buat Tasya & twins😔
Sri Wulandari
kakek Vasilo datang makanya Tasya & twins d pulangkan k rumah kakek Rocki tp d sana justru tdk aman ada pamannya yg jahat dtng utk bls dendam smoga Alex bs melindungi Tasya & twins dr pamannya yg jahat & serakah itu....
klu kakek Vasilo aq rasa g akan mslh dg kehadiran Tasya & twins mungkin dia akan sangat bahagia karna ternyata dia memiliki 2 penerus .... marahnya mungkin hanya sementara karna penerusnya itu ternyata msh k turunan musuh bebuyutannya jd rumit tp.... kedatangan Arlond mungkin akan membuka rahasia penyebab dendam antara 2 klrg Vasilo & kakek Rockhi
Sri Wulandari
untung Tasya & twins sdh pindah k rumahnya Alex klu tdk dia pasti ketakutan lg melihat kedatangan pamannya yg hampir menjualnya dulu waktu d Berlin
Sri Wulandari
membuka hati utk daddy twins beri dia kesempatan sebenarnya Alex tdk sejahat seperti yg qm pikirkan dia hanya sedikit sombong & keras kepala sm sprti Kenzo....Alex bersikap keras karna dia punya banyak musuh yg siap menghancurkannya kpn sj makanya hidupnya g suka d usik siapapun apalagi dia pernah mengalami trauma kehilangan orang tua sprti qm makanya instingnya utk melindungi diri & klrg sangat kuat
Sri Wulandari
qm khan seorang peretas Tasya harusnya qm bs melacak Dion lewat perangkat elektronik yg dia gunakan atau melacak keberadaan mobilnya atau apalah yg bs d lacak lewat internet....lha ini qm sprti kehilangan kecerdasan mu....panik boleh tp bodoh jngn😔
Sri Wulandari
apakah itu suara Dion 🤔
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!