Kisah Antara Dilla Ardilana dan Alex Abham, memulai cinta dari keterpaksaan hingga nikah siri, namun semua kunci berada di tangan Ibu Dilla yaitu Mayang, Ibu nya menyinpan kisah kelam hingga tak memberi tahu siapa jati diri Ayah nya, hingga saat lamaran itu terjadi, kedua keluarga besar bertemu, dan mengetahui jika Ayah dari Alex adalah Ayah Biologis Dilla.
Cinta sedarah, itulah yang mereka tahu. Sudah sangat jelas mereka tak bisa bersama.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Zimoza Vivie YL, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
B_S_T. Part 17
Begitu dekat dan intens itulah yang saat ini terjadi, Pria itu seakan tengah tebar pesona dengan rambut basah dan bertelanjjang dada, sudah berapa kali Dilla berusaha menelan saliiva, saat menyaksikan itu semua.
Di hadapkan dengan makhluk tuhan yang paling seksi membuat ia sangat kesulitan dan harus ia akui ia tergoda dengan tubuh atletis yang di miliki Alex.
Alex tersenyum simpul, ternyata pesona nya bisa berpengaruh pada Gadis ini juga. namun tak pernah ia duga pesona nya akan hancur saat sesuatu di dalam perut mulai bergejolak dan meminta untuk di keluarkan.
"Jangan berlagak jika Kau sakit..." Gadis itu akhirnya sadar juga saat melihat Pria mesum itu pergi dengan cara berlari.
"Aku seperti ini karna mu Dilla....". Menyalahkan Dilla, itu lah yang Alex ucapkan.
"Kau sakit memang sudah waktunya, mungkin yang maha kuasa memberi mu hukuman, tapi kalau di pikir ini terlalu ringan untuk Pria mesum dan licik seperti mu.."Meskipun sedang mengomel, namun Dilla membantu Alex, dengan menekan area tengkuk Pria itu.
"Tak hanya galak namun Kau gadis tak memiliki perasaan Dilla, dan satu lagi Seorang Gadis yang tak tahu terimakasih ".
Seperti nya kedua orang itu tengah saling mengejek satu sama lain, sama-sama keras kepala dan tak mau mengalah. Dan mungkin akan terus berlanjut sampai salah satu dari mereka mengalah.
"Dilla apa ucapan mu itu tak terlalu kejam nak..." Suara ketiga ikut bergabung di ruangan itu.
Tak pernah Dilla duga jika Mayang ada di sana dan mendengar berdebatan mereka yang tak bermutu, namun Sial nya yang ibu Nya lihat adalah dirinya yang seakan menganiaya Alex. "Dia memang menyebal kan Bu dan juga...."
"Dan juga Apa... kita tak lagi di desa nak, Apa lagi nak Alex tidak mengganggu kita, yang ada Dia telah membantu kesulitan kita..". Perlakuan seperti itu sering Mayang lihat saat keduanya tinggal di desa bagaimana kejam nya Dilla saat berucap bahkan tak jarang meninggalkan luka lebam.
Lah... ini Dilla mesti apa tuh... di pojokan oleh Mayang dan menuduhnya tidak- tidak.
"Iya Bu Dilla minta maaf....".
"Minta maaf sama Nak Alex, bukan sama Ibu.." Dan dari belakang Alex tersenyum penuh kemenangan, akhirnya ia tahu bagaimana cara menjinakan Dilla.
"Aku akan memberi tahu Ibu mu Dilla.." Bisik Alex dan bisa di dengar oleh Dilla.
"Dasar Licik..." Jawab Dilla dan tentu Mayang bisa melihat tatapan tajam Putrinya ke arah Alex ia tak tahu masalah apa yang sedang terjadi.
"Tante sebenarnya ada yang mau Alex beritahu...". Permainan di mulai, Alex membuka suara dan mendapat pelototan dari Dari Dilla.
"Ada apa nak Alex, apa Dilla melakukan sesuatu sama kamu...?." Tanya Mayang. ia sudah menajam kan pendengaran kata apa yang akan di ucapkan Alex padanya.
"Bagaimana jika ku beri tahu Ibumu, tanda merah yang ada di leher mu, Apa yang akan Ibumu pikiran jika pelaku nya adalah Aku.." Sebelum menjalankan rencana, Pria itu kembali mengancam Dilla dengan berbisik.
Sumpah demi Apapun Dilla sangat terkesiap dan juga takut, apa yang akan terjadi jika Ibunya sampai tahu, bisa di pasung ia oleh Mayang atau lebih parah di nikah kan dengan Pria mesum ini.
"Tante Sebenarnya___".Alex tak bisa mengeluarkan suaranya karna sudah lebih dulu di bekap oleh Dilla.
"Ku turuti Maumu Alex tapi ku mohon jangan bawa Ibuku...." Kali ini Mata Gadis itu tak lagi tajam yang ada malah mengiba.
"Dilla apa yang kamu lakukan, lepaskan Alex, apa ada yang kalian sembunyi kan dari Ibu.." Suara Mayang sudah meninggi dan Dilla yang mendengar itu semakin takut.
Dilla melepaskan bekapan nya karna sudah melihat Pria itu mengangguk baru lah ia berbalik dan kembali melihat ibunya dengan menatap marah padanya.
Nyali nya menjadi ciut detik itu juga, Dasar sialan licik kau benar-benar licik Alex ku benci kau. Hanya bisa mengumpat di dalam hati.
"Nak Alex cepat katakan apa yang tadi mau kamu bilang..." Bagai Kapolda Mayang di sana, mengintrogasi keduanya dengan berkacak pinggang.
"Sebenarnya yang membuat Aku sakit adalah Dilla Tante...".
"APA...." Kedua ibu dan anak itu sama-sama terkejut dengan ucapan Alex yang seolah tengah mengadu pada orang tuanya.
"Jangan percaya Ibu..." Dilla membela diri ia tak terima bagaimana penyebab Pria licik itu sakit adalah dirinya.
"Apa yang di lakukan Dilla sama kamu Nak..." Dilla tak menanggapi ucapan dari Putrinya, Yang ada ingin tahu kenapa Pria tampan itu menyalahkan Dilla atas sakitnya.
"Ya memang Alex yang salah, dan membuat Putri Tante marah..."
"Apa yang telah di lakukan Dilla, Alex..." Tanya Mayang tak sabaran.
"Tengah malam Alex mengatakan jika Alex menyukai nya, namun Putri Tante marah tak terima tak hanya menceburkan ke kolam namun melakukan nya beberapa kali, bahkan Dilla menganiaya Alex Tante.." Alex seperti anak kecil yang mengadu pada Ibunya untuk di bela.
"Dilla berani sumpah, Dilla tak melakukan itu Bu...". Dengan gelengan hebat Gadis itu membela Diri., Aduan macam Apa itu, bisa- bisa Dilla di buat mati kutu oleh Alex.
"Dilla kamu sangat keterlaluan..."Mayang marah dan menatap tajam ke arah Putrinya. "Apa salah nak Alex jika Dia menyukaimu, jika tak suka ya tolak dengan baik-baik jangan berbuat kasar apalagi membuat Nak Alex sakit seperti ini.."
"Dilla berani sumpah Bu,... Dilla tak menceburkan Alex ke kolam..." Dilla masih membela diri. dan Di sisi lain Alex senyum penuh kemenangan.
Ia menyaksikan Gadis cantik itu tengah di marahin oleh Ibunya.. "Ini baru permulaan Dilla.".
"Ibu tak mau tahu, kau minta maaf pada Alex dan merawat nya sampai sembuh..." Ucap Mayang tak ingin di bantah lagi. "Cepat minta maaf.."
"Maaf.." Dengan nada ketus Gadis itu berucap.
"Minta maaf yang benar Dilla..". Mayang kembali bersuara tinggi.
"Mas Alex aku minta maaf mas...". Kali ini Gadis itu berucap lembut dengan terpaksa, Sumpah Alex ingin tertawa terbahak-bahak saat melihat Dilla di marahi seperti itu.
Tapi ujung-ujungnya Pria tampan itu malah kembali muntah di depan Wastafel. Dan kali ini Mayang yang membantu Alex dengan mengusap punggung lelaki itu.
Dilla memutar bola matanya jengah, namun hati nya tersentuh saat melihat Alex terus menerus mengeluarkan apa yang ada di dalam perut.
"Maafkan Dilla ya Nak.., Ibu tak tahu jika Dilla bisa berbuat seperti itu.." Mayang meminta maaf dengan tulus mewakili Putrinya.
"Tidak Apa Tante, Mungkin Alex yang salah sudah menyukai Putri Tante .." Alex bisa menjawab setelah semua yang ada di perut sudah tak bisa di keluarkan lagi.
"Kamu benar menyukai Dilla.." Dan Di angguki oleh Alex. "Kejarlah jika Kamu suka, namun jangan memaksanya .." Pesan nya pada Alex. meskipun Mayang menyukai Pria tampan ini namun ia tak akan pernah memaksa Putrinya.
"Tante tak keberatan jika Dilla ku dekati..." Sengaja di perjelas agar Gadis itu mendengar nya juga.
Sebuah senyuman di iringi anggukan bisa di lihat Alex. "Tapi bukan nya kamu sudah memiliki kekasih..." tanya Mayang karna sudah sering seorang wanita cantik dan seksi di bawa ke rumah ini.
"Maksud Tante Tania... Dia hanya sekedar teman kerja Tante... bukan siapa-siapa nya Alex.."
"Bukan Siapa-siapa tapi sudah sering di tiduri.." Guman Dilla di belakang sana begitu jengkel dirinya pada Pria mesum itu.
"Apa yang kamu katakan Dilla..." Mayang langsung memasang wajah marah pada Putri nya. namun lagi-lagi Dilla menggeleng. "Ingat kamu temani Nak Alex sampai ia benar-benar sembuh, kamu sudah buat anak orang sakit lagi Dilla...!."
"Iya Bu..." Kali ini pasrah saja lah.. terus mendapat Omelan dari Ibunya Rasanya kuping nya sudah benar-benar panas.
"Jangan iya.. iya.. cepat bantu Nak Alex berpakaian...". Sudah sejak tadi Ibu paruh baya itu melihat tubuh Alex yang sangat Atletis. membuat nya gerah saja.
"Ibu pamit...!."
aku suka ceritanya❤️❤️
ank Tante Anita atau alex