Indonesia
NovelToon NovelToon
Argantara Mega

Argantara Mega

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Tamat
Popularitas:44.8k
Nilai: 5
Nama Author: Melisa

Argantara Putra sulung Ira dan Ragata Hariawan mengalami nasib yang tidak jauh berbeda dengan sang kakak.

Hingga Opa dan Oma nya berniat menjodohkannya dengan seseorang dari masa lalunya yang dulu sangat menyakitinya.

Mampukah Arga bertahan dengan sosok gadis yang paling ia cintai sekaligus ia benci menjadi istrinya akibat perjodohan dari Oma dan Opanya?

Inilah kisahnya!

Berkarya tidaklah mudah. Dukungan dari kalian semangat untuk kami dalam berkarya. So.. dukung terus ye?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Melisa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bayu Mengamuk

"Aaaaaaa... Tidakkk!!!! Kakeeekkk!!!! Aaaaa huaaaaa... Aaaa... Papaa... Mamaaaa... Huaaaaa...."

Dddduuuaarr..

Ke tiga orang yang berdiri di depan pintu itu terkejut bukan main. Mereka membatu di tempat saat melihat keadaan Bayu yang begitu memprihatinkan.

Arga dan Mega mendekat. Mereka berdua mendekati dokter dan perawat yang kesusahan menangani tingkah Bayu.

Mega terisak. Ia mengulurkan tangannya untuk metengkuh tubuh Bayu yang terus meronta-ronta memanggil Pak Joni.

"Hiks.. Sayang.. Ini Mama, nak. Abang jangan begini. Hiks.. Kakek sudah baik-baik saja sekarang. Beliau sudah tenang di sisi Allah, Nak.. Sabar.." bisik Mega di telinga Bayu yang masih saja meronta di dalam pelukannya.

Mega tersedu saat merasakan tubuh Bayu kemblai bergetra saat dulu dirinya di pukul dibagian tengkuk hingga pingsan.

Dan saat bangun, Bayu langsung saja mengamuk seperti ini. Mega tidak sanggup melihat putranya seperti itu.

"Huaaaaaa.... Aaaaaa... Aaaaa.. Huaaaaa..." teriak Bayu lagi yang membuat dokter disana tidak tahu harus berbuat apa.

"Diam sayang.. Abang mau sama Papa? Papa Arga??"

Deg!

Deg!

Bayu yang sedang meronta di pelukan Mega seketika terdiam. Pandangan mata itu berpendar mencari keadaan sang Papa.

Arga yang berdiri tidak jauh dari Mega, tersenyum lembut dengan air mata yang masih beruraian di pipinya.

Bayu lagi dan lagi tersedu. "Hiks.. Hiks.. Hiks.. Papa.. Papa Arga.. Abang mau Papa Arga.. Abang mau Papa, Ma.." isaknya dengan tangan mengulur pada Arga.

Mega mematung melihat itu. Putranya itu seakan tahu dimana keberadaan Arga. Hingga tangan kecil itu melambai pada Arga yang kini berada di belakangnya.

"Hiks.. Papa.. Abang mau Papa, Ma.. Abang mau Papa.. Hiks.. Hiks.."

Arga mendekat dan segera merengkuh tubuh kecil itu. Ia memeluknya dengan erat. Begitu pun dengan Bayu.

Bocah kecil yang baru saja berusia dua tahun lebih itu memeluk Arga juga dengan erat. Ia tidak ingin melepaskan Arga sedikitpun.

"Papa.."

"Ssstt.. Udah. Abang tenag dulu ya? Papa disini. Jangan merasa bersalah pada Kakek Joni. Beliau sengaja melindungimu karena permintaan Papa. Jadi.. Jika Abang ingin marah dan menyalahkan. Salahkan Papa saja.." liroh Arga di telinga Bayu.

Bayu yang masih sesegukan menggeleng di ceruk leher Arga. "Nggak! Itu bukan salah Papa! Semua itu karena si Kakek tua sialan itu! Hiks.. Karena dia ingin membunuhku, maka yang terjadi tidak semestinya! Kita pulang Papa! Abang mau membalaskan dendam ini padanya dengan cara hancurkan perusahaan nya!" ucap Bayu yang membuat semua orang terkejut bukan main.

"Nak??" panggil Mega pada Bayu.

Tetapi Bayu menggeleng, "Hiks.. Nggak Mama! Abang cuma mau sama Papa! Kita pulang Pa! Temani kakek Joni dan Nenek Inah dulu." Imbuhnya pada Arga yang kini lagi dan lagi terkejut.

Arga terpaksa mengangguk dan keluar dari ruangan itu setelah memberi kode pada semua orang yang ada disana.

Mereka mengangguk setuju. Semuanya mengikuti langkah Arga dan Bayu yang mengikuti bamgkar jenasah milik Pak Joni yang akan segera di bawa pulang kerumah duka.

Selama di perjalanan, tidak sekalipun Bayu ingin lepas dari Arga. Ia tetal betah di ceruk leher Arga yang semakin terasa nyaman untuknya.

Arga tidak masalah dengan itu. Ia pun semakin erat memeluk tubuh putra sambungnya itu. Bayu mendekatkan bibirnya di telinga Arga dan berbisik lirih.

"Papa. Abang udah bisa lihat dengan jelas wajah Papa dan Mama Mega. Juga semua orang. Akung dan Uti serta Eyang!"

Deg!

1
WaTea Sp
good
uhuuyyyyyy
ndak bonusnya kah kak😭
Melisa Author: Ceritanya memnag habis sampai disana. Palingan sekuelnya othor buatkan nanti.
total 1 replies
Rubiyanti
Lumayan
Rubiyanti
seru
girl gang goodies
Ayo guys semangatin author dengan masukin novel ni ke novel Favorite kalian 😘😘😘😘, makasih ya buat author nya udah setia tuk menghibur kita semua 😊, BYE GUYS!!! 🙋😇💕
Madu Yang Luar Biasa
plis thorr up yang banyak🥺
Zizi Suartini
hallo kakak semangat berkarya ya kak🤭
mintandrose
Yailah kok udah sampe bab paling akhir aja.. semangat update thor!
Pin-Up Yang Elegan
Pokoknya jangan lama-lama ya Thor!
margo and me
Maaf ya thor, baru bisa komen. Soalnya aku tidak bisa mengalihkan pandanganku dari ceritamu yang seru ini~
HippySunshine
Yang punya daya tarik bukan magnet aja. Tapi karya author juga, lho! Hahaha.. semangat lanjut kak!
skyeandstaghorn
Go author! go author go! Biar author semangat, aku kasih ini :* saranghae
random acts of pastel
wah aku tunggu tuh yang baru thor. kek nya bakal lebih seru😍😘
ruby sunn
Thor! Ada banyak pertanyaan di kepala saya nih.. tapi untuk sekarang saya cuma bisa bilang “hayo buruan di update thooooor!!!!!!”
and.ochre
Authooooor! Aku suka sama ceritanya! Crazy up, please *puppy eyes*
Pin-Up Yang Elegan
Jangan mumet-mumet thor. Aku bakal tetep dukung author!
girl gang goodies
cepetan up thorr plisssss semangat cuy
moon struck traveller
Apa kak author ga denger jeritan hatiku buat kk lanjut bab baru?
SongbirdGarden
yah mana sambungannya thor :( rasanya kaya putus sama doi
enjouecollectif
Makasih Thor udah buat cerita sebagus ini~
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!