Nikolas adalah seorang pria yang sangat miskin, hidup gelandangan, dan tidak memiliki apa pun dan siapaun dalam hidupnya sekarang. Namun sebelum dia memiliki hidup yang menyedihkan seperti ini, dulunya dia adalah seorang tuan muda yang memiliki segalanya, dia kehilangan itu semua dikarenakan penghianatan yang dilakukan oleh orang-orang terdekatnya sendiri. Dan sampai pada suatu hari Nikolas harus bertemu dengan ajalnya, Namun Itu bukanlah sebuah akhir baginya melainkan sebuah awal yang baru untuk mengubah kehidupannya…
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon gabut serius, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 17
Setelah serangan Go kong gagal, Wu kong yang juga melompat diam-diam mencoba menyerang bocah itu dengan membantingkan kedua lengannya yang besar menghantamnya tepat mengenai atas kepala bocah itu, namun bocah itu berhasil menahan serangan kuat dari Wu kong yang bahkan membuat dataran di sekitar mereka itu hancur dengan menggunakan tangan kanannya yang kecil, dan demgan cepat bocah itu menendang Wu kong dan membuatnya terpental.
Tak memakan banyak waktu, Alpha juga menyerang bocah itu menggunakan cakarnya yang sangat tajam, namun bocah itu dapat menghindari semua serangan Alpha, begitu juga dengan Beta dia menyerang bocah itu namun tidak dapat mengenainya sedikit pun, bahkan Go kong yang ikut menyerangnya juga ikut dipermainkan oleh bocah itu.
“Kalian bertiga sudah dapat melewati evolusi yang sangat mustahil itu ya, lumayan… jadilah hewan peliharaan ku! maka akan ku ampuni nyawa kalian!” ucap bocah itu sembari menghindari semua serangan dengan sangat mudah.
Namun Go kong dan yang lainnya tidak menghiraukan perkataan bocah itu dan terus menyerangmya secara bersamaan.
Sampai pada akhirnya kesabaran bocah itu habis dan melancarkan serangan balik kepada mereka berempat.
Tak lama kemudian mereka berempat dengan sangat mudah di kalapahkan oleh bocah itu.
Mereka berempat mendapatkan serangan yang sangat telat dari bocah itu dan membuat mereka babak belur.
Tapi walaupun mereka berempat terluka, mereka terus bertarung sampai sisa tenaga mereka habis.
Gokong dan alpha yang berada di genggaman bocah itu mencoba untuk melpaskan cekikannya, sedankan Beta tergeletak di tanah dan dijadikan pijakan oleh kaki bocah itu, dan Wukong yang sudah terluka parah dan tidak sanggup melawan lagi.
Melihat itu Ares merasa sangat marah, namun dia tidak bisa berbuat apa-apa, Ares berpikir jika dia menyuruh si kembar untuk membantu Go kong dan yang lainnya, maka Ares dan yang lainnya akan dalam bahaya karena masih banyak iblis yang sedang menyerang, Ares yang merasakan ketidak berdayaan dirinya itu semakin merasakan emosi yang luar biasa smebari mengepalkan kedua telapak tangannya dengan kencang.
“Aku merasakan emosi yang tertuju kepada diriku yang agung ini, apa ini berasal dari tuan kalian? lihatlah betapa lemah dan pengecutnya dia yang tidak bisa melakukan apapun!” ucap bocah itu kepada Gokong dan yang lainnya.
“Ja-jangan per-nah meng-hi-na tu-tu-an!” ucap Go kong yang memaksa berbicara dalam keadaan lehernya yang sedang tercekik.
“HAHAHAHAHAH, Aku akan membunuh kalian dihadapan tuan kalian itu, dan membunuh tuan kalian setelahnya!” ucao bocah itu dan menambahkan kekuatan pada kedua tangannua.
“Bo-cah Sial!” teriak Alpfa kesal.
“Arghhhhh!” teriak Gokong dan Aplfa kesakitan.
Melihat itu, Gokong merasa sangat kesal, dan dia sudah tidak bisa menahannya lagi, diapun naik ke atas kudanya dan langsung menerobos ke arah bocah itu.
“Tuan!” teriak Filio dan Fiona.
“Kalian tetaplah disana dan lindungi semua orang!” teriak Ares.
“Tapi!” Balas Fiona dan diapun hendak menyusul Ares, namun kakanya Filio memegang bahu Fiona dan menahan dirinya.
“Kita tidak boleh melanggar perintahnya” ucap Filio.
“Tapi…” balas Fiona khawatir.
“Percayalah, tuan pasti punya rencana.” ucap Filio lagi kepada adiknya Fiona.
Ares pun benar-benar mendekat ke arah pemimpin pasukan iblis itu dengan niat menyelamatkan pengikutnya.
“Mereka selalu melindungiku! aku juga harus melindungi mereka sebagai tuannya!” ucap Ares dalam hatinya.
Melihat Ares yang sedang menuju ke arahnya, bocah laki-laki itupun menampakan sedikit senyuman di wajahnya.
“Woi..woi, ternyata tuan kalian itu sangat bodoh! dia mengantarkan nyawanya sendiri kepadaku! HAHAHAHAHA” ucap bocah itu.
Karenanya diapun akhirnya melepaskan Go kong dan Wu kong dan melempar mereka berdua ke tanah untuk menyambut kedatangan Ares.
“Ja-ngan kau berani meng-hina tuan, khuk!” ucap Wukong yang merasa kesal, diapun memaksa dirinya untuk berdiri dan melancarkan serangan terakhir kepada bocah iblis itu.
Wu kong melompat dengan semua tenaga terskhirnga dan hendak menyerang bocah itu dengan pukulannya,
Namun di satu sisi bocah itu sudah siap dengan jari telunjuknya.
Ares yang melihatt itu merasa panik dan berteriak sekencang mungkin kepada Wukong.
“Tidak! JANGAN WUKONG!” teriak Ares dengan sangat kencang.
Namun karena semua tenaganya sudah dia pakai untuk melompat dan menyerang, Wukong tidak memiliki sisa tenaga untuk menghentikan tubuhnya ataupun mundur.
Go kong yang melihat itu merangkak dengan paksa untuk menyelamatkan Wukong.
Saat pukulan Wukong sampai mengarah kepada bocah itu, muncul debu yang terbentuk karena kekuatan pukulan Wukong yang sangat kencang dengan seluruh tenaganya, namun Ares dan Gokong yang melihat itu merasakan kesedihan dan rasa kesal karena mengetahui bahwa Wukong tidak akan selamat.
Tapi saat debu-debu itu hilang, Ares dan Go kong merasakan perasaan yang sangat lega, karena tiba-tiba kedatangan Walt ditengah-tengah bocah iblis itu dan Wukong.
Walt datang entah dari mana dan menahan serangan Wukong menggukan tangan kirinya, dan menahan skill bocah iblis itu menggunakam tangan kanannya.
Melihat itu pun Ares merasa sangat senang dan bersyukur, begitupun dengan Go kong dan diapun akhirnya memeramkan matanya karena kelelahan.
“Walt!” ucap Ares, dan Ares pun akhirnya sampat ditempat mereka.
….
Beberapa saat yang lalu, saat Ares melihat kejadian yang akan membunuh Wukong, Ares merasa sangat emosi dan sedih.
“Tidak! JANGAN WU KONG!” Teriak Ares.
“Walt!” Teriak Ares dalam hatinya.
….
“HAHAHAHA, ternyata kau dilindungi oleh seseorang yang kuat!” ucap Bocah itu tertawa.
Walt pun mengangkut Wukong dan menindahkanya ke sisi Arws untuk beristirahat, lalu dia menundukan sedikit kepalanya kepada Ares.
“Aku memenuhi panggilanmu tuan…” ucap Walt kepada Ares.
“Kerja bagus!” ucap Ares.
“Sepertinya aku memang masih sangat-sangat lemah, jika tidak ada Walt dan yang lain, mungkin aku akan bernasib lebih buruk dibanding kehidupan ku yang sebelumnya!” pikir Ares tiba-tiba setelah kejadian yang banyak menimpa dirinya.
“Tu-tuan!???” teriak bocah iblis it kaget karena mendengar Walt memanggil Ares dengan sebuatm tuan.
“Naga sepertimu?! memanggil bocah manusia yang bahkan tidak memiliki kekuatan ini sebagai tuan??!” ucap bocah itu lagi.
Bocah itu terkejut, karena naga dihadapannya itu bukan melindungi bocah lemah itu atau semacamnya, melaikan naga itu adalah salah satu pengikut Ares.
Naga adalah mahluk yang keberadaannya tidak jauh berbeda dengan seorang raja iblis, itu membuat naga di dunia ini dipandang sangat tinggi, namun bocah itu melihat seorang naga menjadi pengikut seorang bocah manusia yang lemah.
“Berani kau menghina tuan ku! lancang!” ucap Walt marah, lalu dia melepaskan aura miliknya.
Namun bocah itu tidak diam saja, dan dia membalas Walt dengan mengeluarkan aura miliknya juga, itu menjadi benturan antara dua aura yang samgat kuat, bahwa membuat semua monster dan iblis yang berada disana merasakan ketakutan yang luar biasa, termasuk Ares, walaupun Ares sudah berada di dalam perlindungan Walt, tetap saja dia dapat merasakan kekuatan mereka berdua yang berada di level yang tak terbayangkan.
Benturan aura itu terjadi beberapa saat, Aura walt yang berwarna hitam dan bocah itu yang berwarna merah terus bertabrakan pada saat itu.
“Sebenarnya siapa kau pak tua?! kau hebat juga, tapi aku tidak pernah mendegar tentang mu? Ras kalian memang sangat misterius, tapi aku mengetahui dua naga yang ada didunia ini, apakah ternyata selama ini ada true dragon yang lain?!” ucap bocah itu kepada Walt.
“Kau tidak perlu tahu.” balas Walt.
Mereka terus beradu kekuatan, langit pun sampai terguncang karena kekuatan mereka berdua.
Namun setelah itu, Filio dan Fiona datang menghampiri mereka, dan mereka beruda pun membantu Walt.
“HAHAHAHAHA MENARIK! Bahkan ada dua orang high elf! Siapa kau sebenarnya bocah?” tanya bocah itu kepada Ares.
“Namaku, Ares.” jawab Ares dengan berani.
“Pergilah dari sini!” ucap Ares dengan perasaan kesal.
“HAHAHAHA, aku memang sudah berniat untuk pergi dulu sekarang, tapi aku pasti akan kembali lagi kesini, karena kau sangat menariik, HAHAHAHAHAHAHA”Ucap bocah itu dan diapun membuka portal yang sama saat dia tiba-tiba muncul.
“Oh ya, maaf sudah tidak sopan, namaku adalah Levi, senang bertemu denganmu… Ares…” ucap Levi dan diapun masuk kedalam portal itu bersama dengan para iblis yang tersisa lainnya meninggalkan hutan.
Dan dengan begitu, pertarungan di hari itupun berakhir.
….
Didalam hutan, pasukan kerajaan sedang menuju ke tempat Ares berada, namun saat diperjalan lagi-lagi Laskar merasakan sesuatu.
“Tidak hanya Iblis! ini… inii.. “ ucap Laskar dengan ekspresi yang sangat panik.
“Ada apa?! bicaralah yang benar!” tanya Lesia penasaran.
“Aku merasakan kehadiran sang naga!” ucap Laskar.
Mendengar itu, semua orang yang mendengarnya merasa terkejut secara berasamaan.
“Ya, aku memang merasakan dua kekuatan yang mengerikan” ucap Darius.
Dan memang, tidak hanya Darius, semua orang disana merasakan kekuatan yang mengerikan berada di hadapannya.
“Tidak, tunggu, ada kekuatan lain lagi! tapi aku tidak tahu itu apa!” ucap Laskar.
“Ya, aku merasakannya!” balas Lesia, sedangkan Darius hanya menganggukan kepalanya saja.
Mereka pun merasa khawatir dan panik, dan karena mereka belum mempersiapkan apa-apa untuk menghadapi banyak kekuatan sekaligus, Lesia pun mengurungkan niatnya dan mengeluarkan perintah untuk kembali dan meninggalkan hutan.