Indonesia
NovelToon NovelToon
Lukamu Adalah Sakitku

Lukamu Adalah Sakitku

Status: sedang berlangsung
Genre:Dikelilingi wanita cantik / Lari Saat Hamil / Nikahmuda / Selingkuh / Cintapertama / Nikah Kontrak
Popularitas:37.3k
Nilai: 5
Nama Author: silvianti

Dua orang berlatar belakang berbeda di jodohkan dengan paksa oleh perjanjian kedua orang tua mereka.Lelaki yang sudah cukup dewasa yang berwatak keras ini mempunyai istri cengeng yang baru beranjak dewasa.
walaupun pernikahan ini pernikahan paksa tapi Baran selalu menjadi perisai untuk istri kecilnya.
********†

Tangan Baran sangat dingin dan membeku rasanya.

Sedangkan di dalam sana deg ,,,deg,,, deg bunyi jantungnya seakan mau jatuh dari tampuknya.


Mulailah tangan dingin itu menjabat tangan penghulu.

'' Saudara Baran sanjaya bin Kemal sanjaya saya nikahkan dan kawinkan engkau dengan Dilan putri Antonio bin Antonio dengan....''.....''......''


Begitu lantang dan lancar Baran mengucapkan ijab qabul.


''Sah... '' semua saksi dan para tamu serempak menjawab.


Sekarang saatnya menyematkan cincin di jari masing-masing petanda di antara mereka sudah ada ikatan yang sakral.


Pertama giliran Dilan yang menyematkan cincin tersebut ke jari suaminya.


Rasanya seluruh badannya gemetar

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon silvianti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kenapa kau begitu cengeng

Disepanjang jalan pulang Baran tak henti-hentinya mengumpat gadis yang sekarang jadi istrinya itu.

''Dasar bodoh, pengecut, membela dirimu sendiri aja kau tak mampu '' seperti ada perasaan sakit di dalam hatinya saat Dilan disakiti.

''Ah kenapa aku yang sakit hati dengan semua ini, biarkan saja dia cuma istri di atas kertas ku'' ucapnya lagi sambil menenangkan hati yang lagi emosi itu.

Setibanya di rumah, dia  berpura pura tidak mengetahui apapun.

Dengan cepat turun dari mobil sebelum Dilan sampai di rumah.

'' Nak Baran sudah datang, nak Baran tidak tersesatkan?'' tanya ibu mertuanya dengan penuh selidik.

'' Gak bu'' jawabnya singkat.

'' Aku mau ke kamar dulu mau ganti baju ''

melangkah pergi meninggalkan mertuanya itu.

Tak lama setelah itu datanglah Dilan dengan wajah cerianya seolah-olah  tidak terjadi apa-apapun dengannya.

'' Ibu....' sapanya manja.

'' Dilan.... kenapa kamu berantakan sekali nak.

Apa yang terjadi?'' tanya ibunya dengan cemas melihat kondisi anaknya yang sangat berantakan.

Dengan rambut kusut, lutut yang luka dan bajunya sangat kotor.

'' Gk ada apa-apa bu....Tadi Dilan  habis bercanda dengan Tia.'' jawabnya dengan senyum tipis di bibir manis miliknya.

'' Kok sampai lutut mu luka kayak gini?'' bu Lastri merasa tidak puas dengan penjelasan anak gadisnya itu.

'' Namanya juga asik bercanda bu, udah dulu ya bu Dilan ke kamar dulu mau ganti baju" ucapnya berlalu sambil meloloskan diri dari ibunya itu.

Sementara di pintu kamar dia di dikagetkan dengan keberadaan suami yang sedari tadi menguping pembicaraan nya dengan ibunya.

'' Mas...'' dengan ragu Dilan menyapa suaminya itu, karena teringat kejadian waktu makan somay tadi, membuat dia tidak bernyali lagi menatap suaminya yang  dingin dan arogan.

'' Kamu dari mana aja,  apa kamu lupa kalau kau perempuan yang bersuami atau mungkin kau memang sengaja melupakan suami mu kalau di luar '' tanya Baran sinis.

'' Maaf mas '' hanya itu terucap dari mulutnya karena merasa bersalah.

'' Udahlah memang seharusnya begitu, biar kau gampang menipu teman teman mu, dan kau masih bisa santai dengan pacar mu seperti tadi'' ucap Baran lagi.

''Maaf aku belum siap untuk memberitahu teman temanku '' ucapnya sambil mata berkaca-kaca.

'' Kenapa kau sangat berantakan seperti ini?? memang segitu senangnya hati mu bertemu pacar mu itu'' tanya Baran yang berpura-pura tidak tau.

''Aku tadi becanda sama Tia sampai,,,,..'' ucapanya tergantung.

'' Hei kau kira semua orang seperti ibu yang bisa kau bohongi.

Aku tau mana yang becanda dan yang disengaja '' Menunjuk kearah kepala gadis kecil itu dengan suara baritonnya.

Mendengar perkataan suaminya itu, membuat Dilan kehilangan nyalinya.

Dilan hampir mengucurkan air matanya dengan deras, karena ketakutan saat melihat emosi di wajah dingin suaminya itu.

'' Kau mau nangis lagi....apa kemampuan mu hanya menangis'' tanya lelaki itu dengan kesal.

Tak tahan lagi melihat wajah cengeng istrinya, dia langsung menarik Dilan dengan kasar takut keributan itu di dengar mertuanya.

Dengan cepat Baran membawa keranjang dan mendudukkannya di sana sembari memandang wajah yang tertutup oleh telapak tangan putih mulus itu.

Sekarang pria tampan itu berjongkok di bawah istrinya, sembari mengangkat  rok abu-abu untuk melihat seberapa dalam luka di lututnya yang di sebabkan oleh Mira.

Dengan ketakutan Dilan reflek menggeser posisi duduknya.

'' Apa kau pikir aku mau macam macam, aku hanya melihat  seberapa dalam luka mu itu.

Bukan bermaksud apa-apa, hanya saja apa kata ibumu nanti,  kalau aku hanya membiarkan mu terluka'' ucapnya bicara dengan ketus.

Dengan bergegas Baran mengambil kotak obat dari mobilnya dan membersihkan luka di lutut gadis itu.

'' Kau ini terbuat dari apa sebenarnya, kenapa kau begitu cengeng '' ulas Baran dengan pelan sambil membereskan peralatan obat setelah membersihkan luka tersebut.

'' Sana ganti baju mu dan rapikan rambut mu. Jangan sampai orang-orang mengira aku melakukan  KDRT terhadap mu ''

Dengan pelan Dilan mengambil baju ganti hendak menganti bajunya.

Dengan paham pula Baran keluar dari kamar kecil itu dan memilih menunggu di balik pintu.

Serasa sudah siap istrinya itu berganti pakaian, dia masuk lagi dan memperhatikan istrinya dengan kesusahan menyisir rambut panjangnya karena sudah terlalu kusut.

Dengan sigap Baran meraih sisir dari tangan Dilan dan membantu menyisir rambut yang  kusut di bagian belakang nya itu.

Dia sangat mengagumi rambut panjang istrinya tampa sadar dia membelai rambut indah itu.

Setelah dia sadar apa yang dilakukanya barusan.

Baran segera melepaskan rambut itu dengan kasar.

'' Deg deg deg '' bunyi  jantung lelaki tampan itu.

''Kenapa aku jadi seperti ini, mungkin aku terlalu emosi karena melihat kepintarannya berbohong'' ucapnya didalam hati sambil berusaha menipu dirinya sendiri.

Tak terasa hari sudah malam.

Saatnya bagi mereka sekeluarga berkumpul di meja makan menikmati makan malam untuk pertama kalinya selama mereka menikah.

bu Lastri membuka pembicaraan diantara mereka setelah menikmati makan malam.

'' Oya nak Baran apakah bungkusan itu milik nak Baran.

Tadi ibu menemukanya ada di pintu ??'' tanya ibu sambil menunjuk ke arah paper bag warna hitam.

'' Gak Bu '' jawabnya pendek sambil membidik kepada istri kecilnya.

''Itu punya Dilan bu, tadi disekolah '' pembicaraan itu terputus Karana ditikung oleh suaminya.

'' Maaf bu aku ke kamar duluan, mau istirahat lebih awal '' kata Baran memandang tidak suka pada gadis cantik itu.

"Ya nak "ucap ibu.

'' Berani beraninya kau berbohong dengan alasan ada keperluan kesekolah, padahal  kau jalan jalan sambil belanja dengan pacarmu. Dasar cinta monyet '' gumam Baran lagi karena masih teringat saat Dilan ditempat mang somay tadi.

'' Ah bodo amat, mau kemana,  dengan siapa bukan urusan ku'' lagi lagi Baran bicara sendiri dalam hatinya sembari mengambil hp dan melihat panggilan tak terjawab udah sepuluh kali dari kekasihnya yaitu Tania.

Langsung Baran melakukan panggilan video call kepada kekasihnya itu.

Terlihat wajah seorang wanita berambut pirang memakai baju tidur transparan memperlihatkan warna kulitnya.

'' Honey kangen ''sapa perempuan itu.

'' Mmmm'' jawabnya dingin.

Sementara di sisi lain Dilan agak ragu ingin memasuki kamarnya, karena dia tau kalau jam segini pasti suaminya itu lagi bermesraan dengan kekasih nya itu.

'' Aku masuk apa tidak ya....kalau aku masuk aku akan jadi obat nyamuk tapi gimana lagi, aku harus tidur cepat malam ini, kalau tidak aku akan terlambat keacara wisuda besok'' dengan berani dia membuka pintu kamar miliknya itu.

Sedangkan Baran tak mempedulikannya sama selaki, lelaki itu memilih melanjutkan bicara dengan kekasih seksi nya.

Sekilas Dilan melihat ke layar ponsel milik suaminya, terlihat perempuan berambut pirang seperti bertelanjang karena perempuan itu berpakaian sangat transparan.

Antara malu dan jijik Dilan melihat pemandangan antara suaminya dan perempuan itu.

'' Honey....apakah kau tidak kangen dengan ini'' ucap perempuan jalang itu menunjuk gunung miliknya yang menonjol di balik baju tipis itu.

'' Udah dulu ya aku sudah ngantuk '' ucap Baran mengalihkan pembicaraan  sebelum menyimpang ke wilayah terlarang.

Dia paham ada anak kecil yang juga tidur satu kamar dengannya.

'' Bentar lagi aja honey '' rengek manjanya terdengar di balik benda persegi panjang itu.

''Udah dulu '' dengan cepat Baran mematikan  panggilan itu sepihak.

''Tuhan aku tidak apa-apa kok.

Walau dia sudah mempunyai  Kekasih, tapi aku memiliki engkau yang selalu ada yang akan menjagaku.

Dari rahim ibu sampai sekarang, jadi aku tidak butuh siapapun cukup engkau saja ''  gumam Dilan dalam hati.

Tampa sadar ada setitik air mata di ujung matanya dengan sigap dia menghapusnya dan berusaha memejamkan matanya agar bisa bertukar alam ke alam mimpi.

1
Mazz Johan
lanjut dong bab nya,,udah di tgguuu
Mira Lestina
kok mentok hanya di bab ini Tor , padahal lg seru serunya
Ramadhani Kania
jngn mdh d profokasi Dilan....ayo dewasa....
Mira Lestina
Tor kapan lanjutnya ni, udah kangen sm Dilan
Ramadhani Kania
kpn nie Dilannya bisa mndiri ...
Elsa Hetty Sidabutar
pagi da stanby thor..... smangat semuanya
Ramadhani Kania
justru krn kepolosannya yg murni itulah yg mnarik buat Baran...krn memancarkn kejujuran...
Ramadhani Kania
ayo Dilan...buat semua orang sayang pdmu....
Ramadhani Kania
buat kpok dong Melisa dan bu Gitanya.....
Ramadhani Kania
Baran mulai bucin....
Ramadhani Kania
aduh Dilan...polos bngt kmu....kalau kmu dh d g2 in y jls terasa sakit...lawong kmu gk ngerasain sakit kq..gek kmu lg haid.....🤦
Ramadhani Kania
mnding yg polos kyk g2 ri pd kyk Tania murahan...
lanjuuuut
Ramadhani Kania
akhirnya Dilan masih perawan....
Elsa Hetty Sidabutar
semangat...
Elsa Hetty Sidabutar
cemburu ya...
Elsa Hetty Sidabutar
cuek tapi perhatian juga..... mantap
Ramadhani Kania
betul Angga....tp kasian Dilan juga....ayo kasih karma dong buat Tania....
Mira Lestina
duh tor nunggunya brp hr, tp updatenya cuma 1
gelvia aqila: oke kita tambah lagi ya
total 1 replies
Ramadhani Kania
hrs e kmu bisa mnolak Baran.....😡
gelvia aqila: jangan emosi donk kakak Rani...☺️
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!