Indonesia
NovelToon NovelToon
Aminah:Mengejar Cinta Pertama

Aminah:Mengejar Cinta Pertama

Status: sedang berlangsung
Genre:Kehidupan di Kantor / Cintapertama
Popularitas:5.2k
Nilai: 5
Nama Author: Deepey

Aminah berhasil menjadi anggota polisi lalu lintas demi mengejar cinta pertamanya yang seorang polisi lalu lintas. Akankah dia berhasil mendapatkan cinta pertamanya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Deepey, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Keraguan

" Saya meminta maaf karena kemarin tidak menemui kalian yang telah berkenan menanti saya di depan kantor seharian tetapi saya justru bisa menyempatkan makan malam berdua dengan pacar saya. Saya berharap kalian mendukung hubungan saya dengan pacar saya kedepannya. Dia memang bukan dari kalangan artis atau selebgram. Namun dialah yang bisa mencairkan hati saya yang telah membeku. Dia adalah pacar pertama saya. Selayaknya orang yang sedang jatuh cinta pada umumnya, tentunya saya juga ingin menghabiskan waktu bersama pujaan hati saya. Sekali lagi saya meminta maaf karena telah mengecewakan anda sekalian dan terima kasih yang tak terhingga untuk kado yang Anda berikan sebagai bentuk perhatian terhadap saya. Terima kasih." Bams menutup klarifikasinya yang cukup singkat. Dia terdiam beberapa saat, sudah siap menerima hujatan dari fans bar-barnya. Tiba-tiba terdengar suara tepuk tangan memecah keheningan. Rupanya banyak fans yang menerima idolanya memiliki pujaan hati. Bams tersenyum lega. Dengan segera dia menyelesaikan sesi foto bersama para fansnya sehingga bisa menemui Sari dan menyampaikan kalau hubungan mereka telah direstui fansnya. Namun saat memasuki ruang kerjanya, Sari tak nampak di pelupuk matanya.

" Am, lo liat Sari ga? " tanya Bams cemas.

" Kayaknya ke toilet, Mas." jawab Sari.

Bams ingin segera bergegas menuju toilet tapi langkahnya dihentikan oleh Pak Rafli yang menyuruhnya menemui Pak Maryo segera. Dengan berat hati, Bams berjalan menuju ruangan Pak Maryo.

Tak lama kemudian, Sari muncul sambil memegang perutnya. Dia berjalan sedikit a tertatih menuju ruangan Pak Rafli.

" Barusan Sari kenapa ya Gas? " tanya Bu Ambar. Bagas dari tadi juga memperhatikan Sari tapi tak berani bertanya karena terlihat terburu-buru menemui Pak Rafli. " Ga tau, Bu." jawab Bagas singkat. Pandangannya masih tertuju ke ruang Pak Rafli.

" Tadi aku lihat Mba Sari pegang perutnya, mungkin sakit perut, Bu." celetuk Ami.

" Kesempatan, Gas! Anterin Sari pulang sana!" suruh Bu Ambar.

Seketika Bagas menengok ke arah bu Ambar dan tersenyum lebar. " Siap laksanakan!" jawab Bagas dengan wajah cerianya. " Tuh anaknya keluar, Gas." Bu Ambar memberi kode.

" Kamu kenapa Mba?" tanya Ami.

" Aku ijin pulang Am, perutku nyeri banget. Mau ke RS." jawab Sari pelan.

" Anterin Gas! Kasian Sari lagi sakit gitu, masa ke RS sendirian." seru bu Ambar.

Tak pakai lama, Bagas segera beranjak mendekati Sari. " Tunggu bentar ya Sar, aku ijin pak Rafli dulu. " ucap Bagas. " Ga usah Mas. Aku bisa sendiri kok, Mas. " tolak Sari.

Tanpa mengindahkan penolakan Sari, Bagas sudah berjalan memasuki ruangan Pak Rafli sebentar dan keluar dengan senyum sumringah. " Yuk Sar, kita berangkat sekarang." ajak Bagas.

" Cepet sembuh ya Mba." ucap Ami disusul bu Ambar dengan ucapan senada. Sari tak punya pilihan lain, dia pun berjalan beriringan dengan Bagas yang siap sedia mengantarkannya ke RS.

" Mereka cocok ya, Am? " tanya bu Ambar.

Ami tersenyum canggung karena dia tahu bahwa Sari pasti tidak akan nyaman ditemani Bagas, harusnya yang menemani Sari adalah Bams. Baru saja diucap dalam hati, Bams datang sambil terengah. " Sari dimana, Am? " tanya Bams.

" Kenapa dari tadi cariin Sari si Bams?" sela Elok yang tak dihiraukan Bams.

" Ke RS Mas." jawab Ami.

" Apa? Dia sakit apa Am? " tanya Bams panik.

" Sakit perut, Bams. Udah dianter Bagas kok." jawab bu Ambar.

" Bagas? " Bams mulai bertanya keheranan.

Ami yang takut terjadi perang Dingin antara Bams dan Sari mencoba menengahi. " Tadi Mba Sari sakit, terus Bu Ambar minta Mas Bagas nganterin karena kasihan kalau Mba Sari sendirian."

Bams menghela nafas, mencoba menahan segala emosi yang menyeruak dalam dirinya. Dia tahu kalau dia semakin terlihat cemburu dan hubungan mereka ketahuan, pasti Sari akan marah besar.

" Lo aneh banget deh Bams, kayak orang lagi cemburu." celetuk Elok.

" Hah?! Enggak lah! Gue cuma ada perlu sama dia, da-ru-rat! " ucap Bams tegas. Lancar tanpa gugup sedetik pun walaupun curiga Elok memang tepat sasaran.

Di sisi lain, Bagas benar-benar memperlakukan Sari like a princess. Hampir tiap lima menit Bagas menanyakan keadaan Sari, membelikan air mineral dan roti coklat keju kesukaan Sari. Sari pun sebenarnya tahu sejak lama Bagas menyimpan rasa padanya, dia hanya pura-pura bodoh sebab dia tak punya kekuatan untuk menolak ketulusan Bagas. Tapi dia benar-benar tak memiliki ketertarikan pada Bagas sebagai seorang lawan jenis. Dia menyukai Bams yang memang secara visual jauh melampaui Bagas. Bagai kejatuhan langit runtuh ternyata Bams pun memiliki rasa yang sama padanya. Tapi sekarang dirinya mulai meragu, apakah hubungan dia dengan Bams akan baik-baik saja kedepannya. Barusan dia membaca berita terbaru, ada yang mendukung hubungan mereka namun banyak pula yang menghujatnya di kolom komentar. Dia mulai termakan komentar jahat yang dibacanya dan mulai minder dengan dirinya yang bukan siapa-siapa.

1
Rohana Omar
penat baca di situ di situ jg bila lak nak jumpa om ........
deepey: InsyaAllah habis chapter ini bu 🙏
total 1 replies
mada Idris
so sad... udah dibela belain jadi polisi malah Rafli udah nikah
mada Idris
ngarep banget langsung ketemu Rafli
mada Idris
bundanya gercep
deepey
Terima kasih sudah membaca karya saya. 🙏
deepey
Maaf banyak typo, kadang ada titik atau koma di tengah kalimat. Author nulis langsung di draft dan karena layar HP author pecahnya rumit jd tanpa disadari byk tanda baca absurd yg mengganggu. Kadang buat baca juga susah, kudu geser ke atas ke bawah. Mastiin udah bener apa belum. Tapi ada aja yg kelewatan. 🙏
Snow Lotus
aku bisa bayangin ekspresi seberapa jijiknya bams disini
deepey: kk ade ketemu gede 🤭
total 1 replies
Snow Lotus
yakin pas bams bilang sakit itu sakit beneran? aku ga yakin deh thor... dia malah ketawa happy dicubit Ami yang lagi kesel🤣
deepey: cubitan rasa degser🤣🤣
total 1 replies
deepey
Terima kasih sudah berkenan mengikuti karya saya. 😄
Ally
yo... kenapa lo dateng sendirian si?
deepey: Cahyo mau buktiin dulu. dikiranya dia lg diprank
🤭🤭
total 1 replies
Ally
parah ni Dirga. udah denger adeknya diculik malah lanjut makan.
deepey: dia ga percaya adeknya diculik dan nganggep si ferdi lebay. makanya dia nyesel bgt, nangis nangis ampe bikin penjahatnya denger. dirga... Dirga..
total 1 replies
Ally
kalau ami udah mulai suka sama bams terus rafli gimana thor?
deepey: bams aja taunya ami suka sama rafli no debat. 😄
total 1 replies
Ally
amiii.. kamu mikirnya kejauhan. 🤣
Ally
bams emang ada rasa sama ami ya Thor?
deepey: harusnya si, tapi dia masih fase penyangkalan.
total 1 replies
deepey
tokoh utama tetap ami ya guys. bahas sari paling cuma tiga episod.
deepey: namanya juga promosi karya ya guys ya
total 2 replies
Snow Lotus
horeee besok ketemu Rafli
Snow Lotus
aduuuhhh rafli... kenapa ga muncul sekalian aja si..
Snow Lotus
ini pertanyaan aku dari kemarin kemarin thor
Snow Lotus
suka interaksi ami dan bams, kayak BESTie bangett
Snow Lotus
lama lama kenal bams dia dewasa juga
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!