Indonesia
NovelToon NovelToon
Teknisi Rendahan Sebenarnya Dewa Perang

Teknisi Rendahan Sebenarnya Dewa Perang

Status: tamat
Genre:Nikah Kontrak / CEO / Dikelilingi wanita cantik / Tamat
Popularitas:180.7k
Nilai: 5
Nama Author: kiyoe

Pria yang selama ini mereka remehkan adalah Dewa Perang yang mampu menghancurkan kerajaan dalam semalam.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon kiyoe, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 18

Devan menyipitkan matanya menembus cahaya silau itu dengan tatapan yang langsung berubah menjadi sedingin es.

​"Sepertinya anjing peliharaan Keluarga Sanjaya datang untuk menagih janji, Bos," jawab Devan dengan sangat tenang.

​Brak! Brak!

​Pintu-pintu SUV hitam itu terbuka secara serentak.

​Delapan orang pria berpakaian serba hitam dengan topeng bergambar gagak turun dari mobil tersebut.

​Mereka semua memegang senjata tajam berupa parang panjang dan beberapa di antaranya memegang pistol berperedam.

​Clarissa menjerit tertahan melihat senjata api yang diarahkan lurus ke mobil mereka.

​"Devan! Kita harus putar balik sekarang juga!" teriak Clarissa panik mencoba memindahkan gigi mobil.

​Namun sebelum Clarissa sempat menginjak gas, sebuah peluru melesat tajam dan menghancurkan ban depan mobil mereka.

​Dor! Pssst!

​Ban mobil itu meletus seketika membuat kendaraan mewah tersebut kehilangan keseimbangan dan tidak bisa dijalankan lagi.

​"Sial, mereka benar-benar niat ingin membunuh kita malam ini," gumam Devan tanpa ekspresi takut sedikit pun.

​Devan menoleh ke arah Clarissa lalu mencopot sabuk pengamannya.

​"Kunci semua pintu dari dalam dan jangan keluar apa pun yang terjadi, mengerti?" perintah Devan dengan nada mutlak yang tidak bisa dibantah.

​"Kamu mau apa? Jangan gila, mereka bawa pistol!" cegah Clarissa menangis ketakutan sambil menahan lengan kemeja Devan.

​"Aku cuma mau olahraga sedikit memanaskan otot, Nyonya Bos," jawab Devan tersenyum menenangkan lalu melepaskan tangan Clarissa dengan lembut.

​Ceklek. Brak.

​Devan membuka pintu mobil dan melangkah keluar menembus rintik hujan yang semakin deras.

​Pemimpin kelompok pembunuh bayaran Gagak Hitam itu tertawa serak melihat mangsanya menyerahkan diri begitu saja.

​"Ternyata rumor itu salah, kamu punya nyali yang besar juga anak muda," ejek pemimpin pembunuh itu sambil memutar-mutar pistol di tangannya.

​"Sayangnya, Tuan Bram sudah membayar kami sangat mahal untuk membawa kepalamu dan istrimu malam ini."

​Devan berdiri santai dengan kedua tangan di dalam saku celana panjangnya.

​"Gagak Hitam ya? Kudengar kalian adalah kelompok pembunuh paling elit di kota ini," ucap Devan dengan nada meremehkan.

​"Kalau elit, seharusnya kalian pakai peluru penembus baja, bukan peluru murahan kaliber kecil seperti itu."

​Mendengar hinaan mentah-mentah itu, pemimpin Gagak Hitam langsung menggeram marah.

"Habisi bajingan sombong ini sekarang juga!" perintahnya dengan suara menggelegar menembus derai hujan.

Tiga orang pembunuh berbadan kekar langsung berlari ke arah Devan sambil mengayunkan parang panjang mereka.

Ting!

[Peringatan: Ancaman mematikan terdeteksi.]

[Sistem Dewa Perang mengaktifkan kekuatan fisik tahap pertama.]

[Energi segel terbuka: 25 persen.]

Wush!

Seketika itu juga, aura pembunuh yang luar biasa pekat meledak dari tubuh Devan.

Hujan rintik di sekitarnya seolah tertahan oleh tekanan energi tak kasat mata yang sangat mengerikan.

Tiga pembunuh yang baru saja melangkah maju itu tiba-tiba merasakan dada mereka sesak dan lutut mereka gemetar tanpa alasan.

Mereka merasa seperti sedang berhadapan dengan iblis maut yang baru bangkit dari neraka terdalam.

Bugh!

Sebelum salah satu dari mereka sempat mengayunkan parangnya, Devan sudah menghilang dari tempatnya berdiri.

Tiba-tiba saja sebuah tendangan lutut yang sangat keras bersarang di ulu hati pembunuh pertama.

​Krak!

​Suara tulang rusuk patah terdengar sangat jelas mengalahkan suara hujan.

​Pembunuh itu memuntahkan darah segar dan tubuh besarnya terlempar ke udara sebelum jatuh tak sadarkan diri di aspal.

1
ZAHRANI
ngapain di ulang😏
ZAHRANI
bukannya 5%,harusnya kan jadi 15%,kok 20%,darimana itu thor,jangan korupsi😏
Hendra Irawan
kerennnn 👍
echa purin
👍👍👍👍
Agang Junior
mirip cerita "Dikira satpam rendahan rupamya mantan raja tentara" di novel satunya
Achmad Rozy
cepet banget menguasai ilmu naga itu 🤭
MAWI
assseeeeek
MAWI
mantaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaap
Mr T
👍
Aisyah Suyuti
good
Tatan Utari
iya lieur yg nyetir bisa gantian, kapan tukeran nya
yohana imetriuli
wah Thor.. td mo pulang si depan yg nyetir, lha ini kok si Clarisa yg nyetir... kapan tukerannya thorr 😄😄😄🤭
yohana imetriuli: devan mksud ku ikii
total 1 replies
Retno Palupi
bingung saya, yg setor dr kantor Devan, d jln kok jd Clarissa yg nyetir 🤭
Azzura Salma
agak risi sma panggilanx devan ke istrix kok bos terus,,sedangkan clarissa udh mulai mesra. kdg sayang kdg suamiku.
Indra
Rejeki nomplok nih
JJ opa
Dewa perang di lawan🤣🤣🤣
Musa Lamovic
maw komen bab yg pendek eh sdh ada yg nulis tuh
kiyoe: hehehe awalan merintis kak maaf
total 1 replies
Tiara Bella
aku mampir Thor salam kenal 😍😍
kiyoe: salam kenal kembali kak Tiara Bella terimakasih sudah mampir hihi🤭
total 1 replies
Muezza UnU
good
Ria Gazali Dapson
siap² siska n riko , jdi ob🤣😄
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!