Indonesia
NovelToon NovelToon
Istri Bisu Tuan Penguasa Cacat

Istri Bisu Tuan Penguasa Cacat

Status: sedang berlangsung
Genre:Orang Disabilitas / Mafia / Pengantin Pengganti
Popularitas:47.6k
Nilai: 5
Nama Author: Yulianti Azis

Sejak kecil, Kirana Lin dibuang ke desa karena terlahir bisu. Meski tak mampu berbicara, ia memiliki kecerdasan luar biasa dan segudang prestasi.

Dua puluh tahun kemudian, Kirana kembali ke keluarga Lin untuk menggantikan putri angkat mereka menikah dengan Kendra Wu, penguasa keluarga Wu yang lumpuh akibat kecelakaan.

Semua orang mengira Kirana akan menderita di tangan Kendra. Namun, gadis bisu itu justru berhasil membuat sang penguasa jatuh cinta dan membantunya merebut kembali semua yang telah dirampas darinya.

Yuk simak kisahnya! Yang tidak suka langsung skip!👊👊

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yulianti Azis, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Salah Paham

Acara pernikahan Kirana dan Kendra akhirnya selesai menjelang sore hari. Setelah seluruh tamu meninggalkan mansion keluarga Wu, suasana rumah besar itu perlahan kembali tenang, sementara para pelayan mulai membereskan sisa dekorasi dan meja hidangan.

Di kamar pengantin, Kirana sudah selesai membersihkan diri. Wanita itu kini mengenakan piyama bergambar beruang yang terlihat begitu kontras dengan penampilannya saat mengenakan gaun pengantin beberapa jam sebelumnya.

Kirana duduk di dekat koper sambil mulai merapikan barang-barangnya. Ia memasukkan beberapa pakaian ke dalam lemari, kemudian memastikan kotak obat dan perlengkapan medisnya berada di tempat yang mudah dijangkau.

Tak lama kemudian, pintu kamar terbuka. Kendra masuk dengan kursi rodanya yang didorong oleh Marco, sementara pria itu membawa beberapa barang milik majikannya.

“Letakkan saja di sana,” kata Kendra sambil menunjuk meja di dekat jendela. “Setelah itu kau boleh pergi.”

“Baik, Tuan,” jawab Marco.

Marco baru saja hendak meletakkan barang ketika Kendra tiba-tiba mengeluarkan sebuah kotak kecil dari salah satu tasnya. Ia membuka kotak tersebut, kemudian mengambil sebuah botol kecil berisi cairan berwarna gelap.

“Kirana,” panggil Kendra.

Kirana menoleh.

Kendra mengulurkan botol itu kepadanya. “Ini yang kau minta.”

Mata Kirana langsung berbinar ketika melihat benda tersebut. Ia buru-buru menghampiri Kendra, mengambil botol kecil itu dengan kedua tangannya, lalu mengangguk berkali-kali sebagai tanda terima kasih.

“Ekstrak Anggrek Bulan Hitam,” gumam Kendra. “Aku sudah mendapatkannya seperti kesepakatan kita, aaku akan memberimu setelah bunganya sudah diesktrak lagi.”

Kirana kembali mengangguk. Wajahnya terlihat jauh lebih cerah daripada beberapa menit sebelumnya.

Ia segera menyimpan ekstrak tersebut di dalam kotak khusus miliknya. Setelah memastikan benda itu aman, Kirana berbalik dan mengambil sebuah kotak kayu kecil dari dalam kopernya.

Kendra memperhatikan dengan alis sedikit terangkat. “Apa lagi yang kau lakukan?”

Kirana membuka kotak itu dan memperlihatkan beberapa jarum perak yang tersusun rapi. Ia mengambil satu jarum, kemudian berjalan cepat ke arah Kendra.

“Sebentar,” kata Kendra.

Kirana sudah berada di depannya. Dengan wajah serius, ia langsung membuka celana Kendra untuk memeriksa pinggang ke bawah.

Mata Marco langsung membesar.

“Tuan ....” Marco menatap situasi di depannya dengan wajah canggung. “Saya rasa saya tidak perlu berada di sini.”

Kendra menoleh tajam. “Marco.”

“Selamat menikmati malam pertama, Tuan dan Nyonya,” kata Marco cepat.

“Bukan begitu!” Kendra langsung membantah.

Tetapi Marco sudah berbalik dan berjalan terbirit-birit menuju pintu. Begitu keluar, ia langsung menutup pintu kamar rapat-rapat dari luar.

Kendra menatap pintu dengan wajah tidak percaya. “Dasar.”

Ia kembali menoleh kepada Kirana yang masih sibuk menarik celana panjang itu. Kendra langsung menahan tangan wanita itu sebelum Kirana membuka celananyaa.

“Apa yang kau lakukan? Apa kau tidak malu, hah?!” tanyanya.

Kirana mengerutkan kening. Tatapannya polos seolah pertanyaan Kendra benar-benar aneh.

Ia mengambil ponselnya, mengetik beberapa kalimat, kemudian menunjukkan layar tersebut kepada Kendra.

‘Tentu saja aku ingin mengobati kakimu. Tidak mungkin ditunda lagi, kan? Aku ini profesional. Memangnya apa yang kau pikirkan?’

Kendra terdiam. Wajahnya perlahan memerah.

Merah itu bahkan menjalar sampai ke telinganya. Ia segera membuang muka agar Kirana tidak melihat ekspresinya.

“Tidak perlu terburu-buru juga,” katanya kaku. “Kau istirahat saja dulu. Besok baru melakukan pengobatan.”

Kirana menatapnya tajam.

Kendra melirik sekilas. “Kenapa?”

Kirana masih menatapnya dengan wajah kesal.

“Apa?” tanya Kendra lagi.

Kirana tidak menjawab. Ia hanya mengambil jarum perak yang tadi sempat ditahan Kendra.

“Jangan bilang kau—”

Kirana langsung menusukkan jarum itu ke titik pengobatan di pinggang Kendra.

“Aah!”

Suara Kendra terdengar cukup keras hingga menggema di kamar.

Kirana tetap memasang wajah datar. Ia justru mengambil jarum berikutnya dengan gerakan tenang.

“Kirana!” Kendra meringis. “Kau tidak bisa memberi peringatan terlebih dahulu?”

Kirana mengangkat alis, lalu mengetik cepat di ponselnya.

‘Aku sudah memperingatkanmu dengan tatapan.’

Kendra menatap tulisan tersebut dengan wajah tidak percaya. “Mana ada orang memberi peringatan dengan tatapan?”

Kirana hanya mendengus kecil.

Di luar kamar, Cassia yang baru saja datang membawa beberapa makanan untuk kedua pengantin berhenti tepat di depan pintu. Tangannya bahkan sudah terangkat hendak mengetuk ketika tiba-tiba terdengar suara Kendra dari dalam.

“Aah!”

Cassia membelalakkan mata. Ia menoleh kepada para pelayan yang berdiri di belakangnya sambil membawa troli makanan. Perlahan, senyum penuh arti muncul di wajah wanita paruh baya itu.

“Ya ampun,” bisiknya. “Ini masih sore.”

Para pelayan saling pandang dengan wajah canggung.

Cassia menutup mulutnya sambil menahan tawa. “Dasar pengantin baru, ternyata sudah tidak sabar.”

Salah seorang pelayan menundukkan kepala karena wajahnya mulai memerah.

Cassia justru terlihat semakin senang. “Kirana benar-benar hebat, pasti dia memimpin permainan ini Aku tidak salah memilih menantu.”

Ia kemudian berbalik dan langsung melambaikan tangannya. “Sudah, jangan ganggu putraku dan menantuku.”

“Tapi, Nyonya, makanannya—”

“Bawa kembali. Nanti bawa saja kalau malam.”

“Baik, Nyonya.”

Para pelayan segera mendorong troli makanan menjauh dari kamar. Beberapa dari mereka bahkan masih menundukkan kepala sambil menahan rasa malu karena salah memahami suara yang mereka dengar.

Sementara itu, di dalam kamar, Kendra masih meringis sambil melihat beberapa jarum yang tertancap pada titik tertentu di kakinya.

“Kau ingin membunuhku?” keluhnya.

Kirana menatapnya datar, ia hanya memastikan apakah pinggang Kendra juga mati rasa atau tidak. Ia kemudian memastikan posisi jarum sebelum mengambilnya satu per satu dengan hati-hati.

Setelah selesai, Kirana kembali menyimpan jarum-jarum tersebut ke dalam kotak kayu. Ia sama sekali tidak merasa bersalah karena menurutnya Kendra sendiri yang membuat semuanya menjadi rumit.

Dalam hati, Kirana mendengus. Cih, dasar pria arogan.

Kendra memperhatikan Kirana yang berjalan menuju tempat tidur. “Kau benar-benar tidak punya rasa bersalah?”

Kirana menoleh sebentar, kemudian mengangkat bahu.

Tanpa menjawab, ia naik ke atas kasur. Tubuhnya terasa sangat lelah setelah melewati hari yang panjang, mulai dari upacara pernikahan, menghadapi para kerabat keluarga Wu, hingga akhirnya mendapatkan ekstrak yang selama ini ia cari.

Kirana menarik selimut, lalu memejamkan mata.

Dalam hitungan menit, wajahnya yang tadi masih kesal perlahan menjadi tenang. Ia benar-benar kelelahan dan tidak lagi peduli dengan Kendra yang masih duduk di kursi roda di dekatnya.

Kendra memandang wanita itu dalam diam.

“Benar-benar aneh,” gumamnya.

Ia kemudian mengalihkan pandangan kepada kakinya yang baru saja mendapat pengobatan.

1
💜⃞⃟𝓛 🆈🅰🆈🆄🅺🍒⃞⃟🦅🏡s⃝ᴿ
tumben hanya 1 part saja KK Yul
💜⃞⃟𝓛 🆈🅰🆈🆄🅺🍒⃞⃟🦅🏡s⃝ᴿ
tumben hanya 1 part saja KK Yul
Tiara Bella
kendra ketakutan ditinggal Kirana....bisa dibicarakan ko Ken....
💜⃞⃟𝓛 🆈🅰🆈🆄🅺🍒⃞⃟🦅🏡s⃝ᴿ
ini kakak2 nya Kirana malah waras

Brati yg g waras ya mama papa nya Kirana sama si tukang kompor meledug itu
wiss g da kapok2 nya mereka itu ya
mama_im
kamu kayak gitu, kirana bakal kecewa ken, 😤
teh tubruk
nah apakah Kendra sudah mulai merasakan rasa tertarik/suka pada Kirana?
Maria Lina
takut ya ken..maka nya diikat tu kirana biar gk lari ken wkwk
teh tubruk
nyari ke ujung dunia pun kalian tidak akan prnh menemukan dokter yang menyembuhkan Kirana krn yg menyembuhkan Kirana adalah dirinya sendiri asal kalian tau ya.
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
makanya Kendra kl dah cinta jujur sama Kirana jngn kegedean gengsi yg ada nanti nyesel kl Kirana pergi jauh dr kamu 😏😏
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
Cassia benar" sayang sama Kirana jd Kendra kamu jngn macam" sama Kirana karna nanti kamu akan kena sentil mami mu sendiri ☺️😅
Iffanaya 😽
seperti nya Kendra sudah mulai punya perasaan ke kirana cuma gk sadar aja 🤭
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
syukurlah Arthur dan Sean gak terpengaruh lg sama si minyak goreng tp untuk mendekati Kirana kalian terlambat karna Kirana gak akan mau balik lg sama keluarga Lin yg toxic dan bobrok 😏😏
Maria Lina: siap jg yg mau blk lgi kk wkwk
total 1 replies
Tiara Bella
siap² aja keluarga Lin ini bentar lg jg bakalan hancur....
Tiara Bella
Shania divonis gk bisa punya anak sdngkan lakinya gk bisa bangun dah lah pasangan yg sempurna.....
juwita
aq jg klo ada di situ mau kit jd tim hore ngasih semangat sm mami🤣🤣🤣
juwita
bagus jambak dia mami. gemes banget pingin ikut ngerewes mulut si meong🤣🤣
💜⃞⃟𝓛 🆈🅰🆈🆄🅺🍒⃞⃟🦅🏡s⃝ᴿ
ohhh Kirana
mertua mu tak kalah keren deh

hahahaaa
💜⃞⃟𝓛 🆈🅰🆈🆄🅺🍒⃞⃟🦅🏡s⃝ᴿ
wohoho
terkejut bukan hanya karna Kirana udh bisa bicara gessss
mampus kauuu
💜⃞⃟𝓛 🆈🅰🆈🆄🅺🍒⃞⃟🦅🏡s⃝ᴿ
wahhh mertua idaman sekali ini kereeenn


ada g ya mertua sebaik itu dan seneoyal itu ajhhhhhhh JD pengen deh
💜⃞⃟𝓛 🆈🅰🆈🆄🅺🍒⃞⃟🦅🏡s⃝ᴿ
nahhh kann tumbang juga
tp jngn slah nnti masih bisa cari gara2 itu si kompor meledug jagn gegabah ya ttp waspada
lagsg bergerak ketika mereka mulai mengertakna gigi
lgsg saja unjuk gigi 🤣🤣🤣🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!