Siapa kamu?
Aku dirimu.
Apakah kau benar benar ada?
Hanya dirimu yang bisa menjawabnya.🙂
Lalu siapa aku?
Kau bisa mencari jawabannya sendiri🙄
Apakah aku nyata?
Sayangku, cobalah untuk mandiri dan cari sendiri jawabannya 🙂
Ketika yang terlihat bukan seperti yang terlihat, apa yang akan kau lakukan?
Ketika kau telah mempercayai seseorang, tapi dia mengkhianatimu, bahkan berniat untuk membunuhmu? Apa yang akan kau lakukan? Memaafkannya? Bisakah kau memaafkannya?
Aku mungkin bukan berasal dari dunia ini, dan mungkin juga semua yang aku alami disini adalah kebohongan, tapi aku bisa pastikan satu hal.
Aku tidak akan pernah melupakan mimpi indah ini, bertarung bersama kalian semua adalah mimpi terindahku, terima kasih telah bersamaku, walaupun aku tidak nyata.
Sipnosis:
Zara adalah seorang perempuan jenius yang sempurna dan berbakat dalam segala hal, tapi dia dikhianati dengan mudah oleh teman kepercayaannya sendiri, sangat menggelikan.
Ia bukan hanya dikhianati, tapi juga dibunuh oleh temannya itu. Lalu ia bangun lagi, menjadi makhluk yang berbeda, di dunia kacau balau berantakan itu ia masih belum belajar bahwa percaya pada orang lain adalah hal terkutuk.
Di dunia ini, dimana-mana zombie berkeliaran mencari mangsa, tapi tidak hanya zombie, manusia juga mulai memangsa satu sama lain, tapi itu adalah konflik nun jauh yang hampir saja tidak terjadi.
Ia memulai petualangannya mencari orangtuanya. Tapi sialnya dia bertemu dengan masalah berkali-kali tanpa lelah.
1. Sekelompok pria tampan yang berisik di supermarket.
2. Zombie spesial yang selalu salah paham dan menyebabkan kekacauan besar
3. Grup besar dengan banyak orang yang sangat santai seolah sedang liburan.
4. Seseorang yang adalah ketakutan terbesarnya muncul menjadi orang yang sangat berbeda.
5. Dominator zombie berbahaya yang sangat-sangat merepotkan.
6. Siluman rubah yang mengaku-ngaku sebagai muridnya.
7. Kepribadian baru yang adalah loli sadis.
8. Sepasang kekasih zombie berkekuatan super dan super-duper menyebalkan.
Dan masih banyak lagi masalah lainnya yang menanti di masa depan.
Ia mengambil nafas dalam-dalam dan menatap lurus ke depan siap untuk menyelesaikan semua masalah yang menanti itu. Agar ia bisa hidup bahagia bersama orangtuanya selamanya.
Tapi apa yang dia tidak tahu adalah, impian tidak selalu bisa menjadi nyata, bahkan jika itu sangat sederhana seperti menginginkan permen.
***
Itu akan terjadi nun jauh di ujung cerita, jadi nikmati saja konflik-konflik yang disediakan terlebih dahulu hehe~
Ini bukanlah novel drama! Ini novel aksi, komedi, petualangan, fiksi ilmiah, dengan sedikit bumbu shoujo dan drama, juga sedikit kesedihan.
berlatar belakang kan Apocalypse.
Sebelumnya cerita ini ada di Wattpad, tapi karena aku di kontrak oleh noveltoon, jadi aku pindah ke sini, dukung aku terus agar rajin update ya!
jangan lupa share ke temen-temen kalian juga, biar cerita ini lebih ramai pembaca~
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ZDN_darknight, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Rencana gagal...
27/04/2020
21:00
Negara Q, Kota X, Mall Crystal, Toko Furnitur, Pintu masuk.
"Cih! Makin banyak saja zombie-zombie jelek ini! Yang bagian es bekukan semua zombie! Yang api tunggu aba-aba dari ku dan serang secara bersamaan, yang tanah perhatikan terlebih dahulu dan serang saat ada yang berhasil lolos! Yang lain bantu pertahanan!! Yang bukan tipe penyerang lindungi yang tidak punya kekuatan, terutama lindungi Zara!" Katriana memberi perintah seperti seorang kapten sejati.
Walaupun ia terlihat tidak bisa di andalkan, sebenarnya ia sangat berguna di saat-saat seperti ini. Dan dengan bantuan sistem, ia menjadi lebih ahli dengan memberi arahan.
"Itu kapten! Dan ia membawa Lia...dan Dominator zombie ada di belakangnya?!" Vano berteriak di sela kesibukannya membakar zombie dengan bola meteornya.
"Dominator zombie?! Tidak! Ini bukan dominator tapi pengubah!! Semuanya memasang pertahanan!!" Katriana berubah pucat ketika ia merasakan aura pengubah Zombie yang semakin mendekat, bercampur aura Kapten Xavier dan seorang perempuan.
Kapten Xavier muncul di belokan, ia bergegas menuju Toko Furnitur, tidak mempedulikan zombie-zombie di depan pintu, karena zombie-zombie itu menghindar dengan sendirinya saat ia dan pengubah zombie berlari mendekat, dalam radius 30 meter di sekitar pengubah zombie, semua zombie lari tunggang langgang ketakutan.
Mark membuka pertahanannya sedikit agar Kapten Xavier bisa masuk ke dalam, tapi Kapten Xavier tidak masuk, hanya melemparkan seorang perempuan yang berlumuran darah ke dalam lalu ia berhenti di depan pintu Toko Furnitur sambil membuat pertahanan darah.
"Serang," Kapten Xavier mengatakan satu kata tapi semua orang mengerti apa yang harus di lakukan, mereka akan menyerang pengubah zombie itu bersama-sama.
Arsel membuat bom tanah yang melayang di sekitarnya.
Vano membuat meteor api bersama Carlo yang juga punya meteor api. Mereka membuat meteor seukuran kepalan tangan orang dewasa yang sangat banyak.
Seorang pria membuat tubuhnya di kelilingi oleh api yang menyala.
2 orang pria membuat bola api oren dan hijau di tangan mereka masing-masing.
Derry menyalakan api hitam di kedua tangannya siap menyerang.
Mark menghilangkan perisai logamnya dan menggantinya dengan beribu-ribu logam tajam kecil.
Eren bersiap untuk menahan kaki kanan dengan tumbuhan, dengan 5 orang lainnya menahan tangan dan kaki lain serta lehernya, mereka sudah siap.
Geo dan Leo membuat kolaborasi serangan panas dan dingin, mereka berada di sisi kanan dan kiri pengubah Zombie.
Ayra membuat benda benda berat yang tajam di sekitar mereka melayang, siap untuk menyerang.
Katriana juga menggunakan semua kekuatan yang ia punya untuk menyerang, ia menggunakan kekuatan serangan jarak jauh untuk membantu yang lain.
Kapten Xavier membuat pasukan darah dalam jumlah besar dan banyak sekali tombak darah yang melayang.
Dan yang lainnya melindungi orang-orang biasa di dalam toko furnitur, ada 1 orang pria dan 1 orang wanita yang membuat penghalang kuat mengelilingi ruang santai, tempat dimana semua orang yang tidak bisa berpartisipasi melawan pengubah zombie atau yang harus melindungi mereka berada.
Semua orang telah siap di tempatnya masing-masing.
Zara duduk di sofa sambil menatap pengubah zombie dengan tatapan bermusuhan yang anehnya membuat pengubah zombie merasa sedikit takut, tapi dengan cepat di lupakan oleh si pengubah zombie karena ia tidak menemukan asal ketakutan itu.
"Roar!!" Pengubah zombi berusaha membuat manusia-manusia di depannya pingsan menggunakan kekuatan pikirannya, tapi ada semacam penghalang yang menghilangkan gelombang kekuatan pikirannya, membuat ia mundur otomatis karena terkejut.
Kapten Xavier melihat ini agak bingung sebenarnya, tapi ia dengan cepat memanfaatkan kesempatan ini.
"Serang!" Untuk pertama kalinya Kapten Xavier berseru dengan kencang. Semua orang otomatis menyerang pengubah zombie dengan serius dan agak terkejut.
Saat gelombang pertama serangan dari sisi Kapten Xavier datang, si pengubah zombie akhirnya mengungkapkan kekuatannya yang lain, yang membuat semua orang terkejut sampai menggigil.
"Ini...tidak mungkin! Sebenarnya ini kekuatan energi!" Eren kehilangan fokus sesaat, yang mengakibatkan tumbuhan menjalarnya tidak mencapai kaki si pengubah zombie.
Tidak sempat semua serangan mengenai pengubah zombie, tiba-tiba semua serangan memantul kembali ke asalnya, membuat Toko Furnitur menjadi hancur, untungnya perisai yang mengelilingi ruang santai masih bertahan walau telah terkena banyak serangan penuh dari pantulan yang di berikan oleh si pengubah zombie.
Semua orang yang tadi menyerang sekarang fokus menghindar atau memasang pertahanan. Situasi menjadi sangat buruk.
Katriana dengan cepat memasang pertahanan es.
"Dunia es!" Katriana fokus ke si Pengubah Zombie, ia berencana membuat pengubah zombie menjadi patung es total.
"Tuan rumah! Tidak akan berhasil, level tuan rumah tidak cukup untuk melawan pengubah zombie, lebiu baik tuan rumah pergi dari sini, demi keselamatan tuan rumah sendiri, dan semua orang sini tidak akan pernah bisa lepas dari pengubah Zombie itu," ucap sistem dengan tenang menjelaskan apa yang harus dilakukan.
-Kau sistem bodoh! bagaimana mungkin aku meninggalkan Zara sendirian dan juga aku sudah memutuskan untuk tinggal di sini saja jangan ganggu aku lagi jika kau tidak ingin menolong- Katriana berbicara dengan marah.
Semuanya bangkit lagi dan bersiap untuk menyerang, mereka telah berhasil menghindar dan bertahan tapi si pengubah Zombie tidak memberikan kesempatan apapun untuk mereka bernafas.
Pengubah Zombie melancarkan serangan ledakan energi ke semua arah.
Semuanya tidak sempat menghindar mereka terkena ledakan energi, termasuk Kapten Xavier dan Katriana yang memiliki pertahanan tapi tidak berguna di hadapan ledakan energi itu.
Kecuali yang berada di dalam perisai yang ada di ruang santai, mereka tidak kenapa-kenapa karena hanya terkena sedikit ledakan energi.
Di luar perisai, Zara menyaksikan banyak darah dari teman-teman barunya, tidak, bukan teman-teman tapi keluarga barunya. Sejak Zara membuka matanya dan mendapati dirinya berada di tempat yang aneh, ia sudah menganggap orang-orang di sekelilingnya adalah orang baik dan ia mengakui mereka sebagai keluarganya.
Zara tidak akan rela melihat keluarga barunya terluka di depan mata. Zara menunduk ia meyakinkan dirinya sendiri bahwa mereka tidak mati, ya, mereka tidak mati, mereka hanya terluka, mereka akan bangkit lagi Zara yakin itu.
"Tenang saja, jangan khawatir, mereka pasti akan baik-baik saja, karena mereka itu kuat, oh ya, ngomong-ngomong aku ada permen nih mau? Namaku Lea, aku pemilik kekuatan penghalang, dan perempuan yang kau lihat di sebelahku adalah kembaranku Lia, dia juga pemilik kekuatan penghalang sepertiku, tapi ia mempunyai kekuatan yang lebih dahsyat dariku. Aku kadang iri dengan kekuatannya yang sangat dahsyat itu, tapi aku tahu dia tertekan dengan kekuatannya, karena walaupun dia memiliki kekuatan sebesar itu dia tidak bisa melindungi keluarga kami. Dan aku juga tidak bisa... Aduh! Mengapa jadi melankolis begini? Haha, okelah kita sekarang main aja sambil nunggu mereka selesai, jangan khawatir. Udah kita main aja," Perempuan yang menyebut dirinya Lea itu berkata dengan senyuman ramah.
Perempuan itu memiliki mata yang besar berpupil coklat, alis mata melengkung berwarna hitam, hidung mancung, bibir tipis berwarna pink alami, wajah segitiga, kulit putih, rambut hitam panjang tergerai sepunggung, tinggi badan 168 cm, tubuh langsing yang kuat, dan aura samar-samar yang agak berbahaya keluar darinya. Lia memiliki kekuatan penghalang level 3. Iya memakai kaos coklat polos, jaket hitam, celana panjang denim biru, dan sepatu kets berwarna hitam putih.
Zahra dan Lea bergabung dengan beberapa orang lainnya yang sedang bermain kartu Uno.
Kembali ke pertarungan~
Kapten Xavier bangkit, ia menatap pengubah zombie dengan tatapan yang bermusuhan dan dingin, ia tidak menyangka akan menjadi seperti ini rencananya mungkin akan gagal tapi ia masih punya rencana lain, yaitu meledakkan dirinya.
Kapten Xavier melihat sekitar, tampak bahwa bawahannya yang terluka, ada yang pingsan, ada yang hanya terluka tapi tidak bisa berdiri, dan masih ada yang bisa berdiri tapi juga terluka, Katriana adalah yang paling terluka parah karena ia langsung pingsan.
Si pengubah Zombie tidak tinggal diam, ia memulai serangan kedua energi yang lebih dahsyat dan kali ini itu menyerang pertahanan yang dibuat oleh empat orang di ruang santai.
Kapten Xavier ingin mencegah si pengubah zombie dengan meledakkan dirinya, tapi ia terpukul duluan oleh tangan si pengubah zombie dan akhirnya pingsan.
Si pengubah Zombie menatap Kapten Xavier dengan dingin tapi tidak menggubrisnya, ia berbalik lagi ke arah ruang santai, ada sesuatu yang menarik di dalam situ, entah apa tapi ia harus mencari tahu, walaupun firasatnya bilang itu berbahaya dan ia tidak suka dengan bahaya, maka dia memutuskan untuk memusnahkan bahaya itu.
Gelombang kedua dari serangan itu benar-benar dahsyat sampai membuat perisai di ruang santai itu hancur, ada banyak yang terluka, tapi Zara tidak karena ia dilindungi oleh Lea sebagai gantinya adalah Lea yang terluka.
Yang menyerang tadi dan berusaha untuk berdiri juga terluka lagi akibat gelombang kedua dari si pengubah Zombie.
Sekarang hanya Zara yang berhasil berdiri dengan aman, ia menatap si pengubah zombie dengan pandangan kosong. Satu-satunya pikiran ia sekarang adalah 'Semua orang terluka, aku harus membalas dendam'
Zara berteriak keras sambil menangis kencang, ia sekarang dipenuhi kegelapan. Yang ia pikirkan hanyalah bunuh pengubah Zombie.
Si pengubah Zombie merasakan bahaya yang amat amat, datang dari gadis kecil di depannya, tubuhnya refleks mundur, ia harus lari dari gadis kecil ini apapun yang terjadi tapi......
*** *** *** *** *** *** *** *** *** *** *
Hey guys!! Sorry banget!!!!!!!!!! Soalnya author gak bisa upload kemarin, karena internet nya lagi error' dari siang Ampe malem, gak ada kesempatan buat upload.🙇🏻♀️🙇🏻♀️🙏🏻🙏🏻🙏🏻🙏🏻🙏🏻🙏🏻🙇🏻♀️🙇🏻♀️🙇🏻♀️🙇🏻♀️🙇🏻♀️🙇🏻♀️🥺🥺🥺
Dan harusnya bisa upload tadi siang, cuma keknya lebih enak sekalian upload sama chapter hari ini, jadi totalnya hari ini ada dua chapter, double update deh! Haha...nggak deng, itu karena satu chapter adalah chapter yang harusnya di upload kemarin dan sekarang aku tidak bisa update chapter double....😐😐😶😶
Udahlah, gak penting ya ngebahas beginian, yang penting mah udah upload dan gue akhirnya gak bunda lagi...yes! 🥰🥰😘😘
Lanjutan: buat besok spoiler
Zara benar-benar marah?! Apa yang akan terjadi selanjutnya? Nasib Pengubah zombie pasti akan sangat tragis...kita cari tahu di chapter selanjutnya, Babay!
VOTE SHARE COMMENT
BY: ZDN_darknight 🙇🏻♀️🙇🏻♀️🙏🏻🙏🏻😘🥰
Next up 🏃♀️🏃♀️🏃♀️