Indonesia
NovelToon NovelToon
We Are Family (Sibling'S)

We Are Family (Sibling'S)

Status: sedang berlangsung
Genre:Anak Genius / Anak Kembar / Romansa / Mata-mata/Agen
Popularitas:14.3k
Nilai: 5
Nama Author: Cosmos

4 saudara yang selalu bersama dalam menghadapi berbagai kejadian setelah orang tua mereka tiada. Bersama teman dan keluarga yang siap membantu mereka kapan saja.

Sungguh perjuangan yang berat untuk menggapai semua yang mereka inginkan. Sebuah perjuangan, untuk mencapai kesuksesan dan untuk menyelesaikan masalah yang mereka hadapi sangatlah tidak mudah. Kisah percintaan pun mempermanis hidup mereka.




#Ini karya pertamaku
#I AM NOT PLAGIAT
#SO, Happy to Reading guys

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Cosmos, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 20 : Ngebakso Lagi

"Kami saja baru tahu sekarang" jawab Lingga.

"Sebelumnya, kami sudah mencoba menghubungi mereka. Tapi entah kenapa, mereka tidak bisa dihubungi" lanjutnya.

"Sekarang, kami tahu jawabannya" ucap Zoya.

"Kenapa tidak mencoba ke rumah double twins saat kita sampai di Indonesia?" Taka heran, sekaligus penasaran.

"Kami sudah kesana sebelumnya, sehari setelah kita tiba di Indonesia" ujar Zoya.

"Namun, mereka sudah pindah ke tempat lain" lanjutnya.

Lingga, Zoya, dan Taka memandang double twins intens. Indra yang peka pun menjawabnya "kami pindah saat Gane dan Yana lahir" katanya.

"Alasannya, rumah yang sebelumnya kami tempati terlalu kecil. Alhasil kami pindah ke rumah yang sekarang kami tempati" lanjut Kana.

"Kenapa kami tidak tahu?" tanya Gane dan Yana berbarengan.

"Kalian tidak tanya" singkat Indra.

"Mana kami tahu kalau kita pernah pindah sebelumnya" kesal Gane dan Yana. Kembar pertama pun hanya mengendikkan bahu, masa bodoh pikir mereka.

"Apa kalian tidak sadar dengan perabot rumah yang tampak baru?" heran Kana.

"Dan kalian sungguh bodoh" lanjut Indra.

"Kami tidak bodoh!" ucap Yana tidak mau mengakui.

"Bisa-bisanya kami tidak menyadari itu" batin Gane.

"Mau ditaruh mana muka kami sebagai seorang Batara" batin mereka berdua saling pandang.

"Taruh saja di kuali" ucap Indra. Mereka lupa, kakak mereka yang ini sangat bisa membaca situasi dan raut wajah. Seperti cenayang saja.

Sedari tadi, Taka dan orang tuanya menyimak pembicaraan mereka. Merasa lucu dengan tingkah double twins tersebut.

Sepertinya, mereka sudah tidak memikirkan hal yang tadi. Perubahan emosi yang sangat cepat. Memang keturunan Batara, pikir Lingga dan Zoya.

Sementara Taka, sudah mengulum bibirnya kala melihat pemandangan lucu di depan mata. Bila dipikir, tak habis-habis kelucuan yang mereka buat.

Pandangan matanya tidak sengaja mengarah ke Kana. "Lihatlah muka tidak pedulinya itu" batinnya. Menurutnya, muka Kana yang seperti itu menambah poin keimutan untuknya.

Seketika, pipinya sedikit memerah. Hal itu tidak sengaja tertangkap basah oleh Lingga. Ia penasaran "ada apa dengan anakku?" batinnya.

Setelah berbagai drama dan adegan yang terlewati, sore hari telah tiba. Sudah saatnya bagi double twins untuk pulang.

"Ma, pa, Taka. Kami pamit pulang ya" ujar Indra.

"Yahh, kalian nginep disini aja. Pulangnya besok, nanti kami antar kok" protes Zoya.

"Maaf ma, ini sudah sore. Kami juga belum izin sama pengasuh kami" jelas Kana dengan lembut.

Mama Zoya masih melakukan aksi protesnya. Hingga "besok aja ya ma, kami main ke sini nya" tawar Gane.

"Iya, besok dan lusa kan hari libur" lanjut Yana menambahkan.

"Ma, double twins kan masih bisa kesini besok" rayu Lingga.

"Iya ma, mereka pasti capek seharian ini tidak istirahat" Taka pun ikut membujuk mamanya. Walau di dalam hatinya, tidak ingin mereka pulang dengan cepat.

Tapi ia sadar, double twins pasti lelah seharian ini. Apalagi, tenaga mereka cepat terkuras saat di gunakan untuk menangis tadi siang.

Papa Lingga juga berpikiran hal yang sama dengan anaknya. Ia lalu berpikir, mental double twins juga pasti lelah setelah mendapat guncangan tadi siang.

Waktu yang sangat lama mereka butuhkan untuk membujuk Zoya seorang. Double twins jadi tahu, kalau mama Zoya itu orangnya keras kepala dan papa Lingga orangnya sangatlah sabar. Kalau Taka, mungkin campuran keduanya.

Jam pun sudah berada di angka 5, sangat sore bukan? Untung saja, mama Zoya masih bisa di bujuk tadi.

Sekarang double twins sedang dalam perjalanan untuk pulang dan pastinya diantar oleh salah satu sopir milik keluarga Mahawirya.

Di tengah perjalanan, double twins meminta sopir untuk berhenti sebentar di gerobak bang Udin. Double twins ingin memesan bakso untuk di makan di rumah.

"Bang Udin!!" serentak double twins.

"Iyaaaa" jawab bang Udin sekenanya.

"Tumben kalian kesini?" basa-basinya sambil mengelap mangkok cucian.

"Hehehe, maaf atuh bang" ujar Gane menggaruk kepala belakangnya.

"Kita baru bisa datang hari ini" lanjut Yana.

"Gapapa atuh, Abang mah cuma bercanda" ucapnya sambil tersenyum.

"Masih ready kan bang, baksonya?" tanya Indra.

"Masih atuh den, mau pesen kan? tebaknya.

"Iya bang, pesen 4 kek biasa ya" pintanya.

"Oh iya, baksonya di bungkus aja bang. Mau makan di rumah soalnya" ucap Kana menambah.

"Siap neng!" katanya dengan menunjukkan satu jempol ke arah double twins.

Saat bang Udin menyiapkan bakso mereka, ia pun bertanya "aden sama neng teh habis dari mana? Kok pulangnya sore pisan" ujarnya.

"Habis dari rumah Taka bang, masih inget kan sama dia?" ucap Indra.

"Masih atuh, bang Udin kan ingatannya good" katanya.

"Guud bang bacanya, bukan good" kekeh double twins.

"Hehehe, ya maaf atuh. Bang Udin teh bahasa Inggrisnya nggak bagus" balasnya.

"Nilai waktu SMA aja 30" lanjutnya.

"Hahahahahaha" tawa mereka semua. Double twins pun tertawa dengan candaan yang di buat bang Udin.

"Bang Udin teh bisa aja" ucap Yana masih dengan kekehan.

"Nah ini dia, bakso bang Udin udah siap dong" katanya seraya menyerahkan 1 plastik ukuran sedang ke double twins dan di terima oleh Kana.

"Berapa bang?" tanyanya sambil mencari uang di saku celana.

"Gak usah den, hari ini Abang traktir deh."

"Beneran bang" seru double twins senang.

"Bener dong, itung-itung rezeki dari Abang" ujarnya dengan tersenyum.

"Wahhh, makasih ya bang" ucap double twins senang tak karuan. Siapa sih yang gak suka gratisan.

"Iya, sama-sama" ucap bang Udin tulus.

"Bye, bye bang, sampai jumpa" ucap double twins dari kaca jendela mobil.

"Daaa" seru mereka sambil melambaikan tangannya. Bang Udin pun membalas lambaian tangan mereka.

Double twins sudah tiba di rumah mereka, sopir yang mengantar juga sudah berputar arah. Perjalanan yang sangat melelahkan bagi mereka. Tapi mereka senang dengan kebenaran yang mereka dapatkan hari ini.

Jam menunjukkan pukul 6 kurang seperempat, double twins segera mandi setelah Kana memberikan bungkusan bakso kepada salah satu pelayan dan memintanya untuk segera menyiapkan bakso mereka.

Tak ada drama kamar mandi saat ini, mereka sudah terlalu capek untuk melakukannya. Waktu setengah jam mereka perlukan untuk bersiap-siap.

Double twins segera menuju ke meja makan, tidak sabar untuk segera memakan bakso mereka. Saat sampai di meja makan, para pelayan ternyata sudah menyiapkan semuanya. Lengkap dengan minuman yang cocok dengan bakso mereka.

Tidak ada pembicaraan saat ini, mereka terlalu sibuk menikmati bakso buatan bang Udin. Selain itu juga, mereka sudah cukup lelah untuk sekedar berbicara sekarang.

Setelah selesai makan, mereka lanjut menggosok gigi, cuci tangan, dan cuci kaki sebelum tidur. Kantuk mereka sudah tidak bisa di tahan.

Satu persatu dari mereka menjatuhkan diri di kasur yang nyaman dan tertidur hingga pagi harinya.

1
Winda Utami
Komentarku mendarat untukmu Thor!! Seneng banget bisa baca cerita ini~
WillofWashington
Ampun pala eike pusing mak, menunggu lanjutannya bikin galau~
ruby sunn
Ceritanya seru banget thor! Enak ya Thor bisa keliling dunia dalam khayalan. Aku mah apa atuh belum bisa nulis apa-apa :(
Cosmos: Ayo dong!!
kamu pasti bisa!
total 1 replies
Eli Usada
Udah aku masukin ke rak buku dong~ Aku tinggalin jejak komen juga di sini biar author semangat~~
champagnefabulous
Malesnya aku jadi senyum-senyum sendiri baca ceritanya thor.. daku tunggu nextnya
HotBabe
wahh kakak author .ini novel keren aku suka. ya meskipun belum selesai aku baca nya . tapi asli keren . nyesel dah pokoknya kalau udah baca gak diselesaiin. semangat ya kak😊😊
Cosmos: Makasih🤗
Tetap dukung author yaa..
total 1 replies
Mulya Damanik
Author lagi semangat ngapain nih? Kalau aku sih lagi semangat baca karya2 author dan nunggu kelanjutannya
Cosmos: Lagi semangat ngejar jodoh nih, gak tau nyasar kemana...
total 1 replies
Cosmos
Untuk saat ini, selagi author update, author juga akan merevisi sedikit yang sekiranya butuh untuk di revisi.

tetap dukung author Cosmos dengan cara like, komen, dan follow ya! ikuti terus perjalanan double twins di kehidupannya
😗😉
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!