Mengapa dia dengan mudah mendapat perhatian sedangkan aku harus berjuang dulu agar kamu mau melihatku. Cantik atau ganteng bukan tolak ukur kesuksesan seseorang. Jangan sampai orang yang berjuang untukmu malah memilih pergi dan tak peduli lagi karena tidak pernah dihargai. Sebab kekecewaan orang sabar lebih mengerikan daripada apapun.
Perasaan selalu tidak pernah bisa ditelaah. Susah dijelaskan tapi mudah dirasakan.
Suatu saat kamu akan merindukan seseorang yang ingin kamu singkirkan dalam hidupmu.
Kisah cinta antara dua karakter utama yaitu Rey dan Keiyzha. Rey digambarkan seorang pria yang nakal di sekolah tapi baik hati dan playboy.
Sedangkan Keiyzha digambarkan wanita yang lumayan tomboy, pintar dan berprestasi dan juga siswa yang pindah di sekolah SMA Angkasa.
Rey dan Keyzha dipertemukan disekolah SMA Angkasa. Mereka dua siswa yang saling adu mulut ketika bertemu yang pada akhirnya saling mencintai satu sama lain.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yanto Hl, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Keyzha suruh Rey jauhin dia
Sudah tiga hari Fitri anak IPA tidak masuk sekolah karena sedang sakit. Hubungan bokap Rey dan nyokap Keyzha juga sangat dekat karena urusan pekerjaan. Jadi, Bokap Rey maksa Rey untuk nemenin Fitri dirumah sakit.
"Rey lu kemana? " Tanya Pak Rika.
"Gue mau pergi kesekolah lah Pak" Ucap Rey.
"Sudah dulu. Nanti papa minta izin kamu tidak masuk sekolah. Sekarang ikut papa" Ucap Pak Rika sambil narik tangan Rey ke mobil.
"Oke... Gak usah narik - narik" Ucap Rey.
Rey pun diantar bokapnya ke rumah sakit yang dirawat Fitri. Rey sebenarnya paling gak mau ketemu sama Fitri tapi karena perintah bokapnya dia pun ikutin saja. Setelah ngantar Rey bokapnya langsung kesekolah menjumpai wali kelas Rey.
"Ada apa Pak? " Tanya Pak Jack.
"Saya minta izin Rey tidak bisa kesekolah hari ini. Karena ada urusan keluarga" Ucap Pak Rika.
"Baik Pak kalau begitu" Jawab Pak Jack.
"Gimana Rey disekolah. Dia tidak buat masalah lagi Pak?" Tanya Pak Rika.
"Seminggu yang lalu sih Pak. Rey dan Keyzha melanggar aturan sekolah. Tapi mereka mendapatkan hukum sehingga mereka sampai... " Pembicaraan Pak Jack terpotong karena Pak Rika ditelfon seseorang.
"Baik Pak. Saya harus buru - buru karena ada urusan sebentar. Terimakasih ya Pak" Pamit Pak Rika.
"Baik Pak" Jawab Pak Jack.
Pak Rika sebelum pergi, dia mencari Keyzha untuk memarahinya. Karena Keyzha, Rey dihukum seminggu yang lalu.
"Hey. Kamu Keyzha kan? " Tanya Pak Rika.
"Iya Om. Saya Keyzha. Ada apa ya Om? " Tanya balik Keyzha.
"Saya Bokapnya Rey. Saya peringatin kamu, jangan dekat - dekat lagi sama Rey! Karena kamu membawa pengaruh buruk buat Rey anak saya".
Keyzha pun langsung terdiam dan Pak Rika lamgsung pergi ditempat itu. Bel pulang pun berbunyi, seperti biasanya Keyzha lagi nunggu ojek online di depan parkir sekolah. Dia pun dihampiri Rey.
"Hai Keyzha. Nungguin aku ya" Ucap Rey.
"Huff... Gue mau ngomong serius sama kamu" Ucap Keyzha.
"Waduh... Jangan serius - serius lah. Gue paling gak bisa nolak kalau di ajak serius" Rey pun sambil bercanda.
"Rey, gue minta lu jauhin gue!!!" Tegas Keyzha.
"Kenapa, emang gue salah gue apa?" Heran Rey tiba - tiba Keyzha minta jauhin dia.
"Gue gak mau orang - orang salah paham dengan kedekatan kita" Ucap Keyzha.
"Kalau lu gak mau salah paham. Kita pacaran ajah yuk" Rey pun kembali bercanda.
"Asal lu tau Rey. Bokap lu ketemu sama gue tadi meminta gue jauhin lu karena gue membawa pengaruh buruk buat lu!" Keyzha pun merasa tersakiti dengan ucapan bokap Rey.
Rey pun terlihat diam disitu dan kaget kenapa bokapnya bilang seperti itu dan mencampuri urusan Rey.
"Saya mohon Rey. Jauhin gue"
"Gue mohon maaf ya dengan ucapan bokap gue. Tapi gue yakin bokap gue ini dihasut"
"Gue gak peduli Rey. Mau dihasut kek, mau di apain kek. Tapi gue mohon jauhin gue"
Keyzha pun langsung meninggalkan Rey dan banjir air mata Keyzha dengan perkataan bokap Rey. Sesampainya Keyzha dirumah. Nyokapnya melihat Keyzha terlihat mukanya murung memikirkan masalah yang tadi.
"Kamu kenapa Keyzha. Kami ada masalah. Cerita sama Ibu"
"Enggak kok Bu. Keyzha baik - baik ajah"
"Ibu kira kamu lagi ada masalah"
"Kapan Bu? Keyzha diperkenalkan sama laki - laki yang lagi dekat sama ibu"
"Kok tiba - tiba kamu nanya itu"
"Keyzha gak sabar tau siapa laki - laki itu Bu"
"Iya. Ibu sudah ngobrol tadi samanya. Dia juga mau banget ketemu sama kamu. Dia bilang besok kita ketemuan di restaurant"
"Oke Bu. Keyzha berangkat kerja dulu ya Bu"
"Hati - hati ya".
Rey pun masih berada dirumah sakit temenin Fitri yang sedang sakit. Rey pun terus memikirkan perkataan bokapnya kepada Keyzha. Dia kayaknya merasa tersakiti banget sama dengan yang dirasakan Keyzha. Dia pun bertindak untuk menyelesaikan masalahnya dan menemui Keyzha di tempa kerja Keyzha.
"Lu mau kemana Rey. Kok lu ninggalin gue"
"Gue ada urusan"
Rey pun langsunh mengambil hp Fitri dan menelfon Yanti untuk datang di rumah sakit temenin Fitri.
"Nanti Yanti datang disini temenin lu"
"Lu mau ketemu sama Keyzha ya"
"Kalau iya kenapa. Apa urusan lu"
Rey pun langsung pergi ke kafe bekerjanya Keyzha. Dia melihat Keyzha tidak memperdulikan dia.
"Kamu ngapain disini. Kami lupa saya akan sudah larang kamu datang disini" Ucap Madam Rina.
"Huh... Madam lupa ya. Kemarin saya bilang saya bisa viralkam kafe ini biar dianggap pelayanan tidak baik. Gue live sekarangan ya" Ucap Rey.
"Waduh... Reputasi gue sebagai owner kafe ini pasti hancur nih" Batin Madam Rey.
"Yaudah jangan live lah. Kamu boleh kok datang disini" Madam pun secara terpaksa izinkan Rey.
Rey pun duduk dan terus memperhatikan Keyzha. Tapi Keyzha pura - pura tidak melihat Rey ada disitu. Rey pun membuat rencana mengerjain Keyzha biar bisa bicara sama Keyzha. Rey pun pura - pura di injak kakinya sama Keyzha.
"Waduh... Kaki gue sakit. Lu bisa kerja gak sih" Ucap Rey yang pura - pura kakinya di injak.
"Kamu gimana sih Keyzha" Madam Rina pun marahin Keyzha.
"Kita jangan ke kafe ini lagi lah. Pelayanannya gak bagus" Ucap pelanggan lain yang sedang duduk di kafe itu.
"Maaf ya Pak, Bu. Ini hanya masalah kecil kok. Saya akan kasih sanksik sama pegawai saya nanti. Sebagai permintaan maaf saya, saya akan berikan diskon sepuluh persen buat Bapak Ibu" Ucap Madam Rina.
Madam Rina menyuruh Keyzha membawa Rey kebelakang.
"Gue tau lu pura - pura sakit kan. Biar bisa ngomong sama gue" Ucap Keyzha.
"Gue mau ngomong serius nih sama kamu" Ucap Rey.
"Okey. Gue kasih waktu tiga menit, karena gye masih banyak pekerjaan" Ucap Keyzha.
"Gue mau minta maaf atas perkataan bokap gue. Gue harap lu gak masukan dihati lu kata - kata bokap gue tadi. Jujur hidup gue hampa jika menjauh dari lu"
"Mulai lagi deh lu. Yaudah sudah sampai waktunya 3 menit. Gue lagi banyak kerjaan" Ucap Keyzha sambil tinggalin Rey.
Fitri telfon bokapnya Rey pura - pura sedih karena ditinggalin Rey dirumah sakit sendiri. Fitri pun kasih tau kalau Rey ketemu sama Keyzha. Bokapnya Rey pun sangat marah dan langsung mencari Keyzha di kafe.
"Keyzha! Saya sudah peringatin kamu untuk menjauhi Rey. Kamu memang keterlaluan. Mungkin orang tuamu mendidik kamu dengan salah! " Geram Pak Rika.
Perkataan Bokapnya Rey pun membuat Keyzha menangis dan malu depan orang banyak. Dia terlihat sangat tersakiti. Rey pun langsung menarik bokapnya ke luar kafe.
"Papa gimana sih. Sudah berapa kali saya bilang jangan campurin urusan Rey! "
"Ini demi kebaikan kamu Rey. Papa gak mau kamu dekat sama orang yang membawa kamu dalam keburukan"
"Asal papa tau. Rey yang dekat - dekat sama Keyzha. Gue pun banyak nyusahin dia. Sejak ketemu sama dia hidup gue serasa kembali lebih baik lagi Pa"
"Kamu suka cewek itu? "
Rey pun tidak menjawab pertanyaan bokapnya dan langsung pergi. Sebelum pulang kerumah dia mampir dirumah sahabatnya sean.
"Rey, kok lu tiba - tiba datang kesini? "
"Gue lagi berantam sama bokap gue"
"Ada apa lagi sih Rey"
"Bokap gue marah - marah sama Keyzha dan nyuruh Keyzha jauhin gue. Padahal gue yang mau dekat sama Keyzha. Gue sangat merasakan bahwa perkataan bokap gue membuat Keyzha sangat menyakitkan"
"Lu bilang kemarin hanya pura - pura suka sama Keyzha. Tapi lu kok kayak kasihan sama Keyzha".
" Entah lah. Kenapa bisa seperti ini"
Setelah perbincangan mereka, Rey pun tidak balik kerumah dan memilih nginap di rumah sahabatnya Sean.