Alina Anastasya gadis cantik berumur 23th yang sedang menempuh pendidikan di luar kota tiba tiba orang tuanya menghubungi nya untuk cepat pulang.
"hallo Alin ini ibu cepat kamu pulang kakak mu sedang kritis" mendengar ibunya yang sangat panik
"hallo ibu ada apa bicara pelan pelan kak Andin kenapa Bu?"
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Adca_21, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
bab 31
Setelah drama Ezra demam dan menunda fitting baju mereka akhirnya Alina dan Tio pergi bersama ke butik yang sudah mamah Rina pilihkan,tapi sebelum itu Alina dan Tio terlebih dahulu pergi ke makam Andin bersama Ezra.
"Kak maafin Alina baru bisa datang,hari ini Alina kesini bareng Ezra dan kak Tio sekarang Ezra udah besar kak dia tumbuh jadi dengan baik dan dia sangat tampan sekali kalau kakak liat pasti kakak Senang, kakak gak akan kesepian lagi.Kapan kapan Alina bawa lagi kesini ya kak,kakak harus istirahat dengan tenang karena Ezra sudah bersamaku"Alina mengusap pipinya yang tidak terasa air mata nya mengalir
Tio tidak mengucapkan nya secara langsung ia hanya menatap gundukan tanah dan menaruh bunga Lily kesukaan Andin,Andin hari ini aku datang maafkan segala salahku Andin aku terlalu banyak kesalahan dalam kita berumahtangga tapi hari ini akan aku perbaiki semuanya aku meminta restu mu sebentar lagi aku akan menikahi Alina adikmu sendiri,ia bisa menyayangi anak kita seperti anak nya sendiri aku tenanglah disana aku akan menjaga orang orang tersayang kamu.
"Ayo sayang ini udah siang"ajak Tio
"Iya mas"
Perjalanan menuju butik pun hanya ditemani dengan isi pikiran masing masing tidak Adak yang membuka pembicaraan,Hana ocehan Ezra yang tidak jelas berusaha mengajak Alina bermain tapi Alina menatap nya dan tersenyum.
"Akhirnya kalian datang juga"ucap mamah Rina
Ternyata disana juga sudah ada mamah Lia dan papah Alina hari ini mereka akan melakukan fitting baju karena sebelumnya sudah memberikan desain seperti apa yang mereka inginkan.
"Ayo coba dulu sayang,biar Ezra sama mamah"ucap mamah Lia
Alina memasuki kamar ganti dan mencoba baju nya untuk akad terlebih dahulu,baru pertama kali melihatnya Alina sudah suka dan Alina ke luar.
Semua orang menyukai nya,tapi Alina menatap Tio yang tidak berekspresi seperti sudah tau maksud Alina meminta pendapatnya dan Tio mengangguk-anggukkan kepalanya sambil tersenyum.
"Oke sayang ini sangat cocok sekali dengan mu, bagaimana menurut mu jeng"ucap mamah Rina menanyakan kepada mamah Lia
"Menurut aku juga cocok bagus pas sekali di tubuh Alina"
"Kita baju yang ke dua ya sayang"
Alina mencoba baju yang ke dua atasan nya agak terbuka dia tidak yakin Tio akan mengizinkan nya tapi Alina tetap memakai nya dan ke luar dari kamar ganti.
"Wahhh ini indah sekali mamah suka Alina"ucap mamah Lia tapi langsung dibantah oleh Tio
"Tapi mah aku kurang suka"ucap Tio
Dalam hati Alina,kan aku sudah bilang Tio gak akan menyukai nya tebakan Alina benar karena Tio paling tidak suka kalau baju Alina agak terbuka.
"Kenapa kamu gak suka Tio? Ini bagus cocok sekali di Alina"tanya mamah Rina
"Tio gak suka belahan nya terlalu bawah terlalu seksi"ucap Tio dan papah Alina hanya memalingkan wajah nya dan tersenyum perkiraan nya sama seperti Tio.
"Kita bisa memakai kain seperti kulit agar tidak terlalu terlihat bagaimana?"tanah desainer
"Oke asal jangan terlihat terbuka aku gak suka"
"Oke,kita coba baju yang ketiga"
"Kenapa banyak sekali mah baju nya?"tanya Alina
"Iya sayang gapapa cuma 3 baju kok"
Alina tidak bisa membayangkan bagaimana ia nangi lelah nya harus berganti pakaian beberapa kali baru mencoba nya saja ia sudah lelah sekali apalagi nanti harus memakai full makeup full aksesoris di kepala.
Setelah semuanya beres Alina berpamitan pulang bersama Tio dan Ezra
"Mas bagaiman kalau kita ajak Tio main ke Playground seperti nya Ezra akan senang"
"Iya,lagian dia juga belum pernah bermain ke luar tapi sebelum itu kita makan dulu ya perutku sangat lapar"
"Iya mas"
Alina dan Tio menuju mall terbesar di kota nya sekalian Alina juga ingin main ke luar karena beberapa hari ini ia hanya di rumah saja,dengan Tio mendorong stroller Ezra dan Alina memegang tangan Tio mereka seperti keluarga yang sangat bahagia dan sus Ezra hanya mengekor dari belakang.
"Kamu mau makan apa sayang?"Tanaya Tio
"Aku terserah kamu mas"jawab alina
"Kita kesana aja ya gak terlalu ramai orang biar Ezra juga nyaman"
"Iya mas"
Tio memesan makanan nya,tidak menunggu lama pesanan mereka pun tiba dan makan dengan tenang dan Ezra hanya makan cemilan nya aja.
"Apa kamu sudah selesai sayang"
"Udah mas ayo"
Ayo sayang kita main sepuasnya kita kalahkan papah mu
"Gak kalian curang masa satu lawan dua"
"Gapapa dong mas"
"Oke tunggu aku punya teman untuk melawan kamu sayang"
Alina bersemu merah ia tau maksud Tio apa,perasaan perjalanan nya masih panjang tapi mas Tio sudah memikirkan nya sejauh sana.
Mereka bukan mengajak Ezra main tapi mereka menikmati permainan nya sekarang Ezra bersama sus nya sedang berada di tempat mandi bola,dan Alina Tio pergi ke kedai minum karena rasa haus sudah bermain.
"Sayang mas serius mas gak akan menunda momongan"ucap Tio
"Apaan sih mas nikah aja belum udah bahas gituan"
"Tapi mas beneran sayang,Ezra juga sudah besar gak terlalu bergantung sama kamu"
"Tapi mas aku kan sedang kuliah,kuliah aku juga sebentar lagi beres"
"Gapapa mas akan bantuin kamu"
"Oke kalau gitu awas aja mas sibuk dengan pekerjaan mas sendiri"
"Iya sayang"senyum Tio mendadak cerah
Kenapa dengan mas Tio kan udah ada Ezra,kenapa harus nambah lagi sih Ezra juga cukup untuk aku tapi melihat senyum nya yang seperti itu aku gak tega.
"Apa kamu gak senang sayang?"tanya Tio
"Apaan sih mas udah jangan bahas itu dulu aku malu mana ini di tempat umum"
"Iya gapapa gak bakalan ada yang denger ini"
"Udah ayo kita jemput Ezra kita pulang Kasian kalau terlalu lama disini"
Alina dan Tio sekarang berada dalam perjalanan pulang,hari ini Tio meminta izin lagi ke orang tua Alina untuk Ezra dan Alina menginap lagi di rumah nya Tio beralasan kasian Ezra sudah kecapean jarah rumah nya dengan mall tidak terlalu jauh.
"Kamu bersih bersih aja,biar aku urus Ezra sayang"ucap Tio
"Baiklah... Mas jangan lama lama ya mandi nya ini udah sore"jawab Alina
"Oke mamah mandi nya cuma sebentar ko"