fadli hanyalah seorang penyihir rank E yang di anggap beban. puncak nya ia di hianati oleh rekan sendiri. ia di tinggalkan begitu saja di dalam sebuah dungeon rank A. namun terjadi keajaiban di mana fadli justru mendapatkan status. ia di berikan kekuatan oleh entitas misterius dan harus mencapai nya sendiri. bagaimana kisah fadli mencapai kekuatan baru itu?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Hilman padli, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Menjelajah dungeon rank E di garut #1
3 hadi kemudian. Fadli dan kelompok nya sudah berada di depan dungeon rank E di daerah garut karangpawitan.
Fadli, "jadi ini misi kita hari ini, menyelesaikan dungeon ini?"
Helmi, "benar sekali, tapi tunggu yang lain ya. Tinggal clara yang belum datang,"
Fadli, "clara itu anggota baru kan teman nya citra?"
Helmi, "itu benar, dia punya kekuatan sihir air,"
Fadli, "begitu ya, sayang sekali aku tidak punya senjata yang pas untuk dia lain kali akan aku kasih dia senjata,"
Helmi, "bukan masalah sih. Lagian kita juga bisa menyelesaikan dungeon ini dengan mudah,"
Fadli, "hahaha..."
Gea, "oh iya fadli helmi, tantang dungeon kita dapat banyak misi, kita ada 7 dungeon rank e yang belum di selesaikan. Ini adalah yang pertama,"
Helmi, "aku tau, tapi kenapa kita hanya di berikan dungeon rank e saja. Kenapa tidak di berikan rank d,"
Fadli, "bukan masalah rank e juga asalkan bayaran nya adil,"
Helmi, "begitu ya tapi aku ingin menjelajah dungeon yang lebih besar lagi,"
Fadli, "kamu tidak ingat kejadian dungeon merah? itu berawal dari dungeon rank e tau,"
Helmi, "benar juga tapi kamu meremehkan dungeon ini tadi,"
fadli, "sudah lah ayo bersiap masuk ke dalam,"
Mereka lalu masuk ke dalam dungeon dengan santai. Di dalam dungeon fadli membuka status nya.
(Status fadli). Fadli level 30, gold 0 .
Hp, 1300. Mana poin, 3.538, Kekuatan, 45. Kecepatan, 60.
(Senjata), tongkat sihir tingkat B, sepasang belati. Ramuan penyembuh 8.
Poin terkumpul ( 0 ).
Baru berjalan beberapa menit 3 ekor moster goblin sudah menunjukan diri mereka. Ke tiga goblin itu membawa pedang, helmi dengan kecepatan tinggi segera melesat dan membantai para goblin itu.
helmi, "untuk awalan biar aku, salsa dan linda saja yang melawan para goblin ini, kalian tonton dengan dengan santai,"
fadli, "maaf aku juga ingin melawan beberapa goblin,"
Helmi, "bodoh hemat tenaga saja buat lawan bos nya nanti,"
Salsa, "iya biar aku saja duluan sama helmi dan linda,"
Linda, " aku setuju ayo kita bertiga di depan, yang lain tetap hati- hati,"
Tidak punya pilihan lain semua nya mengikuti rencana dari helmi, mereka lanjut berjalan makin ke dalam, helmi,salsa dan linda terus menghabisi moster tingkat E, sementara yang lain hanya menonton saja, namun fadli yang butuh poin ia memutuskan untuk menyerang 10 moster dengan sihir air nya. Melihat serangan sihir fadli yang begitu cepat semua terkejut.
helmi, "apaan itu?"
fadli, "maaf aku bosan,"
helmi, "bukan begitu, tapi itu sihir air kan? Kenapa bisa setajam itu?"
Fadli, "eh..gampang kok, tinggal keluarkan sedikit air seperti ini (mengeluarkan air dengan tongkat nya) lalu bayangkan air ini menjadi jarum seperti ini, (membuat air menjadi sangat tajam) setelah itu lepaskan sihir ini sekuat tenaga dan wos..."
Sihir fadli yang di lempar barusan menghancurkan sedikit dinding dungeon. Tentu saja yang lain terkejut karena sihir air selalu di anggap sihir paling lemah. Tiba- tiba clara memengang tangan fadli "anu bisa ajari aku?" tanya nya memohon.
Dila, "itu bebar fadli ajari dia tentang sihir air,"
Lisa, "iya dia kan kelompok kita,"
Fadli, "hem.. coba keluarkan sihir air kamu?"
Clara segera mengeluarkan sihir air dari tangan nya dengan susah payah. Setelah air itu keluar napas nya ter engah- engah, melihat itu fadli berusaha menahan tawa nya. "yos sekarang buat jadi tajam kalai air seperti itu tidak akan bisa melukai lawan," jelas fadli dengan santai. "anu.. Bagaimana cara nya?" tanya clara bingung. "eh... cukup di bayangkan saja kan? Itu mudah," jelas fadli. Tentu saja semua nya diam. Helmi lalu berkata, "sudah dulu clara nanti biar aku yang mengajari kamu, fadli tidak tau apa pun soal sihir, untuk sekarang kamu bersantai dan lihat cara kami bertarung," clara mengangguk mereka pun melanjutkan perjalanan.
Setelah dua jam perjalanan akhir nya mereka tiba di depan ruangan bos.
Helmi, "tidak salah lagi ini adalah ruangan bos nya, tapi sekarang kita harus keluar dulu dan meminta para penambang untuk masuk dan mulai menambang batu kristal nya, tapi aku minta dua orang jaga di sini. Tapi jangan pernah lawan bos nya. Kalau bos nya mati dungeon akan tertutup"
semua mengangguk dan sepakat yang akan diam menjaga bos dungeon adalah, fadli, lisa, lilia dan clara sementara yang lain segera keluar dari dungeon.
Lisa, "kelompok kita aneh ya, hampir sekua nya penyihir. assasin hanya punya tiga saja, linda, helmi dan salsa, tapi kita kompak sih aku rasa.
Lilia, "aku setuju, bukan masalah juga yang penting kita dapat uang,"
Clara, "anu apa aku juga akan dapat?"
Lisa, "tentu saja akan dapat helmi akan membagi rata hasil nya nanti,"
Fadli, "kamu kenapa? Takut tidak di berikan uang oleh kami?"
Clara, "maafkan aku, tapi tidak di berikan bagian juga aku rasa wajar karena aku tidak ikut bekerja,"
Fadli, "bodoh kamu bekerja kok, kamu membantu kami memgambil batu sihir yang ada di moster, yah aku juga tidak ingin kamu mengalami hal yang sama sepertiku dulu, tenang saja kalau helmi tidak mau memberi kamu uang aku akan menghajar nya,"
Clara," eh..."
Lisa, "fadli dia dulu selalu di jahili dia hanya mendapatkan sedikit uang untuk setiap penaklukan dungeon, padahal seharus nya di bagi raja mau kerja nya apa pun itu,"
Lilia, "si fadli juga dulu bodoh dia di manfaatkan oleh kelompok sebelum nya,"
Fadli," berisik sekali kalian, itu masalalu aku,"
Lisa, "hahaha dia merasa malu karena kebodohan nya sendiri,"
Mereka tertawa sambil menjahili fadli, sementara itu di pintu dungeon para penambang mulai menambang batu sihir nya. Helmi dan yang lain nya istirahat sambil makan. Begitu juga kelompok fadli mereka sedang makan bersama.
beberapa jam kemudian helmi akhir nya kembali ke ruangan bos.
Helmi, "penambangan sudah selesai sekarang bisa lawan bos nya,"
Lisa, "yang lain mana,"
Helmi, "aku rasa fadli saja sudah cukup untuk melawan bos nya,"
Fadli, "terima kasih helmi, sekarang aku masuk kalian diam saja di sini,"
Fadli terseyum ia lalu masuk ke ruangan bos. Ia melihat bos di ruangan itu adalah laba- laba raksasa.
fadli, "laba- laba ya, kalau begini pakai sihir api saja aku rasa cukup,"
Ia pin mulai menyerang laba- laba itu menghunakan sihir bola api beruntun, laba- laba itu tidak bisa menghindar karena serangan yang begitu banyak nya. sementara fadli terseyum karena poin nya bertambah 100.
"dungeon ini hanya menghasilkan 200 poin saja ya, ya wajar sih aku tidak terlalu banyak menghabisi moster, 100 dari beberapa moster dan laba- laba ini 100 poin,"
Ia lalu memanggil yang lain, mereka segera mengambil batu sihir dari tubuh laba- laba raksasa itu.
Setelah keluar dari dungeon fadli dan yang lain langsung pergi ke penginapan terdekat yang sudah mereka sewa untuk istirahat.