Indonesia
NovelToon NovelToon
Cinta Terlarang Dengan Bos Mafia

Cinta Terlarang Dengan Bos Mafia

Status: sedang berlangsung
Genre:Mafia
Popularitas:2.9k
Nilai: 5
Nama Author: Elwa Zetri

​"Tolong... tolong saya... ada yang mengejar saya..." bisik Elara dengan suara parau dan napas yang membakar kulit dada pria itu.

​Detik berikutnya, dua pria yang mengejar Elara mendobrak keluar dari semak-semak. Mereka menghentikan langkah seketika saat melihat pemandangan di depan mereka. Namun, sebelum salah satu dari mereka sempat membuka mulut untuk meminta maaf atau melarikan diri, Haidar—sang bos mafia yang memimpin wilayah tersebut—beralih pandang. Mata tajamnya yang sedingin es menatap kedua pria pengganggu itu. Tanpa rasa ragu atau sepatah kata pun, Haidar mengarahkan moncong pistolnya ke bawah dan menembak pergelangan kaki pria terdepan.

​DOR!

​Suara dentuman senjata api memecah keheningan hutan. Pria yang tertembak itu menjerit histeris, terhuyung jatuh ke tanah sambil memegang kakinya yang hancur, sebelum akhirnya merangkak mundur bersama temannya dengan wajah pucat pasi sambil terus membungkuk dan berteriak meminta maaf hysterical kepada Haidar. Mereka tahu betul siapa

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Elwa Zetri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

KECUPAN DAN KEHANGATAN MALAM

​Staf butik membungkus gaun hitam pilihan Elara dengan sangat rapi dan hati-hati menggunakan tas penutup khusus berlogo emas. Salah satu anak buah Haidar yang berjaga segera mengambil alih tas gaun tersebut dengan cekatan, membawanya untuk diletakkan secara aman di bagasi mobil pengawal yang berada di barisan belakang.

​Sementara itu, pengawal lainnya membukakan pintu SUV hitam tempat Haidar menunggu. Elara melangkah masuk ke dalam kabin yang sejuk dan kembali duduk di samping pria tegap itu. Pintu kembali ditutup rapat, mengisolasi mereka berdua dari riuk pikuk dunia luar.

​Haidar memalingkan wajahnya dari layar ponsel pintar yang sedang ia genggam, menatap Elara dari samping. Tatapan matanya yang tajam menyapu penampilan Elara dari atas hingga bawah dengan penuh kecermatan.

​"Sudah selesai?" tanya Haidar dengan suara berat dan rendah.

​"Sudah," jawab Elara pelan seraya menyunggingkan senyum tipis. "Aku sudah menemukan gaun yang sangat kupukai."

​Haidar menaikkan satu alisnya tipis, sedikit penasaran karena anak buahnya melaporkan bahwa Elara memilih gaun yang cukup tidak biasa untuk sebuah acara pernikahan. Namun, pria itu tidak bertanya lebih jauh. Baginya, kenyamanan dan kebahagiaan Elara adalah prioritas utama.

​"Bagus kalau begitu," ujar Haidar singkat. Ia lalu memberi isyarat pelan kepada sopir di depan. "Kita pulang ke mansion sekarang."

​Iring-iringan mobil mewah itu kembali melaju membelah jalanan kota, membawa mereka kembali ke tempat perlindungan utama—mansion megah yang akan menjadi saksi janji suci ikatan mereka lusa mendatang.

Iring-iringan mobil SUV hitam itu melaju memasuki gerbang besi raksasa yang terbuka lebar. Rombongan perlahan menghentikan lajunya tepat di pelataran utama mansion megah milik Haidar. Puluhan penjaga berseragam rapi yang bersiaga di sekitar halaman langsung membungkuk hormat saat mobil utama berhenti sempurna.

​Sopir pribadi dengan sigap turun dan membukakan pintu untuk mereka. Haidar melangkah keluar lebih dulu, lalu mengulurkan tangan kekar dan hangatnya untuk membantu Elara turun.

​Udara sore yang sejuk menyapa wajah Elara. Saat kakinya memijak lantai marmer pelataran, rasa aman yang familiar langsung menyelimuti dadanya. Tempat ini—yang semula terasa asing dan menakutkan—kini benar-benar terasa seperti rumah perlindungan baginya dan calon bayi di dalam kandungannya.

​"Bawa semua barang dan gaun Nona Elara ke kamar utama," perintah Haidar tegas kepada para pengawal yang langsung bergerak cepat melaksanakan tugas.

​Haidar kemudian merengkuh pinggang Elara dengan lembut, membimbing gadis itu melangkah masuk melewati pintu kayu jati raksasa. Para pelayan yang berjejer di lorong menyambut kedatangan mereka dengan senyuman ramah dan penuh penghormatan.

​"Kau pasti lelah," ujar Haidar pelan saat mereka melangkah menuju tangga utama. Suaranya terdengar begitu hangat di tengah kemegahan mansion yang hening. "Istirahatlah di kamar. Lusa akan menjadi hari yang panjang untuk kita berdua."

​Elara mendongak, menatap rahang tegas Haidar dan mengangguk pelan. "Terima kasih, Haidar... untuk hari ini."

​Langkah kaki mereka terhenti tepat di ambang pintu kamar utama yang luas. Haidar membalikkan tubuhnya membelakangi lorong, berdiri tegap berhadapan dengan Elara. Menatap wajah cantik calon istrinya yang tampak sedikit letih setelah perjalanan seharian, raut dingin di wajah sang bos mafia seketika melunak.

​Haidar mengikis jarak di antara mereka. Tangan kekarnya terangkat, menyapu lembut helai rambut Elara yang menghalangi kening gadis itu. Dengan perlahan dan penuh kelembutan, Haidar mendaratkan sebuah kecupan hangat di kening Elara. Sentuhan bibirnya bertahan beberapa detik, menyalurkan rasa memiliki dan ketenangan yang begitu mendalam.

​Elara memejamkan mata, membiarkan kehangatan itu meresap hingga ke lubuk hatinya. Jantungnya berdesir hebat, merasakan betapa pria yang ditakuti seluruh kota ini begitu memperlakukannya bagai permata yang sangat berharga.

​"Istirahatlah," bisik Haidar saat menarik kembali wajahnya. Ibu jarinya mengusap lembut pipi Elara yang merona tipis. "Aku harus turun ke bawah sebentar untuk mengurus beberapa hal dengan para pengawal."

​"Iya, Haidar. Jangan bekerja terlalu larut," balas Elara lembut seraya menggenggam erat jemari tangan Haidar sebelum melepaskannya perlahan.

​Haidar mengangguk tipis, memberikan senyuman tipis yang sangat jarang ia perlihatkan kepada siapa pun. Pria itu baru berbalik melangkah menuruni tangga megah mansion setelah melihat Elara masuk ke dalam kamar dan mengunci pintunya dengan aman.

​Di lantai bawah, aura hangat sang bos mafia menguap seketika, berganti kembali menjadi ketegasan yang siap memastikan acara pernikahan lusa berjalan tanpa ada hambatan sekecil apa pun.

1
Ira safitri
sangat bagus 🥰🥰
Waaaaaa_: Terimakasih😍
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!