Indonesia
NovelToon NovelToon
KEIKHLASAN HATI (JADI DUA)

KEIKHLASAN HATI (JADI DUA)

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Komedi / Cintamanis / Keluarga & Kasih Sayang / Model
Popularitas:20.6k
Nilai: 5
Nama Author: Fidha Miraza Sya'im

Banyak yang bilang bahwa mengikhlaskan sesuatu itu tidak lah mudah untuk dilakukan.

Namun!
Justru karena KEIKHLASAN HATI kita lah yang dapat menuntun kita menuju KEBAHAGIAAN.

Novel ini berdasarkan sambungan dari Novel KEIKHLASAN HATI...!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Fidha Miraza Sya'im, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 20

Sehari sebelum menuju pernikahan Omen dan Widya...

" Rania ada yang mau bertemu dengan kamu". Lara memanggilnya setelah ia muncul membuka pintu kamar Rania.

" Siapa?". Rania menghentikan mesin hairdryer yang pegang kemudian meletakkannya diatas meja rias.

" Sepertinya ajudan Papa kamu". Jawabnya dengan berbisik.

Rania memutar bola matanya sebab ia yakin pasti Papanya yang menyuruh ajudannya datang untuk menyampaikan sesuatu. Ia pun keluar dengan malas.

"Ada apa? Apa Papa memerintahkan sesuatu lagi? Cepat katakan. Aku enggak punya banyak waktu". Ia bertanya dengan nada ketus pada pria berbadan besar yang ada dihadapannya sebab hari masih pagi sudah membuat moodnya rusak.

" Umm... Bukan Nona, saya kemari bukan atas perintah Pak Bos". Jawabnya dengan gemetar.

"Lalu?".

Tiba-tiba pria itu berlutut di depan Rania sambil memohon.

" Maafin saya Nona karena saya sudah melakukan kesalahan yang besar terhadap Nona dan teman-teman Nona".

Rania terkejut.

"Maksud kamu apa? Kesalahan besar apa?".

" Saya khilaf Nona. Enggak seharusnya saya melakukan kesalahan besar ini terhadap Nona hu hu hu". Pria itu menangis mengakui kesalahannya.

"Saya masih enggak mengerti kamu ngomong apa. Tolong jelaskan ke saya". Rania mulai emosi karena belum mendapatkan kejelasan.

Pria itu pun menceritakan semuanya pada Rania terutama soal rencana busuk Papanya. Rania sangat terkejut dan terhempas mendengarkan semuanya. Tubuhnya gemetar dan lemas, ia pun tidak bisa berkata apa-apa.

" Rania, kamu enggak apa-apa?". Lara yang mendengarkannya pun sama terkejutnya dan mencoba untuk menenangkan Rania yang terpaku.

"Ampunkan saya Nona, saya pantas untuk dihukum seberat-beratnya". Ucapnya dan masih berlutut.

...

#Braaaak.... Suara dobrakan pintu terdengar sangat keras sehingga seisi kantor terkejut mendengarnya tak terkecuali dengan Pak Suwandi dan kliennya yang tengah mengadakan rapat penting. Mereka sangat terkejut dengan kehadiran Rania. Serta karyawan yang lainnya berbondong-bondong mengerumuni pintu ruangan Pak Suwandi karena ingin mengetahui apa yang terjadi.

" Rania. Apa-apaan kamu? Papa lagi ada meeting penting sama klien Papa". Pak Suwandi berkata lembut pada Rania sembari melirik kliennya yang kebingungan melihat Rania yang tampak marah.

" Harusnya aku yang bertanya sama Papa, salah... anda. Apa anda masih belum puas menghancurkan hidup aku?". Rania berkata dengan nada keras sehingga para klien perlahan keluar dari ruangan meninggalkan mereka berdua.

"Maksud kamu apa Rania. Papa masih tidak mengerti. Kita bisa bicarakan ini dengan baik-baik dan jangan disini, banyak karyawan dan rekan kerja Papa yang melihat". Pak Suwandi masih bersikap tenang dan lagi-lagi melirik keluar ruangan sudah ramai menonton mereka dan berbisik-bisik.

" Aku sudah tahu semuanya. Aku sudah tahu perbuatan anda terhadap Omen dan Widya. Aku sudah tahu kalau itu semua adalah rencana busuk anda. Anda kan yang sudah memerintahkan anak buah anda untuk menjebak mereka berdua?".

Pak Suwandi sangat terkejut bagaimana bisa Rania mengetahui hal itu. Ia berpikir apakah Omen dan temannya itu berhasil membongkar kebusukannya seperti sebelumnya?.

"Iya kan? Haaah... Apa anda tahu? Gara-gara perbuatan anda, anda sudah merusak hidup banyak orang, terutama hidup aku. Tak bisakah anda sekali saja tidak membuat aku menderita? Aaaaaaaacht". Rania berteriak sambil menepis semua barang-barang yang ada diatas meja Pak Suwandi.

" Kamu salah faham Rania. Papa bisa menjelaskan semuanya sama kamu kalau itu tidak benar". Pak Suwandi mulai ketir namun mencoba tetap menjaga wibawanya.

" Ha ha ha... Papa? Cih... PERS*T*N". Rania meludahi kata itu dengan nada jijik dan menghina. " Apakah anda pantas menyebut diri anda sebagai Papa? Aku malu bahkan jijik bisa dilahirkan dari orang seperti anda. Orang yang sudah menghancurkan hidup istri dan anaknya sampai mati. Orang seperti anda tidak pantas untuk dipanggil suami atau pun Papa". Tegasnya.

"Enggak pantaaaaaaas". Teriaknya seperti orang gil* sembari menutup telinganya.

" Rania... ". Pak Suwandi mencoba mendekati Rania namun ditepis oleh Rania cukup keras.

" Enggak usah sentuh aku. Jangan coba-coba untuk mendekati atau mencampuri hidup aku lagi. Anggap saja aku sudah mati terbunuh oleh anda sama seperti anda membunuh istri anda 20 tahun yang lalu". Ucapnya terakhir kalinya sebelum ia pergi dengan kemarahannya.

Wajah Pak Suwandi berubah drastis dan terkejut.

"Apa? Apa dia tahu soal kejadian 20 tahun yang lalu?". Gumamnya dalam hati sembari mengusap wajahnya.

Sedangkan para penonton sangat terkejut atas kejadian tersebut, mereka membubarkan kerumunan ketika Rania keluar dari ruangan itu. Mereka tidak menyangka Rania yang tampak ceria bisa mengalami hal seperti itu. Tak sedikit yang kasihan dan prihatin terhadapnya kecuali 1 wanita yang tersenyum kemenangan menyaksikan kejadian tersebut.

1
Istrinya Minyoongi 💜
semangat bang omen
Lisiyani Lesmana
lamjud lagi dong ceritanya
dineeeey
mampir tor
kɑyʆɑ ɳɑtɦɑɳiɑ ɦuwɑiɗɑ
semangat terus author 💪💪
kɑyʆɑ ɳɑtɦɑɳiɑ ɦuwɑiɗɑ
aku berharap Rania tetap berjodoh dengan Omen 😁😁
kɑyʆɑ ɳɑtɦɑɳiɑ ɦuwɑiɗɑ
kenapa kamu ingin tetap menikahi Widya Men padahal itukan bukan kesalahanmu, apa kamu akan tetap menikahi Widya klo kamu tau Rania mencintaimu ?
kɑyʆɑ ɳɑtɦɑɳiɑ ɦuwɑiɗɑ
Omen pasti syok banget dengan semua kejadian ini
kɑyʆɑ ɳɑtɦɑɳiɑ ɦuwɑiɗɑ
akhirnya kebenaran terungkap, semoga pernikahan Omen dan Widya batal karena bukan Omen yg melakukan itu ke Widya
kɑyʆɑ ɳɑtɦɑɳiɑ ɦuwɑiɗɑ
sepertinya aku harus baca ulang dari awal lagi saolnya agak² lupa sama ceritanya 🤭🤭
kɑyʆɑ ɳɑtɦɑɳiɑ ɦuwɑiɗɑ
wah gak nyangka banget bang Eggy up lagi 😍😍
Istikoma Nurlailin
oalahhh....dah 1 tahun kok g di lanjut thorr.... udah g ada ide yaa..
Bunda Wa-Fa
Ditunggu next up nya kakak....
😎 ȥҽɳƙαɱʂιԃҽɾ 😎
41 😒
😎 ȥҽɳƙαɱʂιԃҽɾ 😎
40 ☺
😎 ȥҽɳƙαɱʂιԃҽɾ 😎
46 😁🤣🤣🤣
😎 ȥҽɳƙαɱʂιԃҽɾ 😎
40 😆
😎 ȥҽɳƙαɱʂιԃҽɾ 😎
40 😁
😎 ȥҽɳƙαɱʂιԃҽɾ 😎
40 😍😍😍
😎 ȥҽɳƙαɱʂιԃҽɾ 😎
46 🥰🥰
😎 ȥҽɳƙαɱʂιԃҽɾ 😎
46 😁
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!