Dia sudah lelah menjadi orang miskin. Apalagi dengan menghidupi istri dan kelima anak-anaknya yang masih kecil. Keluarga istrinya yang notabene dari keluarga kaya selalu merendahkan nya. Sampai akhirnya, dia memutuskan untuk mencari pesugihan dan kekayaan yang melimpah sesuai yang diinginkan nya terwujud.
Apakah dengan jalan pintas melakukan perjanjian dengan makhluk gaib itu mendapatkan kebahagiaan dan kedamaian?
Ikuti cerita selengkapnya di novel horor berjudul
PESUGIHAN
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Naim Nurbanah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 21
"Mas Akram, aku hamil mas!" ucap mbak Uti pada Akram.
Akram tentu saja menjadi terkejut bukan main. Hubungan nya dengan mbak Uti selama ini masih dirahasiakan. Dan Azzura tentu saja tidak mengetahui nya. Antara Akram dan mbak Uti sangat pandai merahasiakan hubungan mereka. Mereka selalu melakukan itu disaat Azzura pergi ke rumah orang tua nya. Akram mengerutkan dahinya lalu menatap dengan penuh sendu mbak Uti.
"Aku belum siap jika harus menikahi kamu, Uti! Jangan buru-buru yah, sayang! Bagaimana kalau sementara ini kita bersenang-senang terlebih dahulu. Aku akan menjamin kehidupan kamu berlimpah harta. Segala kemewahan akan kamu dapatkan. Di rumah ini kamu akan mendapatkan kebebasan seperti istriku," ucap Akram.
"Kebebasan? Apa yang kamu maksud dengan kebebasan, mas? Aku disini pun masih mengurus dan merawat anak-anak mas Akram," sahut mbak Uti. Akram mendekati Uti lalu memeluknya dari belakang.
"Maksudnya kamu tetap wanita pilihan buat ku. Walaupun sekarang ini aku belum bisa menikahi kamu, Uti!" kata Akram.
"Jangan katakan kalau mas Akram menyuruhku untuk mengaborsi kehamilan ku ini, mas! Aku tidak mau, mas!" ujar Uti.
"Jangan begitu dong sayang! Aku belum siap, Uti jika harus menikahi kamu. Kita sementara ini bersenang-senang terlebih dahulu. Lagipula kenapa kemarin-kemarin kamu tidak meminum obat pencegah kehamilan sih? Kamu kan tahu posisi kamu di rumah ini. Aku pun masih ada Azzura," kata Akram.
"Tapi mas! Aku takut jika harus menggugurkan kandungan ku ini, mas!" sahut Uti.
"Aku akan menemani kamu untuk menggugurkan kandungan kamu, bagaimana? Aku janji kalau aku sudah siap, aku akan menikahi kamu. Kamu akan aku jadikan istriku satu-satu nya," janji Akram yang penuh kepalsuan.
"Maksudnya kamu akan menceraikan mbak. Azzura, mas?" sahut Uti.
"Benar! Makanya kamu jangan buru-buru mengajakku menikah. Beri aku waktu untuk menyelesaikan semua pada Azzura," ucap Akram penuh kebohongan dan janji palsu.
"Tapi kamu tidak sedang membohongi aku kan mas?" sahut Uti.
"Tentu saja tidak dong!" kata Akram. Uti tersenyum lebar saat mendengar janji manis yang diucapkan oleh Akram.
"Makin cinta deh sama kamu mas!" ucap Uti sambil menggiring Akram ke atas peraduan.
☠️☠️☠️☠️☠️
"Aku menginginkan wanita yang mengasuh anak-anak kamu, Akram!" ucap nyai Abhiruka pada Akram. Akram melotot matanya.
"Jangan nyai! Aku mohon! Wanita itu, aku menyukai nya!" sahut Akram.
"Kalau begitu, Azzura, istri kamu sebagai gantinya. Bagaimana?" ujar nyai Abhiruka.
"Jangan nyai! Aku juga sangat mencintai istriku, nyai Abhiruka!" ucap Akram.
"Dasar serakah! Aku tidak suka jika kamu mencintai wanita lain selain aku! Kamu harus memilih, istri kamu atau wanita pengasuh anak-anak kamu yang akan kamu serahkan padaku," kata nyai Abhiruka.
"Nyai! Perjanjian nya bukanya seorang pemuda lajang, nyai! Kenapa sekarang nyai menginginkan wanita-wanita yang dekat dengan ku, nyai!" ucap Akram.
"Karena aku tidak suka jika kamu bersenang-senang dengan wanita lain. Bahkan istri kamu sendiri sekalipun," ujar nyai Abhiruka.
"Aku mohon nyai! Jangan mengganggu wanita-wanita ku nyai! Aku bisa mencarikan pemuda yang nyai inginkan," ucap Akram.
"Tidak! Pilih satu di antara mereka, Akram! Aku menginginkan mereka salah satunya," kata nyai Abhiruka. Akram menambah rambut nya sendiri karena kesal.
teruslah berkarya n semangat.
siap2 aja dpt gugatan cerai dari istrimu,,,,miris skaligus kasian liat Akram,apalgi asal muasal nya y karna sering dpt penghinaan,dan dibanding2kan dngn menatu lainnya yng kehidupannya lbih mapan 😪😪
Salam kenal thor ak mampir karena tertarik dngn ceritamu ini,,,,