Indonesia
NovelToon NovelToon
Obsidian Throne: Heir Of Nothingness

Obsidian Throne: Heir Of Nothingness

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / Pemain Terhebat / Epik Petualangan / Solo Leveling / Penyeberangan Dunia Lain / Tamat
Popularitas:12.5k
Nilai: 5
Nama Author: Queen Fhiethara

Judul sebelumnya itu Realm, Insean & Bridwraltrent City dan aku pindahin ke akun baruku ini

selamat membaca:



Sinopsis:

Di balik pintu emas Citadel Realm, duduk seorang pemuda di atas singgasana obsidian. Tangan kirinya menggenggam teh yang mulai dingin. Tangan kanannya bersandar malas, seolah tak ada satu pun di dunia ini yang patut digenggam. Rambut peraknya jatuh ke bahu, dan matanya tertutup rapat—menolak melihat dunia yang telah terlalu lama melukainya.

Shankara Young Leonard.

Nama yang bukan diwariskan, tapi ditempa dari reruntuhan diri.
Ia tak pernah diminta hadir. Tak pernah dipeluk saat lahir. Dunia memperlakukannya sebagai aib, sebagai proyek, sebagai sesuatu yang harus dikendalikan.

Namun sekarang, ia adalah Lucifer—pemegang kuasa tertinggi Realm, dan wajah dingin dari sistem yang tak pernah ia minta. Ia adalah takhta yang dibangun dari luka, bukan warisan. Keheningan yang dipaksakan menjadi hukum.

Bagaimana kelanjutan kisahnya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Queen Fhiethara, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Sejarah dan Latih Tanding

Inilah penjabaran mendalam mengenai fungsi dan riwayat Artefak OpheRone serta Serum OnlyPhio. Keduanya dirancang untuk menyatu secara harmonis dengan tema utama "Aetherin Legacy" yang menganyam kisah tentang teknologi sihir, warisan agung keluarga kuno, dan benturan antara dua dunia.

...---------...

🌌 Artefak OpheRone

Riwayat dan Asal Usul

Kemunculan Artefak OpheRone pertama kali tercatat dalam arsip keluarga Aetherin pada masa The Eclipsed Age , sebuah era kelam yang berlangsung sekitar 300 tahun sebelum zaman Kara. Legenda keluarga percaya bahwa artefak ini ditempa oleh Eloria of the Fifth Path, seorang leluhur jenius yang berhasil menyatukan sihir darah murni dengan teknologi spiritual canggih dari Terrance.

Namanya sendiri, OpheRone, merupakan gabungan dari kata kuno "Ophion" (sang ular kosmis penjaga takhta langit) dan "Rhone" (aliran kekuatan abadi). Selama berabad-abad, artefak ini bersemayam dengan aman di dalam Vault Yavanta —sebuah kubah pusaka yang segelnya hanya akan terbuka di hadapan garis darah pewaris sejati.

⚙️ Kekuatan Inti

OpheRone bukanlah sekedar wadah energi; ia adalah nadi kosmis yang berdenyut bagi seluruh klan Aetherin. Di dalamnya terkandung esensi kekuatan yang luar biasa:

Material Energy of the Universe (MEU): Inti energi purba yang berasal dari Lapisan Langit , mampu beresonansi sempurna hanya dengan struktur genetik tertentu.

Kunci Aktivasi Inti Terrance: Hanya melalui OpheRone, sistem Terrance dapat dikonfigurasi sepenuhnya tanpa merusak atau membahayakan jiwa pewaris.

Proyeksi Memori: Artefak ini menyimpan rekaman kehidupan para pemilik sebelumnya dalam bentuk spirit echo (gema roh), yang dapat diakses oleh pewaris yang layak.

🔐 Syarat Pengikatan

Untuk meningkatkan kekuatan penuh OpheRone, seorang pewaris harus memenuhi tiga syarat mutlak:

pewaris utama dari klan Darah Aetherin, yang dikenal melalui resonansi detak jantung yang selaras dengan artefak.

Interaksi langsung dengan Inprite (segel metafisik keluarga) dalam kurun waktu 13 hari sejak pemicu kebangkitan aktif.

Kekuatannya akan tertahan jika sang pengguna masih memiliki konflik batin yang kuat atau menolak takdir yang melekat pada asal-usulnya.

 

🍶 Serum Only Phio

Riwayat dan Asal Usul

Serum OnlyPhio adalah buah karya Hyeonji Aetherin, yang ia ciptakan melalui kolaborasi rahasia dengan para ahli bioteknologi dari dunia manusia. Didorong oleh keyakinan bahwa dunia sihir dan manusia ditakdirkan untuk bersatu, Hyeonji merancang serum ini sebagai jembatan biologi pertama yang dapat menyatukan kedua kodrat tersebut.

Namanya, OnlyPhio, berasal dari gabungan kata "Only" dan "Phionein" (bahasa kuno yang berarti "penerima tunggal"). Hal ini karena serum ini hanya akan bekerja pada individu yang memiliki dua garis keturunan spesifik: darah sihir Aetherin dan DNA Vesperium—gen manusia yang telah termodifikasi akibat konflik di dunia bawah.

⚙️ Fungsi Vital

Stabilisasi Energi Pewaris: Serum ini mampu menenangkan aliran energi di dalam tubuh pewaris, mencegah kegilaan atau kehancuran fisik akibat ketidakcocokan kekuatan.

Penguatan Ikatan Artefak: Zat di dalamnya secara drastis meningkatkan sinkronisasi antara pengguna dengan OpheRone dan sistem Terrance.

Pemicu Evolusi Genetik Temporer: Selama 13 hari setelah penggunaan, serum ini memungkinkan pengguna mengakses mode transenden tanpa harus melalui Rite of Descent (Ritual Penurunan) yang berbahaya.

⚠️ Risiko dan Risiko Fatal (Jika Disalahgunakan)

Jika disuntikkan kepada individu yang bukan pewaris sah, tubuh target akan mengalami ledakan energi psionik yang akan mengikis eksistensinya dari kenyataan—mereka tidak mati, melainkan hilang sepenuhnya.

Apabila digunakan terlalu dini sebelum Inprite aktif, serum ini berisiko melenyapkan seluruh ingatan dan jati diri penggunanya secara permanen.

🔑 Catatan Krusial (Latar Belakang Cerita)

Hingga saat ini, hanya ada dua Artefak OpheRone yang keberadaannya terkonfirmasi: satu berada dalam genggaman Kara, sementara yang lainnya masih tersegel rapat di dalam pendingin Vesperium Labs.

Serum OnlyPhio yang dimiliki Kara adalah satu-satunya sampel yang stabil. Sisa produksi lainnya telah dihancurkan oleh Prof. Albert setelah kejadian eksperimen tragis yang merenggut nyawa Hyeonji.

Terrance, sistem semi-sadar yang terhubung dengan artefak, akan memilih hiburan secara mental. Jika pengguna dianggap tidak layak, artefak akan mengunci dirinya dan memutus seluruh aliran energi hingga pewaris yang pantas muncul.

Jika Anda berkenan, saya siap membantu merancang adegan sinematik saat Kara pertama kali melepaskan kekuatan OpheRone di tengah pertempuran, atau membuat diagram visual yang menggambarkan bagaimana artefak dan serum ini berinteraksi dengan fisiologi tubuh Kara.

 

HALAMAN BELAKANG KASTIL – MALAM

Langit malam dipenuhi bintang, namun suasana terasa berat. Di halaman luas yang dulu digunakan untuk latihan para Guardian muda, dua sosok berdiri berhadapan—Seana dan Jonathan—masing-masing membawa perlengkapan Terrance Combat Set.

Kara duduk di sisi tribun marmer, ditemani Rhea, Ann, dan Castor. Matanya tak berkedip menatap Seana dan Jonathan. Di sisinya, artefak OpheRone yang diberikan oleh Seana, saat ini bergetar halus seolah merespon energi yang mulai bangkit di medan latihan.

...----------------...

🎧 Peralatan Terrance Combat Set (Penjelasan Singkat)

1. Terminal Mobile Type Brionic Terrance

→ Sebuah sarung tangan hitam keperakan dengan sirkuit hidup. Saat diaktifkan, ia menyatu dengan sistem saraf pengguna dan membuka koneksi dengan sistem Terrance Core Link.

→ Fungsi: Memanggil Astra Form (senjata energi) dan Combat Traceback (simulasi taktis).

...Terminal Mobile Type Brionic Terrance...

________

2. Earphone Terrance

→ Bukan alat dengar biasa. Ini adalah sistem realitas augmented dengan suara AI Terrance, yang memberikan feedback medan per detik.

→ Fungsi: Menyampaikan status lawan, medan, dan aktivasi teknik rahasia pengguna.

...Earphone Wirelless Terrance...

______

3. Rubik Save Terrance

→ Sebuah kubus hitam yang berputar otomatis saat disentuh oleh pewaris. Tiap putaran adalah preset teknik atau pattern skill.

→ Fungsi: Menyusun dan mengunci kombinasi sihir-fisik dalam bentuk “Skill Execution Flow”.

...Rubik Terrance...

...----------------...

🌌 ADEGAN LATIHAN TANDING – HALAMAN Belakang Academia Arcanum, MALAM

Langit malam bergemuruh dalam diam. Bintang-bintang berkelip gugup, seolah tahu bahwa kekuatan purba akan segera dibangkitkan. Angin dingin menyapu halaman kuil kuno yang kini menjadi arena, dikelilingi reruntuhan pilar batu dan simbol sihir kuno yang menyala samar dalam biru elektrik.

Di tengah lingkaran sihir, Jonathan berdiri santai. Di tangannya, Rubik Terrance berputar lincah—sisi-sisinya memantulkan cahaya emas dan merah tua dalam ritme nyaris hipnotik.

Jonathan menyeringai miring dan berkata,

“Masih ingat Flow lamaku, Seana? Jangan bilang kau masih pakai pola Dual Riptide yang jadul itu.”

Di seberangnya, Seana mengangkat sebelah alis sambil memasang terminal earphone sihir ke telinga kirinya. Cahaya ungu kehijauan mengalir melalui kabelnya, berdenyut seperti nadi hidup.

Seana menyeringai tajam dan menjawab, “Cukup untuk menghajar adik manja sepertimu. Lagipula... kau yang minta dihancurkan malam ini, bukan?”

 

📟 TING! Sistem sihir aktif. Suaranya menggema, seperti berasal dari celah dimensi yang tak terlihat.

> [Terrance Sync Rate: 87% — Combat Environment Stabilized]

[Mode Initiated: Dominus Core — Beta Access ]

Aura mulai meledak dari tubuh mereka. Biru berkilat dari Jonathan, dan ungu bergradasi dari Seana. Di punggung tangan mereka, simbol Brionic menyala—membentuk pola sirkuit hidup yang terus berdenyut.

Seana mengangkat tangan lalu berkata suara keras dan mantap.

> 🌀 “Mantra aktivasi: Phoenix Alfa, Rise from Circuitus Ignis!”

Rubik Terrance dilempar ke udara. Potongan warnanya membentuk matriks rune yang bersinar dan berputar cepat.

Jonathan menyentuh terminal mobile di pergelangan tangannya.

> 🛡️ “Mantra integrasi: Green Army, Manifesta Terrae!”

 

✨ Dua sosok raksasa muncul dari pusaran dimensi. Golet mekanis sihir, tubuh mereka dilapisi baja dan glyph pelindung, berdiri kokoh seperti penjaga warisan.

Seana melirik ke Jonathan dengan senyum mengejek.

“Inilah... Terrance. Mesin pewaris yang bukan cuma bisa bertarung—tapi menguji siapa yang pantas mewarisi sejarah.”

 

Di sisi arena, para pengamat menyaksikan—Rhea, Kara, dan lainnya terpaku dalam diam.

Kara berbisik pelan ke Rhea. “Mereka... manusia biasa nggak bisa ngelakuin ini, kan?”

Rhea dengan nada datar dan mata tak lepas dari medan latihan. “Tidak. Ini bukan sihir biasa. Ini adalah Sistem Pewaris—warisan keluarga Aetherin... dan kamu.”

 

⚔️ AWAL PERTARUNGAN

Jonathan mengangkat tangan. Udara bergetar. Cahaya terkonsentrasi membentuk tombak panjang berujung spiral plasma.

> 🗡️ “Technique: Traceback Spear – Chrono Echo Mark II!”

Tombak dilempar ke arah Seana—cepat, membelah malam. Tapi Seana hanya tersenyum, memutar Rubik Terrance: tiga kali ke kiri, dua ke kanan.

> 💠 [PATTERN LOADED: RIFT DANCER – PHANTOM COUNTERSTRIKE]

Dalam kedipan mata, tubuhnya terurai jadi kabut ungu, menari di udara—lalu muncul di belakang Jonathan. Tendangan dilancarkan, cepat dan presisi.

Namun...

> 🔮 “Quantum Reflection – Aegis Fractura!”

Perisai cermin retak muncul, memantulkan serangan Seana. Gelombang energi menyebar dalam radius mematikan—menghantam pilar-pilar tua, membuat reruntuhan beterbangan.

 

🔁 REAKSI KARA DAN OPHERONE

OpheRone, artefak melayang di samping Kara, mendadak menyala terang.

> 🧠 [Sinkronisasi awal terdeteksi. Pewaris utama mengalami gelombang emosional tinggi. Mode pengamatan dinonaktifkan.]

Kara secara refleks menyentuh kristalnya. Seketika, pandangannya terbelah. Ia melihat dirinya sendiri—memakai sarung tangan Brionic, berdiri dalam pusaran sihir dan reruntuhan medan.

Kara gemetarnda berkata dengan pelan. “Apa... ini? Aku—di masa depan?”

 

🎇 AKHIR PERTARUNGAN

Jonathan terjatuh. Tubuhnya terhempas oleh pantulan sihir. Napas berat keluar dari dadanya, peluh menetes di kening.

Jonathan menyeringai da berkata dengan lemah.

“Ugh… kau masih sadis seperti dulu, Seana.”

Seana melangkah mendekat. Tatapannya tenang namun berwibawa.

Seana menoleh pada Kara. Berkata, “Lihat, sayang. Begini akibatnya kalau kamu belum bisa menguasai Terrance.”

Ia mengulurkan tangan.

Seana dengan nada tegas, namun lembut.

“Mulai besok, aku yang akan melatihmu. Bukan sebagai bibi... tapi sebagai komandanmu.”

Kara menatap tangan itu. Masih gemetar. Tapi perlahan, ia mengangguk. “Aku... ingin tahu apa yang sebenarnya diwariskan padaku.”

 

📜 GLOSARIUM MANTRA & TEKNIK

1. Phoenix Alfa (Mantra Aktivasi)

Dengan mantra ini, Seana melangkah maju, matanya berbinar penuh fokus. Dalam satu gerakan, ia mengangkat tangan kanannya, mengucapkan kata-kata yang membangkitkan api dari dalam Terrance. Phoenix Alfa menciptakan unit Terrance berbasis elemen api yang tidak hanya mengamuk dengan api yang menyala, tetapi juga mampu menyembuhkan diri mereka sendiri, berfungsi seperti regenerasi energi. Api bukan hanya simbol kehancuran, tetapi juga pembaruan—seperti phoenix yang terlahir kembali dari abunya.

> "Rise from Circuitus Ignis!" - Sebuah panggilan untuk kebangkitan dan kekuatan tak terhentikan.

---

2. Green Army (Mantra Integrasi)

Di sisi lain, Jonathan menatap medan pertempuran dengan serius. Dengan sentuhan terminal di pergelangan tangannya, Green Army dipanggil. Unit berbasis tanah muncul dari dalam Terrance, terhubung dengan kekuatan alam yang mendalam. Batu, tanah, dan akar pohon membentuk pasukan pertahanan tinggi yang tak tergoyahkan. Pasukan ini tidak hanya bertahan, mereka menyusun strategi pertahanan yang memadai untuk menghadapi serangan apapun.

> "Manifesta Terrae!" - Pemanggilan kekuatan alam, membentuk tembok pertahanan yang sulit ditembus.

---

3. Traceback Spear (Teknik Serangan)

Traceback Spear adalah teknik serangan yang memanfaatkan waktu dan memori target. Jonathan mengangkat tangannya, dan tombak sihir bercahaya muncul dengan ujung yang berbentuk spiral plasma. Tombak ini tidak sekadar menyerang, tetapi mengikuti pola waktu dan memori musuh, menciptakan keputusan tak terduga yang menghancurkan pertahanan musuh melalui kenangan masa lalu mereka.

> “Chrono Echo Mark II!” - Tombak yang tidak hanya melukai fisik, tetapi juga mengejar ingatan yang lemah dari target.

---

4. Rift Dancer (Mode Tempur)

Bertahan dalam pertempuran cepat adalah salah satu keahlian Seana. Rift Dancer mengaktifkan kemampuan menghindar dan teleportasi singkat, yang memungkinkan Seana bergerak di antara celah dimensi. Tubuhnya terurai menjadi kabut ungu, menghilang sesaat dan muncul kembali di lokasi yang tak terduga. Dalam sekejap, ia sudah berada di belakang musuh, siap melancarkan serangan balasan.

> "Phantom Counterstrike!" - Serangan balasan yang datang dari titik buta musuh, membuat mereka tak dapat memprediksi gerakan Seana.

---

5. Phantom Counterstrike (Serangan Balasan)

Saat Seana menyerang, kecepatan dan presisi menjadi faktor penentu. Namun, Phantom Counterstrike jauh lebih dari sekadar serangan balik. Dengan delay dimensi yang canggih, Seana dapat mengalihkan waktu untuk menyerang musuh dari posisi yang tak terjangkau oleh mata atau deteksi mereka. Dengan kemampuan ini, bahkan musuh yang paling cerdas pun tidak bisa menebak serangan berikutnya.

> “Menyerang dari blind spot... dengan kecepatan lebih dari imajinasi.”

---

6. Quantum Reflection (Teknik Defensif)

Sebagai pertahanan mutlak, Quantum Reflection memanfaatkan kekuatan cermin dimensi untuk memantulkan energi apapun yang datang. Ketika serangan musuh datang dengan kekuatan penuh, Jonathan mengaktifkan perisai cermin yang retak—setiap serpihan perisai menciptakan pantulan energi yang memecah kembali serangan mereka. Ini bukan hanya teknik defensif, tetapi juga cara untuk mengendalikan aliran energi pertempuran.

> "Aegis Fractura!" - Perisai yang memantulkan serangan musuh, mengubah gelombang energi menjadi senjata.

---

7. Dominus Core (Mode Sihir)

Terakhir, mode paling berbahaya yang dimiliki Jonathan adalah Dominus Core. Mode ini merupakan sinkronisasi penuh antara Terrance dan pewaris utama—mengaktifkan energi penuh dan menggabungkan semua kemampuan Terrance untuk mencapai puncak kekuatan. Tidak hanya membuka potensi maksimal sang pewaris, Dominus Core adalah keputusan untuk berkomitmen pada jalan yang penuh risiko: menciptakan penggabungan energi dengan kekuatan yang bisa mengubah jalannya pertempuran.

> “Activate Dominus Core—The True Heir’s Awakening.”

To Be Continued

1
aku bikin di akun baru
yang mau baca kelanjutannya kisah Kara dan yang lainnya
Arshad Arshad
Luar biasa
M Yunus
apa
calliga
Semangat!
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!