Sementara Author hiatus karena kesibukan pekerjaan lain.
METRO GUIDER, agen detektif swasta spesialis pencari orang hilang, mengungkap segala kasus dan kejahatan demi kebenaran dan uang. Dalam perjalanannya Julian dkk dihadapkan dengan berbagai kasus yang menarik. Bisakah Julian dan timnya mengungkapnya ?
Metro Guider. Anda hilang, kami cari.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon kochi20, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
The story of The Twin
# The story of The Twin
...Aku mengenalmu jauh sebelum ibu kita melihatmu...
...Satu tempat, dua nyawa...
...Tapi waktu merubahmu...
...Bagaimana kebohongan menjadi temanmu...
...Dan aku tidak tahu apa-apa lagi tentang dirimu...
Ran masuk kedalam apartemennya, dia pulang dari kantor Metro Guider. Badanya terasa sangat lelah sekali, ingin sekali dia langsung berendam di bathtub air hangat atau langsung tidur saja sampai besok, apapun agar lelahnya hilang. Dia melihat ada sepatu Rei tergeletak di depan pintu masuk, artinya Rei juga ada didalam.
"Aku pulang."
Rei menghampiri Ran yang baru datang dan tanpa diduga langsung meninju pipi Ran.
"Kau ini kenapa ?!!!!!!"tanya Ran marah,dia memegangi pipi kanannya. Tiba-tiba dipukul begitu siapa yang tidak kaget mana pukulan Rei sangat keras.
"Berhentilah pura-pura. Ini sudah selesai." Kata Rei sambil melemparkan lembaran kertas hasil tes DNA. Hasil tesnya negatif, mereka bukan saudara kandung !. Bagaimana bisa ?!!
Ran mencoba berdiri tegak dan berusaha tenang.
"Sejak kapan kau tahu ?"tanya Ran.
"Seharusnya aku yang bertanya, sejak kapan kau berpura-pura menjadi saudara kembarku ?!"
"Tanyakan itu pada ayahmu. "
"Ayah ?"
"Dia dalangnya. Tanya dia !!"
"Kau menyembunyikan ini sejak lama. Sejak kapan kau menjadi saudaraku ?"
Ran diam, mengumpulkan kata-kata yang tepat untukmdia ucapkan pada Rei. Ran menatap tajam Rei, benar, semuanya sudah berakhir, dia tidak perlu menyembunyikan kenyataan pahit yang sudah lebih dari 10 tahun dia sembunyikan dari Rei. Dia menghela nafas mencoba tenang, padahal hatinya ingin sekali meninju balik wajah Rei, dengan sangat keras, tapi kemudian dia sadar lagi dan malah kedapur untuk minum segelas air dingin dari kulkas.
"Sejak kecil ... sejak kecil, ayah kita, ah bukan, ayahmu sudah menunjukan sikap yang berbeda, dia selalu keras padaku, aku selalu dituntut untuk melindungimu, menjadi nomor dua untuk hal apapun. Aku iri dan kesal, tapi aku tidak bisa berbuat apa-apa, sampai akhirnya aku tahu alasannya."
"Tapi ibu tidak begitu."
"Memang, dia tidak begitu, karena tidak tahu aku bukan anaknya. Aku dulu berpikir, apa salahku sehingga ayah begitu keras padaku, hingga suatu saat dia sendiri yang mengatakannya padaku."
"Apa tujuannya dia melakukan itu ?"
"Demi ibumu, demi dirimu juga. Aku rasa tugasku sebagai saudaramu sudah selesai, kau sudah dewasa dan bisa mengurus diri sendiri. Tapi aku mohon jangan tanyakan ini pada ibu, aku tidak membiarkanmu mengatakannya. Aku menyayangi dia seperti ibu kandungku sendiri."
Ran melemparkan kunci apartemen ke lantai, lalu pergi meninggalkan Rei sendirian, satu kisah tersembunyi yang sangat mengejutkan, bagaimana bisa seseorang yang kita kenal sebagai saudara ternyata bukan saudara kandung. Sepertinya Ran memang ditakdirkan terlahir sebagai penyamar ulung.
Rasa kesal Rei belum sirna, dia bergegas menemui ayahnya yang masih bekerja dirumah sakit, mereka berbicara diruang kerjanya. Ayahnya sepertinya tidak terlalu terkejut anaknya mengetahui kenyataan yang dia tutupi lebih dari 20 tahun itu, jadi dia memutuskan untuk berterus terang tentang semuanya. Matanya membayang, mengingat kejadian 28 tahun yang lalu.
"Dia, Ran, anak dari mahasiswi yang menyukaiku. Dua puluh delapan tahun yang lalu ayah memberi kuliah untuk mahasiswa tingkat 2, ibunya Ran salah satu dari mereka, dia anak tunggal dari keluarga kaya yang bebas, wajahnya juga cantik dan cukup cerdas, hanya temperamennya jelek dan egois, dia menyukai ayah, tapi ayah saat itu baru menikah dengan ibumu, dia terus menggoda tapi ayah terus menolak, hingga dia akhirnya putus asa dan menikah dengan dosen lain, tapi pernikahannya tidak lama, dia kembali menggoda padahal saat itu dia sedang hamil tapi malah ingin bercerai dengan suaminya, ibumu juga sedang hamil, anak kembar, suatu hari ibumu memergoki kami sedang bertengkar didepan rumah, ibumu kemudian menjadi stress, kondisinya menurun drastis, aku menyalahkan gadis itu kenapa harus datang kerumahku padahal aku tidak pernah menjanjikan apa-apa, beberapa waktu kemudian gadis itu dibawa kerumah sakit tempat aku bekerja, dia melahirkan bayi prematur, keduanya kritis tapi bayinya bisa bertahan juga, gadis itu menitipkan bayinya pada ayah karena dia merasa hidupnya tidak akan lama, dan benar saja, besoknya dia meninggal." Matanya nanar mengingat setiap detil kejadian yang dia alami, biang dari semua kebohongan yang harus dia tanggung seumur hidupnya. Dia menjutkan ceritanya.
"Ran yang masih bayi aku rawat dirumah sakit, tubuh kecilnya yang hanya 2 kilogram membuatku iba, tapi kondisinya mulai membaik, lalu seminggu kemudian ibumu melahirkan, sayang salah satu janinnya sudah mati dalam kandungan, hanya kamu yang selamat, aku tidak tega untuk mengatakannya jadi aku memutuskan untuk berpura-pura bahwa 2 anaknya selamat, aku mengambil Ran dan menaruhnya bersamamu, hanya itu yang terpikir olehku saat itu, ibumu tidak boleh tahu, dia menjalani masa kehamilan yang sulit karena terus menerus menyangka aku berselingkuh."
Rei bisa melihat betapa ayahnya yang terkenal keras dan tegas itu sangat mencintai istrinya. Ibu dan Ayahnya bagai 2 sisi yang berbeda yang bisa hidup bersama.
"Apa ibu tidak menyadari itu?"
"Aku yakin dia sempat menyadarinya, tapi melihat kemiripan Ran dengan dirimu akhirnya dia percaya."
"Untuk apa ayah melakukan itu, ayah sama saja menipu ibu."
"Demi ibumu juga, dia selama ini menderita phobia terhadap kehamilan, karena itu kami tidak punya anak lagi. Dia dirundung ketakutan tidak bisa membesarkan anaknya dengan baik. Dua anak sudah cukup."
"Setidaknya Ran juga membantu kita,bukan ?. Dia menjadi pengganti kembaranku, dia juga bersikap baik tapi kenapa sikap ayah berbeda padanya ?!" Kali ini dia merasa harus bersimpati pada Ran. Ada rasa bersalah yang teramat dalam di lubuk hatinya, dia merasa sudah jahat pada Ran, bahkan setelah dia dewasa sekalipun dia merasa selalu menyusahkan Ran. Tapi ayahnya tidak bergeming, dia tidak mau ikut iba.
"Aku kesal pada ibunya Ran, aku juga sadar bahwa ada diri ibunya dalam diri Ran, aku tidak suka wanita itu, ini perdebatan batin. Tapi percayalah, aku juga menyayanginya."
"Kurasa tidak, ayah hanya terus membebani dan melukai Ran. Jika sayang, lebih baik dia tidak pernah tahu yang sebenarnya bukan? Kenapa ayah malah memberitahunya ?!"
Emosi Rei naik turun seperti roller coster, ayahnya juga jadi terpancing.
"Dia bukan darah dagingku, !!. Karena ulah ibunya aku hampir kehilangan ibumu dan anak dalam kandungannya !!!."
"Kalau dendam mengapa ayah malah mengadopsi dia ? Kenapa tidak dibiarkan saja, setidaknya dia bisa hidup sendiri dengan kejujuran daripada bersama keluarga yang membuat dia terluka."
"Aku tidak pernah melukai dia!!"
"Ayah masih mengelak ?"
"Kau membuatku marah, Rei."
"Ayah yang keterlaluan."
Rei pergi, perdebatan ayah dan anaknya yang sudah dewasa tidak membuahkan perasaan lega, hatinya merasakan perasaan ambigu luar biasa. Seperti ada lubang didadanya yang dia kira akan tertutupi oleh jawaban dari ayahnya tapi kini malah lubang itu kian membesar. Apa ada hal lain yang dia lewatkan ? Apa lagi ? Kenyataan apa lagi selanjutnya yang akan dia terima ?
masih tak tunggu
ak padamu 🙃
Semangat thor, ceritanya bagus.
Sekalian mau izin promosi thor. Yuk mampir ke cerita aku..
-Kebahagiaan Dari Negeri Gingseng
-Hidup Kembali Menjadi Gadis SMA.
Ditunggu ya....
saling dukung terus ya thor☺️
Tetap semangat berkarya. 💪mari saling dukung kak😊
Salam dari
▪︎Lahirnya Penguasa Kegelapan
Genre : Actions, romantis dan fantasy.
Sudah sampai 56 episode