Indonesia
NovelToon NovelToon
Pahit Di Awal Manis Di Akhir

Pahit Di Awal Manis Di Akhir

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta pada Pandangan Pertama / Cinta Seiring Waktu / Cemburu
Popularitas:270
Nilai: 5
Nama Author: j. seft

"Kita tidak saling mengenal satu sama lain dan aku juga tidak mencintaimu dustin" Ucap Indira.

"Tapi aku mencintaimu saat ini maupun sampai aku menghembuskan nafas terakhirku ,dan aku akan membuat kamu mencintaiku " jawab Dustin.

________________. • .__________________

Menceritakan tentang perjalanan cinta antara Dustin dengan Indira yang penuh cobaan di awal pernikahan mereka karena sebuah perjodohan,Indira yang tidak mencintai dustin,namun Dustin mencintai Indira pada pandangan pertama.

Bagaimana kisah akhir cinta antara Dustin dengan Indira ,apakah pada akhirnya Indira akan mencintai dustin seperti dustin yang mencintai Indira ataukah Dustin menyerah untuk mencintai Indira ......

SELAMAT MEMBACA

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon j. seft, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 21

     Dustin tertawa kencang melihat ekspresi Indira.Sedangkan Indira yang melihat ekspresi Dustin mengerutkan bibirnya kesal.

    "Dasar tidak peka ,malah diketawain " keluh Indira pelan . Kakek Indira hanya mengelengkan kepalanya melihat perilaku cucunya dan calon mantu cucu nya .

     "Kakek ,Indira mau pulang " ucap Indira pada kakeknya .

      "Tidak nak ,kamu belum boleh pulang sekarang ,dokter belum mengizinkanmu ,kamu harus cepat sembuh agar cepat pulang ,rutin minum obatmu" ucap kakek Indira.

     Indira kecewa pada kakeknya ,"Kakek tidak asik,kakek kan tahu kalau Indira tidak nyaman ada di rumah sakit ,kenapa kakek tidak meminta dokter untuk rawat jalan saja,Indira sudah agak baikkan kok" ucap Indira lagi.

    Kakek Indira mengelengkan kepalanya ,"Tetap tidak bisa nak ,makanya kalau dinasihati itu jangan ngeyel ,kakek dan ibumu sudah melarangmu tapi kamu ngeyel dan berakhir sakit kan ,jadi renungkan kesalahanmu dulu " jawab kakek.

    Indira melengos kesal pada kakeknya karena kecewa.Ibu Indira tersenyum kecil melihat Indira dan mengusap kepala Indira pelan."Nak jangan khawatir asal kamu minum obat dengan teratur pasti kamu akan cepat pulang " ucap ibu Indira.

    Indira mengangguk pelan. Sedangkan Dustin mengaruk kepalanya yang tidak gatal karena bingung bagaimana untuk memberitahu kakek Indira .

    "Ekhmmmm" dehem Dustin membuat ,ibu Indira,Indira,dan kakek Indira yang ada di sampingnya kaget.

    "Nak Dustin apa tengorokanmu sakit nak ,minumlah air ini dulu nak ,sepertinya kamu kelelahan" ucap ibu Indira sambil mengambilkan botol air minum untuk Dustin.

    Dustin tersenyum kecil ,"terima kasih ibu,tadi memang tenggorokan Dustin sedikit kering" jawab Dustin.

    Ibu Indira menganggukkan kepalanya lalu melihat ke arah Indira lagi dan mengelus lengan Indira sayang.

    Indira melirik Dustin ,Sedangkan Dustin yang tahu jika Indira melirik dirinya pun meneguk salivanya karena bingung .

    "Tadi ayah menitip pesan untukmu " ucap Indira.

     Dustin kaget ,"Ayah tadi datang kesini ,kenapa ayah tidak mengirim pesan padaku saja" ucap Dustin.

     "Aku tidak tahu,kata ayahmu kamu ditunggu di perusahaan segera,ada hal penting yang ingin disampaikan ayahmu dan kakekmu" ucap Indira lagi.

     Dustin mengaruk kepalanya lagi . Kakek Indira tersenyum senyum melihat Dustin yang nampak kebingungan.

    "Ekhmm ,nak boleh kakek pinjam ibumu sebentar?" tanya kakek Indira pada Indira.

"Kenapa kakek ingin membawa ibuku ,Indira masih butuh ibu sampai Indira tidur nanti " jawab Indira.

"Kakek punya jadwal kontrol rutin di rumah sakit langganan kakek ,kakek sudah tua ,Indira tega membiarkan kakek pergi sendiri?" ucap kakek Indira.

"Bukankah jadwal kontrol ayah masih Minggu depan ya" ucap ibu Indira

Kakek Indira sempat kaget , namun kakek indira segera merubah raut wajahnya agar tidak dicurigai ."Tadi kakek dapat telephone dari dokter pribadi kakek katanya jadwal kontrol kakek dipercepat " Jawab kakek Indira sempat terbata .

"Kenapa dokter ayah tidak menghubungiku biasanya kalau ada sesuatu yang mendesak pasti selalu memberitahuku" ucap bingung ibu Indira.

"Emm mungkin dokter kakek lupa,sudahlah kamu temani ayah kontrol sebentar dulu ,hanya sebentar " ucap kakek Indira.

"Terus aku di sini sama siapa ,masa sendiri lagi sih,bosen Indira" ucap sebal Indira.

Ibu Indira tersenyum melihat putrinya,"Ibu hanya pergi sebentar Indira ,sebentar saja ,nanti ibu janji akan cepat kembali ,rumah sakit langganan kakek juga dekat kok dari sini" ucap ibu Indira.

"Benar nak,kamu tidak akan sendiri kok,ini ada nak Dustin yang akan menemanimu di sini sampai kakek dan ibumu kembali " ucap kakek Indira sambil menepuk bahu Dustin.

Dustin tersenyum . Indira merengutkan bibirnya."Tapi Dustin juga akan pergi ayah dan kakeknya menunggunya di perusahaan ,aku tidak mau merepotkan" ucap Indira.

Dustin gelagapan ,"Aku akan bicara pada ayahku agar bisa menemanimu sebentar saja sampai ibu kembali ,sebentar aku akan menelphone ayah" ucap Dustin dan bergegas menelphone ayahnya dengan berjalan keluar ruangan.

Indira menatap Dustin yang meninggalkan ruangannya."Nak ibu pergi dengan kakek sebentar ya ,kamu baik baik di sini,jika saja Dustin tidak bisa menemanimu ibu bisa mencarikan suster untukmu ya" ucap ibu Indira memberi pengertian pada putrinya.

Indira mengangguk ragu ,"Tapi ibu janji harus cepat kembali ,kalau tidak Indira ngambek tidak mau minum obat" ucap Indira .

"Kalau kamu tidak mau minum obat kamu akan lebih lama di sini dan tidak cepat pulang ke rumah " ucap kakek Indira .

Indira merengutkan bibirnya ,"Pokoknya ibu dan kakek harus cepat balik ke sini ,titik" ucap Indira.

"Iya sayang ,ibu dan kakek akan cepat kembali " ucap ibu Indira .

Tak lama Dustin masuk ke ruangan kembali dengan senyuman di wajahnya.

"Ibu kakek ,kalian bisa pergi dengan tenang ,Dustin akan menjaga Indira sampai ibu dan kakek kembali" ucap Dustin pada ibu dan kakek Indira.

Ibu Indira tersenyum ,"Baiklah nak ,terima kasih ya sudah mau menemani Indira ,ibu akan segera kembali ,kalian baik baik ya di sini ,ayo ayah kita berangkat sekarang" ucap ibu Indira.

"Baiklah ayo" jawab kakek Indira.

Saat kakek Indira berjalan keluar ,kakek Indira mengangkat jari jempolnya pada Dustin ,Dustin ikut menaikkan jari jempolnya pada kakek Indira ,hingga kakek Indira sudah keluar dari ruangan.

Indira yang melihat interaksi antara kakeknya dan Dustin mengerutkan dahinya .

Dustin melihat ke arah Indira yang sedang menatapnya .Dustin langsung berjalan ke arah nakas dan mengambil makanan yang masih ada di dalam plastik yang dibelinya pagi tadi.

Indira hanya menatap Dustin bingung . "Kamu mau ngapain?" tanya Indira.

Dustin hanya menjawab dengan tersenyum . Setelah mengambil mangkok Dustin menuangkan makanan yang ada di plastik ke mangkok ,aroma kencur bercampur pedasnya cabai langsung menguar di ruangan.

Indira membelalakan matanya kaget ,"Seblakkkk" teriak Indira girang.Dustin mengangguk ,"Sesuai request mu dan ini minum mu ,selamat menikmati" ucap Dustin sambil meletakkan meja kecil di ranjang Indira .

Indira mengangguk bahagia ,"Terima kasih Dustin ,aku kira setelah ibuku datang tadi ,kamu makan di luar atau kamu buang ,ternyata kamu simpan di situ" ucap Indira.

Dustin mengangguk ,"Mana aku tega melihat wajahmu yang sangat menginginkan seblak itu kalau aku membuangnya " ucap Dustin.

Indira ingin mengambil sendok yang ada di mangkok ,namun baru bergerak sedikit tangan kanannya terasa nyilu ,Indira pun ingin mengunakan tangan kirinya Namun

"eitssssss ,jangan makan menggunakan tangan kiri ,itu tidak boleh" ucap tegas Dustin pada Indira.

Indira menghela nafasnya kasar ,"Kalau aku tidak menggunakan tangan kiri terus aku pakai apa ,masa pakai kaki " ucap Indira .

Dustin langsung mengambil mangkok yang ada di nampan ,dan meniupnya pelan karena masih sedikit panas . Indira yang melihatnya melamun sedikit.

Setelah memastikan seblak di sendok itu sedikit dingin Dustin langsung menyuapi Indira pelan.

"Buka mulutmu biar aku suapi"

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!