Indonesia
NovelToon NovelToon
Klaim Yang Tidak Bisa Ku Batalkan

Klaim Yang Tidak Bisa Ku Batalkan

Status: tamat
Genre:CEO / Cinta Seiring Waktu / Cintapertama / Tamat
Popularitas:1.7k
Nilai: 5
Nama Author: Juwita Simangunsong

Seorang pria yang tidak pernah bisa jatuh cinta pada seorang wanita, namun sekali nya mencintai dia harus berdarah-darah mendapatkan cinta seorang gadis. Namun sang gadis tidak pernah menganggap bahwa dirinya ada.
Apakah cinta mereka bersatu atau mereka terjerat pada ego mereka sendiri? Ikuti kisahnya di novel saya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Juwita Simangunsong, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 22

Pintu rumah ibu Kirana sang mertua terbuka, Arkana tidak langsung memberikan salam formal seperti biasanya. Setelah mencium tangan ibu mertua, ia langsung menghirup udara di dalam rumah itu dalam-dalam.

"Ma, apakah ibu sedang menggoreng sesuatu sesuatu?" tanya Arkana dengan mata berbinar-binar.

Ibu Kirana tertawa kecil. "Belum, Nak Arkana. Ibu baru saja mau ke dapur. Kenapa? Wajah kamu pucat sekali?"

Kayana menyenggol lengan suaminya sambil menahan tawa. "Ma, menantu ibu ini sedang kumat. Dari tadi dijalan dia mengeluh ingin makan pisang goreng. Tapi dia bilang, dia hanya mau pisang goreng buatan Mama."

"Lho, kan di kafe atau restoran banyak, Nak?" tanya Ibu Kirana heran.

"Beda, Ma," potong Arkana cepat. "Rasanya beda. Saya ingin mencium aroma tepungnya saat masuk wajan penggorengan."

Ibu Kirana akhirnya membawa mereka ke dapur. Pemandangan konyol pun terjadi. Arkana, yang masih mengenakan kemeja custom-made seharga jutaan rupiah, menarik kursi kayu kecil dan duduk tepat di samping kompor. Ia memperhatikan setiap gerakan Ibu Kirana dengan sangat serius, seolah -olah sedang mengawasi audit tahunan perusahaan.

"Nah, ini pisang kepok nya harus matang pohon, Nak, " jelas Ibu Kirana sambil mengupas pisang yang kebetulan baru dia beli dari pasar pagi tadi.

Arkana mengangguk - angguk mengerti. "Tepungnya, Ma? Kenapa baunya bisa seenak ini?" Arkana mendekatkan hidungnya ke wadah adonan, menghirup aroma vanili dan tepung terigu dengan wajah sangat puas.

Sreeesss...

Bunyi pisang saat masuk ke minyak panas membuat mata Arkana membelalak bahagia. "Itu dia! Bunyi itu yang saya inginkan tadi malam, Ma!"

Ibu Kirana tertawa terpingkal-pingkal sampai bahunya berguncang. "Ya ampun, Kayana... Mama baru kali ini melihat laki-laki ngidam sampai begini. Dulu almarhum Papamu saja tidak seheboh ini."

Sambil menunggu pisang matang, Arkana berkali-kali bertanya,"Sudah kuning keemasan belum. Ma? Apa perlu saya balikan?"

"Sabar, Nak Arkana. Kalau belum matang, nanti rasanya sepet," ujar Ibu Kirana dengan sabar.

Kayana yang memperhatikan dari pintu dapur hanya bisa menggelengkan kepala sambil memotret suaminya diam-diam. Foto "CEO Adiprana nungguin pisang goreng buatan Ibu mertua di samping kompor" pasti akan menjadi sejarah keluarga yang tak ternilai.

Begitu pisang goreng pertama diangkat dan ditiriskan, Arkana tidak menunggu lama. Meskipun masih sangat panas, ia nekat mengambil satu.

"Aduh! Panas, Mas!" seru Kayana panik.

"Tidak apa-apa, Kay... Ini sebanding dengan penantian aku," ujar Arkana sambil meniup-niup pisang pisang itu dengan wajah penuh perjuangan. Begitu gigitan pertama mendarat, wajah Arkana berubah drastis. Ia memejamkan matanya, meresapi rasa manis dan gurih yang menyatu.

"Ini adalah makanan terbaik yang pernah ada didunia," gumam Arkana dengan tulus.

Sore itu, di ruang tamu baru tersebut, mereka duduk bersama. Arkana menghabiskan satu piring penuh pisang goreng sendirian, sementara mual-mual nya hilang seketika.

"Terimakasih Mama mertua. Maaf menantu Mama ini merepotkan dan terlihat konyol begini," ujar Arkana malu-malu setelah rasa ngidamnya terpenuhi.

Ibu Kirana mengusap punggung tangan Arkana. "Tidak ada yang konyol dalam cinta, Nak. Ibu justru senang, artinya batinmu sangat dekat dengan cucu Mama yang ada didalam kandungan Kayana. Sering - seringlah ke sini kalau kamu butuh obat pisang goreng."

Raka yang baru saja keluar dari kamar ikut mencicipi pisang goreng itu."Bang Arkana, kalau besok-besok ngidam mau naik becak keliling komplek, kasih tahu aku ya? Aku siap jadi penumpangnya! "

Suasana pecah oleh tawa mereka berempat. Di rumah baru itu, Arkana tidak hanya memberikan tempat tinggal yang layak bagi mertuanya, tapi ia juga menemukan tempat di mana ia bisa menjadi dirinya sendiri seorang manusia biasa, seorang suami dan seorang calon ayah sedang jatuh cinta sedalam-dalamnya.

1
falea sezi
ternyata q kira perjaka ternyata lelaki bekas /Drowsy/
falea sezi
kayana benci jangan terlalu toh arkana g perkosa qm dia pendekatan baek2 lo hadeh jual mahal boleh Jangan terlalu sombong lahh
Sonang Simangunsong
sudah mulai kan?
Sonang Simangunsong
lembutkan dong hati mu Kayana
Sonang Simangunsong
jangan gitu dong Kayana, nanti bucin loh😍😍😍🤣🤣🤣
Amora Cantik
lanjut dong thor
Amora Cantik
wah cerita baru lagi😍😍😍😍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!