Pernikahan yang didasari cinta belum tentu selamanya akan abadi. Akan ada badai yang akan menghampiri, apakah sang nahkoda bisa mengatasinya atau tidak tergantung kesiapan diri.
Begitu juga dengan rumah tangga Ima, kebahagian yang ia nikmati hancur lebur saat suaminya punya Wanita lain dan lebih menyakitkan mertuanya ikut andil atas pengkhianatan putranya.
Ima yang sakit hati bertekad dalam hati akan membalas semua pengkhianatan suami dan mertuanya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ima susanti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 22
Yang di tunggu akhirnya datang juga. Tina yang belum tau jika foto dan videonya yang sedang viral, masuk kedalam rumah tanpa beban.
"Dari mana kamu?" tanya mama mertua dengan nada bicara ketus membuat Tina kaget karna tidak biasanya mertuanya ngomong seperti itu pada dirinya.
"Kan aku sudah bilang, ma. Aku habis dari rumah teman?" jawab Tina sesantai mungkin.
"Teman yang mana?" kembali mertua bertanya dengan ketus.
"Teman aku lah, ma. Emang ada apa sih, ma?" tanya Tina merasa ada sesutu yang terjadi sehingga membuat mertunya berubah ketus.
"Hebat kamu ya, suami kerja banting tulang kamu malah enak - enak di luar sana. Mama kecewa sama kami." dada mama naik turun menahan sesak.
"Ini apa sih, ma? Jangan huat aku binggung, ma." mohon Tina sambil mencoba meraih tangan mertuanya tapi mertuanya menepis tangan Tina.
"Jangan pernah kau sentuh tangan kotor kamu pada saya, saya jijik sama kamu. Dasar lonte." umpat mama yang sudah tak bisa menahan lagi sesak di dadanya.
Tina tentu saja binggung apa yang mertuanya bicarakan. Tina duduk menunggu apa yang akan mertunya katakan.
"Nanti waktu Aldi pulang akan aku suruh talak kamu, tak sudi aku punya menantu perempuan murahan. Meskipun Ima mandul tapi ia bersih dan penurut, mama yang tertipu oleh mulut manis kamu." sesal mama, tapi nasi sudah jadi bubur mau di perbaiki juga percuma. Ima juga sudah melayangkan gugatan cerai ke pengadilan.
Tina semakin binggung tak tau mesti jawab apa. Mama tak menjelaskan apa yang di maksud hingga Tina ternganga saat mama memperlihatkan sesutu di layar ponselnya.
"Kok ga ada suaranya? Ga bisa jawabkan?" sindir mama disertai cibiran.
"Mama dapat ini dari mana?" tanya Tina setelah mengusai diirnya.
"Grup RT." jawab mama jujur.
"Ini bohong, ma. Pasti ada yang syirik sama aku dan mengedit foto dan video supaya aku jatuh. Tolong percaya aku, ma!" mohon Tina dengan wajah memelas. Sedikit mulai ada keraguan.di hati mama tapi ga mungkin juga bu Melani berbohong.
"Ini pasti ulahnya Ima." tuduh Tina sebagai pengalihan kesalahan.
"Kamu ga usah mengelak Tina, Ima ga ada hubungan dengan ini semua." meskipun mama membenci Ima tapi memang benar jika Ima tak mengenal bu Melani yamg sehari -,hari jarang di rumah.
"Mama lantas percaya begiti saja, ingat ma. Ima itu tak suka dengan kehadiran aku, jadi mungkin saja mereka bekerjasama supaya aku di usir dari sini." Tina berusaha meyakinkan mertunya yang gampang di hasut. Mama nampak mulai ragu dan percaya apa yang di katakan oleh Tina.
"Dasar mertua bodoh, mau saja di kibulin." bathin Tina sambil tersenyum samar.
"Akan mama selidiki kebenaranya." ujar mama dengan wajah binggung
"Kalau gitu aku kedalam dulu ya." pamit Tina. Tina berjalan ke dalam kamar dengan wajah panik. Wanita itu langsung menghubngi kekasihnya saat sudah di kamar.
"Ada apa? Kangen ya! Lagian aku suruh di sinu aja jamu ga mau." terdengar suara lelaki di ujung sana.
"Kita ketahuan."
"Baguslah.:
"Kok gitu sih!"
"Sudah kamu tinggalin aja suami kamu itu."
"Ga bisa, aku belum dapat apa - apa." elak Tina.
"Atau jangan - jangan kamu cinta lagi sama suamimu?"
"Ga sayang, aku cuma cinta sama kamu kok. Aku cuma mau hartanya saja, setelah aku dapat aku akan langsung pergi." kekasih Tina gampang sekali di bodohi oleh Tina begitu juga dengan mertua dan suaminya. Hanya dengan kata - kata manis semuanya langsung luluh. Apakah kali ini Tina bisa lolos?
...****************...
Assalamualaikum kk terimakasih supportnya dan jangan lupa tinggalkan jejak berupa like dan komen serta vote yang banyak biar thor semakin semangat untuk melanjutkannya bab berikutnya 😘🙏🙏