Indonesia
NovelToon NovelToon
MAMAKU RATU MAFIA

MAMAKU RATU MAFIA

Status: sedang berlangsung
Genre:Mafia / Single Mom / Identitas Tersembunyi
Popularitas:12.2k
Nilai: 5
Nama Author: less22

Alya adalah Ratu mafia yang memimpin sebuah organisasi Order Tabir Hitam dengan nama First Order.

Tapi sayangnya ia mencintai pria kantor biasa saat ia sering menjelajahi tempat yang akan menjadi misinya.

Dan saat itulah ia memutuskan untuk keluar dari dunia hitam dan membuang mahkotanya ke dalam lumpur demi bisa menjalani hidup bahagia bersama sang suami.

Sayangnya pernikahan itu tidak berlangsung lama, mertua tidak menyukainya, dan suaminya menikah dengan manager di tempat kerjanya.

Pembalasan di mulai, Alya kembali mengambil mahkotanya dan menjadi Ratu Mafia kembali dan membawa putri kecilnya menjadi orang ternama.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon less22, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

16

Saat waktunya berganti shift.Alya melepaskan apron kerjanya, merapikan pakaian sederhananya, lalu menggendong tas lusuhnya.

Dan ia juga harus menjemput Alisya pulang sekolah.

Namun, baru saja Alya melangkah keluar dari pintu belakang

SREK!

Seseorang dari arah belakang mencengkeram dan menarik baju bagian belakang Alya dengan kasar, menghentikan langkahnya secara mendadak.

Alya menghentikan gerakannya. Matanya memicing tajam seketika, namun ia menahan refleks bertarungnya agar tidak mematahkan tangan orang tersebut.

Ia berbalik perlahan dan mendapati Dinda berdiri di sana dengan tangan bersedekap dada dan raut wajah penuh kekesalan.

"Alya, kamu apain Ratna dan Wiwin sampai mereka ketakutan begitu?" tanya Dinda, suaranya melengking menuntut jawaban.

"Aku tidak melakukan apa pun pada mereka," kata Alya sambil mengangkat bahunya santai.

"Bohong!" seru Dinda, melangkah satu pijakan lebih dekat dengan wajah menantang. "Dari tadi pagi mereka berdua kayak cacing kepanasan tiap kali kamu lewat! Ratna bahkan sampai gemetaran waktu numpuk piring kotor di meja kamu! Kamu ngancam mereka, kan?!"

Alya menatap Dinda dengan raut tenang. "Kalau kamu penasaran, kenapa tidak tanya langsung pada Ratna dan Wiwin? Kenapa harus menahanku di sini?"

"Karena mereka nggak mau cerita! Mereka cuma bilang 'jangan cari masalah sama Alya'!" bentak Dinda, matanya melotot. "Aku ini pelayan senior di sini, Alya! Aku tahu betul perangai Ratna dan Wiwin. Mereka nggak mungkin takut setengah mati sama cewek lugu dan miskin kayak kamu kalau kamu nggak pakai cara kotor!"

Alya menghela napas pelan, menatap Dinda dengan tatapan dingin yang datar. "Terserah kamu mau mikir apa, Dinda. Aku mau pulang. Anakku sudah menunggu di sekolah."

Alya berbalik hendak melanjutkan langkahnya, tetapi Dinda dengan lancang kembali mencengkeram lengan Alya, menahannya kuat-kuat.

"Jangan jalan dulu! Urusan kita belum selesai!" gertak Dinda dengan nada menyebalkan. "Jangan sok jual mahal deh! Kamu pikir karena Pak Herman baik, kamu bisa semena-mena di sini?! Kamu itu cuma tukang cuci piring baru yang nggak punya harga diri!"

DEG.

Alya berhenti.

Alya memiringkan kepalanya sedikit, menatap jemari Dinda yang mencengkeram lengannya. Di dunia bawah tanah dulu, tangan siapa pun yang berani menahannya tanpa izin akan patah dalam hitungan detik.

Alya berbalik sepenuhnya. Sorot matanya kini berubah.

"Dinda..." bisik Alya.

Suaranya rendah, namun membawa tekanan intimidasi yang begitu berat hingga udara di sekitar mereka serasa mendadak mendingin.

Dinda mendadak membeku. Cengkeraman tangannya di lengan Alya mengendur secara refleks.

Bulu kuduk di sekujur tubuhnya berdiri tegak.

"K-kenapa kamu lihat-lihat aku kayak gitu?!" cicit Dinda, berusaha menutupi rasa takut luar biasa yang secara tiba-tiba.

Alya melangkah satu pijakan mendekati Dinda. Langkahnya begitu ringan tanpa suara.

"Ratna dan Wiwin cukup pintar untuk tahu kapan harus tutup mulut demi keselamatan mereka sendiri," kata Alya pelan, menatap tepat ke dalam manik mata Dinda yang mulai berkaca-kaca ketakutan. "Tapi sepertinya... kamu tidak sepintar mereka."

"K-kamu... kamu mau ngapain?!" gertak Dinda, suaranya gemetar hebat saat ia mencoba mundur, namun punggungnya justru menabrak dinding bata.

Alya mengangkat tangan kirinya perlahan, lalu menepuk-nepuk bahu Dinda secara halus, sebuah gerakan sederhana yang justru terasa seperti ancaman pencabutan nyawa bagi Dinda.

"Pekerjaanmu adalah melayani pelanggan di depan, Dinda. Bukan mencampuri urusan orang lain," bisik Alya tepat di dekat telinga Dinda. "Jangan sampai rasa penasaranmu itu... membawamu ke tempat yang tidak ingin kamu kunjungi."

Dinda menelan ludah dengan sangat susah payah. Napasnya memburu, keringat dingin membasahi pelipisnya.

Ia melihat dengan mata kepala sendiri betapa mengerikannya tatapan mata wanita di depannya ini.

"P-paham, Alya... aku paham..." jawab Dinda dengan suara tercekat, benar-benar kehilangan seluruh keangkuhannya.

"Bagus," kata Alya sambil tersenyum tipis, sebuah senyuman yang amat sangat berbahaya. "Selamat siang, Dinda."

Alya berbalik dan melangkah pergi, meninggalkan Dinda yang merosot terduduk di tanah sambil memegangi dadanya yang berdebar kencang.

Dinda menatap punggung Alya yang perlahan menghilang di ujung gang dengan tubuh yang masih bergetar hebat.

"D-dia... dia bukan manusia biasa..." bisik Dinda histeris pada dirinya sendiri. "Ratna benar... dia... dia iblis..."

Di sepanjang jalan menuju rumah kontrakannya, Alya menyusuri trotoar yang sepi. Angin siang menyapu wajahnya.

"Tunggu Mama ya, Alisya..." batin Alya hangat. "Mama akan menjemput mu."

1
Maria Lina
ko cuman 1 sih thor ud ditunggu bab 2 nya ee gk di up hadeh
Ambu Rinddiany Thea
s raya mulutnya kaya emak2
Ambu Rinddiany Thea
katanya suami tp calon suami katanya tunangannya tapi suami nya . ish ka lesss bingin pusing .. 😮‍💨
Ambu Rinddiany Thea: /NosePick/ ooooooh
total 2 replies
Ria Gazali Dapson
tuman alya , tendang j mulut nya , gpp koq ,
Ria Gazali Dapson
gara² ga suka sama alya, jdi merugikan tempat dia mencari nafkah, jahat banget kamu² , sudh bikin rugi restoran
Ambu Rinddiany Thea
makanya klo jd manusia itu yg punya otak dan beradab jgn biadab 🤣🤣🤣
less22: kwkwkw betul tuh
total 1 replies
Maria Lina
👍👍🙏🙏😘😘
less22: tengkyiuuuuuuuuu🥰🥰🥰🥰🥰
total 1 replies
Titin Maryati
semangat mbak lanjut cerita nya👍🙏👍
Ambu Rinddiany Thea
dikit amat ka less🤭
Ambu Rinddiany Thea
tambaaah kaa lessss
Tosari Agung
Andi pea kak less Andi terinspirasi dari cowok yang gak bersyukur dapat isteri cantik ya kayak pemain esport itu ya
Iffanaya 😽
Andi jgn dikasih ampun Alya makin konslet aja otak nya
Maria Mariati
Andiii andiii kau jemput malaikat maut mu sendiri
Tosari Agung
kak less hilangin keluarga Gunawan bisa gak sih aku curiga keluarga Gunawan isinya sampah semua
Ambu Rinddiany Thea: setujaaaaaa 🤭
total 1 replies
Diana Lely
lanjut thor....
Ambu Rinddiany Thea
nah gt itu hasil didikan anak dajal mah , dari kecil udh d pupukin kejelakan ya hsilnya gt modelan s raya , semoga alisya dpt bintang 🌟 10 ya biar nyaho tuh s anak kalong wewe 🤭😆
Ambu Rinddiany Thea: /Grievance//Smirk/
total 2 replies
Ambu Rinddiany Thea
lanjuuuut
less22: siappp
total 1 replies
Maria Mariati
semoga Alisa ga kenapa2 , kenapa aku ikut deg2 an yakk
less22: kwkwkw iya nih🤧
total 1 replies
Ambu Rinddiany Thea
semoga nanti lagi klo pas s alya lagi war sama preman, para pelayan d resto yg udh ngeremehin s alya liat ya , gimana badas ma garangnya s alya
Ambu Rinddiany Thea: hobaaaaaaj 🤭😆
total 2 replies
Tosari Agung
ka less restoran pak Herman kenapa gak di beli aja sekalian
Ria Gazali Dapson: betul ka , beli restoran nya dan sekolahan nya sekaligus , biar g d hina terus 🤣🤣🤣
total 5 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!