Indonesia
NovelToon NovelToon
PAMAN! JANGAN GODA AKU

PAMAN! JANGAN GODA AKU

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Crazy Rich/Konglomerat / Diam-Diam Cinta
Popularitas:7k
Nilai: 5
Nama Author: Nita

Aku menikahi dia, tapi justru pamannya yang membuatku kehilangan akal. Setiap kali pria itu menatapku, ada bara yang tak bisa kupadamkan. Di mata keluarga, pria itu hanyalah paman dari suamiku. Di hatiku, dia adalah pria yang tak pernah boleh kusentuh. Namun, semakin aku menghindar, semakin dekat dia datang, membawa bisikan-bisikan yang memecah pertahananku. Bagaimana jika cinta ini terbongkar?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

TES DNA

Xander ikut menyangga wajahnya di atas meja. "Ya bisa saja dikatakan begitu." katanya sambil menikmati harum aroma mint yang menyeruak ke penciumannya.

Kedua mata mereka pum saling beradu, dan seketika saja membuat wajah Seline langsung memerah. Hening beberapa saat lalu Xander berkata, "Rafael... aku suka nama itu!"

"Oh!" Jawab singkat Seline sambil duduk dengan benar dan menyelipkan rambutnya ke belakang telinga.

Tadi, ketika ingin memanggil Si Bocah Bisu di depan irabg banyak, sebuah nama yang ada di kepalanya hanya nama itu saja. Siapa sangka, ternyata Si Bocah bisu dan Xander malah menyukai nama itu. Pada saat ini anak-anak Tk itu sudah selesai makan siang.

Beberapa pelayan mendekati mereka, lalu memberikan gulali berukuran besar berwarna warni kepada tiap anak. Rafeal juga dapat. Dengan wajah tersenyum, dia memperlihatkan itu kepada Xander dan Seline.

"Jika suka, nanti kau bisa mendapatkannya tiap hari!" janji Xander sambil mengusap puncak kepala Rafael.

"Eh! Mana bisa begitu. Tidak baik terlalu banyak makan manis!" kata Seline menyelak.

"Tidak bisa!" Tidak bisa. Tidak ada permen setiap hari. Dilarang keras!"

Xander langsung menatap seline, dalam hati, dia merasa seperti baru saja mengalami pertengkaran pertama antara suami dan istri. Dan, dia sedikit menyukai rasa itu.

Xander mengalihkan pandangannya kepada Rafael, lalu mengkoreksi perkataanya. "OK! Satu kali dalam seminggu saja ya!"

Rafael menatap Seline, lalu pada akhirnya menganggukan kepala tanda dia bersedia. Xander menatap Seline lagi, "Apa besok ada waktu?"

"Eum... memangnya kenapa?" Tanya Seline.

"Rafael sepertinya harus bersekolah, jadi tolong bantu pilihkan sekolah!" Pinta Xander.

Mengingat betapa bahagianya wajah Rafael ketika bersama teman-teman sebayanya, maka Seline pun menyetujuinya. "Ok besok pagi, kita akan cari sekolah terbaik untuk Rafael kita!"

Daun telinga Xander langsung memerah, ketika mendengar perkataan Seline. "Rafael kita!" imbuhnya di dalam hati mengulang perkataan itu, beberapa kali.

Cuti Seline masih ada beberapa hari lagi, jadi dia merasa tidak apa kalau besok membantu Rafael untuk mencari dan mendapatkan sekolah yang tepat.

Hari ini Seline sangat menikmati cuti tahunannya. Sementara itu, Eric terlihat kacau. Dalam hati ingin mencari seline, tapi apa daya, langkahnya dilarang keras oleh Tuan Jack. Tidak boleh mengganggu Seline yang sedang menenangkan diri.

"Jika kau tidak mau kehilangannya, maka beri dia waktu. Jangan buat dia kesal!" nasihat Papanya itu.

Eric hanya bisa menggigit bibir bawahnya sendiri. Menahan kesal di hati, karena tidak bisa membantah perkataan Papanya itu. Pada saat ini, Riana masuk ke ruangan kerja Eric.

Dengan suara manis yang dibuat-buat, dia pun menyapa Tuan Jack "Pa."

Tuan Jack diam sesaat, memperhatikan Riana dan perutnya yang sudah terlihat membesar. Tuan Jack pun berkata, "Jangan pernah mengira bahwa menggoda suami orang hanyalah permainan kecil yang selesai ketika pesan dihapus dan percakapan dihentikan. Ada hal-hal yang mungkin dapat dihapus dari layar, tetapi tidak semudah itu dihapus dari hati manusia!"

"Sebab rumah tangga orang lain bukanlah halaman kosong yang boleh kau isi sesuka hati. Di dalamnya ada janji yang pernah diucapkan, air mata yang pernah jatuh, kesetiaan yang dibangun bertahun-tahun, serta seseorang yang mungkin diam-diam mempertahankan rumahnya dengan seluruh kekuatan yang dia miliki."

"Jangan menjadi tangan yang mencoba membuka pintu yang sengaja ditutup oleh sebuah ikatan. Jangan menjadi teduh palsu bagi seseorang yang sebenarnya sedang memiliki rumah untuk pulang."

"Barangkali perhatianmu terasa seperti bunga yang indah bagi seseorang yang sedang merasa sepi. Namun ingat, tidak semua bunga yang mekar pantas dipetik. Ada bunga yang tumbuh di taman orang lain, dan memetiknya bukanlah tanda keberanian, melainkan tanda bahwa kita tidak mampu menghormati batas."

"Jika seorang pria telah memilih seorang wanita untuk menjadi istrinya, maka hormatilah pilihannya. Jika dia mengeluhkan rumah tangganya kepadamu, jangan buru-buru menawarkan dirimu sebagai tempat pelarian."

"Jadilah manusia yang mampu membedakan antara menjadi tempat seseorang bercerita dan menjadi alasan seseorang mengkhianati. Sebab merebut perhatian seseorang mungkin mudah, tetapi mempertanggungjawabkan luka yang lahir setelahnya bukan perkara ringan."

"Dan, jika suatu hari kau mendapatkan seorang pria dengan cara merusak kesetiaannya kepada istrinya, jangan terlalu cepat menganggap dirimu sebagai pemenang. Karena sesuatu yang diperoleh melalui pengkhianatan tidak pernah benar-benar datang tanpa membawa karma."

"Jagalah harga dirimu. Jangan biarkan kecantikanmu menjadi alasan untuk meruntuhkan rumah orang lain. Jangan biarkan kesepianmu menjadi pembenaran untuk mengambil apa yang bukan milikmu. Dan, jangan biarkan perhatian seorang pria membuatmu lupa bahwa dirimu terlalu berharga untuk hidup sebagai rahasia di balik sebuah pernikahan."

"Ada batas yang memang tidak dibuat untuk dilanggar. Ada pintu yang memang tidak seharusnya diketuk. Dan ada hati yang, seindah apa pun kesempatan untuk memilikinya, tetap harus kita relakan karena Dia telah menjadi milik seseorang melalui sebuah janji."

Riana tertegun, canggung. Perkataab Tuan Jack dikatakan tidak dengan nada meninggi namun semua perkataannya tepat sasaran. "Pa... aku...aku hanya sangat mencintai Ka Eric."

"Berhenti memanggilku Papa, satu-satunya menantuku adalah Seline Huang!" kata Tuan Jack dengan sedikit menatap sinis kepada Riana.

Sebelum pergi, Tuan Jack berkata lagi. "Lakukan Tes DNA!"

Riana langsung membela diri di depab Eric. "Apa kau meragukan ini adalah anakmu!"

"Jangan menambah masalah, lakukan saja apa yang dipinta!" Kata Eric sambil kembali ke meja kerja dan bersibuk kembali dengan berkas-berkas bisnisnya. Akhir-akhir ini dia kulai merasa kehadiran Riana sangat mengganggunya.

Riana menatap sinis kepada Eric, lalu pergi meninggalkan ruangan kerja Eric. Sementara itu, Seline di Penthouse barunya sedang sangat menikmati memasak. Setelah tadi makan siang bersama, seline dan Xander berpisah karena berbeda tujuan.

Pada saat ini melihat sepiring spagheti akhirnya bisa tertata dengan cantik diatas di meja makan, hatinya merasa puas, dia bisa memakanan masakannya sendiri, bukan makanan-makanan kantin Rumah Sakit, atau pun makanan instan hanya untuk sekedar pengganjal perutnya yang sedang merasa sangat lapar.

Seline memasukan mie pasta itu sedikit demi sedikit ke dalam mulutnya. Mengunyahnya, sambil sebentar-sebentar menggoyangkan kepala dan bahunya. Tanda dia sangat menyukai masakannya sendiri. "Wow! Ini enak sekali!"

Pada saat ini ponselnya berdering. Melihat nama Lin Yue yang tertera di ponsel, Seline pun langsung menjawab dengan pipi menggembung karena pasta. "Ya!"

"Hei! Apa kau bisa ke sini!" tanya Lin Yue"

"Ada apa?" tanya Seline mulai ikutan serius karena mendengar nada serius Lin Yue.

"Ada pasien bersikeras minta kau yang tangani, tidak mau dengan dokter lain!" Jelas Lin Yue.

1
Farid Attalah
selalu di tunggu ka
Siti Solihah
langsung baca terus kok thor,mlh nunggu up trus...
Nova Silvia
aahhh,,kelen greget tau
seline kamu polos bed
thor pengen visuaaaaalllllll
biar halu ny enak🤭
Nova Silvia
riana lu takut ketauan klo itu bkn anak eric kan,,
Rosy
dia itu ceo yg lagi nyamar Selin 😂😂

semoga si pelakor kena jebakan Batman..niat hati menjebak Selin malah dia yg terbukti bersalah
Rosy
kalau memang Selin berniat mau membvnvh,kenapa tidak keduanya saja..sangat merepotkan
ollyooliver
mau itu anak lu apa bukan ..gk ada alasan buat seline mencari pria lain. dia berhak! dan yg namanya lu dah tidur sama riana ..ya itu udah kesalahan menuju perceraian😏
Rosy
jangan mau Selin..itu pasti si pelakor
suka banget dg ketegasan tuan Mo..tapi lebih suka lagi kalau mereka di izinkan berpisah biar Selin jadi adik ipar saja 🤭
Nova Silvia
aku suka semua karya othor
Nova Silvia
c jalang bikin ulah
pph you the best,,,tp maaf bentar lg bkal jd istri paman
Nova Silvia
selueniamu polos bed,,punya lu klo nanti you nikah ma xender,,heee
xender aku mau satuuuu
Nova Silvia
ciye² seline merasa aman dekat xender
Widya Febrina
aku jadi penasaran...apa yang jadi tujuan Seline masih mempertahankan pernikahannya dgn Eric yg jelas2 telah mengkhianati pernikahan mereka
Widya Febrina
Rania...berarti pelakor sah ya...Krn mertua Seline tidak mengabaikan nya ...kasian bgt kami Seline
Widya Febrina
seline....seline...ternyata kamu hanya dijadikan alat utk dimanfaatkan sama keluarga suamimu..🤦🤦🙆🙆
Widya Febrina
pertemuan yang tak diduga🤭🤭😅😅
Rosy
pemiliknya Xander kah ?
Rosy
bagus sekali Xander..bocah itu bisa jadi perantara untuk menemui Selin tanpa ada rasa curiga 😂
Yuli Chen
tiap buka novel toon selalu cari karya kak nita, karena penulisan dan ceritanya bagus moga sampe tamat ya tor
Nova Silvia
ky ny cmn xander yg bisa lepasin kamu dr tuan mo,,,dengean cara elegan(curang)🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!