Indonesia
NovelToon NovelToon
Suami Selingkuh, Ku Buat Menyesal

Suami Selingkuh, Ku Buat Menyesal

Status: sedang berlangsung
Genre:Penyesalan Suami / CEO / Romansa Fantasi
Popularitas:3.9k
Nilai: 5
Nama Author: Moms Al

demi mendukung karier suaminya Arga Prasetyo, Ariana rela menikah selama delapan tahun secara diam-diam. Ariana menemani Arga berjuang di perusahaan nya tapi balasan yang didapatnya adalah perselingkuhan, bahkan pelakor itu terang-terangan menantang nya.

setelah menyiapkan perceraian dan pergi dengan tenang ternyata Arga menolak untuk melepaskan nya. hingga seorang laki-laki lain datang membuka babak baru untuk nya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Moms Al, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 23

Ariana terbaring di sebuah tempat tidur dikamar hotel itu, sayup-sayup matanya perlahan mulai terbuka dengan kepala yang pusing.

saat membuka mata dengan jelas, Ariana terkejut dan langsung terbangun dengan ketakutan ketika melihat empat orang pria sudah berdiri didepannya dengan wajah penuh nafsu, sedangkan pria yang membawanya tadi bersandar di depan pintu dengan senyum licik menatap Ariana.

"jangan mendekat!!!". Kata Ariana ketakutan melihat empat pria itu.

"wah ternyata dia cantik sekali". Tawa pria berambut gondrong memakai pakaian hitam, menatap Ariana dengan lidah yang menjulur.

Satu orang yang memakai jaket berwarna putih campur hitam langsung mendekat memegang wajah Ariana tapi dengan cepat wanita itu langsung menepisnya dengan kasar.

"jangan menyentuh ku s*alan!!!".

Rasa pusing yang mendera membuat Ariana tidak bisa berbuat apa-apa, bahkan rambut yang tadi sudah rapi kini sangat berantakan.

"tubuhnya sangat bagus, rasanya aku tidak sabar ingin mencicipi nya hahaha". tawanya pecah seakan Ariana adalah makanan yang siap santap.

"tenang saja sayang...jangan takut, sebentar lagi kamu pasti akan berteriak keenakan di bawah kami". Ujar kembali laki-laki yang memakai jaket hitam putih itu.

Ariana kembali mundur meringkuk, kepalanya saat ini begitu berat sesekali wanita itu menggelengkan kepalanya karena pusing yang mendera.

"jangan menangis sayang...suami mu yang membayar kami untuk meniduri mu".

Walau kepalanya pusing, tapi Ariana sangat mendengar dengan jelas perkataan itu nafasnya memburu mendengarnya.

laki-laki yang tadi membawanya mendekat kearah Ariana, membawa sebuah map hitam. Dengan kasar mengambil tangan Ariana dan menempelkan jempol nya pada sebuah tinta berwarna biru tua kemudian jempol itu kembali ditempelkan di atas sebuah dokumen didalam map hitam.

"karena suaminya tidak mau membayar kompensasi perjanjian perceraian makanya tuan Arga rela menyuruh ku untuk membuatnya hancur". Kata laki-laki itu puas melihat sidik jari jempol Ariana sudah menempel di dokumen itu.

'Arga yang menyuruh mereka ? Tidak mungkin...ini tidak mungkin'. Ariana menggelengkan kepalanya menolak percaya tapi laki-laki itu sudah mengatakan nya.

Dengan cepat Ariana langsung mengambil ponsel nya yang berada di sampingnya, ingin menelpon Arga, tapi laki-laki yang memakai jaket hitam putih itu mencegat tangan Ariana.

"biarkan dia menelpon, kita lihat saja apakah tuan Arga akan mengangkat nya. Padahal tuan Arga sendiri yang menyuruh kita". Ejek laki-laki yang membayar nya tadi.

Ariana terus menghubungi Arga dengan perasaan campur aduk, bahkan sampai berkali-kali menelpon suaminya itu.

Tapi ketika menelpon kembali, telepon itu sudah dijawab, hujan Arga yang berbicara melainkan putri.

"aishhhh kenapa kamu menelpon terus,m mengganggu saja. Kak Arga tidak mau mengangkat telepon mu lagi". Jeda putri diseberang telepon dengan tawa keras. "oh iya, bagaimana para pria yang kami siapkan untuk mu, ah iya obat yang disuntikkan pada mu semakin lama akan membuat mu semakin panas hahahaha".tawa putri kembali pecah seakan kehancuran Ariana adalah hal yang paling di sukai nya.

"Putri Darmawan!!!".

"ah iya ...besok video mu bermain dengan empat pria sekaligus akan di unggah di internet dan sosial media lainnya. Dan BOMMM !!semua orang akan tau jika Ariana Violencia adalah wanita yang begitu murahan".

"satu lagi...untuk merayakan kehancuran mu malam ini, aku dan kak Arga besok malam akan mengumumkan pertunangan kami, saa itu bukan cuma kamu tidak dapat kompensasi tapi juga cemooh dari orang-orang. Dan...jangan pernah melapor polisi, keluarga Darmawan dan Prasetyo tidak akan tinggal diam jika kamu menyeret kami, karena hal seperti itu sangat mudah untuk dua keluarga membereskan nya, seperti menginjak semut".

nafas Ariana memburu dengan air mata yang jatuh ke pipinya, apakah hidupnya akan berakhir seperti ini, menjijikkan. tidak ada yang bisa menolongnya

satu hal Ariana pikiran saat ini adalah kabur, tapi semua itu seakan mustahil terjadi, dia hanya seorang wanita yang tidak memiliki ilmu bela diri, pasti hasilnya akan sia-sia jika harus melawan empat pria didepannya itu.

"bagaimana rasanya suami mu aku rebut, karier mu bahkan sebentar lagi kehormatan mu akan hancur. Aku dan kak Arga akan bahagia dan menua bersama karena kak Arga tidak akan memperdulikan kamu lagi".

Ponsel Ariana jatuh dari genggaman nya, nafasnya terus memburu karena rasa panas yang mulai naik, tapi Ariana masih bisa menahannya sekuat tenaga.

"tunggu apa lagi...kalian boleh main sepuasnya". Laki-laki yang membawa Ariana tadi sudah menaikkan ponsel nya siap untuk merekam.

Keempat pria itu tertawa puas dan mulai naik keatas ranjang menghampiri Ariana yang meringkuk menatap keempatnya.

"JANGAN MENDEKAT!!!". Teriak Ariana ketika empat pria itu sudah mulai menyentuh tangan, pipi dan rambutnya.

"hahahahha". Tawa mereka bersamaan.

BRAKKKK

Pintu kamar hotel itu di dobrak hingga rusak, beberapa pengawal masuk dengan badan yang kekar, berpakaian hitam dan kacamata bertengger di hidungnya.

ke lima pria itu terkejut melihat para pengawal yang menghampiri nya dan membawa mereka keluar dengan paksa.

"tolong....jangan kami hanya disuruh". ujar laki-laki yang membawa Ariana dengan ketakutan.

setelah mreka dibawa keluar, Ariana hanya bisa meringkuk dengan perasaan yang sulit, matanya bahkan sudah sebab karena terus menangis.

tatapan Aran mengarah ke bagian pintu hotel, disana Adrian berdiri menatapnya dengan tatapan datar dan juga rahang yang mengeras.

Langka Adrian membawa nya mendekat kearah Ariana, entah kenapa naluri nya sebagai laki-laki begitu kuat untuk melindungi Ariana.

Adrian duduk disamping Ariana yang meringkuk, tangan pria itu terangkat ingin menyentuh pipi Ariana, tapi Ariana langsung memundurkan tubuhnya.

Hembusan nafas pelan keluar dari mulut Adrian, dengan gerakan pelan Adrian kembali memegang pipi Ariana, wanita itu menangis sejadi-jadinya ketika tangan kekar Adrian mendarat di pipinya "sudah aman, tidak akan ada yang menyakiti mu". Adrian membawa Ariana ke dalam pelukannya.

"pa-panas...". Ariana terbata-bata sambil melepaskan pelukan Adrian, wanita itu menarik dasi Adrian dengan kuat dan membuatnya mendekat.

"b-badan ku panas..". Sekuat tenaga Ariana mengigit bibir bawahnya hingga memutih.

sebagai laki-laki normal tentu Adrian menahan sekuat tenaga agar tidak menyentuh Ariana. Apalagi wanita itu dalam keadaan pengaruh obat perangsang, dia tidak mau jika nanti Ariana sadar maka akan menyalahkan nya.

'tahan Adrian...tahan..". Adrian mengepalkan tangan nya kuat menahan gejolak yang udah membuncah dibawa sana.

"Ariana...tahan sebentar...fajar akan membawa obat untuk mu". Kata Adrian menyadarkan Ariana.

Cup

Tiba-tiba bibir Ariana sudah mendatar dibibir Adrian. Sesuatu yang bergejolak sejak tadi dari bawah kini sudah naik keatas, apalagi merasakan bagaimana lembutnya bibir Ariana.

Karena sudah tidak tahan, Adrian terpaksa membalas ciuman Ariana. Keduanya larut dalam ciuman panas, suara ciuman keduanya beradu didalam kamar hotel itu..

"tuan...".

Bersambung....

1
Adinda
lanjut thor
sunaryati jarum
Ayo balasan apa yang akan kamu berikan pada Arga, Martha dan Putri,Ariana? Emak makin penasaran
sunaryati jarum
Emak menunggu pembalasan kamu pada Arga,Putri,dan Bu Martha,maka 5 🌟 kuberikan.Emak sabar menunggu momen itu
sunaryati jarum
Lega Ariana selamat,putri dan Martha harus bertanggungjawab jawab, karena preman suruhannya pasti berkicau
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!