Slow Up Date
Danil Bramasta pria konyol dengan percaya diri tingkat dewa yang dicap sebagai playboy karena sering berganti pacar.
Dia jatuh hati pada pandangan pertama pada Dokter Nina, Dokter Spesialis Kandungan yang berusaha move on dari rencana perjodohannya yang gagal.
Pertemuan tidak sengaja itu membuat Danil gigih mengejar cinta Dokter Nina, berhasilkan Danil mendapatkan hati wanita cantik itu?
Apa saja yang mewarnai perjalanan mereka?
Yuk ikuti cerita Danil dan Nina
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon AfkaRista, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Pologami?
Esok harinya dengan mantap Danil pergi kerumah Dimas, jangan lupakan bukti foto Syakir dan Ara yang dia bawa. Pria ini yakin jika Syakir akan langsung di diskualifikasi dan dirinya kembali menjadi kandidat tunggal calon suami Nina. wk wk wk
"kamu datang? bukankah hari ini tidak ada tes?"
"benar capamer, saya hanya rindu capamer saja"
"ih, kamu itu bikin geli saja, ngapain rindu pada saya, kamu masih normal kan?"
"1000% normal capamer, apa perlu saya beri bukti sekarang?" tantang Danil membuat Dimas mendelik
"silahkan saja kalau mau saya tebas habis masa depanmu!!" Danil reflek memagangi masa depannya
"saya kan calon mantu yang baik capamer, memangnya tidak boleh saya rindu?"
"terserah saja lah, ingat!!, jangan pernah macam macam dengan anak saya, dan ada perlu apa sebenarnya?"
"ini" Danil memberikan ponselnya yang berisi foto foto Syakir dan Ara
"haahaha, kau sudah mengetahui hal ini?" tanya Dimas membuat Danil kebingungan
"maksudnya apa capamer? apa capamer tahu siapa wanita ini?"
"tentu saja dia tunangan Syakir"
"hah!!!!!, maksudnya si onta Arab sudah bertunangan, lalu kenapa capamer mengijinkan dia menjadi sainganku untuk mendapatkan caisku?".
" memang kenapa? Ara saja tidak keberatan, kenapa jadi kamu yang sok berat? bukankah poligami diperbolehkan dalam agama" Danil langsung mendelik
"maksud capamer, kalau saya kalah, maka caisnya Danil akan jadi istri kedua si onta Arab begitu?"
"bingo!!"
"aaargghh, tidak tidak!!!" Dimas berjenggit kaget saat Danil berteriak, dia tidak menyangka respon Danil akan selebay ini
"kamu mau bikin saya jantungan!!!" hardik Dimas
"astaga!!!, maaf capamer ga sengaja" Danil menyengir
"kalau tidak ada urusan sebaiknya kamu pulang, saya mau kerumah sakit"
"capamer sakit?" tanya Danil sok polos
"kamu itu bodoh ya, saya kan kerja dirumah sakit, bagaimana sih, jadi calon mantu saya harus pintar, nanti calon cucu saya pada ngikut bodohnya kamu lagi, kan ga etis kalau keturunan saya bodoh kayak kamu"
"saya pintar capamer, hanya kadang suka lola"
"apa bedanya?"
"ya beda, pokoknya saya mengajukan banding, saya keberatan jika caisnya Danil harus menjadi istri kedua unta Arab, caisnya Danil harus jadi istri Danil satu satunya dan selamanya"
"lebay amat mau banding, kamu kira pengadilan? memang kenapa jadi istri kedua, toh Syakir akan bersikap adil, dia sama sama nenyayangi Ara dan Nina"
"tidak bisa!!!" Danil menggebrak meja, membuat Dimas berjengkit
"calon mantu laknat, lama lama saya bisa struk kalau punya calon mantu kayak kamu!!!"
"maaf capamer, tidak bermaksud begitu" lagi lagi Danil menyengir
"kalau kamu tidak setuju Nina menjadi istri kedua Syakir, apa yang akan kamu lakukan?" Dimas berniat menguji keseriusan calon menantu sengkleknya itu, padahal dia dan Danil sama sama sengklek.
"saya akan berjuang sampai titik darah penghabiskan!!!" Danip berujar dengan semangat
"astaga, ludah kamu nyembur ke wajah saya, belum jadi mantu sudah kurang ajar!!" Dimas mengusap wajahnya
"ya Tuhan" Danil mengambil tisu dan mengelap wajah Dimas
"sudah sudah, saya terlambat kerja gara gara kamu ini, ada ada saja tingkahmu itu, kamu itu cuma harus membuktikan kepada saya dan Nina keseriusan kamu, saya bukan menyuruh kamu perang ke Irak, heran kenapa ada orang macam kamu di dunia ini"
"saya spesies spesial capamer, harus dilindungi dengan baik" ucap Danil bangga
"berarti kamu setara sama orang utan dong, mereka kan spesies langka juga"
Danil menganga saat dirinya disamakan dengan orang utan, yang benar saja...hais tak bisa di percaya, capamernya ini memang luar binasa!!!!
"sudah saya mau berangkat"
"capamer urusan kita belum selesai"
"kamu urus sendiri, saya mau kerja"
"capamer!!!"
"apa lagi?" ucap Dimas geram
"saya akan berjuang dengan sekuat tenaga!!" ucap Danil sambil mengepalkan tangan ke atas tanda semangat
"baiklah semoga berhasil" Dimas mendekat ke arah Danil lalu berbisik
"jika kamu mau mengambil hati anak saya, ada satu hal yang harus kamu lakukan"
"apa?" tanya Danil bersemangat
"gantung dirimu di pohon toge" Dimas terbahak sambil keluar rumah membuat Danil menepuk jidat, sama saja bohong kalau begitu
Apalagi dengar jurus calon mertuanya... ngakak thor 😂😂
istilah baru yaa Thor????🤭🤭🤭🤭