Indonesia
NovelToon NovelToon
BITE ME IF YOU CAN

BITE ME IF YOU CAN

Status: tamat
Genre:Perperangan / Vampir / Cinta Beda Dunia / Balas Dendam / Misteri Kasus yang Tak Terpecahkan / Mafia / Tamat
Popularitas:18.3k
Nilai: 5
Nama Author: YoshuaSatrio

Tyo Fuller, seorang detektif pembasmi kejahatan, tengah mencari siapa pembunuh orang tuanya. Dalam perjalanannya, ia bertemu dengan Raise Lee, vampir wanita yang tengah menghisap darah seorang manusia.


Tak disangka, setelah tak sengaja menyentuh tatto di pundak Tyo, justru membuat Raise Lee kehilangan sebagian kemampuannya untuk menghisap darah manusia.


Mengetahui kelemahan sang Vampir, akhirnya Tyo Fuller mengajukan perjanjian kerja sama memanfaatkan kemampuan indra penciuman dan penglihatan sang vampir untuk membantunya menangkap para penjahat, sedangkan Tyo akan menyiapkan darah sebagai makanan bagi Raise Lee.

"Penciumanmu berguna juga! bantu aku menangkapnya!"

"Itu mudah bagiku! pastikan kudapanku tersedia setelah ini selesai, minimal satu liter darah!" tegas Raise Lee memperjelas syaratnya.

Mampukah kerjasama dua makhluk berbeda itu akan berjalan semestinya?

Bisakah Tyo Fuller menemukan pembunuh orang tuanya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon YoshuaSatrio, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

#24

Tak ada pilihan lain, petugas Tyo harus menghadapi beberapa pria sekaligus. Tentu saja hal itu sangat menguras energi petugas berusia hampir mendekati tiga puluhan itu.

“Tak ada pilihan lain, selagi belum babak belur, aku harus mencobanya sekali lagi,” gumamnya diantara napas memburu dan tubuh yang semakin kelelahan.

Petugas Tyo bersiap mencengkram pundak kanannya sendiri, namun di satu titik lengahnya, salah satu pria lawannya itu mengayunkan sebatang kayu dan tepat mengenai lutut sang detektif, hingga membuatnya ambruk tersungkur.

Dengan sigap pria lainnya mencengkeram kerah petugas Tyo lalu sedikit menyeretnya dan memberikan satu sodokan siku tepat mengenai punggung petugas Tyo.

Petugas itu mengerang kesakitan. Tak memberinya kesempatan untuk bangun, pria yang lainnya bersiap melayangkan tendangan putarnya, tepat diwaktu yang sempit, petugas Tyo segera meremas pundaknya sendiri.

Tiba-tiba hembusan udara dingin berhembus kencang disekitarnya, terasa begitu berat dan menekan. Seketika siluet bayangan tak asing muncul tepat di depan Tyo yang masih berusaha untuk bangun.

“Kamu benar-benar datang …,” gumam sang detektif saat kedua kakinya kembali tegak menopang tubuhnya.

Dejavu! Pemandangan yang sama yang pernah dilihat sebelumnya. Ingatan petugas Tyo tiba-tiba kembali di beberapa waktu lalu, tepat seperti saat ini.

Saat seseorang menyentuh tattonya, tiba-tiba Raise Lee datang menghentikan waktu. Dengan mata yang mengkilat memancarkan kemarahan, serta gigi taring yang tajam menyeringai, siap mencabik apapun yang menghalangi langkahnya.

Tepat saat itulah, Tyo menyadari siapa pembunuh kedelapan pria berotot itu. Tepat seperti saat ini, saat matanya dengan jelas melihat vampir cantik itu mencabik leher salah satu pria dengan taringnya, lalu menyesap habis darahnya hingga mengering dan tubuhnya hangus menghitam.

Melihat kenyataan di depan matanya, petugas Tyo terlihat begitu syok, tubuhnya gemetar, kakinya lemah mundur satu langkah dan ambruk terjengkang dengan mata tak mampu berkedip.

“Jadi … semua kematian itu … terjadi karena ku ….” monolognya tak percaya.

Disaat syoknya itulah, petugas Tyo samar-samar mulai mengingat kembali mimpi-mimpi buruk yang selalu terpotong-potong. Kepalanya terasa pusing oleh siluet-siluet kebingungannya selama ini.

Akankah itu hanya sebuah mimpi dari trauma masa kecil, ataukah itu adalah ingatan-ingatan yang terlupakan? Pertanyaan yang hingga sekarang belum mampu terjawab sendiri oleh petugas Tyo.

…….🌶️

Seorang anak kecil tengah berjalan linglung di antara kerumunan aktivitas dan berbagai macam kesibukan banyak orang.

Anak kecil berkaos biru tanpa lengan, serta celana pendek cargo dan sepatu boot yang terlihat sobek di beberapa bagian.

Mata orang-orang menatap bocah itu dengan sinis seraya saling berbisik-bisik menunjuk pada sang bocah.

“Dia itu anak terkutuk dari desa tetangga, jangan ada yang menolongnya jika kalian ingin selamat,” bicik salah satu warga.

“Aku dengar dia telah menelan hidup-hidup kedua orang tuanya!” sahut yang lainnya.

“Dia anak yang lahir membawa kutukan, abaikan saja.”

Anak kecil dengan tangan masih terbalut perban dari siku hingga ke pundak kanannya itu, mempercepat langkahnya, merasa ketakutan dengan pandangan dan tudingan orang-orang yang begitu semena-mena menunjuknya.

Air mata membasahi wajahnya yang masih tampak beberapa bekas luka di pipi, dagu, serta dahinya. Anak kecil itu berlari sekuat tenaganya, kaki-kaki kecilnya ia paksa untuk membawa tubuhnya menjauh dari manusia-manusia yang dengan mudah menilai, menunjuk dan mengulitinya tanpa belas kasihan.

“Ayah! Ibu! Tolong aku!” teriak pedih bocah kecil itu lalu terjatuh terjerembab ke tanah yang basah.

……..🌶️

“Ayah … ibu … tolong aku!” Tanpa sadar petugas Tyo pun meneriakkan ucapan yang sama.

Di saat itulah petugas Tyo merasa tersadarkan, saat melihat keberingasan Raise Lee, petugas Tyo segera bangkit lalu berlari menghampiri sang vampir wanita.

Diraihnya pundak Raise Lee, lalu ditariknya menjauhi pria kedua yang hampir saja disesapnya.

Entah siapa yang memberitahu, kali ini petugas Tyo hanya mengandalkan nalurinya. Diremasnya kembali pundak kanan bagian tatto itu, tanpa melepaskan cengkeramannya pada Raise Lee.

Petugas Tyo memejamkan mata berkonsentrasi. Ia membayangkan aroma besi yang pernah disambangi sebelumnya bersama Raise Lee. Tanpa pengalaman dan pengetahuan, ia hanya bermodal keyakinan saja.

“Bawa aku pindah ke tempat dengan aroma ini! Ada banyak makanan untukmu, untuk sementara kamu makan saja di situ!” perintah petugas Tyo.

Secara ajaib hanya dalam hitungan detik, keduanya telah berpindah tepat di tempat yang dibayangkan petugas Tyo.

“Minumlah sepuasmu, biarkan nanti aku yang bertanggungjawab pada tempat ini!” perintahnya lagi lalu melepaskan cengkeramannya.

Tanpa menjawab, Raise Lee pun melampiaskan rasa hausnya hingga menghabiskan hampir lima kantong darah yang tersimpan rapi dalam banker pendingin itu.

Sementara petugas Tyo kembali menelisik ruangan itu, mencari sesuatu yang mungkin saja bisa digunakan untuk mengenali dimana ruangan itu berada.

“Hanya bau besi,” monolognya lalu beralih menelisik dari satu rak hingga ke rak-rak lainnya. “SnB store?!” serunya puas saat mendapati satu cetakan samar diantara rak yang tertutup deretan kantong-kantong darah itu.

Merasa mendapatkan lagi satu petunjuk, petugas Tyo kembali menghampiri Raise Lee yang lemah bersandar pada salah salah satu bagian rak yang kosong.

“Kamu sudah selesai? Maafkan aku terpaksa melakukannya, ada beberapa hal yang harus aku pastikan,” ucapnya yang hanya dibalas tatapan tajam penuh kemarahan dari Raise Lee. “Sekarang, bagaimana caramu dulu keluar dari tempat ini?” tanyanya kemudian.

Raise Lee masih mengatur napasnya yang terengah, lalu mendengus dengan kesal. “Waktu itu ada orang yang membuka pintu! Jadi aku bisa membawamu keluar!” Tak ada nada ramah dari ucapan Raise Lee yang masih tampak kelelahan.

“Membuka pintu? Jadi bagian mana yang terbuka waktu itu?”

Raise Lee hanya mengangkat lengannya dan menunjuk satu bagian dinding dengan malas. “Disana!” jawabnya ketus.

Petugas Tyo pun mendekati dinding itu, mengetuk-ngetuknya, berusaha mencari celah atau kunci yang mungkin bisa digunakannya untuk membuka tempat itu.

Namun secara kebetulan kali ini salah satu bagian dari dinding itu tiba-tiba bergeser seperti seseorang sedang berusaha membuka kuncinya dari luar.

Hal yang telah terduga itu sedikit membuat petugas Tyo terkejut, ia yang tadinya telah siap, mendadak kembali ragu dan sulit memutuskan harus bagaimana beralasan jika bertemu dengan seseorang dari balik pintu itu.

GREEEK!

Pintu yang ternyata sangat tebal itu pun perlahan terbuka. Petugas Tyo berdiri kaku tepat di tengah-tengah pintu, mempersiapkan diri dengan semua kemungkinan yang memang harus ia hadapi.

...****************...

Tp be continue....

1
༄𝚂𝙽⍟𝕬𝖗𝖓𝖊𝖙𝖆 🥑⃟
lupa aluur,yng mak inget cm gadis vampire nya doank ini nm nya lupaaaaa😭😭😭
Soraya
luar biasa thor. terimakasih telah membuat cerita yg menyuguhkan pengalaman fiktif yang luar biasa. ending yang memuaskan.
yosh—: terimakasih kk Soraya, 😁
total 1 replies
✍️⃞⃟𝑹𝑨 Mama Mia
luar biasa
✍️⃞⃟𝑹𝑨 Mama Mia
yeeeaaahhh....
akhirnya tamat juga.
selamat ya Thor.
maaf baru bisa ngikutin.
beberapa hari pull terus.
tetap semangat, sukses juga di karya-karya berikutnya
✍️⃞⃟𝑹𝑨 Mama Mia: Aamiin
total 2 replies
@◌ᷟ⑅⃝ͩ●Marlina●⑅⃝ᷟ◌ͩ☘𝓡𝓳
Siap,ditunggu karya barunya 😁
@◌ᷟ⑅⃝ͩ●Marlina●⑅⃝ᷟ◌ͩ☘𝓡𝓳
Nah gitu dong 🤭
🌞𝓜𝓮𝓷𝓽𝓪𝓻𝓲𝓢𝓮𝓷𝓳𝓪🌞
yah, padahal berharap tyo bisa sm raise lee, 🤗
🌞𝓜𝓮𝓷𝓽𝓪𝓻𝓲𝓢𝓮𝓷𝓳𝓪🌞
cerita paling teranuuu pokoknya...sukses terus buat authornya...🤗 bingung lah mau kasih emot apaan 🤭
yosh—: terimakasih author Mentari Senja. sukses juga buat anda😁😁👏👏👏
total 1 replies
@◌ᷟ⑅⃝ͩ●Marlina●⑅⃝ᷟ◌ͩ☘𝓡𝓳
Petugas Tho apa Atho 🤔
@◌ᷟ⑅⃝ͩ●Marlina●⑅⃝ᷟ◌ͩ☘𝓡𝓳
#Ayo semangaaat lagi 💪
@◌ᷟ⑅⃝ͩ●Marlina●⑅⃝ᷟ◌ͩ☘𝓡𝓳
ketahuan kau Kalkon 🤣
@◌ᷟ⑅⃝ͩ●Marlina●⑅⃝ᷟ◌ͩ☘𝓡𝓳
bahkan
@◌ᷟ⑅⃝ͩ●Marlina●⑅⃝ᷟ◌ͩ☘𝓡𝓳
Tyo kah 🤔
@◌ᷟ⑅⃝ͩ●Marlina●⑅⃝ᷟ◌ͩ☘𝓡𝓳
mimpi 😛
@◌ᷟ⑅⃝ͩ●Marlina●⑅⃝ᷟ◌ͩ☘𝓡𝓳
waduh 😣
@◌ᷟ⑅⃝ͩ●Marlina●⑅⃝ᷟ◌ͩ☘𝓡𝓳
Tadi katanya ga butuh pengacara🤪
@◌ᷟ⑅⃝ͩ●Marlina●⑅⃝ᷟ◌ͩ☘𝓡𝓳
yang panik
@◌ᷟ⑅⃝ͩ●Marlina●⑅⃝ᷟ◌ͩ☘𝓡𝓳
semua
@◌ᷟ⑅⃝ͩ●Marlina●⑅⃝ᷟ◌ͩ☘𝓡𝓳
hanya ada
@◌ᷟ⑅⃝ͩ●Marlina●⑅⃝ᷟ◌ͩ☘𝓡𝓳
sejenak
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!