Indonesia
NovelToon NovelToon
Aku Melepaskanmu Bukan Melupakanmu

Aku Melepaskanmu Bukan Melupakanmu

Status: tamat
Genre:Single Mom / Dokter / Menikah Karena Anak / Tamat
Popularitas:2.7M
Nilai: 5
Nama Author: Aisyah Alfatih

Saga Mahendra percaya satu hal, pengkhianatan tidak pernah memiliki alasan. Itulah yang ia yakini sejak hari ia melihat Sahira, wanita yang ia cintai, berpelukan dengan sahabatnya sendiri. Sejak saat itu, Saga memilih pergi. Meninggalkan cinta, mimpi, dan masa lalu yang terlalu menyakitkan.

Lima tahun kemudian, ia kembali. Bukan lagi remaja yang rapuh, tapi seorang dokter dengan hati yang telah membeku. Namun, takdir mempermainkannya. Sahira muncul kembali bersama seorang anak berusia empat tahun.

Waktu tidak pernah berbohong. Lalu, siapa ayah dari anak itu?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aisyah Alfatih, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 24

Di depan kontrakan sederhana yang kini ditempati Sahira, berdiri sebuah toko kecil dengan papan kayu bertuliskan, Sahira Florist. Toko bunga itu memang tidak sebesar toko lamanya di kota dulu, tetapi tempat itu terlihat hangat dan nyaman.

Pagi itu, Lina dan Rani sedang sibuk menata bunga-bunga baru yang baru saja datang dari supplier. Aroma mawar, lily, dan lavender memenuhi udara sekitar toko kecil tersebut.

Rani berdiri di atas bangku kecil sambil menggantung rangkaian bunga kering di dekat rak depan, sementara Lina sibuk menyusun bunga matahari ke dalam ember besar berisi air.

“Kayaknya kalau rame begini toko kita bakal cantik banget,” gumam Rani semangat.

Lina tertawa kecil. “Yang penting mbak Sahira seneng dulu.”

Belum sempat mereka melanjutkan obrolan, sebuah taksi berhenti tepat di depan toko. Keduanya refleks menoleh, pintu taksi terbuka perlahan. Dan seorang pria tinggi keluar dari sana. Kemeja hitam yang dikenakannya sedikit kusut. Wajahnya terlihat lelah seperti belum beristirahat semalaman.

Namun meski begitu, pria itu tetap terlihat mencolok. Tatapannya langsung tertuju pada toko bunga kecil di depan matanya. Seolah tempat itu adalah tujuan yang sejak lama ia cari. Setelah membayar ongkos taksi, pria itu berdiri beberapa detik memandangi toko tersebut dalam diam.

Ada rasa lega bercampur gugup di wajahnya. Suara lonceng kecil di pintu toko berbunyi pelan.

“Selamat datang—” Ucapan Rani mendadak terhenti, matanya langsung membesar. Begitu juga Lina yang berdiri di dekat meja rangkai bunga.

“Dok … Dokter Saga?”

Saga menatap kedua wanita itu pelan lalu mengangguk kecil.

“Hai,” Suara pria itu terdengar serak dan lelah.

Lina dan Rani langsung saling berpandangan panik. Mereka tahu siapa pria ini bagi Sahira. Mereka juga tahu, kedatangan Saga pasti akan mengubah semuanya. Tanpa berpikir panjang lagi, Lina langsung berbalik lalu berlari masuk ke dalam rumah.

“Mbak Sahira!” Suara gadis itu terdengar panik dari dalam.

Sementara di luar, Saga berdiri diam di tengah toko bunga kecil itu. Tatapannya perlahan menyapu setiap sudut ruangan.

Pria itu akhirnya benar-benar menemukan tempat di mana Sahira dan anaknya tinggal. Lina berlari tergesa masuk ke dalam rumah hingga hampir menabrak meja makan.

“Mbak Sahira!” serunya dengan napas memburu. “Dokter Saga datang!”

Sahira yang sedang berdiri di dekat meja langsung membeku. Cangkir teh di tangannya hampir terlepas.

“Apa?” suaranya lirih nyaris tidak terdengar.

Rani ikut masuk beberapa detik kemudian sambil mengangguk cepat untuk memastikan ucapan Lina.

“Dia ada di toko sekarang.”

Jantung Sahira langsung berdetak kacau. Tangannya perlahan berubah dingin.

Sementara Revano yang sejak tadi berdiri di dekat jendela langsung menoleh cepat ke arah pintu depan.

“Saga datang?” tanyanya tidak percaya.

Rani mengangguk lagi. “Iya, kelihatannya dia baru sampai. Mukanya capek banget.”

Suasana rumah mendadak berubah tegang. Ririn perlahan bangkit dari kursinya sambil menatap Sahira yang masih diam mematung. Sedangkan Sahira sendiri merasa pikirannya kosong seketika. Saga benar-benar datang, pria itu benar-benar menyusulnya ke Bali.

Belum sempat Sahira menenangkan dirinya, suara langkah kaki kecil terdengar dari ruang tengah.

“Doktel Saga datang?” Sahir muncul sambil memeluk mobil-mobilan kecilnya dengan wajah penuh semangat.

Mata bocah itu langsung berbinar.

“Beneran Doktel tampan datang?”

Tidak ada yang langsung menjawab. Karena semua orang di ruangan itu sedang sama-sama tegang. Justru Sahir yang paling terlihat bahagia.

“Aku mau ketemu Doktel Saga!” Bocah itu langsung berlari kecil menuju pintu depan.

“Sahir!” Sahira spontan mengejar anaknya. Langkah kecil Sahir jauh lebih cepat.

Pintu rumah terbuka.

Dan di saat itulah tatapan Saga langsung bertemu dengan bocah kecil yang berdiri di ambang pintu. Untuk beberapa detik, tidak ada yang bergerak Saga mematung di tempatnya.

Sementara Sahir tersenyum lebar penuh kegembiraan.

“Doktel tampan!”

Bocah itu langsung berlari memeluk kaki Saga tanpa ragu sedikit pun.

Tubuh Saga menegang, tatapannya perlahan menunduk melihat anak kecil yang memeluknya erat kakinya.

Sahir tetap menyambutnya dengan senyum polos seolah tidak pernah ada jarak di antara mereka.

“Doktel tampan datang ya?” Kalimat polos itu membuat napas Saga langsung tercekat. Sementara di belakang pintu, Sahira berdiri diam dengan mata mulai berkaca-kaca.

1
Dian Utami
padahal duit di transfer trs lho😄 kl orang tua ga ada waktu gpp kerja juga buat lu cukup cari Kebahagia sendiri berkaya gitu kan ga rugi lu Carla Dan berbuat baik sm aldi juga bagus kok malah suka sm orang yg tdk suka sm lu
e²n
itu maksudnya anaknya tn.lois siapa? Clara?
Haryanti10
ibliiiiiiiiiiiiiiisssssssssss😡😡😡😡😡😡
Puspa Sella
alur cerita nya hanya untuk menyakiti Sahira
Puspa Sella
masih ada manusia zaman skng model Sahira ini ssh jls itu salah kenapa di biarkan lapor polisi kan bisa
Puspa Sella
gak ada nm lain enak nya Sahira anak nya sahir
Puspa Sella
kenapa Sahira pelihara Aldo itu klu biasa lapor polisi kan LBH baik
Puspa Sella
dokter kenapa gak tes DNA
aswati seran
semua yg membuat hancur toko Sahira adalah perbuatan vlara
aswati seran
aku rasa ada yg membuat perpisahan saga dan Sahira sengga kebencian yg ada d hati saga
Nanik Kusno
lanjutkan Kak Othor
Nanik Kusno
apakah Tee akan jadi masalah di keluarga Saga Sahira....???
Nanik Kusno
lanjuuuuut Kak
Nanik Kusno
semoga semua tujuan dan cita-cita tercapai.... bahagia selalu keluarga kalian.....
Nanik Kusno
Sombongnya Lois....
kamu sudah hancur..... masih aja sok berkuasa....😡😡😡😡😡😡😏😏😏
Nanik Kusno
Ya Ampun Sahir.....masa ingat neneknya karena banyak uang.....🤦🤦🤦🤦🤦🤦🤦
Nanik Kusno
Anakng pernah diperhatikan.... hanya dilimpahi materi... tumbuh jadi anak yang g bener ....akhirnya menghancurkan keluarga.....
Nanik Kusno
Kenapa Sahir g dititip kan di neneknya????🤦🤦🤦🤦🤦🤦🤦🤦
Nanik Kusno
Pasti lebih banyak lagi kejahatan yang dilakukan oleh Clara....😡😡😡😡😡😡
Nanik Kusno
Ya Ampun.....wis kadung nangis bombay waktu Aldi dinyatakan meninggal.....😏😏😏😏😏😏😡😡😡😡
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!