Novel ini akan diremake!
Bercerita tentang seorang manusia setengah malaikat bernama Cygnus, Cygnus adalah anak yang terkutuk, seorang manusia yang terlahir dari rahim seorang malaikat.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Eiva Havnie, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Chapter 25 - Syal Merah Dan Liontin Putih Cygnus II
Cygnus mencoba mengenakan syal merah tersebut dilehernya, Seraphina dan Angelia melihat Cygnus sangat cocok memakai syal tersebut. Sejenak Cygnus berpikir syal ini lebih cocok dipakai saat musim dingin dan ketika memakai syal ini Cygnus merasa hangat.
Seraphina memberitahukan Cygnus dan berkata, "Mungkin syal merah ini sangat cocok dipakai saat musim dingin telah tiba."
Angelia memberi tanggapan tentang syal merah yang dipakai Cygnus, "Tidak masalah jika kamu ingin memakainya Cygnus, selama kamu menyukai syal merah itu dan tidak menjadi masalah meski memakainya di musim yang berbeda."
Hortensia, "Sebelum kamu memakainya Cygnus, harus mencucinya karena syal ini sudah lama tersimpan dan pasti penuh dengan debu. Biarkan ibu yang memcucinya untukmu."
Cygnus menyahut, "Baiklah terimakasih Hortensia mama." Cygnus menyerahkan syal merah itu kepada Hortensia untuk dicuci olehnya.
...
Hortensia menunjukkan sebuah liontin putih yang terbuat dari platinum, liontin itu berbentuk dua sayap mlaikat dengan ukiran nama Cygnus di belakangnya.
Hortensia berkata "Liontin putih ini adalah benda peninggalan dari ibu kandungmu Cygnus"
Cygnus menyahut, "Begitu ya, liontin putih itu juga pemberian dari ibu kandungku."
Hortensia berkata, "Iya, Liontin putih itu menunjukkan kamu adalah anak dari seorang malaikat."
Cygnus, "Ya, aku mengerti."
Hortensia kembali berkata, "Orangtuamu telah menamaimu Cygnus, dari liontin putih inilah aku tahu jika kamu sudah menerima nama Cygnus dari ibumu."
Cygnus, "Aku senang menerima nama ini."
Seraphina berkata, "Liontin itu sangat berharga untuk Cygnus, karena itu Hortensia menyimpannya."
Cygnus berkata, "Terimakasih sudah menyimpannya Hortensia mama."
Hortensia berkata, "Lagi pula ini adalah kenang-kenang dari ibumu."
Seraphina berkata, "Aku ingin tahu mengapa mereka membuang Cygnus?"
Angelia berucap "Karena Cygnus adalah manusia setengah malaikat, karena hal itulah kedua orangtuanya membuang Cygnus."
Angelia kembal bertanya, "Mengapa mereka membuatkan Cygnus sebuah Liontin?"
Hortensi menyahut "Mungkin itu untuk kenang-kenangan dari ibunya, agar Cygnus bisa mengetahui siapa namanya dan dari mana dia berasal."
Cygnus berucap, "Karena itu kedua orangtuaku membuatkan sebuah liontin putih ini agar aku tahu dari mana aku berasal."
Seraphina bertanya kepada Cygnus, "Apa kau membenci orang tuamu yang telah membuangmu dan mengasingkanmu?"
Cygnus menjawab, "Tidak, lagi pula aku tidak mengetahui bagaimana rupa dari kedua orang tuaku."
Cygnus kembali berkata, "Aku tidak mengetahui jika orang tua kandungku masih mau memberikan sesuatu sebagai kenang-kenangan untukku."
Hortensia berkata, "Mungkin mereka ingin kamu mengetahuinya Cygnus, jika mereka pernah melahirkanmu dan menjadi orang tuamu."
Cygnus menyahut, "Ya mungkin seperti itu, aku sama sekali tidak mengetahui siapa orang tuaku, setidaknya aku bisa tahu jika mereka adalah seorang malaikat."
...
Cygnus kembali ke kamarnya, dia telah memutuskan untuk memakai syal merah tersebut dan menyimpan liontin putih tersebut di cincin pertamanya.
Cygnus menunggu Hortensia sedang mencuci syal merah miliknya dan syal merah itu mungkin akan kering besok pagi dan Cygnus bisa memakainya langsung.
Cygnus mengeluarkan cincin penyimpanan ruang dari jari tengahnya dan melihat barang yang dia simpan sebelumnya, Cygnus telah menyimpan lima buku sihir hitam dan memutuskan untuk tidak mempelajarinya sekarang karena Cygnus mengetahui dirinya belum bisa menggunakan sihir dengan benar dan tidak bisa mengendalikan mana miliknya.
Cygnus mencoba mengenakan liontin putih yang berbentuk dua sayap malaikat, liontin putih itu terlihat bagus, Cygnus tahu itu terbuat dari logam platinum yang sangat berharga.
Cygnus melihat dengan teliti Liontin itu berbentuk dua sayap malaikat dengan ukurannya yang sangat detail, Cygnus tahu ini benda yang sangat berharga karena terdapat sebuah berlian berwarna biru.
Cygnus sangat menyukai liontin putih itu, yang menarik perhatiannya adalah permata berlian biru itu terlihat indah dan sangat menawan.
Cygnus menyimpan kembali liontin putih itu di cincin penyimpanannya, Cygnus hanya akan memakainya saat dirinya ada di rumah dan ketika keluar mungkin Cygnus tidak akan memakainya karena orang-orang mungkin akan tahu jika Cygnus adalah anak seorang malaikat.
Cygnus tidak ingin orang lain tahu identitasnya, bahkan Cygnus ketika keluar dengan Hortensia dirinya harus menutup lambang anak yang terkutuk yang ada di dadanya agar orang lain tidak melihat lambang tersebut.
Orang jahat mungkin akan mengincar liontin milik Cygnus yang sangat berharga, Cygnus sejenak berpikir untuk tidak memakainya, dirinya lebih memilih menyimpan liontin itu di cincin penyimpanannya.
Cygnus tidak terlalu khawatir jika cincin penyimpanan ruangnya pemberian dari Hortensia hilang, cincin itu akan kembali lagi kapada Cygnus, karena Cygnuslah pemilik cincin tersebut dan sudah melakukan kontrak darah.
Keesokan harinya Hortensia datang ke kamarnya Cygnus dan memberikan syal merah yang kemarin telah di cuci, Cygnus langsung mengenakan syal merah itu dan dirinya sangat menyukai syal merah tersebut.
Cygnus berkata, "Terimakasih Hortensia mama, aku akan mengenakannya mulai sekarang."
Hortensia berkata, "Baguslah jika kamu menyukainya."
Sore ini Cygnus berada di perpustakaan, seperti biasa Cygnus membaca buku di perpustakaan untuk, dia duduk sendirian di maja perpustakaan sembari fokus membaca buku yang Cygnus pegang.
Tiba-tiba datang Seraphina dan Angelia menuju perpustakaan dan duduk di samping Cygnus.
Seraphina melihat Cygnus membaca buku yang menjelaskan tentang malaikat jatuh, seperti Cygnus merasa penasaran untuk mengetahui apa itu malaikat jatuh.
Selama ini Cygnus hanya mengetahui hanya ada malaikat yang bersayap keperakan, dirinya tidak pernah tahu seperti apa itu malaikat jatuh, bahkan tidak pernah melihatnya sama sekali.
Cygnus menutup bukunya, anak seusianya tidak dapat memahami isi dari buku yang tebal, Cygnus hanya dapat memahami sedikit isi dari buku tersebut.
Cygnus bertanya kepada Seraphina yang duduk di sampingnya, "Seraphina Onee-san aku ingin tahu apa itu malaikat jatuh? Apakah mereka sama dengan malaikat seperti kalian berdua?"
Seraphina memberitahukan Cygnus, "Kami berbeda, malaikat jatuh adalah sebutan untuk malaikat yang sayapnya berwarna hitam."
Cygnus kembali bertanya, "Bagaimana malaikat jatuh bisa memiliki sayap berwarna hitam?"
Seraphina menjelaskannya kepada Cygnus, "Awalnya mereoa adalah malaikat yang bersayap putih keperakan namun karena merosot ke dalam kegelapan, pada akhirnya mereka menjadi malaikat jatuh."
Cygnus berucap, "Aku tidak terlalu mengerti dan tidak dapat memahami bagaimana itu bermula, dari seorang malaikat bisa merosot menjadi malaikat jatuh."
Angelia berkata, "ini hanyalah cerita di masa lalu, hingga sekarang tidak ada yang bisa menjelaskan bagaimana malaikat jatuh bisa ada di dunia ini, apakah mereka berasal dari para malaikat, malaikat jatuh sudah ada sejak dulu."
Cygnus berucap, "Ah aku mengerti."
Karena hari sudah sore, Cygnus menutup bukunya dan menaruh buku itu kembali ke dalam rak buku.
Cygnus keluar dari perpustakaan dan segera membasuh badannya karena hari sudah malam, dirinya akan langsung tidur.
Bersambung
jgn lupa mampir dinovelku ya 'Mati Rasa'
suksesss trus thor 😍