Indonesia
NovelToon NovelToon
Penghuni Rumah Tua

Penghuni Rumah Tua

Status: tamat
Genre:Kutukan / Kumpulan Cerita Horror / Rumahhantu / Mata Batin / Horor / Tamat
Popularitas:21.6k
Nilai: 5
Nama Author: Pujj

Semenjak melewati rumah tua itu, kini hidup Rena semakin kacau. ya bagaimana tidak di sekolah ia selalu di buli oleh kakak kelas dan teman teman sekolah nya, kini di tambah lagi dengan gangguan mahluk halus tak kasat mata penghuni rumah tua.

Apakah Rena bisa menyelesaikan masalah kemelut di hidup nya? ikuti kisah Rena gadis lugu yang di kejar kejar hantu dan di buli teman teman nya hingga the end nanti.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Pujj, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pancingan dariku

“ah iya iya kau gak usah jawab, yang penting sekarang kita pulang lalu selesai mandi langsung makan terus tidur” kata lili berusaha membuat yuli merasa nyaman sehingga yuli tersenyum “terimakasih lili, kau dari mana?” Tanya yuli sehingga lili menatapnya heran “kau lupa ya? Aku kan tadi ikut ambulan nunggu rena siuman” jawab lili sehingga yuli tersentak kaget karena benar benar lupa dengan gadis kecil itu.

“ah bagitu, apa dia baik baik saja?” Tanya yuli terdengar aneh bagi lili “kau bertanya atau memang kuatir kepadanya?” kata lili sehingga yuli tersenyum kecut “ya sudah lupakan saja” sahut yuli santai sehingga lili tertawa kecil melihat sahabatnya itu tampak kesal “dia sudah mendingan, dia kelelahan dan juga dehidrasi belum lagi dia menderita depresi sehingga membuat kesehatan mental dan tubuhnya ngedrop total” jelas lili sehingga yuli tampak terkejut dan ekspresi wajahnya berubah menjadi muram “aku harus meminta maaf kepadanya besok” kata hati yuli saat merasa kuatir kepada gadis kecil yang selalu jadi bulan bulanannya untuk melampiaskan hasratnya yang besar itu.

“kita sudah sampai..” kata lili sehingga pikiran yuli buyar “apa aku boleh menginap di sini?” Tanya yuli sebelum keluar dari mobil sehingga lili cemberut “iya boleh, udah ayo keluar nanti kau masuk angin” jawab lili sehingga yuli bergembira dan mereka pun segera keluar dari mobil lalu melangkah kan kakinya menuju pintu rumah.

“sayang kenapa kau baru pulang?” Tanya sang ayah saat melihat lili sudah masuk kedalam rumah bersama yuli “eh ada yuli juga, tapi kenapa kalian basah basah gini?” Tanya sang ibu sehingga lili dan yuli tersenyum canggung “ibu ayah nanti aku akan jelaskan sekarang aku izin kekamar dulu mau mandi” kata lili kepada kedua orang tuanya lalu tangannya memegang tangan yuli dan membawa tubuh temannya itu berlari menuju kamarnya.

“kau sana mandi dulu?” pinta lili saat sudah masuk kedalam kamarnya sehingga yuli tersenyum miring dan tatapan matanya menjadi tidak beribawa “gak mandi bareng aja?” Tanya yuli sehingga mata lili membelalak karena sangat terkejutnya “kau mau tidur di luar?” kata lili menunjukan kekesalannya sehingga yuli tertawa kecil.

“ahahaha.. ya sudah sini handuknya?” pinta yuli sehingga lili langsung melemparkan handuk yang dirinya cantelkan di gantungan baju kearah yuli “udah sono mandi tapi jangan lama ya” yuli langsung mengacungkan jempolnya kepada lili sebelum dirinya masuk ke kamar mandi.

sedang di sisi lain dari kota ini tepatnya di rumah sakit, rena masih termenung dan sang ibu sedang tertidur di sofa "sebenarnya kenapa bisa aku mendapatkan kejadian seperti ini, dan kata ibu tadi dia diantar oleh gadis cantik itu pasti opelia.." ya begitulah pikiran yang sedang berbicara dengan diri rena sendiri "wus.." rena terperanjat saat merasakan semilir angin lembut menyapa tubuhnya membuat bulu kudupnya meremang karena atmosfir di dalam ruangan ini menjadi sangat mencekam dan tidak lama setelah itu opelia pun menampakan dirinya di hadapan rena yang tampak ketakutan itu.

"Apa yang kau inginkan?" tanya rena hati hati sehingga opelia tersenyum "Kau sudah tampak tidak terlalu takut dengan ku" kepala rena langsung menggeleng saat ia mendengar suara opelia yang terdengar datar itu "bisakah kau berhenti menggangguku?" pinta rena ia mulai kehabisan keberanian karena energy negatif dari tubuh opelia benar benar membuat kacau rasa ketenangannya "itu tidak bisa rena, kau sudah mampu melihatku artinya kau tidak akan bisa lepas dari ku" rena tersenyum kecut saat opelia mengelak permintaannya sehingga kini mata rena menatap wajah opelia yang cantik namun begitu pucat.

"jangan ganggu ibu ku" tiba tiba rena berkata seperti itu yang membuat opelia tersenyum "hei jangan salah paham, bukan kah aku mengantarkannya dengan selamat sehingga ia tidak kuatir kepadamu?" ujar opelia, ya secara tidak langsung opelia telah jujur bahwa yang mengantar ibu rena ada dirinya.

"kau pasti punya maksud terselubung mengapa melakukan itu?" tanya rena yang membuat mata opelia membelalak dengan senyuman lebar yang berhasil membuat rena segera memalingkan pandangan matanya karena terlalu mengerikannya wajah opelia barusan "hihihi.. rena kau memang sangat waspada aku semakin suka kepadamu. tapi bukan itu yang ingin aku katakan lebih lanjut, kau harus tahu gadis yang sering membulimu adalah tumbal untukku" tentu rena langsung terperanjat dan ia tersentak bukan main ketika selesai mendengar perkataan opelia barusan, bahkan rena langsung menatap tajam wajah opelia.

"Jangan bicara sembarangan kau!" bentak rena keras namun anehnya sang ibu tidak mendengarnya sama sekali sedang opelia kembali tertawa saat melihat ekspresi amarah itu tergambar jelas di wajah rena "hihihi.. aku adalah opelia del kratos sang iblis kekayaan jdi mereka yang ingin kaya dengan pesugihan menjadi budak ku rena!" kata opelia sama sama kerasnya namun ekspresi wajahnya lebih mengerikan dari sebelumnya karena mata opelia yang tadinya berwarna hitam pekat telah berubah menjadi merah darah.

"persetan dengan mu!" teriak rena ia marah sangat marah sekarang dan hal itu bertambah membuat opelia merasa senang "hihihi aku suka ekspresi itu rena, tapi apa kau tidak penasaran siapa yang akan menjadi tumbalku?" tanya opelia yang membuat rena menatap tajam matanya itu seolah ingin membunuhnya di tempat "kau memang..." rena kehilangan suaranya, sungguh seolah ada batu yang mengganjal tenggorokannya sehingga membuatnya kesulitan bicara karena ia merasa sangat tidak berdaya, ia panik, takut dan putus asa sehingga karena perasaan itu membuat rena benar benar tenggelam di dalam kekacauan.

"yuliani oscar" mata rena membelalak bahkan jantungnya lagsung berdebar kencang saat opelia mengatakan kalimat itu "kau.. jangan dekati dia!" teriak rena, ia juga kini tidak kuasa menahan air matanya sehingga telah terjatuh menetes deras di pipinya meski begitu rena tetap menatap tajam mata merah opelia "hihihi.. kau memang aneh rena, padahal kau sudah di siksanya hingga kau hampir mati tapi mengapa kau tidak membencinya?" tanya opelia, ia ingin tahu mengapa rena bisa bersikap seperti itu.

"kau tidak akan pernah mengerti karena manusia punya ini?" kata rena lalu tangan kanannya menunjuk kearah hatinya dan rena tiba tiba tersenyum dalam tangisnya yang karena hal itu membuat opelia merasa keheranan "jika kau tidak ingin dia mati, jadilah budak ku?" rena kembali tersenyum namun kali ini seperti sedang menyeringai kecil dan hal itu membuat opelia terkejut.

"aku memang tidak akan bisa melawan mu, tapi jika kau memaksakan diri untuk ingin mendapatkan aku maka tidak ada cara lain untukku selain melawan mu" kata rena dengan tegas yang membuat opelia tampak kegirangan "hihihi, itu sangat menyenangkan tapi aku benar benar semakin tertarik dengan rena karena sepertinya jika kau menjadi budak ku akan sangat menyenangkan.

1
akusaya
izin buat konten KK
tenang entar aku edit biat agak beda
Levha
hadir 👣👣
Indri Wulandari
baca doa donk jng cengeng dan penakut
Indri Wulandari
yg kuat dan tegar jng jd penakut yg ada di bully trs nti jng cemen
nadda viona
bagus, lanjut donk
Jiayou🐼: terimakasih insya Allah besok apdet lagi😁
total 1 replies
SUKARDI HULU
Nih sudah mampir kk, jangan lupa like, follow dan beri hadiah y❣️❣️🙏
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!