Indonesia
NovelToon NovelToon
Gadis Jalanan Pewaris Mahkota

Gadis Jalanan Pewaris Mahkota

Status: sedang berlangsung
Genre:Aliansi Pernikahan / Percintaan Konglomerat / Crazy Rich/Konglomerat
Popularitas:5.7k
Nilai: 5
Nama Author: Kim Yuna

Setelah terusir dari rumah dan nyaris menjadi korban kebejatan ayah tirinya, Lisa terpaksa hidup di jalanan, berjuang mati-matian demi bertahan.

Ketika kehormatannya terancam, takdir mempertemukannya dengan Javier Maxim, CEO muda nan arogan, yang muncul sebagai penyelamat tak terduga.

Namun, kebaikan Javier tak datang cuma-cuma. "Tuan bisa menjadikan saya pelayan Anda," tawar Lisa putus asa.

Javier hanya menyeringai, "Pelayanku sudah banyak. Aku hanya memerlukan istri, tapi jangan berharap cinta dariku."

Dan begitulah, sebuah pernikahan kontrak pun dimulai. Sebuah ikatan tanpa cinta, yang hanya berfungsi sebagai kunci bagi Javier untuk mengklaim warisannya. Namun, seiring waktu, pesona dan kecantikan Lisa perlahan menyentuh hati sang CEO.

Seiring kebersamaan mereka, sebuah rahasia besar terkuak: Lisa bukanlah wanita sembarangan, melainkan pewaris tersembunyi dari keluarga yang tak kalah terpandang.

Mampukah cinta sejati bersemi di tengah perjanjian tanpa hati ?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kim Yuna, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Butik Lisa

Keesokan harinya.

Pagi itu, mentari belum tinggi, namun Lisa sudah tampak sibuk di ruang tamu. Ia mengenakan tunik polos yang sederhana namun anggun, rambutnya diikat rapi, dan wajahnya berseri-seri meski sedikit gugup.

Ini hari pertemuannya dengan Mbak Dira—orang yang disebut Javier sebagai asisten sekaligus mentor awal untuk memulai butik impiannya.

Javier sempat menyapanya sebelum berangkat ke kantor. “Tenang aja, ya. Dira itu orangnya santai tapi sangat profesional. Anggap aja lagi ngobrol sama kakak sendiri.”

Lisa tersenyum kecil, mengangguk. Tapi di balik senyumnya, jantungnya berdetak kencang.

Sekitar pukul sepuluh, suara mobil berhenti di halaman depan terdengar. Tak lama kemudian, Rani muncul di ambang pintu melihat siapa tamu yang datang.

“Maaf, Bu Lisa. Mbak Dira sudah datang.” ujar Rani.

Lisa berdiri refleks. “Silakan masuk.” jawab Lisa mempersilahkan tamu nya untuk masuk.

Seorang wanita berusia sekitar awal 40-an masuk dengan langkah mantap. Rambutnya dipotong pendek dan stylish, mengenakan blouse putih simpel dan celana bahan hitam. Ia membawa totebag besar dan map tebal di tangan kirinya. Senyumnya langsung membuat Lisa merasa hangat.

“Lisa? Hai, aku Dira.” Suaranya tenang dan bersahabat.

Lisa menjabat tangannya cepat. “Iya, saya Lisa. Senang sekali akhirnya bisa bertemu langsung. Terima kasih sudah mau datang.”

“Wah, jangan berterima kasih dulu. Justru aku yang senang bisa kerja bareng kamu. Javier udah cerita sedikit soal ide butikmu, dan… aku penasaran banget, jujur.” ucap nya riang.

Mereka duduk di ruang tamu. Rani menyajikan teh dan camilan ringan. Lisa sempat kikuk, tapi Dira cepat mencairkan suasana.

“Aku bukan mentor yang kaku. Jadi hari ini santai aja, ya. Aku cuma pengen denger kamu cerita. Tentang ide kamu, gaya desain kamu, dan... impianmu. Dari situ kita bisa mulai bentuk langkah-langkah realnya.” ucap Dira ramah..

Lisa mengangguk pelan, mulai lebih rileks. Ia mengambil buku sketsanya, dan dengan suara pelan tapi penuh semangat, ia mulai bercerita. Tentang kecintaannya pada kain tradisional, keinginannya memadukan gaya modern dengan sentuhan lokal, dan betapa ia ingin setiap busana yang dibuat punya cerita.

Mbak Dira membuka mapnya, mencatat cepat di atas kertas. Sesekali ia mengangguk, atau tersenyum puas.

“Kamu punya visi yang kuat. Itu bagus banget. Yang kita perlu sekarang adalah menyusun sistem produksi kecil, branding, siapa target pasarnya, dan langkah awal yang realistis.”

Lisa terpesona mendengarnya. Semua yang terdengar rumit sebelumnya kini mulai terasa masuk akal. Mbak Dira tidak menggurui, tapi membimbing. Ia menjelaskan dengan sabar, memberi contoh, bahkan menunjukkan referensi desain dan tren market saat ini.

Pertemuan itu berlangsung hampir dua jam. Di akhir pertemuan, Mbak Dira menyodorkan kertas timeline.

“Ini draf kasarnya. Besok atau lusa aku akan ajak kamu ke beberapa supplier kain yang biasa aku pakai. Dan kalau kamu mau, minggu depan kita bisa mulai diskusi soal branding visualnya.” jelas Dira.

Lisa menatap kertas itu seperti melihat harta karun.

“Terima kasih, Mbak Dira. Aku nggak nyangka… semua ini bisa dimulai secepat ini.”

Dira tertawa kecil. “Justru karena kamu siap. Dan kamu punya potensi.." ucap Dira memberi jeda. "Javier benar kalau kamu hanya butuh didorong sedikit.”

Saat Dira berpamitan, Lisa mengantar sampai teras. Matanya berbinar. Rasanya seperti langkah kecil menuju mimpi yang perlahan menjadi nyata.

Dan di dalam rumah, lembaran baru dalam hidup Lisa telah resmi dibuka bukan lagi sekadar istri dari seorang konglomerat, tapi seorang perempuan yang mulai berani berdiri di atas kakinya sendiri.

☘️

Beberapa bulan berlalu, butik milik Lisa tumbuh pesat di luar perkiraannya. Awalnya ia hanya berharap bisa diterima di kalangan menengah, tapi ternyata gaun karyanya menembus lapisan atas. Satu per satu selebritas, istri pejabat, hingga sosialita mulai mengenakan rancangannya. Nama Lisa pun mulai sering disebut di majalah mode dan undangan acara bergengsi pun berdatangan.

Suasananya terasa berbeda dibanding dulu. Jika dulu ia hanya "istri kontrak Javier" yang kerap dipandang sebelah mata, kini orang mengenalnya sebagai "Lisa, desainer muda berbakat." Label itu membuatnya tak lagi ragu melangkah di samping Javier. Di setiap acara resmi, ia berdiri tegak dengan percaya diri. Tidak ada lagi tatapan meremehkan, justru banyak yang mengaguminya—pasangan konglomerat dan desainer sukses, terlihat begitu serasi.

Javier pun diam-diam bangga. Ia melihat bagaimana Lisa berubah, dari seorang perempuan sederhana yang kerap ragu dengan dirinya sendiri, kini menjelma jadi sosok yang tegas dan percaya diri. Dan bagi Lisa sendiri, ini bukan hanya soal bisnis, melainkan pembuktian bahwa ia layak berada di dunia yang dulu terasa begitu jauh darinya.

Malam itu, Lisa baru saja pulang dari sebuah acara peragaan busana di hotel bintang lima. Gaunnya menjadi sorotan, dipakai oleh salah satu aktris terkenal yang langsung diliput media. Wajahnya lelah, tapi sorot matanya masih berbinar—ada kepuasan yang tak bisa disembunyikan.

Saat Lisa melangkah masuk ke ruang kerja rumah, Javier sudah menunggunya di sana. Pria itu sedang membaca laporan perusahaan, tapi begitu melihat Lisa, ia menutup berkasnya.

“Capek?” tanya Javier singkat, suaranya rendah tapi hangat.

Lisa tersenyum, melepaskan sepatu hak tingginya lalu menjatuhkan diri ke sofa. “Capek, tapi senang. Rasanya… aneh. Semua orang tadi memanggil namaku, bukan hanya sekadar ‘istri Javier Maxim’ lagi.”

Javier menatapnya lama, lalu tersenyum samar. “Karena memang itu yang seharusnya. Kau berdiri dengan karyamu sendiri, Lisa. Aku bangga padamu.”

Lisa terkesiap. Kata-kata itu sederhana, tapi membuat dadanya bergetar hangat. Selama ini, ia selalu merasa harus membuktikan diri—kepada mertua, kepada orang-orang yang meremehkannya, bahkan kepada dirinya sendiri. Tapi mendengar Javier mengaku bangga, rasanya semua perjuangan terbayar lunas.

“Aku… nggak pernah menyangka bisa sampai di titik ini,” ucap Lisa pelan, matanya sedikit berkaca. “Kalau bukan karena kamu yang pertama kali percaya…”

Javier mendekat, lalu menepuk lembut bahunya. “Tidak, Lisa. Itu karena kau sendiri. Aku hanya berdiri di sampingmu.”

Hening sejenak. Keduanya saling berpandangan. Ada sesuatu yang berbeda di antara mereka malam itu lebih dari sekadar pernikahan kontrak.

Lisa tersenyum kecil, menunduk agar tidak terlalu terlihat gugup. “Terima kasih, Javier.”

Pria itu hanya tersenyum tipis, tapi matanya berkata lebih banyak dari kata-kata.

1
Sapna Anah
javeir jahat saya ddoain dec biar javeir jatuh cinta sama lisa
Reaz
/CoolGuy//CoolGuy//CoolGuy/
yuniati sri
saya sangat mengapresiasi tulisan anda sangat berkesan
yuniati sri: lanjut thor, semangat 45
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!