Indonesia
NovelToon NovelToon
Terjebak Menjadi Villain Favorit

Terjebak Menjadi Villain Favorit

Status: tamat
Genre:Transmigrasi ke Dalam Novel / Mengubah Takdir / Romansa Fantasi / Tamat
Popularitas:46.8k
Nilai: 5
Nama Author: Aplolyn

Aruna tak menyangka kematiannya justru membawanya bertransmigrasi ke dalam novel kerajaan Eropa sebagai Lady Evelyne Ashcroft, villain yang ditakdirkan berakhir tragis.

Berbekal ingatan akan alur cerita, ia bertekad mengubah nasibnya dan menghindari semua bendera kematian. Namun, rencananya langsung berantakan ketika seluruh keluarganya dan sang tunangan tiba-tiba dapat mendengar isi pikirannya.

Rahasia masa depan yang terus terungkap membuat jalan cerita berubah. Keluarga yang semula membencinya mulai melindunginya, sementara tunangan yang seharusnya meninggalkannya justru semakin tergila-gila padanya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aplolyn, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 25

Pagi itu, ketegangan menyelimuti seluruh penjuru kediaman Ashcroft. Para penjaga memeriksa setiap sudut bangunan dengan teliti, surat-surat lama kembali diteliti satu per satu, sementara kepala pelayan pun mencatat siapa saja yang keluar-masuk kediaman selama beberapa minggu terakhir.

Aruna berdiri di ruang kerja ayahnya, menatap tumpukan dokumen yang menumpuk di atas meja. Jika ingatannya tak keliru, benda yang mereka cari akan segera ditemukan di ruang arsip. Namun tempat itu sesungguhnya hanyalah jebakan yang telah disiapkan lebih dulu.

"Jebakan?" Arthur yang berdiri di sampingnya seketika menoleh.

Aruna tersentak kaget. "Ah... maksudku, ada kemungkinan seperti itu."

Ia menarik napas lega dalam hati. Hampir saja ia mengucapkan hal yang tak seharusnya diketahui siapa pun. Adrian yang berdiri tak jauh di dekat rak buku terus memperhatikan adiknya dengan tatapan menyelidik.

"Kau yakin akan hal itu?" tanyanya tenang.

"Ya," jawab Aruna mantap. "Menurutku, kita tak sekadar mencari bukti siapa pelakunya. Kita pun harus menyadari siapa yang sengaja meninggalkan bukti itu agar kita temukan."

Arthur mengangguk pelan. "Pemikiran itu memang masuk akal."

Mereka pun berjalan menuju ruang arsip yang terletak di bagian belakang kediaman. Ruangan itu jarang dikunjungi sehingga debu menebal di atas rak-rak kayu yang berjejer rapi. Adrian membuka laci demi laci, namun tak menemukan benda yang dicari. Hingga akhirnya seorang penjaga mengangkat sebuah kotak kayu kecil yang tersembunyi di sudut ruangan.

"Yang Mulia, lihatlah yang kami temukan."

Arthur segera mengambil kotak itu dan membukanya. Di dalamnya terdapat beberapa lembar dokumen serta sebuah stempel yang seakan tak berbeda jauh dari segel resmi keluarga Ashcroft. Mata Aruna seketika membelalak. Itulah benda yang selama ini digunakan untuk menjatuhkan keluarganya dalam cerita asli.

"Ini..." Arthur mengangkat stempel itu sambil menatapnya saksama.

"Inilah segel keluarga kita?" tanya Adrian tak yakin sembari memeriksanya lebih dekat.

"Jangan disentuh sembarangan!" seru Aruna seketika. Semua orang yang hadir pun terdiam dan menatapnya heran.

"Periksalah dengan teliti sebelum menyimpulkan apa pun," ujar Aruna menunjuk stempel itu.

"Mengapa begitu?" tanya Arthur bingung.

"Karena jika pelakunya memang sengaja ingin menjebak kita, ia tak akan meninggalkan bukti yang begitu mudah ditemukan tanpa menyisakan jebakan di dalamnya."

Adrian segera mengambil sarung tangan dan memeriksa ukiran pada stempel itu dengan saksama. Tak lama kemudian, ia menemukan perbedaan yang halus namun nyata.

"Ukiran pada lambangnya berbeda."

Arthur segera membandingkannya dengan segel asli yang tersimpan di ruang kerja. "Segel asli keluarga kita memiliki ukiran bunga mawar di bagian bawah. Sedangkan yang ini tidak memilikinya."

Aruna menghela napas lega. Dalam cerita asli, para penyidik kerajaan justru tertipu karena tak menyadari perbedaan kecil itu. Arthur pun menatap benda palsu itu dengan tatapan tajam dan dingin.

"Jadi seseorang sengaja menaruh benda palsu ini di sini agar kita menemukannya dan terjebak dalam tuduhan yang dibuat-buat," ujarnya tegas.

"Benar sekali," sahut Adrian.

Belum sempat mereka menyelidiki lebih jauh, terdengar suara langkah kaki tergesa-gesa mendekat ke ruangan itu. Seorang penjaga masuk dengan napas memburu.

"Yang Mulia! Kami menangkap seorang pelayan yang mencoba meninggalkan kediaman secara diam-diam!"

Arthur mengerutkan kening. "Siapa pelayan itu?"

"Namanya Thomas, Yang Mulia."

Aruna terdiam seketika. Ia begitu mengenal nama itu. Dalam cerita yang dibacanya, Thomas memang bekerja untuk Duke Harold secara diam-diam. Namun seharusnya pria itu baru tertangkap tiga bulan lagi, bukan saat ini.

Arthur segera memerintahkan Thomas dibawa masuk. Wajah pria itu tampak pucat dan penuh ketakutan.

"Aku tidak melakukan kesalahan apa pun!" seru Thomas berusaha membela diri.

Adrian menatapnya tajam. "Jika kau tak bersalah, mengapa kau mencoba melarikan diri dari kediaman ini?"

Thomas terdiam dan tak berani menjawab. Aruna memperhatikannya dengan saksama, lalu seakan mendengar suara hati pria itu yang memancarkan ketakutan, bukan niat jahat. Ia pun melangkah maju mendekati pelayan itu.

"Thomas, katakan padaku... untuk siapa kau bekerja diam-diam?"

"Aku melayani keluarga Ashcroft, Yang Mulia," jawabnya gemetar.

"Bukan itu yang kutanyakan," ujar Aruna lembut namun tegas. "Siapa yang mengancam keluargamu hingga kau terpaksa membantu orang lain?"

Wajah Thomas seketika kehilangan sisa warna yang masih tersisa. Arthur dan Adrian saling berpandangan menyadari ada sesuatu yang lebih besar tersembunyi di balik kejadian itu. Akhirnya Thomas berlutut di hadapan mereka.

"Ampunilah hamba, Yang Mulia! Hamba tak punya pilihan lain selain menurutinya."

"Siapa yang memerintahmu?" tanya Arthur dengan nada berat.

Thomas menelan ludah dengan susah payah. "Duke Harold."

Ruangan itu seketika sunyi senyap. Aruna mengepalkan tangannya erat. Ia memang tak salah menebak nama itu. Namun Thomas kembali melanjutkan ucapannya dengan suara gemetar.

"Tetapi hamba tak pernah memalsukan segel maupun dokumen itu! Hamba hanya diperintahkan untuk mengambil selembar surat dari ruang kerja Duke Arthur dan menyerahkannya kepada seseorang."

"Surat itu kini berada di mana?" tanya Arthur segera.

"Hamba tak tahu isinya," jawab Thomas. "Surat itu sudah hamba serahkan kepada orang yang datang menjemputnya di gerbang kediaman."

Aruna merasa sesuatu yang tak beres. Segalanya terasa terlalu mudah dan terlalu cepat terungkap. Dalam ingatannya, orang yang menerima surat itu bukanlah anak buah Duke Harold, melainkan seseorang yang datang atas perintah orang lain yang jauh lebih berkuasa.

"Ayah..." Aruna menatap ayahnya dengan tatapan serius. "Ada kemungkinan Duke Harold tak bergerak sendirian. Ia mungkin hanyalah alat yang digunakan oleh orang lain."

Arthur pun segera menyadari bahaya yang mengancam. "Adrian, perintahkan orang-orang kepercayaanmu segera menyelidiki siapa sosok yang menerima surat itu dari tangan Thomas."

"Aku melaksanakannya sekarang," jawab Adrian dan segera melangkah keluar ruangan.

1
dome🌬️🌀🌀🌀
bukankah memang arunna sengaja diarahkan untuk datang. bisa jjd bukti itu jug mengarah agar aruna mengikuti jejak itu... aahhhh aithor nihhh pasti yg arahin aruna😁😁😁
dome🌬️🌀🌀🌀
apa sihhh yaaa tujuannya sebenarnya.
dome🌬️🌀🌀🌀
author kah itu yg kirim surat merpati😂😂😂😂
dome🌬️🌀🌀🌀
nah.. nah.. nah... siapa kah dia yg bikin oenasaran para netijen😂😂😂

sok misterius tuh yg kirim surat 🤣
dome🌬️🌀🌀🌀
aku yg suka aneh sama evelyn ini, sudah tau lur ceritanya sudh tau pula siapa2 aja dalangnya. tapi aelaku kayk terlambat mikir pas sudah kejadian, kan jd jya aneh sih kalau emmang niat awalnya dia mau hidup tenang dan bahagia harusnya hal2 yg sekira nya akan menjatuhkan kluarganya dia bisa dong hindarin. lahh.. ini sdh kejadian baru inget, eehh iya seharusnya 3 bln lg, masih lama kenapa sekarang. lohhh yaa kenapa ga dihindari dr jauh hari. sudh tau ada penyusup dirumahnya ada mata2 tapi Evelyn malah yg dipikirkan hidup tenang bahagia padahal kluarganya baklan hancur dimana konsep bahagia dan tenangnya yaa😂😂😂

sungguh transmigrasi yg membagongkan ku evelyn🤣🤣
dome🌬️🌀🌀🌀
iatilahnya biarkan gosip menyebar sampai terbakar😂😂😂😂😂
kesemoatan dalam keuntungan yaa cedric😁😁🤗
dome🌬️🌀🌀🌀
wkwkwkwkwkwkkkk.. sayangnya putra mahkota mendengar isi fikiran mu eve🤣🤣🤣
alhasil ga bakalan jd nih dansa sama Isabelle.
dome🌬️🌀🌀🌀
yyuppsss... semangat aja deh menghindari takdir buruk. tapiii... selamat datang ditakdir yg sebaliknyaa😂😂😂
dome🌬️🌀🌀🌀
author tolong pencerahannya 😂😂😂😂
dome🌬️🌀🌀🌀
tuhhhhh,,,, thor.. aku mmasih agak bingung nih. kan Evelyn itu sudah punya tunangan dan Evelyn itu sangat mencintai si cedric yaa sampe2 ngejer2 dia terus. diceritakan di bab sebelumnya kan dia mau jauhin dan batalin pertunangan dia sama cedric karena cedric cinta sama si Isabella. karen mau ngahindarin alur yg bikin dia jd mati.
daaannnnnn... iniiii...... dia cemburu sama Isabella karna dansa dan mereka saling cinta. ini gimana konsepnyaa yaa thorrrrr..
dome🌬️🌀🌀🌀
kaaannn.. benar kataku bakalan jd incaran si bangkke Harold tua... aduhhh eve... .... yg cantik kakau mau main😁😁😁
dome🌬️🌀🌀🌀
tapiii.. tetap semangat Thor ganbateee nee🤗🤗🤗
dome🌬️🌀🌀🌀
dan dipercakapan ini, kan duke Arthur sudah tau dr pengawal nya yg dia suruh menyelidiki tentang harold dan usaha tambangnya. kok malah jd dia bilang adrian yg menyellidiki latar belakang Harold thorr..... aahhhhh... aku yg gagal faham apa othor yg lupa nih😁😁😁😁😁😁
dome🌬️🌀🌀🌀
sebenarnya yaa thor, bukankah aruna ga bilang apa2 tentang penipuan yg harold lakukan. Evelyn juga ga ikut campur dlm perbincangan kerja sama itu. dia kan di balkon sedang mengamati. yaaa kan thorrr.. kapan coba Evelyn ngomong secara langsung tentang kecurigaan pertambangn palsu itu kepadaa kkuarga ashcroft dan juga harold. kayak ada yg hilang ga sih
dome🌬️🌀🌀🌀
cedric jaga baik2 tunanganmu kedepannya bakalan ada yg mengincar dia(membunuh).
dome🌬️🌀🌀🌀
hati2 kau Evelyn. akn menjadi incaran kejahatan harold. karena rencana busuknya berhasil digagalkan olehmu..
dome🌬️🌀🌀🌀
waahhhh.. sikapmu malah memancing para predator mendekatimu Evelyn 😂😂😂

semangat mengejar kebahagiaan yaa eve.. tapiiii.... ntah apakah akan lancar🤣🤣🤣
dome🌬️🌀🌀🌀
alur ceritanya seru bisa mendengar isi hati si antagonis🤭🤭🤭

lanjutt thor makin seru ceritanya 😁👍👍👍
dome🌬️🌀🌀🌀
jd ini yg bisa mendengar isi hati Evelyn adalah orng2 terdekat nya dan yg berhubungan langsung dengannya!!! heeemmmmm🧐
dome🌬️🌀🌀🌀
malangnyaaa nasibmu Evelyn 😁😁😁
mau hidup tenang dan nyaman saja harus berjuang dl..
seperti pepatah mengatakan.. berakit2 kehulu berenang-renang ketepian, bersusah-susah dahulu baru senangnya kemudian😁😁😁

hihihihi hihihihi
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!