Draven Aleric adalah seorang pria misterius yang memiliki kekuatan Shadow Absolute,kekuatan bayangan mutlak yang tidak berasal dari Buah Iblis, melainkan lahir dari dalam tubuhnya sendiri.
Di dunia yang berada di bawah kendali Pemerintah Dunia, Draven menolak menerima tatanan yang telah mengatur kehidupan manusia selama berabad-abad.
Bersama 2 sahabatnya Zorana dan Axel mereka memulai perjalanan dilautan untuk menjadi pusat kekuatan dan kekuasaan baru.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon General Blast, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 25 - Deklarasi kegelapan
Kelompok Aether akhirnya mengetahui rahasia baru tentang 5 buah iblis terlarang.. salah satunya mereka sudah miliki di dalam diri Elara, sementara 4 sisanya masih menjadi misteri sampai sekarang.
Para kru Aether lalu menuju ke sebuah laboratorium besar di belakang kastil tempat markas utama Aether.
Draven dan para kru lain termasuk Luis berada di dalam laboratorium
Luis melihat segala peralatan yang tersedia
"ini sangat luar biasa..semua lengkap" ujar Luis
Draven lalu berbicara
"aku membangun semua sesuai dengan apa yang ada di buku catatan dewa kegelapan" jelas Draven
Lalu Luis menoleh ke Draven
"jadi..kau ingin memproduksi buah iblis replika?" tanya Luis
Draven tersenyum
"salah satunya.. tapi itu nanti setelah kita memiliki pasukan yang cukup untuk kekuasaan kita" jelas Draven
Luis terlihat tertarik ingin mengetahui rencana Draven
"jadi apa rencanamu sekarang?" tanya Luis
Draven lalu berjalan ke salah satu tabung di laboratorium itu
"pertama.. dunia harus tahu Aether telah kembali" jawab Draven
Luna lalu ikut bertanya
"apa kita akan melakukan penyerangan terhadap angkatan laut atau pemerintah dunia?" tanya Luna
Draven menggeleng
"tidak..aku akan membuat suatu ketakutan baru untuk dunia" jelas Draven dingin
Semua kru terdiam, lalu Zorana bertanya
"ketakutan seperti apa?" tanya Zorana pada Draven
Draven berbalik dan menatap semua kru nya
"penghancuran Impel Down.." ujar Draven yang membuat seluruh kru termasuk Luis terkejut
"pe.. penghancuran seperti apa maksudmu?" tanya Ren yang terkejut
Draven menutup matanya
"penghancuran total sebagai peringatan untuk dunia.." jawab Draven lalu membuka matanya dan memperlihatkan mata kiri dewa kegelapan yang dimiliki nya, saat Draven membuka matanya seluruh udara terasa dingin dan sesak, bahkan mata kanan Zorana ikut merespon dengan bersinar juga.. sementara Abyss Dragon terlihat senang dengan terbang mengelilingi tubuh Draven.
Axel memperhatikan Draven
"jika itu yang menjadi rencanamu..itu akan membuat keseimbangan dunia benar-benar akan hancur" ungkap Axel yang memegang pedang kegelapan nya yang juga ikut bereaksi terhadap aura yang dikeluarkan Draven.
"Axel benar ..menghancurkan Impel Down akan membuat Aether bukan lagi di anggap sebagai ancaman tapi lebih kepada bencana" tambah Elara.
Lalu mata Draven kembali mereda dan normal
"itu yang kuinginkan, membuat mereka ketakutan dan mengakui.." jelas Draven lalu menatap Luis
"lakukan eksperimen untuk meningkatkan kekuatan buah iblis replika, setelah ini Aether harus menjadi kekuatan yang lengkap" jelas Draven.
Luis mengangguk
"aku akan mengerahkan seluruh kemampuanku untuk tiap eksperimen.. dan ingat eksperimenku bukan hanya soal buah iblis replika" jelas Luis sambil tersenyum.
Beberapa hari setelah itu kapal Black Pearl sudah bersiap di pelabuhan khusus di pulau Nebula, para kru Aether sudah bersiap untuk berlayar
"akhirnya kita kembali ke lautan setelah beberapa bulan beristirahat.." ujar Hiden sambil memegang kemudi kapal
Si kurus pun bersemangat
"aku juga harus memperlihatkan dunia bahwa aku juga sekarang memiliki kemampuan" sambung si kurus sambil membentangkan layar kapal
Axel yang bersandar di tiang kapal tempat favoritnya
"jangan terlalu percaya diri dengan kemampuanmu, seperti yang ku bilang kau bukan petarung lini depan" tegur Axel kepada si kurus
Si besar yang sedang mengangkat peti ikut berbicara
"benar.. hanya aku dan Tuan Hiden yang pantas berada di barisan depan" bangga si besar.
Kapal Black Pearl pun berlayar untuk pertama kalinya setelah beberapa bulan mereka membangun wilayah kekuasaan nya.. tujuan Aether tapi kali ini bukanlah mengacau di lautan tapi tujuan nya adalah memberikan peringatan kemunculan Aether kembali.
Draven duduk di kursi panjang miliknya sambil membaca buku, Zorana mendekati nya dan bersandar di pagar kapal
"kau yakin melakukan ini?" tanya Zorana pada Draven
Draven tidak menoleh
"ya..ini sudah lama kurencanakan" jawab Draven
Zorana lalu melihat ke Draven
"kau tahu..ini adalah suatu rencana tergila yang bahkan tidak akan pernah di pikirkan oleh semua orang di dunia ini" jelas Zorana lalu tersenyum
Draven ikut tersenyum
"kalau begitu..biarkan dunia melihat bahwa dunia ini memiliki seorang yang tidak berpikir sama dengan mereka" ungkap Draven dengan nada yang meyakinkan.
Kapal Black Pearl berjalan menuju ke penjara terbesar di dunia, Impel Down!!.
semangat!